BerandaProductsAsset3 Manfaat Manajemen Aset Sekolah Berbasis Teknologi

3 Manfaat Manajemen Aset Sekolah Berbasis Teknologi

Tantangan terbaru yang harus sekolah hampir di seluruh dunia hadapi adalah bagaimana mengintegrasikan teknologi dengan proses pembelajaran di kelas sambil memastikan kenyamanan siswa, guru, dan aset sekolah. Selama bertahun-tahun sekolah beroperasi dengan cara yang sama, menggunakan textbook, pulpen, dan kertas. Satu-satunya teknologi yang sering sekolah gunakan adalah kalkulator saintifik. Tetapi, seiring dengan meningkatnya intensitas penggunaan smartphone, tablet, cloud computing, dan sosial media, sekolah dituntut untuk mengaplikasikannya.

Hasilnya, sekarang sudah semakin banyak sekolah yang beralih ke laptop, tablet, dan perangkat-perangkat canggih lainnya yang membutuhkan perawatan khusus. Kini hal terpenting yang harus menjadi prioritas adalah bagaimana menggunakan perangkat pintar secara bertanggung jawab, baik di kelas maupun di rumah untuk mengerjakan PR.

Pentingnya manajemen aset sekolah

Gadget yang digunakan di sekolah termasuk dalam fixed asset atau aset tetap. Pada bisnis, aset tetap merupakan properti yang digunakan untuk produksi dan menghasilkan keuntungan. Dalam hal ini, “keuntungan” dalam proses pembelajaran adalah terselenggaranya proses pembelajaran dan tersampaikannya ilmu pengetahuan. Dengan demikian, seluruh properti yang ada dalam ruang kelas adalah aset tetap.

Pengelolaan aset tetap secara manual pun sudah dinilai tidak efektif. Aset-aset lain seperti meja, kursi, atau papan tulis mungkin tidak membutuhkan maintenance yang sesering gadget. Tetapi, tetap saja jika pengelolaan aset-aset tersebut secara terpisah akan menyulitkan pihak sekolah dalam mengelola aset secara menyeluruh.

Oleh karena itu, manajemen aset sebaiknya pihak sekolah lakukan secara online dengan bantuan software atau aplikasi yang dapat memudahkan pendataan dan pemantauan aset secara otomatis. Berikut penjelasan manfaat software manajemen aset yang berkaitan dengan aset sekolah.

Menuntut akuntabilitas siswa

Dengan adanya sistem manajemen aset, siswa harus mampu mempertanggungjawabkan aset yang sekolah pinjamkan. Cara kerjanya juga sangat sederhana. Pihak sekolah dapat melakukan proses check-in dan check-out pada awal dan akhir semester untuk mencatat perangkat yang sekolah pinjamkan ke siswa lewat sistem. Jika gadget tersebut siswa gunakan secara bergantian, maka proses check-in dan check-out dapat pihak sekolah lakukan per proyek atau per hari.

Integrasi dengan sistem barcode memungkinkan proses manajemen aset yang jauh lebih baik. Guru atau siswa bisa langsung memindai perangkat yang akan mereka gunakan secara otomatis. Dengan demikian, nama siswa akan tercatat sebagai pengguna perangkat tersebut dan mereka harus menjaga baik-baik barang yang sedang dipinjamkan. Ketika ada barang yang mereka kembalikan dan terdapat kerusakan, maka pihak sekolah tahu siapa yang bertanggung jawab atas perangkat tersebut.

Memberikan transparansi

Selain memberikan siswa rasa tanggung jawab, sistem aset dengan barcode dapat memberikan rasa tenang kepada guru karena mereka tahu di mana perangkat-perangkat tersebut berada dengan mudah. Software manajemen aset dapat memberikan data kepada pengguna kapan saja melalui perangkat apapun. Guru dapat bisa memeriksanya lewat komputer saat di kelas atau di smartphone ketika berada di rumah. Jika ada input perubahan data aset, sistem yang berbasis cloud ini mampu menampilkan perubahan tersebut pada saat itu juga. Jadi, pihak sekolah tidak perlu membuka dokumen-dokumen offline untuk memastikan update perubahan data tadi.

Menghitung depresiasi

Nilai sebuah komputer dari waktu ke waktu pasti berbeda dari saat komputer tersebut pertama kali pihak sekolah beli. Komputer lama biasanya terlihat lebih kotor dan bekerja lebih lambat. Ini lah mengapa nilai sebuah aset akan terus menurun. Hal ini familiar dengan istilah depresiasi aset. Pihak sekolah harus paham betapa pentingnya asuransi aset dan kapan perangkat-perangkat tersebut harus mereka ganti. Sistem manajemen aset dapat menghitung depresiasi aset secara otomatis dengan berbagai macam metrik. Selain itu, sistem juga dapat menjadwalkan maintenance perangkat untuk memaksimalkan waktu gunanya.

Artikel terkait: 3 Alasan Mengapa Depresiasi Aset Harus Dihitung

Kesimpulan

Penggunaan teknologi pada dunia pendidikan memerlukan perangkat-perangkat yang menjadi bagian dari aset sekolah. Tetapi untuk mengaplikasikannya, aset tersebut harus dapat pihak sekolah kelola dengan baik dan efisien. Implementasi sistem manajemen aset dapat membuat investasi teknologi di sekolah semakin terorganisir.

Tertarik Mendapatkan Tips Cerdas Untuk Meningkatkan Efisiensi Bisnis Anda?

Syifa Fadiyah
Syifa is a full-time writer at BusinessTech who focuses on business management improvement and solution.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Butuh Software untuk Bisnis Anda?

Konsultasikan kebutuhan Anda dengan mengisi form ini dan dapatkan demo GRATIS!

Ingin respon lebih cepat?

Hubungi kami lewat Whatsapp

Nadia

Nadia
Balasan dalam 1 menit

Novia
Ingin Demo Gratis?

Hubungi kami via WhatsApp, dan sampaikan kebutuhan perusahaan Anda dengan tim ahli kami
+6287888000015
×
Jadwalkan Demo Via WA