Meraup Keuntungan “Back to School” dengan Teknologi

Syifa Fadiyah
back to school

Tahun ajaran baru 2019/2020 akan segera dimulai. Biasanya, para orang tua dan siswa akan sibuk mencari berbagai perlengkapan sekolah baru. Pada momentum inilah toko ritel harus bisa memaksimalkan penjualan dengan mengusung konsep belanja back to school. 

Bagi ritel, musim back to school ini merupakan peluang keuntungan terbesar setelah musim lebaran dan musim natal dan tahun baru. Dengan menggunakan solusi analisis data, Anda bisa meraup laba besar di musim-musim tersebut.

Ketika konsep back to school dimulai, analisis data akan membantu toko ritel untuk menggaet pelanggan yang sudah ada dan menarik pelanggan baru yang juga dapat mendongkrak penjualan saat natal dan tahun baru.

Selain itu, bisnis ritel akan membutuhkan data para pelanggan untuk menentukan siapa saja target penjualan Anda, apa produk yang harus distok, dan bagaimana mengatur karyawan secara efektif.

Pemasaran efektif dimulai dari pertengahan Juni

Penjualan back to school ini bisa dibilang cukup lama, dimulai dari pertengahan Juni, beberapa hari setelah pembagian hasil pembelajaran, dan berakhir beberapa hari minggu setelah hari masuk sekolah, sekitar pertengahan Juli. Toko ritel bisa memfokuskan promosinya pada jangka waktu ini.

Sebagian orang akan memilih department store untuk berbelanja kebutuhan sekolah, sementara sebagiannya lagi berbelanja di toko ritel online, toko diskonan, dan toko ritel yang khusus menjual baju atau perlangkapan sekolah.

Pelanggan lebih sering menggunakan gadget mereka untuk mengakses website toko, melihat-lihat harga, dan mengumpulkan kupon diskon daripada berbelanja. Hal ini menandakan bahwa para pelanggan mencari inovasi baru di teknologi ritel.

Gunakan algoritma, sosial media, dan visualisasi untuk mempersiapkan penjualan

Beberapa toko menggunakan algoritma untuk menganalisis informasi pelanggan dan membuat strategi baru untuk menargetkan mereka.

Selain itu, analisis data dapat digunakan untuk mengidentifikasi tantangan atau kekhawatiran pelanggan saat berbelanja. Dengan demikian, toko ritel dapat menciptakan program yang dapat mengurangi ketegangan tersebut.

Jika toko ritel menggunakan sistem POS yang dapat merekam riwayat pembelian dari berbagai metode pembayaran, menciptakan  pengalaman belanja yang personal akan semakin mudah.

Data yang real-time terkait tren pembelanjaan back to school, akan menyesuaikan strategi penjualan dan memenangkan pelanggan bahkan di akhir-akhir musim ini.

Teknologi digital membantu toko ritel memenuhi kebutuhan pelanggan

Berbagi data penjualan dengan vendor akan membantu toko ritel dalam memperbarui inventaris. Dengan adanya informasi tersebut, vendor dapat mengingatkan toko ritel mengenai barang-barang apa saja yang tersedia di gudang.

Toko ritel pun dapat menggunakannya untuk memverifikasi pesanan berdasarkan riwayat pembelian dan memastikan mereka memiliki apa yang pelanggan butuhkan.

Kesimpulan

Back to school, layaknya musim lain di mana orang akan banyak berbelanja, bisa menjadi ladang laba bagi toko ritel. Analisis data akan sangat membantu mencapai hal tersebut.

Anda akan sangat terbantu oleh laporan data yang akurat dan lengkap yang diperoleh melalui integrasi sistem dari berbagai departemen toko ritel. Teknologi digital memang sangat membantu pekerjaan yang biasanya hanya berlandaskan perkiraan tanpa data.

 

Dapatkan

Konsultasi Software ERP

GRATIS via WhatsApp

related articles