BerandaProductsCloud ERP6 Manfaat Utama Sistem ERP untuk Industri Konstruksi

6 Manfaat Utama Sistem ERP untuk Industri Konstruksi

Perusahaan-perusahaan dari industri konstruksi dan sejenisnya harus dapat membuktikan diri dalam pasar yang kompetitif dan penuh tantangan di mana penggunaan sumber daya material dan tingkat fleksibilitas yang tinggi dalam manajemen proyek menjadi sangat penting. Ketatnya persaingan nasional dan internasional, meningkatnya persyaratan administratif, dan tekanan tinggi untuk berinovasi menjadikan kontraktor perlu memiliki dukungan solusi bisnis modern yang mampu menyederhanakan proses-proses yang kompleks dalam bisnis konstruksi.

Sistem ERP hadir dengan menawarkan berbagai solusi terintegrasi yang mendukung semua aspek khusus dalam bisnis konstruksi mulai dari perencanaan, pengendalian proyek, hingga biaya dan pendapatan. Berikut ini adalah beberapa manfaat utama sistem ERP untuk industri konstruksi.

1. Mengoptimalkan Perencanaan

Perencanaan yang tidak matang dalam kerangka perusahaan konstruksi dapat menghambat kelancaran proyek dan bahkan dapat menjatuhkan perusahaan.

Perusahaan dapat menanggung kerugian besar dalam bentuk biaya tenaga kerja dan kehilangan klien karena target yang tidak dapat selesai dalam waktu yang perusahaan harapkan. Keterlambatan penyelesaian proyek yang terjadi karena kurangnya perencanaan juga mencerminkan buruknya kesiapan perusahaan.

Perencanaan untuk bahan baku, pemanfaatan tenaga kerja yang efektif, desain arsitektur, dan penjadwalan, sangat penting untuk pengalokasian sumber daya yang tepat.

Sistem ERP konstruksi dapat digunakan untuk membuat penyisihan untuk pembelanjaan dan penganggaran keuangan. Sistem ini juga membantu menghindari penundaan yang tidak perlu dan masalah-masalah terkait kontrak dengan klien selama proyek berlangsung.

2. Menyederhanakan Pengelolaan Proyek

Mendistribusikan tugas dan memantau kemajuan proyek di beberapa lokasi kerja selalu menjadi tantangan umum dalam bisnis konstruksi.

Dengan bantuan sistem ERP, manajer konstruksi dapat dengan mudah mengawasi status dari setiap proyek, membuat milestone, mengalokasikan tugas ke staf yang tepat, dan mencatat waktu kerja staf di seluruh lokasi hanya dengan beberapa klik.

Data real-time memudahkan kontraktor melacak waktu yang dihabiskan oleh setiap staf pada setiap tugas sehingga memudahkan mereka membuat penagihan untuk klien.

Baca juga: 5 Tips Meningkatkan Efisiensi dalam Manajemen Proyek Konstruksi

3. Memudahkan Estimasi Biaya & Pendapatan

Sebagian besar perusahaan konstruksi bekerja berdasarkan kontrak dengan klien mereka. Sebelum mendapatkan tender untuk proyek, mereka akan melakukan permintaan untuk menawar proyek dengan perkiraan biaya mereka.

Karena klien yang berbeda memiliki prioritas yang berbeda, maka tawaran yang paling sesuai dipilih berdasarkan desain yang diajukan, reputasi perusahaan, dan yang paling penting;  perkiraan biaya yang diajukan.

Sistem ERP dapat digunakan untuk menentukan estimasi yang akurat terkait bahan baku, desain, tenaga kerja, dan waktu yang dibutuhkan dalam pengerjaan suatu proyek, sehingga biaya aktual tidak akan menyimpang banyak dari biaya yang telah diproyeksikan.

Selain estimasi biaya, sistem ERP konstruksi juga memungkinkan kontraktor untuk mengetahui berapa banyak pendapatan atau berapa banyak kerugian dan keuntungan yang mereka peroleh dari setiap proyek. Dengan begini, mereka akan dapat mengatur waktu dan biaya yang digunakan untuk proyek-proyek mendatang dengan lebih bijak.

4. Menyederhanakan Pertukaran Informasi

Perusahaan konstruksi yang lebih besar menangani lebih dari satu klien pada waktu tertentu. Ini dapat menyebabkan pertukaran informasi dalam perusahaan menjadi sangat merepotkan dan membingungkan.

Mengelola dan mengompilasi data untuk banyak tugas dalam bentuk lembar Excel atau presentasi PowerPoint sangat tidak efisien dan praktis, terlebih lagi ini juga bukan cara yang aman.

Sistem ERP membuat pertukaran data menjadi lebih mudah melalui sumber daya dan firewall yang mendukung keamanan data yang optimal. Kontraktor juga dapat memberikan pembatasan terhadap data mereka; data apa saja yang boleh Anda bagikan kepada klien atau data apa saja yang boleh dilihat oleh karyawan.

5. Meningkatkan Proses Pengambilan Keputusan

Sistem yang terpusat membantu meningkatkan efisiensi dengan memberikan pandangan menyeluruh tentang situasi tertentu sebelum mengambil keputusan. Setiap kali staf menerima permintaan untuk mengorelasikan informasi dari sumber yang berbeda, sistem ERP membantu dalam mengekstraksi data. Lalu, memberikan kriteria yang relevan yang membutuhkan penyesuaian sebelum memenuhi suatu permintaan.

Misalnya, sebelum membuat pesanan pembelian untuk bahan baku tertentu. Manajer proyek akan menerima laporan anggaran manajer proyek, berdasarkan yang mereka rujuk kepada tim teknik dan desain konstruksi yang mereka rumuskan. Berdasarkan desain ini, manajer pembelian membuat pesanan pembelian yang kemudian harus memperhatikan pertimbangan dari departemen akuntansi sebelum mendapatkan persetujuan.

6. Meningkatkan ROI

Pengukuran ROI tidak hanya dalam bentuk uang, tetapi juga dalam bentuk benefit lainnya. Terlepas dari bagaimana mengukurnya, setiap kontraktor tentunya ingin untuk meningkatkan ROI mereka dari waktu ke waktu. Hal ini dapat dengan lebih mudah Anda capai dengan bantuan solusi ERP.

Sistem ERP memungkinkan perusahaan konstruksi menghilangkan berbagai proses manual yang memakan banyak waktu dan tenaga. Selain itu, sistem ini mengontrol pengeluaran untuk kebutuhan bahan baku dan karyawan, mengurangi biaya IT, dan menghilangkan penundaan yang tidak perlu. Sistem ERP juga memastikan proyek selesai sesuai dengan tenggat waktu.  

Sistem ERP Konstruksi dari HashMicro terdiri dari modul-modul yang mendukung pengoptimalan operasi bisnis konstruksi secara menyeluruh, mulai dari manajemen proyek dan kontrak, akuntansi, inventaris, aset, hingga SDM. 

Kesimpulan

Terdapat enam manfaat utama yang dapat Anda peroleh dari sistem ERP untuk industri konstruksi. Manfaat tersebut adalah mengoptimalkan perencanaan, menyederhanakan pengelolaan proyek, memudahkan estimaasi biaya, dan menyederhanakan pertukaran informasi. Selain itu, Anda juga mendapatkan manfaat lainnya seperti meningkatkan proses pengambilan keputusan dan meningkatkan ROI. Untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan proyek konstruksi Anda, maka Anda membutuhkan software manajemen proyek konstruksi. Hal ini perlu perusahaan Anda lakukan supaya menghindari penyalahgunaan data karena sulitnya melakukan pemantauan di tempat yang berbeda.

Hash Construction Suite dari HashMicro dapat menjadi pilihan software ERP konstruksi Anda untuk menyederhanakan pengerjaan proyek kontruksi menjadi lebih efisien. Dengan menggunakan sistem ini, Anda dapat meminimalisir kesalahan, serta menghemat biaya dan waktu. Software dari HashMicro juga dapat menyesuaikan skla bisnis Anda, serta dapat dikustomisasi sesuai kebutuhan proyek Anda. Segera beralih ke Hash Construction Suite untuk mendapatkan manfaat maksimal dari sistem ERP konstruksi yang terbaik. Hubungi sekarang dan dapatkan demo gratis!

Tertarik Mendapatkan Tips Cerdas Untuk Meningkatkan Efisiensi Bisnis Anda?

Coba Gratis Software HashMicro

Diskusikan kebutuhan bisnis Anda dengan konsultan ahli kami dan DAPATKAN DEMO GRATISNYA!

Ingin respon lebih cepat?

Hubungi kami lewat Whatsapp

Nadia

Nadia
Balasan dalam 1 menit

Novia
Ingin Demo Gratis?

Hubungi kami via WhatsApp, dan sampaikan kebutuhan perusahaan Anda dengan tim ahli kami
+6287888000015
×
Jadwalkan Demo Via WA