Berdasarkan survei MarkPlus, Inc. tahun 2024, sekitar 58,74% pelanggan sudah terbiasa berbelanja secara lewat berbagai channel sekaligus. Namun di sisi bisnis, pengelolaan WhatsApp, DM Instagram, marketplace, dan toko fisik masih sering berjalan sendiri-sendiri.
Kondisi ini membuat aplikasi omnichannel semakin penting untuk membantu menyatukan semua channel penjualan dan komunikasi dalam satu alur kerja. Tantangannya, pilihan CRM omnichannel di pasaran cukup banyak, dan tiap bisnis punya kebutuhan yang berbeda.
Karena itu, artikel ini merangkum 23 rekomendasi software omnichannel terbaik di Indonesia, mulai dari skala UMKM hingga enterprise. Setiap opsi dibahas berdasarkan segmentasi pasar, fitur utama, serta kelebihan dan kekurangannya agar Anda bisa memilih solusi yang paling sesuai dengan kebutuhan bisnis.
Daftar Isi:
Key Takeaways
|
Daftar Isi:
Apa itu Aplikasi Omnichannel?
Aplikasi omnichannel adalah software, umumnya berbasis cloud, yang menyatukan berbagai channel penjualan dan layanan seperti toko fisik, website, marketplace, media sosial, dan aplikasi chat ke dalam satu sistem.
Untuk bisnis skala menengah hingga besar, sistem ini biasanya menghubungkan POS, e-commerce, CRM, dan manajemen gudang. Dengan begitu, data produk, harga, promosi, dan profil pelanggan tetap konsisten di setiap channel.
Hasilnya, pelanggan bisa berpindah channel saat berbelanja tanpa harus mengulang proses dari awal, sementara bisnis tetap memiliki kontrol yang jelas atas data dan operasional.
Fitur-Fitur Aplikasi Omnichannel Indonesia
Dalam menjalankan penjualan lintas channel, bisnis membutuhkan aplikasi omnichannel yang bukan hanya menghubungkan banyak channel, tetapi juga memudahkan pekerjaan operasional sehari-hari.
Karena itu, ada beberapa fitur inti yang sebaiknya diperhatikan saat memilih aplikasi omnichannel:
- Integrasi multichannel penjualan: Mengelola marketplace, e-commerce, toko offline, dan channel lain dalam satu sistem agar tidak perlu pindah-pindah platform.
- Sinkronisasi stok dan pesanan real-time: Menjaga ketersediaan produk dan status pesanan tetap akurat di semua platform agar tidak terjadi overselling.
- Manajemen pelanggan terpusat (CRM): Mengumpulkan data pelanggan dari berbagai channel agar riwayat transaksi dan komunikasi tercatat rapi.
- Notifikasi otomatis dan pelacakan pesanan: Mengirim pembaruan status pesanan dan pengiriman secara otomatis ke pelanggan dan tim tanpa input manual berulang.
- Laporan penjualan per channel: Menyediakan data performa tiap channel, mulai dari produk terlaris hingga kontribusi omzet.
- Keamanan data dan kontrol akses: Mengatur hak akses pengguna dan menjaga data bisnis serta pelanggan tetap aman.
23 Aplikasi Omnichannel Terbaik untuk Bisnis di Indonesia
Berikut 23 rekomendasi aplikasi omnichannel terbaik di Indonesia yang digunakan oleh berbagai kalangan perusahaan. Pilihlah yang menurut Anda paling cocok dengan workflow Anda.
1. Aplikasi Omnichannel HashMicro
Di antara berbagai aplikasi omnichannel yang tersedia di Indonesia, HashMicro banyak digunakan oleh bisnis retail, e-commerce, dan distribusi yang membutuhkan pengelolaan penjualan lintas channel. Sistem ini mendukung proses order hingga pemenuhan pesanan yang terhubung langsung dengan WhatsApp Business, live chat, dan email.
Aplikasi ini juga terintegrasi dengan sistem POS multi-outlet yang dapat berjalan secara offline. Dari sisi pelaporan, HashMicro menyediakan analitik penjualan dan operasional, seperti kontribusi revenue per channel dan tingkat pemenuhan pesanan, untuk membantu pemantauan kinerja bisnis.
Bagi perusahaan yang ingin memahami alur kerja dan integrasi sistem secara lebih detail, tersedia sesi konsultasi gratis untuk membahas kebutuhan operasional, integrasi pengiriman dan 3PL, hingga proses onboarding dan migrasi data.
Berikut ini adalah berbagai fitur-fitur unggulan dari software omnichannel yang bisa mendukung efisiensi bisnis Anda:
- Integrasi channel online & offline: Menghubungkan toko fisik, webstore, marketplace (Tokopedia, Shopee, Lazada), dan POS multi-outlet dalam satu sistem sehingga data pesanan, pembayaran, dan pelanggan selalu sinkron.
- Dashboard penjualan lintas channel: Menampilkan pesanan, status pengiriman, dan performa tiap channel dalam satu tampilan real-time.
- Sinkronisasi stok multi-gudang: Memperbarui stok otomatis setiap ada transaksi di cabang atau channel mana pun.
- CRM & riwayat pelanggan terpusat: Mengelola histori pembelian, interaksi, dan tiket layanan pelanggan dalam satu profil.
- Laporan omnichannel & analitik mendalam: Menyediakan laporan performa per channel, produk, dan cabang untuk mendukung analisis bisnis.
- Integrasi ERP & open API: Terhubung dengan modul ERP lain seperti inventory, akuntansi, dan procurement, serta mendukung integrasi sistem pihak ketiga.
| Kelebihan | Kekurangan |
|
|
HashMicro cocok untuk berbagai jenis bisnis menengah dan besar yang membutuhkan software omnichannel. Jika Anda tertarik untuk mengetahui lebih lanjut, klik banner di bawah untuk melihat skema harganya.
2. Omnichannel Software SAP Hybris
SAP Hybris adalah software omnichannel enterprise, untuk bisnis dengan kebutuhan integrasi dan skalabilitas tinggi. Platform ini membantu menyatukan data dari berbagai sistem internal (penjualan, produk, dan pelanggan) ke dalam satu platform.
Selain itu, SAP Hybris dapat menganalisis secara dalam terhadap performa channel, market trend, dan pipeline penjualan.
Berikut fitur-fitur dari SAP Hybris:
- SAP Commerce Cloud
- Sales Solutions Cloud
- SAP Marketing Cloud
| Kelebihan | Kekurangan |
|
|
3. Software Omnichannel Terbaik EQUIP
EQUIP adalah sistem ERP dapat membantu bisnis Anda untuk mengoptimalkan operasional dari inventaris hingga penjualan dan akuntansi. Software Omnichannel EQUIP cocok digunakan untuk berbagai skala bisnis karena memiliki fitur yang lengkap dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan Anda.
Berikut fitur-fitur dari EQUIP:
- Loyalty program
- Manajemen pipeline penjualan
- Leads management integration
- Laporan CRM yang lengkap
| Kelebihan | Kekurangan |
|
|
4. Omnichannel App BigCommerce
BigCommerce adalah software omnichannel terintegrasi untuk bisnis skala menengah ke atas. Platform ini membantu pengelolaan toko online, inventaris, pesanan, dan data pelanggan secara efisien melalui berbagai channel seperti marketplace, media sosial, dan search engine.
Dengan BigCommerce, bisnis di omnichannel Indonesia dapat memperluas jangkauan pelanggan melalui satu platform saja. Berikut ini adalah beberapa fitur dari BigCommerce:
- Integrasi multichannel
- Manajemen inventaris terpusat
- Optimasi mobile
- Kustomisasi proses checkout
| Kelebihan | Kekurangan |
|
|
5. Aplikasi Omnichannel VTiger
VTiger adalah aplikasi omnichannel terintegrasi dengan customer interaction management system yang menyatukan data dari berbagai channel penjualan dalam satu platform, VTiger mempermudah tim penjualan dan layanan pelanggan merespons dengan cepat dan tepat.
Berikut fitur-fitur dari Software Omnichannel Vtiger:
- Manajemen penjualan
- Pelaporan analitis
- Sinkronisasi dengan aplikasi email
| Kelebihan | Kekurangan |
|
|
6. Software Omnichannel Brightpearl
Brightpearl adalah software omnichannel yang dirancang untuk perusahaan ritel supaya bisnisnya berjalan lebih lancar. Brightpearl menawarkan manajemen persediaan, pesanan, dan analisis data, serta integrasi saluran online dan offline.
Berikut fitur-fitur dari Brightpearl:
- Sinkronisasi manajemen inventaris
- Manajemen pesanan yang terintegrasi
- Pelaporan dan analisis
| Kelebihan | Kekurangan |
|
|
7. Omnichannel App Vend
Vend, yang sekarang menjadi bagian dari Lightspeed, merupakan aplikasi omnichannel berbasis cloud yang cocok untuk bisnis ritel. Aplikasi ini memudahkan pengelolaan penjualan di toko fisik dan online, lengkap dengan fitur manajemen inventaris, pelanggan, dan transaksi yang saling terintegrasi.
Berikut fitur-fitur dari Vend:
- Integrasi POS fisik dan digital
- Manajemen inventaris real-time
- Penjualan multisaluran
- Manajemen pelanggan terpadu (CRM)
| Kelebihan | Kekurangan |
|
|
8. Software Omnichannel Terbaik Total ERP
Total ERP menyediakan software omnichannel Indonesia yang banyak digunakan. Software ini dapat dikustomisasi sesuai dengan kebutuhan bisnis. Total ERP memiliki kemampuan integrasi dengan manajemen inventaris, penjualan, dan akuntansi dalam satu platform.
Berikut fitur-fitur dari Total ERP:
- Segmentasi data prospek
- Integrasi WhatsApp & email
- Call log management
- Online leads management
| Kelebihan | Kekurangan |
|
|
9. Omnichannel Software Primaseller
Primaseller adalah aplikasi penjualan multichannel untuk bisnis retail dan UMKM yang menyatukan pengelolaan toko online dan offline. Inventaris bisa disinkronkan otomatis, pesanan dari berbagai media penjualan akan langsung terpusat, dan fulfillment pun lebih cepat tanpa perlu berpindah platform.
Berikut fitur-fitur dari aplikasi omnichannel Primaseller:
- Sistem manajemen pesanan
- Pemantauan kinerja saluran
- Automasi pemasaran
- Analisis prediktif
10. Omnichannel Platform Salesforce
Salesforce adalah platform omnichannel yang membantu bisnis mengotomatisasi penjualan, layanan pelanggan, dan marketing campaign. Sistem ini menyatukan data dari email, media sosial, dan live chat untuk memberi gambaran tentang perilaku pelanggan.
Berikut fitur-fitur dari Salesforce:
- Sales management
- Revenue intelligence
- Partner relationship management
| Kelebihan | Kekurangan |
|
|
11. Software Omnichannel Oracle
Menawarkan solusi omnichannel yang meliputi manajemen transaksi, analitik, dan keterlibatan pelanggan. Fitur Oracle membantu meminimalkan proses lead-to-cash dan meningkatkan kinerja penjualan melalui forecasting dan manajemen komisi.
Berikut fitur-fitur dari aplikasi omnichannel marketplace gratis Oracle:
- Real-time inventory management
- Loyalty management
- Integrated POS and e-commerce
| Kelebihan | Kekurangan |
|
|
12. Aplikasi Omnichannel HubSpot
HubSpot menawarkan solusi aplikasi omnichannel untuk pemasaran, penjualan, dan layanan pelanggan. Software ini membantu bisnis dalam mengelola hubungan pelanggan dengan mengintegrasikan berbagai saluran komunikasi seperti email, media sosial, dan live chat.
Berikut fitur-fitur dari Software Omnichannel HubSpot:
- Automasi penjualan
- Manajemen pelanggan
- Customer analytics
| Kelebihan | Kekurangan |
|
|
13. Aplikasi Omnichannel Sugar CRM
SugarCRM menyediakan otomatisasi pemasaran, layanan pelanggan, dan pelaporan penjualan, membantu bisnis meningkatkan hubungan pelanggan dan efektivitas kampanye pemasaran. Software ini dapat terintegrasi dengan berbagai modul yang bisa meningkatkan efisiensi perusahaan.
Berikut fitur-fitur dari Sugar CRM:
- Otomatisasi pemasaran
- Customer support
- Otomatisasi sales force
- Laporan analisis penjualan
| Kelebihan | Kekurangan |
|
|
14. Omnichannel Platform Pipedrive
Pipedrive adalah software CRM omnichannel yang membantu tim sales memantau prospek dan komunikasi dari email, WhatsApp, hingga live chat dalam satu dashboard. Cocok untuk bisnis yang ingin menjaga pengalaman pelanggan tetap konsisten di seluruh saluran.
Berikut fitur-fitur dari Pipedrive:
- Manajemen leads
- Pelacakan komunikasi
- Memiliki sistem otomatisasi
- Pelaporan penjualan
| Kelebihan | Kekurangan |
|
|
15. Omnichannel Software Cin7
Cin7 adalah software omnichannel yang dirancang untuk membantu bisnis mengelola dan mengintegrasikan berbagai saluran penjualan dan distribusi secara efisien. Dengan Cin7, bisnis dapat menyinkronkan inventaris, pesanan, dan data pelanggan di berbagai platform seperti toko fisik, e-commerce, dan marketplace.
Berikut fitur-fitur dari Cin7:
- Stock reporting
- Inventory management
- Accounting management untuk keuangan bisnis
| Kelebihan | Kekurangan |
|
|
16. Omnichannel E-Commerce Hike
Hike adalah aplikasi omnichannel yang dirancang untuk toko ritel skala kecil dan menengah. Aplikasi ini menyatukan inventaris, penjualan, dan data pelanggan dalam satu sistem serta mendukung berbagai metode pembayaran.
Pengguna dapat mengaksesnya melalui iPad, Android, atau browser untuk fleksibilitas operasional.
Berikut fitur-fitur dari Hike:
- Integrated e-commerce
- Inventory managements
- Inventory counts
- Reporting
| Kelebihan | Kekurangan |
|
|
17. Software Omnichannel Fynd
Fynd adalah platform omnichannel berbasis cloud yang dirancang untuk bisnis ritel dan e-commerce dalam mengelola penjualan, inventaris, dan distribusi produk secara real-time.
Sistem ini menyinkronkan data dari toko fisik, marketplace, dan kanal digital. Pengguna dapat memantau ketersediaan produk secara akurat di seluruh saluran penjualan.
Berikut fitur-fitur dari software omnichannel Fynd:
- Reports & analytics
- Brand website integrations
- Point of sales untuk manajemen kasir
- Sinkronisasi antara toko fisik, marketplace, dan website toko
| Kelebihan | Kekurangan |
|
|
18. Barantum
Barantum adalah platform omnichannel asal Indonesia yang mengintegrasikan CRM, call center, dan chat dalam satu aplikasi. Software ini cocok untuk UMKM hingga perusahaan besar yang ingin meningkatkan efisiensi layanan pelanggan dan penjualan.
Fitur-fitur utama Barantum:
- CRM Sales & Services
- Omnichannel Chat
- Call Center
- Chatbot & Autoresponder
| Kelebihan | Kekurangan |
|
|
19. iVend Retail
iVend Retail adalah solusi omnichannel berbasis cloud yang mengintegrasikan POS, eCommerce, dan manajemen inventaris dalam satu platform. Cocok untuk bisnis retail skala menengah hingga enterprise yang membutuhkan sistem terintegrasi dan skalabilitas tinggi.
Fitur-fitur utama iVend Retail:
- Point of Sale (POS)
- Mobile POS (mPOS)
- Customer Loyalty Program
- Reporting & Analytics
| Kelebihan | Kekurangan |
|
|
20. Freshdesk Omni
Freshdesk Omni adalah solusi dukungan pelanggan berbasis AI yang mengintegrasikan berbagai saluran komunikasi seperti email, chat, telepon, media sosial, dan portal dalam satu platform. Cocok untuk bisnis dari berbagai ukuran yang ingin meningkatkan efisiensi tim dukungan dan pengalaman pelanggan secara keseluruhan.
Fitur-fitur utama Freshdesk Omni:
- Omnichannel Team Inbox
- Freddy AI Copilot
- Omnichannel Analytics
- Multilingual Support
| Kelebihan | Kekurangan |
|
|
21. CommBox
CommBox adalah platform pengalaman pelanggan berbasis AI yang mengintegrasikan komunikasi omnichannel melalui satu antarmuka. Cocok untuk bisnis yang ingin meningkatkan efisiensi layanan pelanggan dan pengalaman pengguna secara keseluruhan.
Fitur-fitur utama CommBox:
- Omnichannel Messaging
- AI Chatbots & Automation
- Unified Agent Workspace
- Proactive Campaigns
| Kelebihan | Kekurangan |
|
|
22. Sunshine

Fitur-fitur utama Sunshine:
- Integrasi omnichannel
- Workflow otomatis
- Analitik dan pelaporan
- Customer segmentation
| Kelebihan | Kekurangan |
|
|
23. Adobe

Fitur-fitur utama Sunshine:
- Customer journey management
- Personalization engine
- Marketing automation
- Real-time customer data platform
| Kelebihan | Kekurangan |
|
|
Dengan daftar ini, bisnis bisa menemukan aplikasi omnichannel terbaik yang sesuai kebutuhan. Setiap platform membantu integrasi saluran, meningkatkan layanan pelanggan, dan mempermudah operasional untuk efisiensi maksimal.
Manfaat Software Omnichannel Marketplace bagi Bisnis
Dalam bisnis omnichannel dengan banyak penjualan dan layanan, software omnichannel penting untuk menyatukan komunikasi dan menjaga konsistensi pengalaman pelanggan di semua channel.
Berikut adalah beberapa manfaat utama yang dapat diperoleh bisnis dengan menerapkan software omnichannel:
1. Meningkatkan konversi penjualan
Respons yang cepat dan konsisten di berbagai channel membuat prospek tidak perlu menunggu terlalu lama. Alur komunikasi yang jelas membantu peluang penjualan berjalan lebih lancar hingga tahap deal.
2. Menjangkau pelanggan di channel favorit mereka
Software omnichannel memungkinkan bisnis mengelola komunikasi di media sosial, email, e-commerce, dan channel lain dari satu sistem. Pelanggan bebas memilih channel yang paling sesuai dengan mereka, sementara brand tetap menyampaikan pesan yang selaras.
3. Menyatukan pengalaman pelanggan di berbagai channel
Pelanggan bisa berpindah dari WhatsApp ke Instagram atau channel lain tanpa harus menjelaskan ulang kebutuhannya. Riwayat percakapan tetap tersimpan, sehingga interaksi terasa lebih mulus dan efisien.
4. Memudahkan pengumpulan data dan pengambilan keputusan
Aktivitas pelanggan dari berbagai channel tercatat dalam satu database. Tim dapat melihat pola perilaku, mengevaluasi performa channel, dan menyusun strategi berdasarkan data yang nyata.
5. Menyederhanakan operasional dan kerja lintas tim
Tim tidak perlu lagi membuka banyak aplikasi untuk mengecek pesanan, stok, atau chat pelanggan. Marketing, sales, dan customer service bekerja dengan data yang sama, sehingga koordinasi lebih rapi dan pekerjaan harian lebih ringan.
Siapa Saja yang Menggunakan Aplikasi Omnichannel?
Berikut adalah daftar industri yang menggunakan aplikasi omnichannel terbaik dan bagaimana perusahaan menggunakan teknologi ini untuk keuntungan bisnis mereka:
1. Perusahaan ritel
Bisnis ritel menggunakan omnichannel untuk mengelola penjualan di toko fisik, e-commerce, dan media sosial secara bersamaan. Pendekatan ini membantu menjaga pengalaman belanja tetap konsisten sekaligus mempermudah pengelolaan stok dan layanan pelanggan.
2. Perusahaan e-commerce
Perusahaan e-commerce memanfaatkan omnichannel untuk menyatukan penjualan, layanan pelanggan, dan kampanye pemasaran dalam satu platform. Dengan sistem terpusat, pengelolaan pesanan dan komunikasi pelanggan menjadi lebih rapi.
3. Perusahaan layanan pelanggan
Perusahaan yang berfokus pada layanan pelanggan menggunakan aplikasi omnichannel untuk mengintegrasikan semua saluran komunikasi dengan pelanggan, seperti telepon, email, chat, dan media sosial.
Bisnis yang fokus pada customer service menggunakan omnichannel untuk menggabungkan telepon, email, chat, dan media sosial. Hal ini memudahkan tim memberikan respons yang lebih cepat sekaligus memantau kualitas layanan.
Bagaimana Aplikasi Omnichannel Indonesia Dapat Mendukung Efisiensi Bisnis?
Memahami cara kerja aplikasi omnichannel sangat penting untuk meningkatkan efisiensi bisnis di era digital. Software omnichannel terbaik memungkinkan integrasi sistem secara terpusat, mengotomatisasi proses, mengurangi kesalahan, dan menyediakan analitik mendalam, sehingga produktivitas dan keuntungan bisnis dapat meningkat.
Berikut adalah langkah-langkah bagaimana aplikasi omnichannel Indonesia yang tepat dapat mendukung bisnis:
1. Integrasi saluran penjualan dan komunikasi
Software omnichannel menghubungkan semua channel penjualan dan komunikasi, seperti toko fisik, e-commerce, media sosial, email, chat, dan telepon, terhubung dalam satu sistem. Data pelanggan dan transaksi otomatis terkumpul di satu tempat.
2. Manajemen inventaris terpusat
Stok barang dapat dipantau secara real-time di seluruh channel. Dengan data yang konsisten, bisnis bisa menghindari kekurangan stok atau penumpukan barang.
3. Otomatisasi proses bisnis dari A – Z
Proses seperti pemrosesan pesanan, pengiriman, dan pengelolaan retur dapat berjalan otomatis. Ini membantu mengurangi kesalahan manual dan mempercepat alur kerja.
4. Pengelolaan data pelanggan terpusat
Riwayat pembelian dan interaksi pelanggan tercatat dalam satu database. Data ini membantu bisnis memberikan layanan yang lebih relevan dan personal.
5. Analitik dan pelaporan yang komprehensif
Sistem menyediakan laporan penjualan dan performa channel yang bisa dipantau secara berkala. Dari sini, bisnis dapat menilai apa yang berjalan baik dan area mana yang perlu diperbaiki.
Kesimpulan
Bagi Anda yang ingin mengelola bisnis omnichannel, hal ini bukan hanya soal hadir di banyak channel, tetapi juga memastikan seluruh proses berjalan rapi dan saling terhubung. Bisnis perlu mencatat stok, pesanan, dan data pelanggan dalam satu sistem agar tim dapat bekerja lebih efisien tanpa bergantung pada banyak sumber terpisah.
Dengan sistem yang saling terhubung, perusahaan bisa melihat performa tiap channel, memahami pola pembelian pelanggan, dan memantau kebutuhan operasional harian dengan lebih jelas. Alur kerja seperti ini membantu bisnis mengambil keputusan dengan lebih percaya diri sekaligus membangun strategi omnichannel yang sejalan dengan pertumbuhan perusahaan.
Pertanyaan Seputar Software Omnichannel
-
Apa perbedaan omnichannel dan multichannel?
Pada Omnichannel, semua saluran penjualan terhubung dan terintegrasi, memastikan bahwa tidak ada saluran yang terabaikan. Sebaliknya, pada Multichannel, saluran penjualan biasanya berdiri sendiri dan tidak terhubung satu sama lain.
-
Apa itu CRM omnichannel?
CRM Omnichannel adalah strategi manajemen hubungan pelanggan yang mengintegrasikan teknologi omnichannel. Teknologi ini menggabungkan berbagai saluran interaksi antara pelanggan dan bisnis ke dalam satu platform yang terpadu.
-
Apa itu program omnichannel?
Omnichannel adalah strategi pemasaran dan penjualan yang menyatukan semua saluran yang ada, baik offline maupun online. Tujuannya adalah untuk memberikan pengalaman yang konsisten dan terpadu bagi pelanggan.
-
Apa yang dimaksud dengan Omni channel Retailing?
Omnichannel adalah pendekatan inovatif yang muncul sebagai respons industri ritel terhadap perubahan perilaku konsumen. Saat ini, pelanggan cenderung memilih untuk berbelanja baik secara online maupun offline, tergantung pada preferensi mereka.
Dengan omnichannel, ritel dapat memastikan bahwa pelanggan memiliki pengalaman belanja yang mulus dan konsisten di semua saluran, baik mereka memilih untuk berbelanja di toko fisik, melalui situs web, atau menggunakan aplikasi mobile. Pendekatan ini tidak hanya meningkatkan kepuasan pelanggan tetapi juga memperkuat loyalitas mereka terhadap brand.
-
Apa itu e-dagang omnichannel?
E-dagang omnichannel adalah strategi penjualan yang mengintegrasikan berbagai saluran, seperti toko fisik, online, dan media sosial, untuk memberikan pengalaman belanja yang konsisten dan terpadu kepada pelanggan. Dengan omnichannel, pelanggan dapat berinteraksi dengan merek melalui berbagai platform secara mulus, termasuk mobile apps, website, dan marketplace.
-
Apa fungsi omnichannel?
Fungsi utama omnichannel Indonesia adalah untuk meningkatkan kepuasan dan loyalitas pelanggan dengan menyediakan pengalaman belanja yang mulus di berbagai saluran. Selain itu, omnichannel membantu bisnis mengelola inventaris, pesanan, dan komunikasi pelanggan secara terpusat dan efisien.
-
Mengapa omnichannel bagus?
Omnichannel bagus karena memberikan fleksibilitas kepada pelanggan dalam berinteraksi dengan merek kapan saja dan melalui platform apa saja, meningkatkan kenyamanan dan kepuasan mereka. Selain itu, pendekatan ini membantu bisnis memahami perilaku pelanggan dengan lebih baik, sehingga dapat menyusun strategi pemasaran yang lebih efektif.





















