7 Cara Sukses Memenangkan Persaingan dalam Industri Retail

Kanya Anindita
7 Cara Sukses Memenangkan Persaingan di Industri Retail

Memenangkan persaingan dalam industri retail tidaklah mudah. Semenjak tahun lalu, bisnis retail memang mengalami masa yang sulit. Ada banyak retailer, baik yang lama maupun yang baru, yang pada akhirnya menutup gerai online dan offline mereka. Selain dikarenakan faktor eksternal seperti daya beli konsumen yang menurun akibat perekonomian yang melemah, fenomena ini juga terjadi karena mereka tidak dapat mengikuti perubahan tren dan menghadirkan sesuatu yang baru untuk konsumen.

Tidak peduli apakah Anda pemain lama atau baru, Anda harus bisa berpacu dengan segala perubahan yang terjadi jika Anda ingin memenangkan persaingan dalam industri retail. Simak beberapa tips yang kami rangkum berikut ini.

1. Optimalkan Personalised Marketing

Tahun ini, persaingan dalam industri retail terutama antara bisnis e-commerce menjadi semakin ketat, karena penjual saling berupaya untuk memperebutkan perhatian konsumen. Mereka berlomba-lomba memenangkan konsumen dengan menawarkan pengalaman belanja omnichannel, pengiriman pesanan yang lebih cepat, dan harga produk yang kompetitif.

Sebagai retailer, tentu Anda juga perlu melakukan hal yang sama, tetapi Anda juga harus ingat bahwa hubungan Anda dengan pelanggan juga perlu ditingkatkan. Cara terbaik untuk meningkatkannya adalah dengan mendekati mereka secara personal.

Saat ini hampir tidak ada retailer sukses yang tidak menggunakan personalised marketing. Lihat saja marketplace terkenal seperti Amazon, Zalora, Alibaba, dan ASOS. Mereka semua berhasil mempertahankan pelanggan dan meningkatkan penjualan berulang mereka dengan mempersonalisasi strategi marketing mereka.

Berikut ini adalah beberapa cara yang bisa Anda lakukan:

  • Personalisasi email Anda kepada pelanggan

Simpan dan kelola data pelanggan Anda dengan baik segera setelah mereka melakukan pembelian pertama. Anda bisa mengirim ucapan terima kasih dan menghadiahkan mereka voucher khusus untuk pembelian yang selanjutnya. Anda juga bisa memperkenalkan produk lain yang mirip dengan produk yang pernah mereka beli melalui email.

  • Segmentasikan subscriber Anda

Pisahkan subscriber Anda berdasarkan riwayat pembelian, demografi, lokasi, halaman yang mereka kunjungi, dan produk yang mereka favoritkan. Ini akan membantu Anda membuat campaign yang relevan yang akan menghasilkan tingkat open dan click yang lebih tinggi.

  • Personalisasi program loyalitas Anda
7 Cara Sukses Memenangkan Persaingan dalam Bisnis Retail
Customer loyalty program dari Sephora

Pertimbangkan untuk mempersonalisasi program loyalitas Anda seperti yang dilakukan oleh Sephora. Brand kosmetik ini memberikan hadiah kepada pelanggan mereka berupa voucher atau harga diskon pada hari ulang tahun mereka dan memberikan poin yang nantinya dapat di-redeem berdasarkan jumlah uang yang dihabiskan oleh pelanggan.

2. Tingkatkan Pengelolaan Inventaris

Inventaris adalah salah satu bagian paling penting dalam bisnis retail. Stok yang tidak yang memadai, dapat mengakibatkan penundaan pemenuhan pesanan pelanggan, tetapi kelebihan stok bisa menyebabkan masalah lain seperti kerusakan barang dan kerugian finansial. Oleh karena itu, sangatlah penting bagi Anda untuk mengetahui tingkat stok Anda setiap hari dan memprediksi inventaris Anda.

Jika Anda belum memiliki software manajemen inventaris, mungkin sekarang adalah saat yang paling tepat. Melacak stok, melakukan inventory count, dan menghitung valuasi inventaris secara manual sangat tidak efisien (memakan banyak waktu, tenaga, dan biaya), jadi sebaiknya lupakan cara lama Anda dan beralih ke solusi otomatis.

3. Perbarui Konten Situs Web

Pastikan seluruh konten situs web Anda selalu up-to-date, karena konsumen lebih mempercayai penjual yang aktif memperbarui informasi brand dan deskripsi produk mereka. Ini berlaku juga untuk produk-produk yang Anda jual, jadi pastikan Anda selalu meng-update harga produk, diskon, dan ketersediaan stok barang Anda.

Untuk menarik lebih banyak pengunjung ke situs web Anda, pertimbangkan untuk membuat blog. Beberapa konsumen mungkin tidak menyadari bahwa mereka memerlukan produk Anda sampai akhirnya mereka membaca artikel-artikel Anda. Jadi, buatlah konten yang bermanfaat dan edukatif untuk konsumen.

4. Tambah Sales Channel

Jangkau lebih banyak prospek dan berikan kemudahan bagi konsumen untuk menemukan produk Anda dengan menjualnya di berbagai marketplace.

Tidak perlu khawatir bakal kerepotan mengelola penjualan Anda, karena saat ini sudah ada sistem manajemen marketplace yang mengizinkan Anda untuk mengelola penjualan di berbagai marketplace dalam satu waktu melalui sistem yang sama sehingga Anda tidak perlu masuk ke setiap marketplace secara manual untuk mengelola pesanan pelanggan.

5. Gabungkan Online & Offline

Anda akan sulit memenangkan persaingan yang ketat dalam industri retail jika Anda masih memisahkan pengalaman online dan offline. Jika selama ini Anda hanya menjual produk Anda secara online, maka pikirkan untuk membuka toko fisik. Jika membuka toko permanen terlalu berat bagi Anda, maka pop up store bisa menjadi opsi yang lebih baik untuk Anda.

Sebaliknya, jika Anda hanya menjual produk Anda di toko fisik dan belum memiliki toko online, maka buatlah sekarang. Pikirkan juga untuk mengizinkan pelanggan Anda memesan barang di e-commerce dan mengambilnya di toko fisik Anda.

Baca juga artikel yang terkait: 7 Teknologi Ritel Populer di Tahun 2018 yang Patut Dipertimbangkan

6. Ciptakan In-Store Experience yang Menarik

Beberapa tahun lalu, toko offline diprediksi akan sepenuhnya tergantikan oleh e-commerce. Tapi pada kenyataannya, konsumen masih tetap suka berbelanja secara offline. Jadi, tidak ada alasan bagi Anda untuk tidak menyediakan in-store experience yang lebih baik untuk pelanggan Anda.

Salah satu cara yang bisa Anda lakukan untuk meningkatkan in-store experience adalah dengan mempercepat proses checkout bagi pelanggan. Pastikan Anda menggunakan sistem POS yang dapat memfasilitasi kebutuhan ini.

Baca di sini untuk mendapatkan tips yang bisa membantu Anda menciptakan pengalaman belanja yang hebat di toko Anda.

7. Analisis Data dengan Lebih Baik

Cara terakhir yang tidak boleh Anda lewatkan adalah menganalisis seluruh laporan bisnis Anda, terutama data penjualan, pemasaran, dan inventaris.

Produk mana yang paling diminati oleh konsumen? Produk mana yang sudah tidak memberikan banyak profit untuk bisnis Anda? Berapa banyak barang yang harus Anda beli dari pemasok? Bagaimana konsumen dapat mengetahui brand Anda? Satu-satunya cara untuk menjawab semua pertanyaan itu adalah dengan melihat data Anda.

Pastikan perangkat lunak Anda dapat mengintegrasikan seluruh fungsi utama dalam bisnis Anda sehingga Anda tidak harus menggunakan aplikasi lain hanya untuk membaca setiap laporan yang Anda butuhkan.

 

Dapatkan Free ERP
Hosting Server &
Maintenance
Selama 1 tahun,
GRATIS!

You may like

Dapatkan Update Gratis dari Kami

Bergabunglah dengan 97,768 subscribers kami yang telah menerima newsletters gratis mengenai tips, trik, dan strategi peningkatan efisiensi & efektivitas bisnis.