Berdasarkan temuan berita Antara per Maret 2023, aplikasi Majoo memproses transaksi senilai Rp 2 triliun per bulan di Indonesia. Majoo telah berhasil membangun posisi yang cukup kuat di segmen POS untuk UMKM, terutama di F&B dan retail.
Tapi apakah aplikasi Majoo benar-benar cocok untuk bisnis Anda? Apakah ada fitur yang mungkin Anda perlukan tetapi tidak tersedia di aplikasi ini? Apakah harganya sudah sesuai dengan anggaran Anda? Singkatnya, apa saja yang perlu Anda ketahui sebelum berlangganan?
Ulasan ini akan langsung membahas Majoo dari fitur yang tersedia, struktur harga lengkap, biaya-biaya tambahan yang sering terlewat, kelebihan nyata, hingga keterbatasan yang perlu Anda pertimbangkan dengan alternatif lain.
Key Takeaways
|
Daftar Isi:
Apa Itu Aplikasi Majoo?

Data Majoo menunjukkan bahwa lebih dari 45.000 wirausahawan di 600+ kota di seluruh Indonesia menggunakan aplikasi ini untuk mengelola kasir dan operasional bisnis mereka. Majoo bukan sekadar menyediakan aplikasi kasir, melainkan sebuah platform terintegrasi yang mencakup modul inventori, akuntansi, manajemen karyawan, hingga program loyalitas pelanggan.
Platform ini tersedia di Android (minimal Android 7), iOS (minimal iOS 13), Windows 10, web, dan macOS. Dengan fleksibilitas ini, pengguna bisa menjalankan platform di mana saja melalui tablet, laptop, maupun komputer yang sudah tersedia di toko. Hal tersebut membuatnya cocok untuk bisnis F&B, retail, dan UMKM.
Sebagai catatan, Majoo menghadirkan produk terpisah bernama Majoo Lite (majoolite.id) yang menyasar segmen usaha kecil sebagai versi ringkas dari ekosistem utamanya. Meskipun berasal dari perusahaan yang sama, keduanya memiliki cakupan fitur dan harga yang berbeda.
Fitur-Fitur Utama Aplikasi Majoo
Majoo memiliki 8 modul inti termasuk Kasir Online, Akuntansi, CRM, Aplikasi Owner, Manajemen Karyawan, Inventori, Analisa Bisnis, dan Order Online. Tetapi tidak semua modul tersedia di semua paket berlangganan. Berikut temuan-temuan fitur yang penting bagi banyak bisnis saat saya menguji setiap bagiannya:
Kasir Online (POS)
Ini adalah fitur utama Majoo dan, menurut penilaian saya, yang paling matang. Pertama, kasir baru bisa langsung menggunakannya tanpa pelatihan yang panjang karena antarmuka kasirnya bersih dan intuitif. Kedua, di paket Advance dan ke atas tersedia fitur pengaturan meja (untuk restoran). Ini sangat membantu untuk membuat pelayanan pelanggan restoran yang efektif.
Selain itu, fitur multisatuan produk memungkinkan bisnis menjual satu item dalam beberapa satuan sekaligus (seperti beras per kilo, per 5 kg, atau per karung) tanpa harus membuat entri produk terpisah. Fitur QRIS dinamisnya pun mempermudah transaksi nontunai dan kartu debit/kredit dengan mengotomatiskan pengisian nominal ke kode QR, sehingga pelanggan cukup memindai tanpa takut salah memasukkan angka.
Manajemen Inventori
Selanjutnya, Majoo mencakup tracking stok real-time yang memperbarui persediaan secara otomatis setiap transaksi, COGS average yang menjaga laporan laba-rugi tetap akurat, dan produksi stok yang mengurangkan bahan baku secara otomatis setiap kali produk jadi terjual untuk bisnis F&B atau produksi.
Seperti fitur POS yang lain, transfer stok antar-outlet tersedia mulai paket advance. Untuk kebutuhan yang lebih kompleks seperti serial number, batch number, atau permintaan barang formal baru bisa diakses di paket Prime.
Laporan dan Analisa Bisnis (Aplikasi Owner)
Aplikasi Majoo mempunyai manfaat unik dalam aplikasi owner-nya, yaitu 30+ jenis laporan yang tersedia. Ini termasuk laporan penjualan, kerja, keuangan, dan analisis bisnis. Laporan real-time data yang bisa diakses lewat smartphone kapan pun dan di mana pun akan membantu Anda sebagai pemilik perusahaan.
Aplikasi owner di smartphone memudahkan Anda mengelola bisnis dengan mengakses laporan komprehensif real-time kapan saja. Sistem ini menyediakan informasi mulai dari penjualan per produk dan per outlet, mutasi dan sisa stok, laba rugi harian, hingga performa kasir serta jam kerja karyawan.
Majoo memperbarui data di setiap laporan secara otomatis setiap kali ada transaksi. Artinya, angka yang Anda lihat pukul 09.00 pagi sudah mencerminkan penjualan terkini, bukan data kemarin. Fitur ini sangat membantu dalam analisis bisnis karena Anda bisa mengambil keputusan berdasarkan data nyata, bukan perkiraan.
Manajemen Karyawan dan Akuntansi
Absensi foto, otorisasi transaksi, dan laporan akuntansi lengkap (jurnal, buku besar, laporan rugi laba) sudah tersedia di paket Advance. Fitur payroll, manajemen shift, dan ePayslip baru ada di paket Prime ke atas.
Dengan akuntansi integrasi, jurnal, buku besar, hingga laporan rugi laba tersinkron otomatis dari setiap transaksi kasir. Di sisi pelanggan, Majoo juga menyediakan fitur manajemen pelanggan yang mencatat riwayat pembelian dan memungkinkan pengaturan program poin reward.
Berapa Harga Aplikasi Majoo?
Berdasarkan halaman resmi majoo.id/harga per Mei 2026, Majoo menawarkan tiga paket berlangganan utama. Semua harga belum termasuk PPN:
| Paket | Harga/Outlet/Bulan | Fitur Kunci |
|---|---|---|
| Starter | Rp 249.000 | Kasir, inventori, CRM dasar, toko online, single outlet |
| Advance | Rp 499.000 | Semua Starter + multi-outlet, akuntansi lengkap, analisis bisnis, EDC |
| Prime | Rp 999.000 | Semua Advance + payroll, KDS, omnichannel marketplace, reservasi |
| Prime+ | Konsultasi harga | Semua Prime + warehouse management, workflow, kustomisasi lanjutan |
Tersedia juga bundling paket + perangkat keras:
- Deal Starter (Tablet + Printer, subscription 24 bulan): Rp 5.369.000
- Deal Advance (Tablet + Printer, subscription 12 bulan): Rp 5.769.000
- Deal Prime (iMin Swan 1 + Printer, subscription 12 bulan): Rp 18.499.000
Disclosure: Harga dapat berubah sewaktu-waktu, cek halaman resmi Majoo untuk info terkini.
Apakah Ada Biaya Tambahan?
Ini yang paling penting untuk diperhatikan sebelum berlangganan. Majoo menawarkan sejumlah fitur add-on yang masing-masing dikenakan Rp 499.000 per outlet per bulan:
Semua harga belum termasuk PPN. Integrasi Marketplace sudah termasuk dalam paket Prime dan Prime+
Jika bisnis Anda membutuhkan integrasi GoFood + GrabFood + notifikasi WhatsApp sekaligus, biaya add-on sudah mencapai Rp 1.497.000 ekstra per bulan ini di luar harga langganan utama. Kalkulasikan kebutuhan add-on Anda sejak awal.
Untuk paket Bundling Jasa Akuntansi, halaman resmi Majoo mencantumkan catatan bahwa harga belum termasuk biaya instalasi. Nominalnya tidak disebutkan secara publik dan perlu dikonfirmasi langsung.
Majoo menyediakan free trial 14 hari gratis. Anda bisa langsung mencoba semua fitur sebelum berkomitmen pada paket berbayar.
Majoo Cocok untuk Bisnis Apa Saja?
Dari data segmentasi yang dipublikasikan Majoo sendiri, platform ini dirancang untuk cukup banyak jenis usaha. Berdasarkan pengamatan saya terhadap fitur dan ekosistemnya, Majoo paling optimal untuk:
- F&B (Food & Beverage) — Kafe, restoran fast casual, cloud kitchen, bakery, warteg, food court tenant adalah bisnis-bisnis yang sangat bermanfaat dengan POS Majoo. Fitur pengaturan meja, KDS, dan integrasi GoFood/GrabFood tersedia di paket Prime. Fitur tersebut mengotomatiskan pencatatan pesanan dan memberikan gambaran yang jelas untuk penyusunan tabel.
- Retail — Minimarket, toko kelontong, toko fashion, pet shop, grocir, toko bahan bangunan, hingga apotek kecil. Manajemen stok dan multi-outlet memadai untuk 2–5 gerai. Pemilik bisa pantau stok dan penjualan semua gerai dari satu dashboard tanpa harus hadir langsung.
- Jasa & Kecantikan — Salon, barbershop, spa, bengkel, klinik kecantikan. Modul reservasi dan produk jasa tersedia di paket Prime. Cocok untuk salon yang masih mencatat booking via WhatsApp dan ingin mulai digital tanpa sistem rumit.
- Hospitality Ringan — Hotel kecil, penginapan, vila. Ada fitur reservasi dasar yang bisa dimanfaatkan. Fitur reservasi dasar cukup untuk vila atau penginapan yang belum butuh PMS penuh.
Singkatnya, Majoo paling pas untuk UMKM yang sedang dalam fase digitalisasi awal hingga menengah atau, dengan kata lain, bisnis yang sudah melampaui catatan manual, tapi belum membutuhkan sistem ERP enterprise.
Aplikasi Majoo kurang ideal untuk bisnis yang sudah berkembang dan membutuhkan fitur lebih lengkap, seperti akuntansi terintegrasi. Untungnya, ada beberapa pilihan lain yang layak dipertimbangkan, seperti HashMicro. Anda bisa lihat skema harga HashMicro dengan klik banner di bawah.
Kelebihan Aplikasi Majoo
Setelah menelusuri platform ini secara langsung, ada beberapa hal yang benar-benar menonjol:
- Antarmuka yang bersih dan mudah dipelajari
Layar kasir Majoo dirancang simpel, tapi mencakup semua yang dibutuhkan untuk transaksi harian. Dalam pengalaman saya, kasir baru bisa mandiri dalam waktu kurang dari satu jam. Kemudahan ini sangat bermanfaat bagi usaha kecil yang tidak memiliki banyak modal untuk melatih karyawan baru. - Free trial 14 hari tanpa syarat
Tidak takut menyembunyikan fitur sebenarnya sebelum pembelian, Anda bisa langsung mencoba semua fitur sebelum berkomitmen dengan demo gratis 14 hari. Demo bisa diakses tanpa memasukkan informasi kartu kredit. Ini cukup langka di antara kompetitornya. - Ekosistem produk yang terintegrasi
Untuk karyawan, ada Majoo Teams, Majoo Omnichannel untuk marketplace, dan Majoo API untuk integrasi sistem eksternal, dan semuanya terhubung ke satu dashboard owner. Untuk bisnis yang baru mulai, tersedia juga Majoo Lite yang menyediakan versi ringkas dengan harga lebih terjangkau sebelum upgrade ke ekosistem penuh. - Support 24 jam di semua paket
Dari paket starter sampai Prime+ ada support via WhatsApp, chat dashboard, dan telepon 24 jam. Ini penting untuk UMKM yang beroperasi larut malam atau akhir pekan. - Harga kompetitif untuk paket dasar
Rp 249.000/bulan untuk kasir, inventori, dan CRM dasar. Ini harga yang terjangkau untuk UMKM yang baru beralih ke sistem digital. - Onboarding cepat
Tidak butuh instalasi server atau konfigurasi teknis rumit. Tinggal isi daftar, isi data toko, dan mulai transaksi. Semua prosesnya bisa selesai di hari yang sama, membuatnya cocok untuk UMKM yang tidak punya tim IT khusus. - Laporan penjualan real-time langsung dari HP
Dengan aplikasi owner, data penjualan, stok, dan performa karyawan bisa dipantau kapan saja dari smartphone tanpa harus membuka laptop atau datang ke toko. Pemilik bisnis bisa membuat keputusan penting yang time-sensitive saat sedang rapat, dalam perjalanan, atau di luar kota.
Kekurangan Aplikasi Majoo yang Perlu Diketahui
Tidak ada platform yang sempurna, termasuk Majoo. Ada beberapa keterbatasan yang perlu Anda pertimbangkan:
- Biaya add-on yang bisa cepat bertambah
Majoo mengenakan biaya terpisah sebesar Rp 499.000 per outlet per bulan untuk setiap integrasi tambahan, termasuk marketplace, food delivery, dan notifikasi WhatsApp. Bagi bisnis F&B yang aktif di beberapa platform delivery, biaya total ini bisa jauh melebihi harga paket dasarnya. - Multi-outlet dan akuntansi tidak tersedia di paket Starter
Jika Anda berencana membuka lebih dari satu gerai, atau butuh laporan akuntansi standar, paket Starter tidak mencukupi. Minimal perlu upgrade ke Advance untuk mendapati fitur-fitur tersebut. Ini bisa mempersalahkan bisnis kecil yang mempunyai anggaran kecil untuk servis POS. - Warehouse management baru ada di Prime+
Fitur manajemen gudang kompleks seperti batch number tracking, workflow stok, dan cetak barcode baru tersedia di Prime+ dengan harga konsultasi. Untuk bisnis retail atau distribusi dengan kebutuhan warehouse management, bisa terasa terbatas dengan opsinya dan rasa terpaksa mengambil opsi yang mahal. - Integrasi ke sistem ERP eksternal memerlukan pengembangan teknis
Majoo menyediakan API untuk koneksi ke sistem lain, tapi implementasinya membutuhkan bantuan developer. Tidak semudah platform yang memang dirancang sebagai ERP dari awal.
Untuk bisnis yang sudah menggunakan software akuntansi atau manajemen stok terpisah, sinkronisasi data dengan Majoo masih memerlukan langkah teknis tambahan yang biasanya perlu menganggarkan biaya developer di luar biaya langganan bulanan.
Bagaimana Proses Implementasi Aplikasi Majoo?
Salah satu keunggulan Majoo yang sering terlewat adalah kemudahan implementasinya. Berdasarkan proses yang saya ikuti, onboarding dasar bisa diselesaikan dalam hitungan jam, tetapi untuk bisnis dengan skala lebih besar bisa seharian.
Step 1 — Daftar dan aktifkan free trial
Pendaftaran dilakukan langsung di majoo.id. Akun bisa aktif dalam beberapa menit dan langsung bisa mencoba semua fitur selama 14 hari.
Step 2 — Input produk atau menu
Berdasarkan pengalaman saya saat mendampingi implementasi, tahap ini menjadi yang paling menyita waktu. Pemilik bisnis kecil dengan kurang dari 50 SKU dapat merampungkannya dalam 1–2 jam. Sementara itu, bisnis dengan ratusan SKU memerlukan waktu hingga 1–2 hari jika pengguna memasukkan data satu per satu. Majoo mendukung import massal via spreadsheet untuk mempercepatnya.
Step 3 — Setup perangkat
Majoo bisa dijalankan di perangkat yang sudah ada, termasuk tablet Android, iPad, laptop, atau PC. Tersedia juga paket Deal yang sudah dibundling dengan tablet dan printer kasir.
Step 4 — Training kasir
Antarmuka yang sederhana membuat pelatihan tidak memerlukan waktu lama. Kasir baru bisa mandiri dalam waktu kurang dari satu jam.
Majoo menyediakan dokumentasi lengkap di help center, tutorial video di YouTube resmi, dan support 24 jam via WhatsApp (0811 500 460), chat dashboard, serta telepon. Semua tersedia di paket berlangganan.
Majoo tidak menyebutkan biaya onboarding secara publik untuk paket Starter hingga Prime. Sementara untuk Bundling Jasa Akuntansi, Anda perlu mengonfirmasi biaya instalasi langsung ke tim Majoo.
Jika Anda ingin melihat alternatif serupa sebelum tetap menggunakan Majoo, Anda dapat mencoba HashMicro. Pakai demonya dan bandingkan dengan Majoo untuk melihat mana yang sesuai dengan bisnis Anda dari kasir hingga laporan keuangan.
Kesimpulan
Majoo adalah aplikasi kasir dan manajemen bisnis yang matang untuk segmennya. Dengan 45.000+ pengguna aktif, free trial 14 hari, antarmuka yang ramah pengguna, dan ekosistem produk yang cukup lengkap, Majoo menjadi pilihan yang masuk akal bagi UMKM F&B dan retail yang baru mulai atau ingin naik level dari catatan manual.
Perhatikan bahwa struktur add-on Rp 499.000 per fitur per bulan bisa membuat biaya bulanan membengkak lebih dari perkiraan awal. Jika bisnis Anda sudah membutuhkan warehouse management kompleks atau integrasi akuntansi enterprise, pertimbangkan untuk mengevaluasi apakah platform yang lebih komprehensif lebih sesuai.
Mulai dengan free trial 14 hari, dan pastikan Anda menghitung total biaya bulanan secara realistis, termasuk add-on yang akan Anda gunakan, sebelum memilih paket berlangganan.
Pertanyaan Seputar Aplikasi Majoo
-
Apakah Majoo gratis?
Majoo tidak menyediakan paket gratis permanen. Namun, Anda bisa langsung mengaktifkan free trial 14 hari tanpa biaya di majoo.id. Setelah masa uji coba tersebut, Anda perlu membayar Rp 249.000/outlet/bulan (belum termasuk PPN) untuk paket terendah. Per Mei 2026, Majoo memang tidak lagi menawarkan paket freemium.
-
Berapa harga Majoo per bulan?
Per Mei 2026, Starter Rp 249.000, Advance Rp 499.000, Prime Rp 999.000, dan Prime+ konsultasi harga. Semua per outlet per bulan, belum termasuk PPN. Add-on masing-masing Rp 499.000/bulan. Cek majoo.id/harga untuk info terkini.
-
Apa perbedaan Majoo dan Majoo Lite?
Majoo Lite (majoolite.id) adalah produk terpisah yang ditujukan untuk segmen usaha lebih kecil. Keduanya dari PT Majoo Teknologi Indonesia, tapi cakupan fitur, harga, dan target segmennya berbeda.
-
Majoo cocok untuk bisnis apa saja?
Dirancang untuk F&B (kafe, restoran, cloud kitchen), retail (minimarket, toko kelontong, fashion), dan jasa (salon, barbershop, bengkel, spa). Optimal untuk UMKM 1–5 outlet yang ingin mulai digitalisasi.
-
Apa alternatif Majoo untuk bisnis yang sudah berkembang?
Untuk bisnis yang membutuhkan akuntansi terintegrasi penuh, manajemen gudang multi-lokasi, HR dan payroll, atau ERP lintas departemen. HashMicro POS & ERP menawarkan cakupan lebih luas untuk skala menengah ke atas.
Referensi
- Paramastri, A. & Yuhertiana, I. (2023). “Penerimaan Teknologi Tentang Sistem Informasi Akuntansi Point of Sales (POS): Sebuah Analisis Bibliometrik.” eCo-Buss, 6(1), 326–333.
- Andriasari, et al. (2024). “Aplikasi Point of Sale untuk Meningkatkan Profitabilitas dan Digitalisasi UMKM.” EXPERT: Jurnal Manajemen Sistem Informasi dan Teknologi, 14(2).
- Nabilah, et al. (2023). “Customer Relationship Management (CRM) pada UMKM Indonesia: Literature Review.” Jurnal Manajemen, Inovasi Bisnis dan Strategi, 1(1).
- Jayeola, O., Sidek, S., Abd Rahman, A., Bali Mahomed, A. S., & Hu, J. (2022). “Cloud Computing Adoption in Small and Medium Enterprises (SMEs): A Systematic Literature Review and Directions for Future Research.” International Journal of Business and Society.








