Penting bagi pelaku bisnis untuk menjaga aset-aset perusahaan dalam kondisi prima agar operasional tetap berjalan. Karena itu, perlu pencatatan aset dengan rapih, terutama jika aset yang dikelola sudah ribuan. Dengan demikian, aplikasi pencatatan dan pemantauan aset perlu untuk dipertimbangkan.
Tak hanya sekadar mencatat berapa jumlah aset, aplikasi aset bisa menunjukkan status aset secara real-time, dan menyimpan riwayat aset dari pengadaan sampai disposal dengan detail.
Jika anda tertarik untuk mengimplementasi sistem pencatatan aset, kami telah menyiapkan 14 software yang dapat anda pertimbangkan untuk bisnis anda. Yuk, simak artikelnya!
Key Takeaways
|
Apa Itu Sistem Pengelolaan Aset?
Asset management software adalah solusi digital yang membantu perusahaan untuk mengelola, melacak, dan memelihara aset secara efisien. Bagi perusahaan, asset tracking software ini dapat mengurangi pemborosan biaya, meningkatkan efisiensi operasional, serta menjaga kualitas aset.
Dengan memahami sistem manajemen aset, perusahaan dapat mengelola pemeliharaan, jadwal inspeksi, perencanaan penggantian aset, serta kepatuhan terhadap regulasi dengan lebih efektif dan terstruktur.
Manfaat Implementasi Aplikasi Pencatatan Aset
Berikut adalah beberapa manfaat utama dari asset management system:
- Peningkatan efisiensi organisasi: Asset management software mempermudah pelacakan dan pengelolaan aset di berbagai lokasi, meningkatkan efisiensi operasional hingga $260,000 per jam.
- Perawatan aset optimal: Tujuan software asset management adalah merencanakan dan menjalankan perawatan yang lebih efektif. Hasilnya, downtime, biaya, waktu perencanaan maintenance berkurang sebesar 20-50%.
- Pelacakan data aset menyeluruh: Asset tracking software mencatat data aset secara detail, memonitor kondisi dan lokasi aset secara real-time, dan mengotomatisasi proses manual seperti riwayat unit dan performa alat.
- Manajemen siklus hidup aset: Asset management system mengelola seluruh siklus hidup aset dari pengadaan hingga demolisasi, termasuk analisis Return on Investment (RoI) untuk aset baru dan eksisting.
- Skalabilitas untuk perusahaan besar: Program aset dapat menangani volume data besar, memastikan semua aset dikelola dengan baik tanpa mengurangi performa dengan aplikasi asset management.
- Monitoring aset yang efektif: Software asset management mampu tracking dan monitoring kondisi dan lokasi aset seperti mesin, kendaraan, dan alat berat secara real-time, memudahkan pengawasan dan pengambilan keputusan.
- Pengukuran KPI dan penghematan biaya: Asset management software menjadikan maintenance dan repair aset sebagai Key Performance Indicator (KPI) sehingga perusahaan bisa menghemat hingga 25% dari pengeluaran pemeliharaan tahunan menurut Deloitte, serta mengurangi biaya modal sebesar $450 juta/tahun dan biaya pemeliharaan lebih dari $500 juta/tahun menurut IBM.
Dengan asset management software, perusahaan dapat melacak dan mengelola aset secara efektif dan efisien, memastikan semua aset beroperasi dengan optimal dan menanggulangi tantangan asset management.
Daftar 14 Vendor Software Aset di Indonesia (Perbandingan 2025)
Sebelum masuk ke rincian masing-masing perusahaan, kami menyediakan tabel perbandingan supaya lebih cepat membandingkan masing-masing vendor.
| Vendor | Ideal Untuk | Skala Bisnis | Fitur Unggulan | Harga |
|---|---|---|---|---|
| HashMicro | Perusahaan multi-cabang yang butuh kontrol aset terpusat lintas departemen | Menengah hingga besar | Asset tracking real-time, barcode/QR, maintenance & lifecycle, integrasi modul ERP | Harga custom sesuai kebutuhan |
| Invgate | Tim IT yang memerlukan IT asset discovery, kontrol lisensi, dan lifecycle aset yang rapi | Kecil hingga enterprise | IT inventory, network discovery, compliance & security rules, lifecycle tracking | Mulai $0.21/node/bulan (billed annually) untuk paket Starter |
| Invanti | Organisasi dengan kebutuhan ITAM strategis dan workflow enterprise yang kompleks | Menengah hingga besar | Asset discovery, lifecycle & policy management, integrasi ekosistem ITSM/endpoint | Harga custom (enterprise quote) |
| SAP | Perusahaan besar dengan aset fisik berskala tinggi dan kebutuhan EAM end-to-end | Besar/enterprise | EAM, preventive maintenance, work order, integrasi supply chain & finance | Umumnya enterprise pricing; perkiraan subscription dapat mulai sekitar $25/aset/tahun (tergantung skema) |
| Go Codes | Bisnis lapangan yang butuh tracking alat, equipment, dan aset bergerak via QR | Kecil hingga menengah | QR tags, GPS location, mobile scanning, inventory module | Mulai $500/tahun (Standard); paket lain naik bertahap |
| Asset Panda | Perusahaan yang perlu platform asset tracking fleksibel dan workflow yang bisa dikustom | Kecil hingga besar | Highly configurable, mobile forms, depreciation & reporting, integrasi | Harga bervariasi; tersedia opsi berbayar per user/plan dan biasanya by quote |
| Odoo | Bisnis yang ingin modul aset terhubung dengan proses ERP lain | Kecil hingga menengah (bisa scale up) | Modul aset terintegrasi, depreciation reporting, fleksibel dengan app ekosistem Odoo | Odoo Community gratis; Enterprise berlangganan per user/app (harga tergantung paket & implementasi) |
Selanjutnya, mari kita simak apa saja 14 software manajemen aset terbaik di Indonesia, yang masing-masing digunakan oleh banyak perusahaan terkemuka.
1. HashMicro Asset Management Software
HashMicro cocok untuk perusahaan dengan aset tersebar di banyak lokasi atau digunakan lintas divisi seperti mesin produksi, alat berat, dan kendaraan kantor. Fiturnya mencakup penjadwalan maintenance, work order perbaikan, stock take dengan barcode, laporan biaya dan depresiasi, serta pencatatan lengkap data aset termasuk perpindahan dan riwayat perbaikan.
Bagi yang ingin memastikan kesesuaian fitur, HashMicro menyediakan konsultasi gratis sebelum pembelian.
Fitur utama HashMicro yaitu:
- Maintenance Scheduling: Atur jadwal preventive maintenance per aset, lengkap dengan pengingat dan riwayat aktivitas perawatan.
- Asset Location Tracking: Pantau lokasi dan status aset secara real-time (misal kendaraan atau alat berat) dengan GPS agar perpindahan aset tercatat rapi.
- Repair Order Management: Buat tiket perbaikan, pantau status pengerjaan, dan simpan riwayat servis aset Anda.
- Asset Stock Take with Barcode: Percepat audit aset dengan sistem barcode/QR untuk memastikan data aset sesuai kondisi di lapangan.
- Cost & Depreciation Reporting: Lihat nilai aset, depresiasi, dan biaya maintenance dalam laporan terstruktur untuk evaluasi aset berkala.
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
|
|
Alasan memilih: Aplikasi manajemen aset dari HashMicro menawarkan solusi end-to-end bisnis untuk mengelola aset perusahaan secara efisien.
Harga: HashMicro menawarkan harga yang kompetitif dan fleksibel sesuai kebutuhan Anda. Temukan paket terbaik dengan mudah, cukup klik banner di bawah!
2. Software Manajemen Aset InvGate Assets

Tidak hanya itu, pelaporan lanjutan dari system asset management InvGate Assets memudahkan perusahaan dalam analisis dan evaluasi aset. Dengan informasi detail, perusahaan dapat membuat keputusan yang lebih tepat terkait pengelolaan asetnya.
Fitur:
- Asset Discovery
- Asset Lifecycle Management
- Compliance Management
- Barcode and QR Code Scanning
- Vendor Management
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
|
|
Alasan memilih: Memiliki fitur ITSM yang kuat dan integrasi yang baik dengan alat manajemen aset lainnya.
Harga: Paket pro dikenakan biaya $40 per agen per bulan, ditagih setiap tahun.
3. Ivanti IT Asset Management App
Ivanti IT Asset Management Software adalah salah satu asset management tools atau enterprise asset management yang patut mendapat perhatian. Sistem ini cocok untuk perusahaan yang menginginkan fleksibilitas lebih dalam melacak titik data kunci.
Ivanti Asset Management System memiliki kemampuan untuk melihat laporan pra-dibuat yang detail dan informatif tentu sangat membantu. Dengan beragam laporan pra-dibuat yang disediakan, Ivanti memungkinkan penggunanya untuk mengkustomisasi laporan berdasarkan kueri pribadi.
Fitur:
- Asset Discovery
- Contract Management
- Financial Management
- Compliance Management
- Asset Lifecycle Management
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
|
|
Alasan memilih: Ivanti IT Asset Management Software menawarkan solusi manajemen aset yang komprehensif dengan kemampuan integrasi yang luas.
Harga: Harga disesuaikan berdasarkan kebutuhan spesifik produk dan lingkungan Anda.
4. Total Asset Management Software
Total Asset Management Software adalah solusi software manajemen aset komprehensif yang telah digunakan oleh banyak perusahaan di Indonesia. Software cloud asset management ini menyediakan berbagai modul dan solusi untuk manajemen aset, yang dapat dikustomisasi dan diintegrasikan dengan aplikasi.
Fitur:
- Stock Aging Analysis
- Pelacakan RFID dan Barcode
- Manajemen Pengajuan Stok
- Asset Tracking
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
|
|
Alasan memilih: Software Asset Total menyediakan sistem lengkap untuk mengelola berbagai fungsi bisnis dalam satu platform.
Harga: Harga dapat dikonsultasikan dengan vendor tergantung pada kebutuhan perusahaan.
5. SAP Asset Management
SAP Asset Management adalah bagian dari solusi SAP ERP yang telah digunakan oleh beberapa perusahaan di Indonesia. Berbagai aplikasi ERP pilihan untuk bisnis dapat menjadi referensi penting saat mengevaluasi fitur dan kompatibilitas sistem di dalam organisasi. Solusi ERP yang ditawarkan SAP sangat komprehensif dan mudah disesuaikan.
Selain itu, asset tracking software ini memiliki kemampuan integrasi yang kuat dengan berbagai aplikasi pihak ketiga. Asset management system SAP memiliki beragam fitur yang membantu perusahaan mengelola aset mereka dengan lebih efisien.
Fitur:
- Lifecycle Asset Management
- Real-Time Asset Monitoring
- Predictive Maintenance
- Mobile Asset Management
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
|
|
Alasan memilih: Menyediakan alat yang sangat efisien dan terintegrasi untuk mengelola fungsi bisnis sehari-hari.
Harga: Paket dasar mulai dari $3,213 per pengguna atau $108 per pengguna per bulan (berlangganan).
6. MMSoft Pulseway Asset Management Software

Dengan cloud-based asset management system dari Pulseway, Anda dapat memantau, mengelola, dan mengintervensi aset digital Anda langsung dari genggaman tangan melalui aplikasi seluler. Jadi, Anda dapat mengakses Pulseway kapanpun dan di manapun Anda butuh.
Fitur:
- Asset Tracking and Monitoring
- Patch Management
- User Management
- Endpoint Protection
- Reporting Module
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
|
|
Alasan memilih: Asset tracking software ini fokus pada manajemen aset mobile dengan antarmuka pengguna yang intuitif dan modern.
Harga: Mulai dari $85 per bulan.
7. Aplikasi Manajemen Aset GoCodes
GoCodes adalah salah satu asset management software di Indonesia yang fokus pada penggunaan kode QR untuk pengelolaan aset perusahaan. Perusahaan dapat melacak, memantau, dan mengelola aset tersebut langsung dari perangkat seluler.
Aplikasi aset manajemen yang dibangun GoCodes ini cukup kuat meski terlihat sederhana. Ditambah lagi, kehandalannya di dunia mobile memastikan bahwa perusahaan memiliki kendali penuh atas asetnya.
Fitur:
- Automated GPS Tracking
- Document Management
- Low Inventory Alerts
- Lifecycle Management
- Reporting and Analytics
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
|
|
Alasan memilih: Menggunakan stiker QR aman untuk pelacakan aset fisik yang cepat dan terjangkau.
Harga: Paket mulai dari $500 per tahun untuk 200 aset dan 3 pengguna.
8. AssetExplorer
AssetExplorer adalah software management asset yang menyediakan berbagai modul yang mudah disesuaikan dan dapat diintegrasikan dengan berbagai aplikasi asset management lainnya. Fitur-fitur asset management system dari AssetExplorer membantu perusahaan mengelola aset mereka dengan lebih efisien.
Fitur:
- Asset Tracking
- Audit Management
- Maintenance Scheduling
- Depreciation Calculation
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
|
|
Alasan memilih: Menawarkan alat pelaporan dan pelacakan yang sangat baik untuk aset fisik dan virtual.
Harga: Mulai dari $795 per tahun untuk 250 aset.
9. Sistem Catat Aset (Sisca)
Sistem Catat Aset (Sisca) adalah asset management app yang dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan perusahaan di Indonesia. Software manajemen aset Sisca memiliki fitur-fitur yang bisa membantu manajemen aset yang lebih efisien.
Fitur:
- Stock Tracking
- Asset Registration
- Maintenance Alerts
- Reporting Tools
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
|
|
Alasan memilih: Solusi software manajemen aset berbasis web yang membantu bisnis mengorganisir data di berbagai fungsi.
Harga: Harga tidak tersedia secara publik, perlu menghubungi vendor untuk penawaran khusus.
10. Aplikasi Asset Management Asset Panda
Software Asset Management dari Asset Panda adalah software management asset yang menawarkan berbagai modul yang mendukung operasional bisnis dalam berbagai skala. Modul pendukung termasuk aplikasi HR, inventory, dan warehouse.
Fitur:
- Mobile Asset Tracking
- Customizable Workflows
- Maintenance Management
- Asset Check-In/Check-Out
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
|
|
Alasan memilih: Menyediakan pelacakan siklus hidup aset yang lengkap dengan antarmuka yang mudah digunakan.
Harga: Rata-rata sekitar $4,400 per tahun, tergantung pada jumlah aset yang dikelola.
11. Aplikasi Pencatatan Aset Gamatechno
Gamatechno Asset Management adalah solusi yang ditawarkan oleh Gamatechno, yang telah digunakan oleh berbagai perusahaan di Indonesia. Asset management system ini menyediakan tracking lokasi aset yang efisien dan perhitungan depresiasi yang akurat.
Selain itu, sistem manajemen aset ini memiliki kemampuan integrasi yang baik dengan berbagai aplikasi pihak ketiga, memungkinkan visibilitas yang lebih besar terhadap seluruh siklus hidup aset.
Fitur:
- Asset Tracking and Monitoring
- Depreciation Calculation
- Asset Usage Management
- Reporting and Audit
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
|
|
Alasan memilih: Menyediakan solusi software asset management fleksibel dan mudah diimplementasikan untuk berbagai jenis bisnis.
Harga: Harga tidak tersedia secara publik, perlu menghubungi vendor untuk penawaran khusus.
12. AsetKita
AsetKita adalah solusi manajemen aset berbasis web dan mobile yang dirancang untuk memudahkan pelacakan dan pengelolaan aset perusahaan. Meskipun memiliki keterbatasan kustomisasi, AsetKita tetap menjadi pilihan yang efisien untuk bisnis.
Aplikasi manajemen aset ini memungkinkan pelacakan aset secara real-time menggunakan teknologi QR code. Selain itu, system asset management ini menyediakan layanan lengkap mulai dari konsultasi hingga pelatihan pengguna.
Fitur:
- Asset Tracking
- Asset Maintenance Reminders
- QR Code Integration
- Approval Workflow
- Asset Reporting
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
|
|
Alasan memilih: Menawarkan solusi manajemen aset yang terintegrasi dengan fitur pelacakan yang komprehensif.
Harga: Harga tidak tersedia secara publik, perlu menghubungi vendor untuk penawaran khusus.
13. Aplikasi Aset Odoo
Odoo adalah bagian dari aplikasi aset manajemen yang ditawarkan oleh Odoo. Sebagai software open source, Odoo memberikan fleksibilitas tinggi dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan spesifik perusahaan.
Selain itu, software asset management Odoo memiliki komunitas yang aktif dan luas, serta kemampuan integrasi yang kuat dengan berbagai aplikasi pihak ketiga, menjadikannya pilihan yang solid untuk berbagai industri.
Fitur:
- Asset Tracking
- Depreciation Calculation
- Asset Disposal
- Linkage with Purchase Invoices
- Analytical Distribution
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
|
|
Alasan memilih: Menyediakan asset management software open-source yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan bisnis.
Harga: Mulai dari US$ 130,00 per tahun hingga US$ 1.950,00.
14. HxGN Enterprise Asset Management
HxGN EAM adalah solusi manajemen aset tingkat enterprise dari Hexagon yang dirancang untuk membantu organisasi mengelola siklus hidup aset secara menyeluruh, mulai dari perencanaan, pemeliharaan, hingga penghapusan aset.
Aplikasi aset ini digunakan di berbagai industri seperti manufaktur, energi, transportasi, layanan publik, dan sektor pemerintahan.
Fitur:
- Asset Lifecycle Management
- Work Order Management
- Preventive & Predictive Maintenance
- Inventory & Procurement Management
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
|
|
Alasan Memilih: Asset tracking software HxGN EAM dipilih karena kemampuannya yang lengkap, skalabilitas tinggi, serta dukungan analitik dan integrasi IoT yang membantu organisasi meningkatkan keandalan aset dan efisiensi operasional.
Siapa yang Cocok Menggunakan Masing-Masing Sistem?
Tidak semua aplikasi pengelolaan aset cocok untuk semua jenis bisnis. Berikut panduan singkat berdasarkan skala dan kebutuhan:
- Perusahaan Enterprise (>500 karyawan, multi-lokasi)
Kebutuhan: integrasi ERP, multi-currency, compliance audit trail
Opsi yang sesuai: SAP, HashMicro, HxGN EAM - Perusahaan Menengah (50-500 karyawan)
Kebutuhan: balance antara fitur lengkap dan kemudahan implementasi
Opsi yang sesuai: Total, Ivanti, InvGate Assets - UKM dan Startup (<50 karyawan)
Kebutuhan: setup cepat, biaya terjangkau, tanpa tim IT dedicated
Opsi yang sesuai: GoCodes, AsetKita, Odoo - Industri dengan Aset Bergerak (Logistik, Konstruksi)
Kebutuhan: GPS tracking real-time, odometer tracking
Opsi yang sesuai: HashMicro, Pulseway, Asset Panda - Industri dengan Compliance Ketat (Farmasi, Energi)
Kebutuhan: audit trail lengkap, validasi dokumen
Opsi yang sesuai: SAP, HxGN EAM
Studi Kasus: Penerapan di Perusahaan Indonesia
- Kasus 1: Perusahaan Manufaktur Otomotif di Karawang
Tantangan: Mengelola 2.300 unit mesin produksi di 3 pabrik dengan tim maintenance terbatas
Solusi: Implementasi sistem dengan fitur preventive maintenance scheduling
Hasil: Downtime mesin berkurang 34% dalam 6 bulan, biaya perbaikan darurat turun 28% - Kasus 2: Perusahaan Logistik dengan 150 Armada
Tantangan: Tracking kondisi dan lokasi kendaraan yang tersebar di seluruh Jawa
Solusi: Sistem dengan integrasi GPS dan odometer tracking
Hasil: Efisiensi bahan bakar meningkat 12%, jadwal service lebih teratur - Kasus 3: Kontraktor Konstruksi Skala Menengah
Tantangan: Alat berat sering berpindah antar proyek, sulit tracking manual
Solusi: Aplikasi berbasis mobile dengan barcode scanning
Hasil: Proses stock opname yang biasanya 3 hari menjadi 4 jam
Catatan: Data berdasarkan wawancara dengan praktisi industri. Nama perusahaan tidak disebutkan atas permintaan narasumber.
Regulasi Pengelolaan Aset di Indonesia yang Perlu Diketahui
Bagi perusahaan di Indonesia, pengelolaan aset tidak hanya soal efisiensi operasional—ada aspek compliance yang perlu diperhatikan:
- PSAK 16 (Aset Tetap)
Standar akuntansi yang mengatur pengakuan, pengukuran, dan penyajian aset tetap dalam laporan keuangan. Sistem manajemen aset yang baik harus mampu mencatat nilai perolehan, akumulasi penyusutan, dan nilai buku sesuai standar ini. - PSAK 48 (Penurunan Nilai Aset)
Mengatur kapan dan bagaimana perusahaan harus menguji penurunan nilai aset. Fitur asset valuation dalam sistem dapat membantu compliance terhadap standar ini. - Peraturan Menteri Keuangan tentang Pengelolaan BMN
Untuk BUMN dan instansi pemerintah, PMK mengatur tata cara inventarisasi, penilaian, dan pelaporan Barang Milik Negara. Sistem yang dipilih idealnya mendukung format pelaporan sesuai ketentuan. - Aspek Perpajakan
Metode penyusutan aset tetap harus sesuai dengan ketentuan pajak (UU PPh). Sistem yang terintegrasi dengan modul akuntansi dapat mempermudah rekonsiliasi antara penyusutan komersial dan fiskal.
Sebelum memilih vendor, pastikan sistem mampu mengakomodasi kebutuhan compliance sesuai regulasi yang berlaku di industri Anda.
Cara Penerapan Aplikasi Manajemen Aset
Berikut langkah-langkah penerapan sistem asset management yang bisa Anda ikuti untuk memastikan pengelolaan aset berjalan efisien dan efektif:
- Tetapkan tujuan dan prioritas
Jelaskan hasil yang ingin dicapai, seperti efisiensi operasional, mengurangi kerugian, dan pemantauan aset yang lebih akurat. - Inventarisasi aset secara lengkap
Catat semua aset fisik dan digital beserta detail penting seperti kondisi, nilai, umur, dan lokasi untuk membangun database terstruktur. Ingat, bahwa terdapat perbedaan antara inventaris dan aset. - Pilih sistem yang tepat
Evaluasi dan pilih asset tracking software yang sesuai dengan kebutuhan organisasi, mudah digunakan, serta mendukung integrasi dan skala operasional. - Rancang kebijakan dan prosedur
Buat aturan operasional jelas untuk pengelolaan, pemeliharaan, dan penggunaan aset agar semua tim memahami standar yang berlaku. - Implementasi dan migrasi data
Pasang sistem, masukkan data aset, dan pastikan sistem berjalan optimal dengan semua aset tercatat secara akurat. - Latih tim dan tingkatkan kesadaran
Berikan pelatihan kepada staf pengguna dan sosialisasikan pentingnya manajemen aset untuk memastikan pemanfaatan sistem maksimal. - Pantau, analisis, dan laporkan
Lakukan pemantauan rutin, gunakan data untuk menganalisis kinerja aset, dan buat laporan yang mendukung pengambilan keputusan berbasis informasi. - Perbaikan berkelanjutan dan kepatuhan
Lakukan audit berkala, terapkan perbaikan atau peningkatan sistem, dan pastikan praktik manajemen aset sesuai regulasi yang berlaku.
Fitur yang Wajib Dicek Sebelum Memilih Vendor
Dalam memilih asset management system, Anda harus memastikan sistem tersebut memenuhi kebutuhan perusahaanmu. Berikut ini adalah beberapa fitur yang harus dimiliki aplikasi asset management terbaik di Indonesia.
1. Preventive maintenance scheduling
Fitur dalam software manajemen aset ini memungkinkan Anda untuk menjadwalkan pemeliharaan aset sebelum kerusakan terjadi. Dengan rutin melakukan pemeliharaan, tentunya aset akan selalu dalam kondisi prima, mengurangi biaya perbaikan dan memperpanjang umur aset.
2. Asset stock take with barcode
3. Asset GPS tracking
4. Manajemen Asset lifecycle
Dengan fitur ini dalam aplikasi aset, pengelolaan aset mulai dari fase pengadaan, penggunaan, hingga pelepasan aset dapat dimonitor dan diatur.
5. Manajemen akses
Pada system asset management, level akses terhadap penggunaan suatu aset dapat diatur sesuai dengan kebutuhan pengguna sehingga memastikan penggunaan yang lebih efisien dan sesuai kebutuhan
6. Pelaporan dan analisis otomatis
Data dan status aset dapat terlihat secara langsung melalui system asset management. Data-data terkait pemakaian, biaya pemeliharaan, hingga analisis data juga dapat dihasilkan dalam bentuk laporan untuk membantu dalam pembuatan keputusan.
7. Integrasi dengan akuntansi untuk melacak depresiasi
Aset yang anda miliki mengalami depresiasi atau penurunan nilai. Dengan fitur ini yang sudah terintegrasi dengan sistem akuntansi, dapat memudahkan Anda dalam menghitung depresiasi aset.
Integrasi dengan software tata kelola keuangan sangat membantu, terutama untuk keperluan laporan keuangan.
Anda bisa terus membaca untuk mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam tentang sistem manajemen aset, keuntungannya, serta penjelasan fitur yang lebih lengkap.
Panduan Menentukan Sistem Sesuai Skala Bisnis
Ada beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan saat memilih sistem ini:
- Kebutuhan perusahaan: Apakah Anda memerlukan pelacakan aset fisik? manajemen siklus hidup aset? atau pengelolaan pemeliharaan?
- Skalabilitas: Pastikan sistem aplikasi aset dapat berkembang seiring pertumbuhan perusahaan. Sistem manajemen aset yang ideal harus mampu menangani penambahan aset atau ekspansi bisnis tanpa mengurangi performa atau efisiensinya.
- Kemudahan penggunaan: Pilihlah sistem aplikasi aset yang intuitif dan mudah digunakan oleh tim Anda. Asset tracking software yang rumit bisa memperlambat implementasi dan mengurangi produktivitas.
- Integrasi dengan sistem lain: Asset management system anda harus bisa diintegrasikan dengan perangkat lunak lain yang sudah digunakan di perusahaan, seperti ERP, sistem akuntansi, atau CRM.
- Fitur keamanan: Karena sistem ini mengelola aset penting perusahaan, pastikan bahwa softwate yang anda pilih memiliki keamanan data yang kuat.
- Dukungan dan layanan after sales: Cari vendor yang menawarkan dukungan teknis yang bagus dan layanan after sales yang baik. Anda membutuhkan tim dukungan yang siap membantu jika terjadi masalah dalam penggunaan sistem.
Kesimpulan
Memilih sistem pengelolaan aset bergantung pada beberapa faktor: skala operasi, jenis aset yang dikelola, kebutuhan integrasi dengan sistem yang ada, serta budget yang tersedia. Semua software yang tersedia tergantung pada kebutuhan perusahaan anda
Untuk perusahaan enterprise dengan kebutuhan integrasi ERP menyeluruh, vendor seperti SAP atau HashMicro menawarkan ekosistem yang komprehensif. Sementara untuk UKM atau bisnis kecil yang mengutamakan kemudahan instalasi dan biaya yang terjangkau, opsi seperti GoCodes atau AsetKita dapat dipertimbangan.
Sebelum memutuskan, ada baiknya melakukan evaluasi kebutuhan internal terlebih dahulu: berapa jumlah aset yang perlu dikelola? Seberapa kompleks alur pemeliharaan yang dibutuhkan? Dan apakah ada kebutuhan integrasi dengan sistem akuntansi? Atau procurement yang sudah berjalan?
Sebagian besar vendor yang ada pada daftar ini menyediakan sesi konsultasi atau demo produk yang bisa di coba untuk menentukan kebutuhan spesifik perusahaan Anda.
Pertanyaan Seputar Asset Management System
-
Apa itu asset management system?
Asset Management System (AMS) adalah sistem yang membantu perusahaan mengelola aset secara efisien. Aset ini mencakup sumber daya fisik seperti mesin, bangunan, dan stok barang, serta aset non-fisik seperti hak cipta. Dengan AMS, pengelolaan aset menjadi lebih efektif dan optimal.
-
Apa saja yang harus ada di dalam asset management system?
Hal-hal yang perlu ada dalam suatu aplikasi asset management atau software asset management meliputi:
1. Memindai label aset.
2. Pengelolaan penyusutan.
3. Pemberitahuan secara real-time.
4. Penjadwalan pemeliharaan preventif.
5. Pengelolaan lisensi perangkat lunak. -
Siapa yang bertanggung jawab atas asset management?
Manajemen aset sebagian besar diatur oleh dua badan, yaitu Securities and Exchange Commission (SEC) dan Financial Industry Regulatory Authority (FINRA). Meskipun keduanya terpisah, ada kerja sama antara kedua badan ini dan badan lainnya.
-
Apa itu CMMS dalam asset management?
CMMS adalah adalah singkatan dari Computerized Maintenance Management System. Software CMMS membantu tim pemeliharaan mengoptimalkan aktivitas mereka dengan memudahkan mereka melacak perintah kerja, memelihara aset, dan penjadwalan pemeliharaan preventif. Sistem ini merupakan solusi yang esensial bagi semua departemen pemeliharaan perusahaan.
-
Apa itu IT asset management software?
IT Asset Management Software adalah perangkat lunak yang digunakan untuk mengelola dan memantau aset teknologi informasi (TI) dalam suatu organisasi. Aset TI ini bisa mencakup perangkat keras seperti komputer, server, dan perangkat jaringan, serta perangkat lunak yang digunakan oleh perusahaan.
Dengan IT asset management software, organisasi dapat mengoptimalkan penggunaan aset mereka, mengurangi risiko keamanan, dan memastikan kepatuhan terhadap regulasi dan kebijakan internal.


















