BerandaProductsPOSApa itu Bisnis Waralaba dan Bagaimana Cara Efisiensinya?

Apa itu Bisnis Waralaba dan Bagaimana Cara Efisiensinya?

Dalam menjalankan kegiatan usaha, orang-orang cenderung lebih memilih untuk melaksanakannya dengan cara kerjasama dengan pihak lain. Karena hal ini, mereka lebih cenderung untuk memilih menjalankan bisnis waralaba dengan pihak-pihak lain untuk memperoleh keuntungan bersama.

download skema harga software erp
download skema harga software erp

Banyaknya minat dalam menjalankan bisnis waralaba menyebabkan persaingan di pasar menjadi semakin ketat. Agar dapat mengintegrasikan seluruh pekerjaan dengan baik, maka para pebisnis memerlukan sebuah sarana untuk mewujudkan integrasi pekerjaan mereka.

Salah satu metode yang dapat pebisnis ambil dan terapkan adalah pengimplementasian software POS. Software ini mampu membantu para pebisnis dalam mengoperasikan aktivitasnya dengan mudah. Artikel ini akan membahas tentang dasar mengenai bisnis waralaba dan bagaimana software POS dapat membantu meningkatkan efisiensi kerja.

Apa itu Bisnis Waralaba?

Pada masa kini, masyarakat luas lebih mengenal bisnis waralaba dengan istilah franchise. Franchise merupakan salah satu model bisnis yang berjalan antara pemilik sebuah brand atau merek dengan pemilik modal. Dalam bisnis ini, pemilik merek tersebut berhak untuk menjalankan usahanya termasuk juga terkait menggunakan merek sesuai ketentuan dan kesepakatan.

Melalui sistem ini, pemilik modal tidak perlu membangun merek dan merintis sistem kerja bisnis dari awal. Dalam franchise聽 terdapat dua pihak yang menjalankannya, yaitu pewaralaba dan terwaralaba. Pihak pewaralaba merupakan pihak yang memberikan hak usaha serta menjalankan peran sebagai produsen. Sedangkan pihak terwaralaba merupakan pihak yang membeli usaha dan menjalankannya.

Contoh Bisnis Waralaba

Franchise

Banyak pebisnis yang menggunakan metode bisnis waralaba atau franchise untuk menjalankan kegiatan usahanya dengan beberapa pihak lainnya. Adapun itu, bisnis ini terbagi menjadi dua jenis yang berbeda, yaitu waralaba dalam negeri dan yang kedua adalah waralaba luar negeri.

Waralaba dalam negeri merupakan sebuah bisnis yang berjalan dalam teritori negara Indonesia. Jenis waralaba ini dapat menjadi salah satu pilihan investasi bagi para calon terwaralaba yang ingin menjadi pengusaha namun kurang memiliki kemampuan untuk mengatur strategi usahanya. Contoh waralaba dalam negeri adalah Indomaret dan Alfamart.

Sedangkan, waralaba luar negeri merupakan jenis bisnis yang beroperasi di luar wilayah negara Indonesia. Jenis waralaba ini memiliki peminat yang banyak karena sistem operasionalnya sudah jelas dan banyak orang yang mengenalinya. Contoh franchise luar negeri yang terkenal adalah McDonalds dan KFC.

Keunggulan dan Kelemahan Bisnis Waralaba

Dari sekian banyak opsi atau jenis bisnis yang ada, pebisnis lebih banyak memilih terjun ke ranah waralaba karena mereka sudah mengetahui bisnis ini secara mendetail. Mereka menganggap bahwa bisnis ini memiliki banyak keuntungan dan juga sudah memperhitungkan kelemahan yang mungkin akan mereka hadapi.

Keunggulan bisnis waralaba

Bisnis ini memiliki banyak keuntungan yang dapat pebisnis peroleh. Dalam bisnis ini, para pebisnis tidak perlu menentukan sistem manajemen bisnis dari awal karena sudah terbentuk dari awal. Selain itu, brand atau merek dari bisnis ini sudah terkenal dan memiliki banyak konsumen. Bisnis ini juga telah merintis kegiatan kerjasama sejak dari awal berdiri.

Jenis bisnis ini juga cenderung memiliki peluang mengalami keberhasilan dengan lebih cepat karena memiliki track record yang baik serta konsumen yang setia. Franchise juga memungkinkan pebisnis untuk melakukan manajemen finansial dengan lebih mudah karena sudah ditetapkan pemilik waralaba utama.

Kekurangan bisnis waralaba

Walaupun memiliki banyak keuntungan, bisnis waralaba juga memiliki beberapa kekurangan dalam kegiatan operasionalnya. Kendali dari pihak pembeli waralaba terhadap bisnisnya sendiri masih kurang karena sistemnya sudah ditentukan oleh pemilik waralaba. Selain itu, para pembeli waralaba cenderung terjebak dalam tren pasar sehingga perilakunya sering berubah yang mengakibatkan perubahan pada bisnis mereka juga.

Kemudian, bisnis ini juga dapat menyebabkan munculnya ketergantungan pada reputasi waralaba lainnya. Bila bisnis lain melakukan kesalahan yang merusak reputasinya, maka hal tersebut akan mempengaruhi bisnis yang sedang dikelola. Lalu, bisnis ini juga membutuhkan modal yang lebih banyak dari jenis bisnis lainnya.

Tips Efisiensi Bisnis Waralaba

Sebelum terjun langsung ke pelaksanaan kegiatan, seorang pebisnis harus mengetahui dasar-dasar dari franchise. Hal ini bertujuan agar pelaksanaan bisnis dapat berjalan dengan lancar dan dapat memberikan manfaat bagi setiap pihak terkait. Berikut merupakan tips dalam meningkatkan efisiensi bisnis waralaba:

Fokus pada bidang bisnis franchise tertentu

Langkah awal yang pebisnis perlu lakukan agar dapat meningkatkan kesuksesan franchise-nya adalah dengan menentukan fokus bidang usaha yang ia geluti. Penentuan ini harus dilaksanakan secara tepat agar menghasilkan satu fokus yang terarah guna memudahkan ranah kerja bisnis di masa depan.

Selain itu, pebisnis juga perlu melakukan hal ini agar dapat memberikan kemudahan dalam mengurus izin atau legalitasnya di masa depan. Terlebih lagi, pebisnis juga dapat menjamin perkembangan usahanya serta menjamin masa depan usaha terutama dari sektor pemasarannya.

Bisnis Waralaba

Buat standar penerapan kerja

Kemudian, langkah kedua yang perlu pebisnis lakukan setelah penetapan fokus bidang tertentu adalah menentukan standar penerapan kerja. Beberapa hal atau komponen yang terkandung dalam standar ini adalah peralatan dan seluruh barang yang dapat mendukung kegiatan operasional usaha.

Penentuan standar kerja ini bertujuan untuk memudahkan pelaksanaan kegiatan kerja dan menghemat biaya investasi. Selain itu, penerapan ini juga bertujuan untuk memudahkan pebisnis untuk mengembangkan usaha, dan juga memperlihatkan profesionalitas yang dapat menarik perhatian konsumen dan juga investor dari luar.

Tentukan strategi branding

Langkah ketiga yang pebisnis perlu terapkan dalam menjalankan kegiatannya dengan baik adalah menetapkan strategi untuk melakukan branding. Penampilan atau branding merupakan konsep visual yang dapat dilihat oleh pihak eksternal sebelum memulai kerjasama dalam franchise tersebut.

Beberapa komponen yang termasuk dalam konsep visual ini adalah logo perusahaan, desain tempat usaha, perlengkapan, dan peralatan di tempat usaha. Selain itu, desain interior ruangan beserta seluruh aksesoris yang terdapat di dalamnya juga termasuk konsep visual yang dapat menentukan branding perusahaan tersebut.

Pengaturan manajemen

Selanjutnya, para pebisnis perlu mengimplementasikan pengaturan manajemen dalam kegiatan-kegiatan usahanya. Hal ini dapat berupa proses rekrutmen, pelatihan, penempatan, pengembangan keterampilan dan juga promosi terhadap karyawan yang bekerja di bisnis waralaba.

Dalam sistem waralaba, pebisnis perlu untuk melakukan perekrutan terhadap karyawan yang masih berada di level operasional. Karyawan perlu berkembang menjadi tenaga kerja yang berkualitas dalam waktu singkat. Maka dari itu, mereka harus melakukan perekrutan dengan teliti dan seksama agar dapat memudahkan proses manajemen.

Bangun standar kerja dan sistem operasional yang baik

Langkah terakhir yang pebisnis perlu lakukan dalam pelaksanaan kegiatan di franchise-nya adalah membentuk standar kerja dan sistem operasional. Standar kerja merupakan cara yang telah ditetapkan bagi setiap tenaga kerja dalam melakukan pekerjaan yang sama oleh siapa pun dan di mana pun.

Sedangkan, sistem operasional merupakan sebuah sistem yang memiliki tujuan untuk memberikan kemudahan bagi para karyawan untuk melakukan pekerjaannya. Kemudian, sistem operasional juga memiliki tujuan untuk menciptakan batasan-batasan bagi para tenaga kerja guna meningkatkan fokus dalam bekerja.

Baca juga: 5 Software POS Retail Terbaik dan Kelebihannya untuk Bisnis

 

Bagaimana Software POS Dapat Mengatasi Kelemahan Bisnis Waralaba?

Bisnis waralaba

Untuk memulai bisnis memerlukan proses yang singkat, dan hal ini umumnya dianggap remeh oleh para pengusaha. Namun, di balik itu pebisnis seringkali mengalami berbagai kesulitan dalam melaksanakan kegiatan operasional bisnisnya. Untuk dapat mengatasi kesulitan tersebut, mereka perlu menerapkan sistem untuk memudahkan pekerjaannya.

Salah satu software yang dapat pengusaha gunakan adalah HashMicro POS Software.聽 Aplikasi ini dapat mengoptimalkan kegiatan transaksi bisnis, serta dapat membuat laporan penjualan dalam satu platform. Aplikasi ini juga memungkinkan penggunanya memonitor seluruh cabang franchise-nya dengan mudah.

Kesimpulan

Bisnis waralaba adalah sebuah model bisnis yang berjalan antara pemilik merek dan pemilik modal. Terdapat beberapa kelebihan dalam melaksanakan bisnis franchise, yaitu perusahaan waralaba sudah memiliki track record yang baik. Selain itu, bisnis ini juga memungkinkan pebisnis untuk memanajemen aspek finansialnya dengan mudah.

Agar dapat memonitor kegiatan manajemen inventaris dengan mudah, Anda dapat menggunakan HashMicro POS Software. Sistem ini mampu mengelola seluruh pembiayaan perusahaan secara otomatis. Daftarkan perusahaan Anda dan dapatkan demo gratis beserta keuntungan-keuntungan lainnya!

Tertarik Mendapatkan Tips Cerdas Untuk Meningkatkan Efisiensi Bisnis Anda?

Jonathan Kurniawan
Jonathan Kurniawanhttps://www.hashmicro.com/id/
Seorang penulis konten yang memiliki passion yang dalam dalam menulis dan teknologi. Berkomitmen untuk menulis konten yang informatif, menarik, dan bermakna bagi pembaca, Jonathan terus menciptakan konten yang membuat pembaca merasa terhubung dan terinspirasi.
spot_img
spot_img

Highlight

Artikel Populer

Nadia

Nadia
Balasan dalam 1 menit

Nadia
Ingin Demo Gratis?

Hubungi kami via WhatsApp, dan sampaikan kebutuhan perusahaan Anda dengan tim ahli kami
6281222846776
Hubungi Tim Sales