“Data POS membantu bisnis melacak penjualan, memahami pola pembelian pelanggan, dan membuat keputusan operasional yang lebih baik.” – Tiziano Nessi
Operasional supermarket menuntut sistem kasir yang mampu memproses pembayaran sekaligus mencatat transaksi secara rapi, termasuk kebutuhan seperti pelacakan stok dan ringkasan penjualan.
Dalam praktik aktivitas ritel supermarket, POS (Point of Sale) biasanya menjadi pusat alur kerja kasir karena menghubungkan pemindaian barcode, metode pembayaran, hingga pembaruan data item yang terjual.
Seiring dengan perkembangan kebutuhan operasional, perangkat kasir supermarket juga mengalami perubahan menjadi sistem kasir digital yang terintegrasi.
Key Takeaways
|
Daftar Isi:
1. Cari Fitur POS Supermarket yang Lengkap dan Memudahkan
POS retail yang sangat lengkap pada dasarnya membantu mencatat transaksi dan mengelola pembayaran, namun kebutuhan supermarket jauh lebih kompleks dibanding sekadar fungsi kasir.
Karena itu, pilihlah sistem POS yang menyediakan fitur operasional lebih luas, mencakup pengelolaan stok, promosi, hingga dashboard penjualan untuk setiap cabang.
Aplikasi POS yang tepat memungkinkan pengaturan harga dinamis, program diskon langsung di titik kasir, dan integrasi dengan perangkat pendukung operasional supermarket.
Beberapa kemampuan lanjutan yang umumnya diperlukan oleh supermarket antara lain:
- Kecepatan & akurasi transaksi: pemrosesan otomatis tanpa input manual yang rawan error.
- Manajemen promo & diskon fleksibel: pengaturan promo per produk, periode, cabang, atau membership dengan aplikasi POS marketing.
- Offline mode: transaksi tetap berjalan ketika internet bermasalah dan tersinkron otomatis saat koneksi pulih.
- Integrasi POS–EDC: pembayaran kartu tanpa memasukkan nominal secara manual di mesin EDC.
- Scale integration (fresh food): harga dihitung otomatis sesuai berat aktual dari timbangan digital, biasanya dimiliki oleh POS supermarket buah.
- Pending & recall transaksi: antrean lebih cepat karena transaksi bisa ditahan dan dilanjutkan kembali.
- POS return & return voucher: pengembalian barang dan penerbitan voucher otomatis.
- Price checker kiosk: pelanggan dapat mengecek harga mandiri.
- Shift management: pergantian shift kasir dengan catatan saldo dan laporan otomatis.
- Real-time sales dashboard: pemantauan outlet, produk terlaris, dan pendapatan per hari dari satu layar.
2. Pastikan Aplikasi Transksi Memiliki Fitur Membership
Loyalitas pelanggan merupakan faktor penting dalam menjaga profitabilitas supermarket, sehingga fitur membership menjadi elemen yang perlu dipertimbangkan saat memilih software kasir.
Dengan fitur ini, bisnis dapat memberikan benefit khusus seperti promo eksklusif, voucher, dan reward yang mendorong pelanggan kembali berbelanja.
Melalui fitur tersebut, Anda dapat merancang program loyalitas yang lebih terukur seperti pengumpulan poin, penukaran hadiah, hingga personalisasi penawaran berdasarkan riwayat belanja pelanggan.
3. Pilihan Metode Pembayaran Supermarket
Seiring berkembangnya teknologi, metode pembayaran di supermarket tidak lagi terbatas pada uang tunai. Pelanggan kini mengharapkan proses pembayaran yang cepat, fleksibel, dan sesuai preferensi mereka.
Karena itu, penting bagi supermarket memilih software POS yang mendukung berbagai metode pembayaran dalam satu sistem terintegrasi.
Di Indonesia, pembayaran non-tunai di supermarket berada dalam pengawasan Bank Indonesia melalui regulasi Sistem Pembayaran agar transaksi ritel lebih aman, efisien, dan terstandarisasi, termasuk saat POS menerima banyak metode pembayaran dalam satu sistem.
Berikut metode pembayaran yang saat ini paling sering digunakan pelanggan:
- Kartu debit dan kredit. Transaksi melalui EDC bank tanpa input nominal manual, lebih cepat dan akurat.
- Dompet digital (e-wallet). Contoh: GoPay, OVO, DANA, ShopeePay, LinkAja, jadi lebih mudah untuk transaksi tanpa kartu.
- QRIS. Mendukung semua dompet digital dalam satu kode QR, mempercepat antrean kasir.
- Virtual account dan transfer bank. Berguna untuk pemesanan online, layanan pesanan terjadwal, atau belanja grosir.
- Pembayaran contactless / NFC. Seperti tap-to-pay pada kartu/contactless device untuk transaksi tanpa sentuh.
Dengan banyaknya metode pembayaran yang digunakan oleh masyarakat tersebut, maka supermarket Anda harus memiliki program POS otomatis yang mendukung.
4. Software Pengelolaan Transaksi yang Multi-User
Supermarket biasanya memiliki banyak kasir, staf gudang, dan supervisor. Karena itu, Anda memerlukan POS supermarket yang bisa digunakan oleh banyak pengguna (multi-user) pada setiap outlet.
Dengan fitur ini, setiap cabang dapat memakai akun masing-masing, sedangkan pemilik atau manajer tetap bisa memantau seluruh operasional dari satu sistem.
Keuntungan POS multi-user:
- Akses sesuai peran (role-based): data sensitif lebih aman.
- Pantauan per outlet atau seluruh cabang: laporan lebih mudah dibaca.
- Audit trail: aktivitas pengguna tercatat dengan jelas.
- Kolaborasi lebih cepat: semua tim bekerja dalam sistem yang sama.
5. Pahami Fitur Sistem Penjualan Supermarket yang Ditawarkan
Setiap sistem POS memiliki fitur yang berbeda. Beberapa istilah mungkin baru bagi pemilik supermarket, jadi penting untuk memahami fitur dan tips sebelum memilih vendor software POS.
Fitur yang sering muncul pada POS supermarket:
- Barcode & SKU: mengelola banyak produk dengan kode unik.
- Forecasting stok: membantu mencegah kekurangan atau kelebihan barang.
- Promo & harga otomatis: mengatur diskon, voucher, dan harga per cabang.
- Integrasi omnichannel: sinkron dengan e-commerce atau aplikasi belanja.
- Loyalty & membership: memberi poin, reward, atau voucher pelanggan.
Untuk memastikan fitur yang Anda perlukan tersedia, Anda bisa:
- Mengajukan pertanyaan langsung ke vendor.
- Meminta sesi konsultasi singkat.
- Mencoba demo gratis untuk melihat cara kerja sistem.
6. Pilih Sistem Kasir Berbasis Cloud
POS berbasis cloud memungkinkan data tersimpan dan diperbarui secara real time di server pusat. Sistem ini membantu pemilik supermarket memantau penjualan dan stok dari mana saja, tanpa harus berada di lokasi toko.
Keuntungan POS berbasis cloud:
- Akses jarak jauh: laporan dan data transaksi dapat dilihat kapan pun.
- Sinkronisasi multi-cabang: seluruh outlet menggunakan data yang sama.
- Risiko kehilangan data lebih rendah: data tersimpan di server aman, bukan hanya di perangkat.
- Update sistem otomatis: fitur baru dapat ditambahkan tanpa instalasi manual.
7. Adanya Customer Service
Dukungan customer service menjadi faktor penting dalam memilih POS supermarket. Ketika terjadi error pada sistem kasir, penanganan yang lambat dapat menghentikan transaksi dan berpotensi menimbulkan kerugian.
Saat menilai vendor, pastikan tersedia dukungan seperti:
- Live chat atau nomor hotline
- Bantuan teknis di jam operasional toko
- Dokumentasi atau knowledge base
8. Terintegrasi dengan Software Akuntansi
Integrasi antara POS dan software akuntansi membantu mempercepat proses pembukuan. Setiap transaksi yang dicatat kasir dapat langsung diposting ke jurnal akuntansi tanpa input ulang.
9. Dapat Sinkronisasi Stok Penjualan
Perusahaan harus memastikan sistem kasir digital POS yang dipilih tersinkronisasi dengan stok penjualan. Sinkronisasi stok penjualan tersebut berguna untuk memantau stok barang yang telah terjual sehingga otomatis berkurang.
10. Sesuaikan Budget
Sebelum memutuskan untuk menggunakan suatu aplikasi supermarket, pastikan Anda mengetahui budget yang harus Anda keluarkan dan fitur-fitur yang akan Anda dapatkan.
Perbedaan Software POS Cloud dan Konvensional
Pengelolaan transaksi yang sebelumnya menggunakan cara konvensional, kini berkembang seiring dengan munculnya software POS yang berbasis cloud. Berikut merupakan perbedaan mendasar pada kedua hal tersebut:
Manfaat Teknologi POS Modern untuk Bisnis Supermarket
Proses transaksi di kasir telah memasuki era perkembangan dengan kehadiran teknologi point of sale. Pencatatan otomatis mengurangi ketergantungan pada proses manual yang rawan kesalahan dan mempercepat proses di meja kasir.
Bisnis dapat mengeloa stok dan data penjualan dengan lebih terstruktur karena setiap barang yang terjual langsung tercatat dalam sistem. Oleh sebab itu, bisnis memiliki visibilitas yang lebih baik terhadap pergerakan produk.
Ketika suatu bisnis supermarket ingin mengambil keputusan, maka perusahaan dapat menggunakan data real-time yang tercatat dalam sistem untuk mengambil keputusan yang lebih strategis.
Salah satu penerapannya terlihat pada All Fresh yang menggunakan aplikasi kasir dengan pencatatan laporan penjualan harian secara otomatis. Dengan pencatatan yang lebih terstruktur, tim operasional bisa lebih cepat memantau penjualan dan menyesuaikan kebutuhan stok berdasarkan data harian.
Kesimpulan
Penggunaan sistem POS kasir pada bisnis supermarket merupakan salah satu cara untuk mempermudah pengelolaan transaksi dan proses bisnis Anda. Namun sebelum memutuskan untuk menggunakannya, memilih aplikasi POS supermarket yang tepat juga menjadi hal yang tidak kalah penting.
Terdapat berbagai pertimbangan dan tips yang harus perusahaan pahami. Bisnis perlu mempertimbangkan kemampuan integrasi aplikasi supermarket dengan software akuntansi, pembelian, hingga inventaris.
Solusi POS terintegrasi ini memberikan banyak manfaat bagi kelancara operasional supermarket, seperti pencatatan transaksi real-time. Anda dapat mencoba dan merasakan manfaatnya secara langsung dengan konsultasi gratis sekarang.
Pertanyaan Seputar Supermarket
-
Apa yang dimaksud dengan POS?
POS atau Point of Sales merupakan aplikasi sistem kasir yang biasanya terdapat pada perusahaan retail atau restoran untuk mempermudah dalam mencatat transaksi penjualan.
-
Berapa biaya yang diperlukan untuk membuat POS Software?
Biaya yang diperlukan tergantung dengan kebutuhan perusahaan, untuk lebih lengkapnya, Anda dapat menghubungi customer service penyedia software.
-
Apa pengertian dari supermarket?
Supermarket adalah toko besar yang menjual berbagai kebutuhan sehari-hari. Produk yang dijual meliputi makanan, minuman, dan barang rumah tangga. Pelanggan bisa memilih barang sendiri dan membayar di kasir.








