CNBC Awards

Apa itu Cash Opname? Pengertian, Tujuan, dan Prosedurnya

Diterbitkan:

Cash opname biasanya jadi rutinitas kontrol yang membuat pengelolaan kas terasa lebih tenang karena angkanya bisa dibuktikan, bukan sekadar asumsi. Praktiknya sederhana: mencocokkan catatan kas dengan uang fisik di laci kasir atau petty cash, lalu mendokumentasikan hasilnya secara rapi.

Di banyak bisnis, cash opname juga berfungsi sebagai titik temu antara operasional dan keuangan. Hasil pengecekan membantu memastikan penerimaan sudah tercatat, pengeluaran punya bukti yang jelas, dan selisih bisa ditelusuri ke sumbernya tanpa memperpanjang proses.

Agar konsisten, cash opname perlu jadwal, format pencatatan, dan alur verifikasi yang jelas. Melalui konsultasi gratis, tim dapat meninjau proses yang berjalan, menyepakati standar pemeriksaan, dan menyiapkan pelaporan yang lebih mudah dipakai sehari-hari.

Daftar Isi:

    Daftar Isi

      Key Takeaways

      • Dokumen penting dalam prosedur cash opname adalah laporan penerimaan barang, nota debet, invoice pemasok, dan jurnal pengeluaran kas.
      • Prosedur cash opname ialah melakukan perhitungan kas secara fisik, melakukan perhitungan mundur ke posisi tutup buku dan membuat berita acara pemeriksaan cash opname.
      • Frekuensi cash opname sebaiknya disesuaikan dengan jenis bisnis, volume transaksi harian, dan pola shift

      Apa itu Cash Opname dan Regulasinya di Indonesia

      Pada dasarnya, cash opname adalah proses pemeriksaan atau audit kas secara fisik, mencakup uang logam, uang kertas, maupun bentuk lain seperti cek, giro, dan wesel. Aktivitas ini dilakukan dengan membandingkan jumlah uang yang ada secara nyata dengan catatan akuntansi atau mutasi kas perusahaan.

      Pemeriksaan ini juga berlaku untuk kas kecil atau petty cash, sehingga sering disebut sebagai bagian dari kas opname yang harus dilakukan tepat pada tanggal neraca. Jika ditemukan perbedaan saldo, selisih tersebut harus segera dikonfirmasi dan dicatat dalam formulir pemeriksaan perusahaan.

      Berdasarkan PSAK 2 (Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan), perusahaan wajib menyusun laporan arus kas yang akurat. Cash opname menjadi mekanisme kontrol untuk memastikan:

      • Saldo kas di laporan sesuai dengan fisik kas
      • Transaksi kas tercatat dengan lengkap dan benar
      • Tidak ada manipulasi arus kas

      Selain itu, Pasal 28 UU KUP juga mewajibkan wajib pajak menyelenggarakan pembukuan dengan baik, termasuk:

      • Mencatat seluruh transaksi kas masuk dan keluar
      • Menyimpan bukti transaksi minimal 10 tahun
      • Memiliki sistem kontrol kas yang memadai

      Cash opname dan dokumentasinya menjadi bukti bahwa perusahaan menjalankan pembukuan dengan tertib sesuai ketentuan perpajakan.

      Apa Tujuan Dilakukannya Cash Opname?

      Secara umum, cash opname adalah prosedur penting untuk memastikan kesesuaian antara saldo kas fisik dan catatan akuntansi perusahaan. Tujuan utama dari proses ini adalah menjaga keakuratan laporan keuangan sekaligus meningkatkan kontrol internal terhadap dana kas.

      Berikut adalah beberapa tujuan spesifik dari dilakukannya kas opname di dalam perusahaan:

      • Memastikan keberadaan saldo kas: Proses cash count adalah cara praktis untuk memverifikasi apakah saldo kas kecil yang tercatat di neraca benar-benar ada secara fisik. Dengan begitu, perusahaan dapat memastikan kepemilikan aset kas tersebut bukan hanya sekadar angka di pembukuan.
      • Membuktikan kesesuaian dengan catatan akuntansi: Kas opname adalah langkah penting untuk memastikan nominal kas sesuai dengan pembukuan yang dimiliki perusahaan. Jika ditemukan selisih, maka perusahaan bisa segera melakukan klarifikasi dan pembetulan.
      • Meningkatkan pertanggungjawaban pengeluaran dana: Proses cash opname juga bertujuan memastikan setiap pengeluaran kas kecil dapat dipertanggungjawabkan dengan baik. Hal ini membantu kasir maupun manajer keuangan menjaga transparansi dan akuntabilitas.
      • Mengontrol batasan penggunaan kas: Dengan melakukan pemeriksaan, perusahaan dapat melihat apakah penggunaan dana kas kecil sesuai dengan kebijakan internal. Efeknya, penggunaan dana tetap terarah dan risiko penyalahgunaan bisa ditekan.
      • Mendeteksi adanya fraud atau kecurangan: Karena kas kecil mudah dipindahtangankan, kas opname adalah cara untuk menelusuri potensi kecurangan. Proses ini membantu perusahaan mendeteksi lebih dini tindakan fraud yang bisa merugikan bisnis.
      • Meningkatkan transparansi keuangan: Cash opname memastikan seluruh transaksi kas tercatat dengan jelas dan terbuka. Dampaknya, keandalan laporan keuangan perusahaan lebih terjamin, baik untuk kebutuhan internal maupun audit eksternal.
      • Menjadi bentuk internal control: Melalui kas opname, perusahaan bisa memastikan seluruh transaksi kas kecil sudah sesuai prosedur. Jika ada kekeliruan, manajemen dapat segera melakukan perbaikan agar sistem keuangan lebih solid.

      Dokumen yang Perusahaan Perlukan dalam Prosedur Cash Opname

      Umumnya, cash opname dilakukan oleh auditor dengan melaksanakan pengujian fisik yang melibatkan perhitungan aset atau aktiva berwujud. Misalnya, persediaan, kas, perlengkapan, bangunan, dan lainnya.

      Dalam hal ini, tentunya perusahaan juga memerlukan dokumen pendukung, seperti:

      1. Laporan penerimaan barang (receiving report)

      Laporan penerimaan barang adalah laporan yang mencakup data hasil pemeriksaan barang yang telah perusahaan terima. Di dalam laporan ini berisi data yang meliputi tanggal penerimaan barang, nomor order pembelian, nama barang, jenis, tipe, kuantitas, dan kualitas barang.

      Bahkan laporan ini umumnya juga mencakup catatan hasil pemeriksaan barang, seperti cocok tidaknya barang dengan pembelian, adanya kerusakan barang, dan lainnya. Umumnya, staf bagian penerimaan barang akan mengisi formulir setelah menerima dan memeriksa barang.

      2. Nota debet

      Debit note atau nota debet adalah dokumen bukti transaksi yang perusahaan dapatkan melalui pengembalian barang yang terjadi karena berbagai hal. Dokumen ini biasanya pembeli kirim karena terdapat kesalahan pengiriman tipe atau barang mengalami kerusakan. Hal ini adalah salah satu fasilitas yang perusahaan berikan pada customer.

      3. Invoice pemasok

      Dokumen faktur atau invoice dari pemasok (vendor) juga termasuk salah satu dokumen yang perusahaan perlukan dalam prosedur cash opname. Invoice vendor adalah dokumen yang pemasok buat untuk pihak pembeli barang. Umumnya, dokumen ini berguna sebagai alat untuk melakukan penagihan dari pemasok barang atau jasa.

      4. Jurnal pengeluaran kas

      Pengeluaran kas juga merupakan salah satu dokumen dalam prosedur cash opname. Jurnal pengeluaran kas adalah jurnal yang perusahaan gunakan untuk mencatat semua pengeluaran uang tunai dan kas. Pada intinya, jurnal ini mencakup transaksi perusahaan yang berkaitan dengan pengeluaran kas.

      Tahukah Anda? Ada sebuah sistem yang dapat menyediakan seluruh dokumen di atas dengan otomatis dan akurat. Sistem ini digunakan dan diakui oleh 2.250+ pebisnis sukses di Asia Tenggara untuk mengefisiensikan bisnisnya. Coba demo gratisnya sekarang dengan klik banner berikut ini.

      download skema harga software erp
      download skema harga software erp

      Frekuensi Cash Opname per Jenis Bisnis

      Tabel di bawah ini memberi gambaran frekuensi yang umum dipakai di berbagai jenis usaha, mulai dari harian hingga bulanan.

      Namun, tabel ini tetap perlu dibaca sebagai acuan awal misalnya, bila bisnis punya banyak shift, beberapa titik pembayaran, atau sering ada cashback/void/refund, frekuensinya idealnya dinaikkan.

      Sebaliknya, bila arus kas kecil dan transaksi lebih terkonsentrasi, kontrol berkala bisa tetap efektif selama prosedurnya rapi.

      cash opname

      Bagaimana Prosedur dalam Melakukan Cash Opname?

      Setelah mengetahui dokumen-dokumen yang diperlukan, selanjutnya perusahaan perlu mengetahui langkah yang tepat dalam melakukan cash opname. Cash opname harus perusahaan lakukan dengan tepat dan akurat, karena berkaitan dengan keuangan perusahaan.

      Berikut tahapan atau prosedur dalam melakukan cash opname:

      1. Melakukan perhitungan kas secara fisik (cash count)

      Langkah awal yang dapat perusahaan lakukan dalam prosedur cash opname adalah melakukan perhitungan kas pada hari pertama kerja tahun buku. Hal ini bertujuan agar dapat memastikan keberadaan fisik kas tersebut.

      Umumnya, pihak pemeriksa atau auditor harus mengawasi pelaksanaan perhitungan kas secara fisik ini dan disaksikan oleh kasir. Langkah berikutnya adalah membuat berita acara perhitungan dengan tanda tangan pihak kasir yang bersangkutan di dalamnya.

      2. Melakukan perhitungan mundur ke posisi tutup buku

      Langkah selanjutnya dalam prosedur cash opname adalah melakukan perhitungan mundur ke posisi tutup buku. Dalam hal ini, pihak pemeriksa akan melakukan perbandingan jumlah dari hasil pemeriksaan sebelumnya dengan saldo yang ada pada buku besar. Tujuannya adalah memastikan kas fisik sesuai dengan yang tertera pada saldo di buku besar.

      3. Membuat daftar cek dan kasbon sementara

      Langkah berikutnya yang harus perusahaan lakukan adalah membuat daftar cek dan kasbon sementara. Dalam hal ini, perusahaan perlu mempersiapkan daftar rincian bukti kasbon sementara yang masih tertunda atau pending bill. Tentunya, hal ini juga harus lengkap dengan bukti pendukung yang belum dibukukan.

      4. Membuat berita acara pemeriksaan cash opname

      Langkah terakhir dalam prosedur cash opname adalah membuat berita acara pemeriksaan kas. Umumnya, terdapat beberapa pihak yang perlu menandatangani berita acara ini, minimal oleh kasir, akuntan atau bendahara, dan auditor atau pihak pemeriksa. Jika terdapat selisih, maka nantinya akan dikembalikan secara penuh kepada pihak perusahaan.

      Kesimpulan

      Prosedur cash opname membantu menjaga akurasi kas perusahaan dengan memastikan catatan sesuai uang fisik yang tersedia. Saat volume transaksi makin tinggi, proses manual cenderung memakan waktu dan menyulitkan penelusuran sumber selisih.

      Untuk menjaga konsistensi, pencatatan transaksi sebaiknya dibuat lebih rapi dan terhubung antar proses, sehingga data kas mudah diverifikasi. Dengan pencatatan otomatis yang terintegrasi, hasil opname lebih cepat direkap, lebih mudah diaudit, dan lebih jelas alurnya.

      Jika ingin memastikan alur kas opname di perusahaan sudah efisien, Anda bisa menjadwalkan konsultasi gratis dengan tim expert kami. Sesi ini membantu Anda melihat bagaimana sistem dapat memperkuat kontrol kas dan pelaporan keuangan.

      Accounting_Definisi
      Jonathan Kurniawan

      Senior Content Writer

      Jonathan adalah seorang praktisi dalam bidang procurement, TMS, dan supply chain dengan pengalaman 5 tahun. Spesialis dalam mengulas topik seputar manajemen vendor, budget control procurement, otomatisasi proses pengadaan barang, dan analisis procurement. Tulisannya secara konsisten mendukung pengambilan keputusan bisnis yang lebih strategis.

      Jennifer merupakan seorang profesional akuntansi yang memiliki gelar Bachelor of Accounting dari President University dan melanjutkan pendidikan ke jenjang Master of Accounting dari National University of Singapore. Pengalaman pendidikan ini membentuk kemampuannya dalam memahami dan menerapkan prinsip akuntansi serta manajemen keuangan dalam praktik bisnis. Pengalaman profesional di bidang keuangan dan pelaporan mengasah keahliannya dalam analisis finansial dan penyusunan laporan strategis. Selama tujuh tahun terakhir, Jennifer mengelola fungsi keuangan perusahaan di HashMicro, yang memperkuat kemampuannya dalam optimalisasi proses akuntansi, pengendalian internal, serta pengambilan keputusan berbasis data finansial untuk mendukung pertumbuhan bisnis.



      HashMicro berpegang pada standar editorial yang ketat dan menggunakan sumber utama seperti regulasi pemerintah, pedoman industri, serta publikasi terpercaya untuk memastikan konten yang akurat dan relevan. Pelajari lebih lanjut tentang cara kami menjaga ketepatan, kelengkapan, dan objektivitas konten dengan membaca Panduan Editorial kami.


      Nadia

      Nadia
      Balasan dalam 1 menit

      Nadia
      Perlu bantuan atau mau lihat demo singkat dari kami? 😊

      Chat di sini, akan langsung terhubung ke WhatsApp tim kami.
      6281222846776
      ×

      Chapter Selanjutnya