Keuntungan Software ERP Retail untuk Model Bisnis B2C

Dias Marendra
b2c retail management

Buat perusahaan selevel enterprise dengan modal yang besar, mungkin tak masalah menggelontorkan puluhan hingga ratusan juta rupiah untuk membeli sebuah sistem ERP. Namun usaha kecil dan menengah (UKM) dan startup yang mengadopsi model bisnis B2C mungkin akan enggan mengeluarkan uang sebanyak itu. Mereka lebih memilih melakukan semua pekerjaan secara manual karena memang pekerjaan administrasi belumlah terlalu banyak.

Namun seiring waktu berjalan, dengan makin banyaknya jumlah pelanggan, meningkatnya jumlah inventaris barang, dan makin banyaknya pegawai di berbagai cabang, membuat pekerjaan administrasi yang tadinya bisa dilakukan secara manual menjadi sulit karena banyaknya data yang harus diolah. Akibatnya, kesalahan administrasi yang merugikan perusahaan pun terjadi.

Jangan sampai hal ini menimpa perusahaan Anda nantinya. Persiapkan mulai dari sekarang agar bisnis Anda bisa berjalan lebih lancar tanpa kendala. Berikut ini beberapa keuntungan yang bisa diperoleh dari menggunakan software manajemen retail di model bisnis B2C.

Proses transaksi berjalan lebih cepat

Yang namanya software manajemen retail sudah pasti tak bisa lepas dari sistem Point of Sales (POS). Sistem POS ini memudahkan Anda untuk mengakses segala macam informasi yang dibutuhkan dari layar POS. Seperti misalnya manajemen kas, laporan sales margin, dan ketersediaan barang di toko/gudang.

Dengan integrasi berbagai payment gateway memudahkan pelanggan Anda untuk melakukan pembayaran secara non-tunai, baik lewat gesek kartu debit/kredit, atau sistem pembayaran lainnya yang lebih canggih. Pengecekan diskon yang berlaku untuk setiap barang pun bisa dilakukan secara otomatis dan cepat.

B2C retail management

Kemudahan penggunaan

Tak bisa dipungkiri, rata-rata pegawai yang bekerja di industri retail, terutama dengan model bisnis B2C, berpendidikan rendah. Umumnya pegawai yang langsung berhubungan dengan pelanggan, yakni kasir dan bagian promosi, adalah lulusan SMA atau sederajat. Dengan kondisi seperti ini, adalah hal yang wajar jika Anda menginginkan software manajemen retail yang memudahkan mereka melakukan pekerjaannya, bukan sebaliknya.

Inilah mengapa pengembang software manajemen retail berlomba-lomba untuk membuat sistemnya user friendly, alias mudah digunakan. Harapannya, semua orang bisa menggunakannya, mulai dari lulusan sarjana hingga SMA, sampai dengan orangtua atau pun yang masih muda.

Meminimalisir kesalahan input data

Seperti yang sudah kami singgung sebelumnya, salah satu kerugian dari administrasi secara manual adalah tingginya kemungkinan terjadi salah input data. Mungkin terselip seratus dua ratus rupiah setiap harinya adalah hal yang dirasa wajar, namun apa jadinya kalau terselip satu buah “nol” karena sang karyawan sedang suntuk atau mengantuk? Pasti berabe bukan?

Software retail management akan membantu karyawan Anda merekam data pelanggan dan transaksi secara otomatis, sehingga mengurangi beban kerja karyawan Anda dan menekan kemungkinan terjadinya kesalahan input data seminimal mungkin.

Manajemen inventaris yang praktis

Dibanding jenis industri lainnya, mungkin industri retail B2C lah yang memiliki jumlah inventaris terbanyak. Bisa dibayangkan seperti apa runyamnya menjalankan stock opname untuk ribuan barang dagangan di satu cabang jika dilakukan secara manual? Itu baru satu cabang. Bayangkan jika Anda punya puluhan cabang tersebar di berbagai daerah di Indonesia?

Maka dari itu, untuk memudahkan manajemen inventaris, diperlukan software manajemen retail yang sudah terintegrasi dengan software manajemen inventori. Sistem inventori menyediakan data ketersediaan barang dengan akurat sekaligus memberikan informasi seputar reorder point untuk memuluskan operasional bisnis retail Anda.

Artikel terkait: Reorder Point – Pengertian dan Cara Menghitungnya

Kelola multi-cabang lebih mudah

Seiring dengan makin majunya bisnis B2C Anda, mengembangkan bisnis dengan membuka cabang di daerah lainnya sudah pasti tak terelakkan. Di tahap ini, sudah tak mungkin lagi Anda melakukan semua tugas administrasi secara manual. Anda butuh sebuah sistem yang kuat, yang memungkinkan Anda untuk mengontrol semua cabang dari satu tempat, atau bahkan dari ponsel Anda.

Kelebihan dari software manajemen retail adalah kemampuannya untuk berkembang bersama dengan bisnis Anda. Mengelola banyak cabang jadi lebih mudah dengan bantuan penyimpanan data yang terpusat. Dengan demikian Anda tak perlu lagi mengunjungi cabang di daerah untuk mengetahui jumlah penjualan, ketersediaan barang di cabang tersebut, dan sebagainya.

Kesimpulan

Mencari software manajemen retail yang tepat memanglah sulit di antara banyaknya pilihan yang ada. Namun jika bisnis yang Anda geluti masih berada di tahap UKM atau startup, maka memilih software yang bisa dikustomisasi sesuai kebutuhan Anda adalah langkah yang paling tepat. Konsultasikan kebutuhan software Anda dengan mengisi form di bawah ini dengan konsultan bisnis profesional kami, gratis!

Dapatkan

Konsultasi Software ERP

GRATIS via WhatsApp

related articles