Setiap hari gudang terlihat sibuk namun masalah yang sama sering berulang seperti pesanan terlambat dan stok tidak sesuai. Ini disebabkan bukan karena jumlah barang atau tenaga kerja yang kurang melainkan proses pengambilan barang yang belum terstruktur dengan baik.
Di sinilah list picking berperan sebagai alat pengambilan keputusan operasional bukan hanya sebagai dokumen kerja biasa. Dengan alur picking yang jelas, manajer gudang bisa menentukan pesanan mana yang diprioritaskan sejak awal proses.
Untuk bisnis yang ingin menjaga kecepatan distribusi sekaligus akurasi stok, list picking adalah salah satu pondasi penting agar operasional gudang lebih rapi dan konsisten.
Key Takeaways
|
Daftar Isi:
Apa itu Picking List?
Picking list adalah dokumen penting dalam manajemen gudang yang mencatat rincian barang yang harus diambil untuk memenuhi pesanan pelanggan. Dokumen ini memuat informasi detail seperti nama barang, jumlah, dan lokasi penyimpanan spesifik sehingga proses pengambilan lebih akurat.
Sistem ini memberikan panduan kepada staf gudang untuk mengambil barang secara terstruktur. Informasi dalam pick list disusun berdasarkan pesanan yang masuk, memastikan proses pengambilan barang berjalan cepat dan terorganisir.
Fungsi Picking List
Picking list berperan penting dalam operasional gudang untuk mendukung pengambilan barang yang terstruktur. Di bawah ini adalah beberapa fungsinya dalam memastikan kelancaran manajemen inventaris dan proses pengiriman pesanan.
1. Panduan pengambilan barang
Pick list berfungsi sebagai panduan yang berisi informasi detail seperti nama barang, jumlah, dan lokasi penyimpanan. Dengan instruksi yang jelas, staf gudang dapat mengambil barang dengan lebih cepat dan tepat sesuai kebutuhan pesanan yang masuk.
2. Memastikan ketepatan pesanan
Dokumen ini memastikan staf mengirimkan barang sesuai dengan pesanan pelanggan. Sehingga mencegah melakukan kesalahan jumlah atau jenis barang.
3. Meminimalkan waktu tunggu
Pick list memastikan barang diambil lebih cepat sesuai kebutuhan pesanan. Proses order picking yang lancar mengurangi waktu tunggu untuk pengemasan dan pengiriman, sehingga meningkatkan produktivitas operasional gudang.
4. Memudahkan pelacakan stok
Pick list membantu memastikan stok berkurang sesuai dengan barang yang diambil. Gudang mencatat setiap item secara real-time untuk memantau ketersediaan stok dan mencegah kekurangan atau kelebihan barang.
5. Mempercepat proses audit gudang
Dokumen ini dapat digunakan sebagai referensi saat melakukan audit stok di gudang. Informasi detail mengenai barang yang diambil dan lokasinya mempermudah pengecekan inventaris, sehingga proses audit menjadi lebih efisien dan akurat.
Jenis-jenis Picking List dan Contohnya
Terdapat beberapa jenis daftar pengambilan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan teknologi di gudang. Berikut adalah tiga jenis yang umum digunakan dalam proses pengambilan barang untuk meningkatkan efisiensi operasional.
1. Paper picking list
Paper picking list adalah jenis tradisional yang dicetak di atas kertas. Staf gudang membawa dokumen ini sebagai panduan untuk mengambil barang dari lokasi penyimpanan, namun metode ini rentan terhadap kesalahan manual dan memakan waktu.
2. Voice picking list
Metode ini memandu staf gudang menggunakan perintah suara untuk mengambil barang. Sistem ini membuat staf bekerja dengan tangan bebas, mempercepat proses pengambilan, dan mengurangi risiko kesalahan dalam membaca instruksi.
3. Digital picking list
Jenis ini menampilkan informasi pengambilan barang melalui perangkat elektronik seperti tablet atau scanner. Metode ini memastikan akurasi tinggi dengan menampilkan data terbaru yang terhubung langsung ke manajemen sistem stok barang.
Selain itu, dengan sistem inventory yang saling terintegrasi mendukung metode ini menjadi dalam satu sistem. Integrasi sistem gudang memastikan informasi stok selalu akurat dan mempercepat proses pengambilan melalui akses data yang real-time.
| No. | Jenis-jenis Picking List dan Contohnya | Deskripsi |
| 1. | Paper picking list | Daftar pengambilan barang berbasis kertas, contohnya dokumen cetak untuk staf gudang. |
| 2. | Voice picking list | Panduan pengambilan barang dengan perintah suara, contohnya headset voice picking. |
| 3. | Digital picking list | Informasi pengambilan barang di perangkat elektronik, contohnya tablet atau scanner yang terhubung ke manajemen inventory perusahaan. |
Cara Membuat Picking List
Membuat dokumen ini memerlukan langkah-langkah terstruktur untuk memastikan akurasi dan efisiensi dalam pengambilan barang. Berikut adalah cara membuat daftar pengambilan yang dapat Anda ikuti agar sesuai dengan kebutuhan operasional gudang.
- Identifikasi pesanan: Kumpulkan data pesanan yang mencakup nama barang, jumlah, dan detail lainnya. Data ini membentuk dasar dokumen yang akurat sehingga staf gudang dapat mengambil barang sesuai permintaan pelanggan.
- Tentukan lokasi penyimpanan: Tambahkan informasi lokasi penyimpanan, seperti nomor rak, lorong, atau zona barang. Detail ini memungkinkan staf gudang menemukan barang lebih cepat, terutama di gudang besar dengan banyak area penyimpanan.
- Susun urutan pengambilan: Susun urutan pengambilan barang berdasarkan lokasi penyimpanan agar lebih efisien. Penyusunan yang optimal memungkinkan staf bergerak lebih cepat dan menempuh jarak lebih pendek saat picking.
- Gunakan format yang jelas: Gunakan format sederhana yang mudah dipahami dengan mencantumkan nama barang, jumlah, dan lokasi penyimpanan. Pilih format cetak, perangkat digital, atau sistem otomatis sesuai kebutuhan gudang.
- Verifikasi dan distribusi: Pastikan semua data dalam dokumen akurat sebelum Anda mendistribusikannya. Langkah ini membantu staf gudang bekerja lebih lancar, mengurangi kesalahan, dan mempercepat proses pengambilan barang.
Kesimpulan
Daftar pengambilan berperan penting untuk membuat proses pengambilan barang di gudang menjadi lebih efisien. Dengan panduan yang jelas, tim gudang dapat menekan risiko salah ambil dan menjaga ketepatan pemenuhan pesanan.
Saat proses ini ditopang oleh sistem inventaris terintegrasi koordinasi menjadi lebih mudah karena lokasi barang dan prioritas picking bisa dipantau dalam satu alur kerja. Sejumlah perusahaan seperti Banban juga menggunakan HashMicro untuk membantu pengelolaan inventaris dan menjaga akurasi operasional.
Pada akhirnya, yang paling menentukan adalah konsistensi proses dan kualitas data stok. Jika Anda ingin memastikan sistem yang digunakan sudah selaras dengan alur kerja gudang Anda, pertimbangkan uji coba penggunaan sesuai kebutuhan operasional dengan vendor terpecaya.
Pertanyaan Seputar Picking List
-
Apa perbedaan antara picking list dan packing list?
Picking list digunakan untuk mengambil barang dari gudang, sedangkan packing list merinci barang yang telah dikemas dan siap dikirim ke pelanggan.
-
Bagaimana picking list membantu dalam proses pengiriman?
Picking list membantu memastikan bahwa barang yang benar diambil dan dikemas, mengurangi risiko kesalahan pengiriman dan meningkatkan kepuasan pelanggan.
-
Apakah picking list sama dengan invoice?
Tidak, picking list adalah daftar barang yang akan dipilih dan dikirim, sedangkan invoice adalah dokumen yang mencatat transaksi penjualan dan jumlah pembayaran yang harus dilakukan pelanggan.









