5 Cara Mengubah Restoran Anda Menjadi Bisnis Kuliner Online

Dias Marendra
bisnis kuliner online

Diperpanjangnya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Provinsi Jakarta membuat sejumlah pebisnis restoran harus bergegas mencari alternatif agar bisa mengelola usahanya selama PSBB berlangsung. Salah satu cara yang banyak ditempuh yakni bertransformasi ke bisnis kuliner online.

Untuk bisa bertransformasi ke bisnis kuliner online, pemilik restoran harus melakukan beberapa persiapan. Untuk membantu Anda, kali ini kami akan menyediakan sejumlah tips agar proses transformasi ini bisa berjalan dengan lancar dan tanpa kendala. Berikut ini lima langkah persiapan yang bisa Anda lakukan mulai dari sekarang:

Pastikan pelanggan Anda tahu

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah mengabarkan pelanggan bahwa restoran Anda masih menerima order dari mereka. Hubungi pelanggan Anda dengan cara mengirimkan email atau pesan WhatsApp. Kabari mereka bahwa Anda kini menerima pesanan secara online dan dengan senang hati mengantarkan pesanan mereka ke rumah masing-masing pelanggan.

Cara ini tentu saja bisa jadi solusi jika sebelumnya Anda sudah menggunakan sistem POS restoran yang terintegrasi dengan sistem manajemen membership. Sistem akan membantu Anda mengelola data pelanggan dan mengirimkan promosi yang dipersonalisasi, sesuai dengan kebutuhan pelanggan.

Restoran Anda belum pernah menggunakan sistem POS sebelumnya? Tak perlu khawatir. Anda tetap bisa memberikan kabar dengan cara menyebar pamflet. Dengan cara ini, kabar mengenai transformasi restoran Anda ke bisnis kuliner online masih akan tetap beredar.

Bisnis kuliner online perlu sistem pemesanan online

Sebelum order mulai berdatangan, hal berikutnya yang harus dipersiapkan adalah sistem pemesanan online. Cari cara agar pelanggan bisa membayar pesanan mereka tanpa harus keluar rumah. Salah satu sistem yang jadi rekomendasi kami adalah software POS Restoran. Integrasinya dengan berbagai metode pembayaran memudahkan pelanggan memesan makanan.

Jika usaha restoran Anda termasuk UMKM dan belum membutuhkan software POS, Anda bisa menawarkan pemesanan melalui WhatsApp atau media sosial. Selama jumlah pesanan masih bisa ditangani secara manual, maka cara ini bisa jadi solusi. Namun jika pesanan mulai membludak, pertimbangkan untuk menggunakan software agar pekerjaan Anda menjadi lebih mudah.

Tentukan cara pembayaran

Langkah ketiga, Anda perlu menentukan dengan apa saja pelanggan Anda bisa melakukan pembayaran. Ada banyak pilihan metode pembayaran yang bisa dipilih, mulai dari OVO, Gopay, atau bekerja sama dengan berbagai bank untuk pelanggan yang menggunakan kartu kredit atau kartu debit.

Untuk mendaftar menjadi partner pun tak sulit. Cukup siapkan sejumlah dokumen, seperti KTP dan NPWP pemilik usaha, Surat Ijin Usaha Perdagangan (SIUP), dan sejumlah dokumen lain yang mudah disiapkan dengan cepat. Proses konfirmasi pun berjalan dengan cepat sehingga Anda bisa transformasi ke bisnis kuliner online lebih cepat.

Tawarkan promo menarik

Setelah metode pembayaran sudah ditentukan, Anda pun bisa mulai menawarkan promosi untuk menarik pelanggan. Anda bisa memanfaatkan payment gateway yang dipilih untuk menjangkau lebih banyak konsumen. Jalankan promosi selama beberapa hari agar pelanggan bisa mengenali brand Anda.

Promosi akan membantu proses transformasi restoran Anda berjalan lebih cepat. Dengan peningkatan jumlah pelanggan, usaha restoran Anda bisa tetap berjalan di tengah PSBB yang sedang digencarkan oleh pemerintah.

Gunakan software yang tepat untuk bisnis kuliner online Anda

Menjalankan bisnis kuliner online sudah pasti membutuhkan bantuan software. Mulai dari cara manual dengan memesan via WhatsApp dan menyertakan bukti transfer, baru kemudian makanan dibuat dan dikirim, atau dengan menggunakan software POS yang terintegrasi dengan payment gateway. Konsultasikan kebutuhan software Anda dengan konsultan profesional kami dengan mengisi form di bawah ini.

Dapatkan

Konsultasi Software ERP

GRATIS via WhatsApp

related articles