Biaya operasional yang terus berubah dan arus kas yang sulit diprediksi membuat pengelolaan keuangan di industri peternakan menjadi tantangan strategis. Manajemen keuangan peternakan berfungsi sebagai pendekatan terstruktur untuk mengendalikan kondisi finansial bisnis secara akurat terutama ketika didukung oleh sistem akuntansi yang andal.
Tanpa pengelolaan yang terintegrasi, risiko inefisiensi biaya dan keputusan bisnis yang kurang tepat semakin besar. Bagi manajer dan jajaran C-Suite, pemahaman yang tepat tentang manajemen keuangan peternakan menjadi kunci untuk menjaga profitabilitas dan mendukung pertumbuhan berkelanjutan.
Temukan strategi praktis yang dapat membantu Anda mengelola keuangan peternakan secara lebih efektif dengan melanjutkan membaca artikel ini hingga akhir.
Key Takeaways
|
Daftar Isi:
Apa itu Manajemen Keuangan?
Manajemen keuangan peternakan adalah proses pengelolaan seluruh aspek keuangan dalam usaha peternakan secara terstruktur mulai dari pencatatan biaya pakan hingga pendapatan dari hasil penjualan.
Penerapan manajemen keuangan peternakan membantu perusahaan memahami kondisi finansial secara menyeluruh dan memastikan setiap keputusan bisnis didukung oleh data yang akurat.
Sehingga manajemen dapat meningkatkan efisiensi operasional dan mendukung pertumbuhan usaha peternakan secara berkelanjutan.
Masalah Manajemen Keuangan pada industri Peternakan
Pencatatan akuntansi yang sesuai standar menjadi dasar penyusunan laporan keuangan yang akurat dan andal. Namun, banyak pelaku usaha peternakan belum menerapkan pencatatan keuangan secara rapi karena keterbatasan pemahaman akuntansi.
Kondisi ini memicu berbagai permasalahan dalam manajemen akuntansi peternakan yang umum terjadi. Berikut merupakan permasalahan manajemen akuntansi yang umumnya terjadi pada usaha peternakan.
1. Kesalahan menghitung saat proses akuntansi
Jika proses akuntansi peternakan masih Anda lakukan secara manual, maka, besar kemungkinan kesalahan terjadi saat proses perhitungan keuangan pada usaha ternak Anda.
Kurangnya ketelitian seorang akuntan saat menghitung transaksi keuangan pada usaha peternakan akan menimbulkan kesalahan saat pembuatan laporan keuangan. Hal ini dapat membuat seorang akuntan harus mengulang perhitungan lagi dan dapat memakan waktu yang cukup lama.
2. Memakan biaya dan waktu yang cukup lama
Seluruh proses akuntansi secara manual merupakan proses yang memakan banyak waktu karena banyaknya transaksi yang terjadi. Proses akuntansi peternakan manual yang umumnya akuntan lakukan adalah pembukuan usaha peternakan menggunakan spreadsheet dan lainnya akan memakan waktu.
Selain itu, Perusahaan juga harus membayar seorang akuntan untuk melakukan pembuatan laporan keuangan dan kegiatan akuntansi keuangan lainnya.
3. Analisis keuangan yang tidak akurat
Tingkat keakuratan merupakan hal yang penting dalam laporan akuntansi. Pada sistem manual, catatan transaksi laporan akan tersaji dalam bentuk laporan. Laporan tersebut nantinya akan berpengaruh untuk pengambilan keputusan Anda kedepannya.
Adanya laporan yang lengkap dan akurat membuat pihak manajemen dapat mengambil keputusan yang lebih baik. Sehingga penting bagi Anda untuk memastikan mendapatkan pelaporan dan analisis yang baik.
Sistem Akuntansi sebagai Solusi Manajemen Keuangan Industri Peternakan
Berikut merupakan manfaat sistem akuntansi yang dapat menjadi solusi untuk setiap permasalahan akuntansi pada usaha peternakan Anda!
1. Meminimalisir kesalahan menghitung proses akuntansi
Menggunakan sistem akuntansi ini, dapat mencegah kesalahan saat menghitung seluruh kegiatan. Melalui fitur cash flow forecasting dapat membantu usaha peternakan Anda menghitung pendapatan dan pengeluaran secara tepat dalam hitungan detik saja.
Hal ini juga dapat menghemat waktu karyawan dan akuntan dapat mengerjakan pekerjaan lainnya yang lebih penting.
2. Mengetahui analisis pendapatan secara akurat
Laporan arus kas, pendapatan, pengeluaran dan lainnya harus dihitung secara akurat. Hal ini dapat menjadi acuan untuk pengambilan keputusan kedepannya. Dalam sistem akuntansi, terdapat fitur analytical reporting dan cash flow forecasting yang dapat mengefisiensikan kegiatan akuntansi usaha ternak Anda.
Adapun fitur flow forecasting dapat membantu Anda mengetahui biaya pendapatan dan pengeluaran secara tepat dan efisien. Sedangkan, fitur analytical reporting dapat membantu Anda membuat laporan laba rugi, arus kas, dan lainnya dalam hitungan detik saja.
Ketahui pemahaman lebih lengkap mengenai perkembangan industri tekstil dengan membaca artikel dibawah ini
Baca juga: Manfaat Software Akuntansi HashMicro untuk Mengefisienkan Pembukuan Bisnis Peternakan Anda
Kesimpulan
Seiring berkembangnya teknologi, sudah seharusnya Anda mengikuti perkembangan teknologi tersebut dan menerapkannya pada usaha ternak Anda. Seperti yang kita ketahui, inovasi-inovasi teknologi yang baru membantu berbagai kegiatan manusia. Salah satunya adalah software akuntansi yang terintegrasi.
Sistem akuntansi terbaik #1 di Indonesia dari Hashmicro merupakan salah satu software yang telah dipercayai lebih dari 500 perusahaan. Dimana kelebihan dari software akuntansi dari Hashmicro adalah perusahaan dapat dengan mudah melihat informasi transaksi dalam satu platform terpusat.
Kunjungi Skema perhitungan harga software akuntansi dari Hashmicro dan ketahui kalkulasi harga lebih lanjut. Serta jadwalkan demo gratis sekarang juga!
Pertanyaan Seputar Industri Peternakan
-
Industri peternakan apa saja?
Industri peternakan terbagi dalam beberapa bidang, dan secara garis besar ada bidang peternakan sapi potong, sapi perah, kambing dan domba, serta unggas ras. Beberapa permasalahan pada sektor sapi potong masih berkutat pada upaya bagaimana menambah jumlah populasi yang ada.
-
Berapa biaya yang diperlukan untuk membuat Software Accounting?
Biaya yang diperlukan tergantung dengan kebutuhan perusahaan, untuk lebih lengkapnya bisa cek disini
-
Apa Saja Masalah Manajemen Keuangan pada industri Peternakan?
1. Kesalahan menghitung saat proses akuntansi
2. Memakan biaya dan waktu yang cukup lama
3. Analisis keuangan yang tidak akurat





