CNBC Awards

6 Masalah yang Umum Terjadi di Kasir dan Solusinya

Diterbitkan:

Daftar Isi:

    Daftar Isi

      Sistem kasir memiliki berbagai masalah yang sering terjadi, seperti sistem yang lambat, adanya kecurangan (fraud), selisih uang, hingga kesulitan dalam mengelola ketersediaan meja bagi restoran. Semua ini sangat sering terjadi di industri manapun, baik FnB maupun retail.

      Masalah-masalah ini bisa dirasakan baik oleh karyawan maupun pemilik bisnis. Bagi karyawan, masalah pada sistem akan berdampak pada efisiensi pekerjaannya. Sementara bagi pemilik bisnis, kesalahan pencatatan sistem kasir akan berdampak pada omzet bahkan laba usaha. Ketahui semua masalah pada kasir beserta solusinya di sini.

      Key Takeaways

      • Permasalahan di kasir tidak bisa dihindari, baik disengaja maupun tidak disengaja. Ini sangat berdampak pada pertumbuhan bisnis karena berpengaruh pada omzet dan juga laba perusahaan.
      • Beberapa masalah yang sering terjadi di kasir adalah sistem yang lambat, pencatatan pembelian dan uang tidak sesuai, hingga data tiap cabang tidak terpusat ke dalam satu database.
      • Semua permasalahan di kasir dapat diatasi dengan mudah menggunakan sistem POS, mulai dari masalah keamanan ataupun human error.

      Berbagai Masalah yang Sering Terjadi di Kasir

      Berikut ini beberapa masalah sistem kasir yang dihadapi pegawai maupun pemilik bisnis:

      1. Sistem kasir lambat

      Masalah pertama yang sering terjadi di kasir adalah sistem yang lambat dan terkadang freeze ketika digunakan, terutama saat jam ramai. Beberapa dampak dari sistem yang lambat, yaitu:

      • Kasir harus menghitung secara manual
      • Input pesanan satu per satu
      • Kemungkinan pindah antar sistem
      • Antrian panjang dan pelanggan merasa tidak nyaman
      • Risiko kehilangan pelanggan

      Masalah ini dapat diatasi dengan menggunakan hardware mesin kasir yang mumpuni dengan versi ter-update. Lakukan pemeliharaan (maintenance) mesin kasir secara berkala untuk mendapatkan performa yang terbaik.

      2. Kecurangan oleh karyawan (fraud)

      Masalah ini menjadi hal krusial bagi pemilik bisnis. Segala bentuk kecurangan oleh karyawan akan memengaruhi operasional bisnis secara keseluruhan dan dapat merugikan bisnis. 

      Beberapa bentuk kecurangan yang bisa terjadi, seperti:

      • Nota tidak dicetak namun pembayaran tetap diterima
      • Manipulasi harga
      • Manipulasi jumlah item yang dijual
      • Kasir bisa mengubah harga semaunya

      Semua kecurangan ini bisa diatasi dengan menggunakan sistem Point of Sale (POS) yang mumpuni. Semua transaksi akan terekam di sistem sehingga semua kontrol internal akan lebih kuat dan transparan.

      3. Uang dan pencatatan tidak sesuai

      Sistem pencatatan manual pada kasir akan rawan dengan masalah jumlah uang di kas yang tidak sesuai dengan laporan penjualan. Ini biasanya terjadi ketika pelanggan membeli banyak item sekaligus sehingga kasir kewalahan saat mencatat.

      Selisih sering terjadi karena:

      • Kesalahan hitung oleh kasir
      • Ada transaksi yang terlewat
      • Pencatatan manual yang tidak konsisten

      Solusi dari masalah ini adalah menggunakan sistem POS yang dapat mencatat semua penjualan secara otomatis secara real-time. Kasir hanya perlu memasukkan data pesanan dan sistem akan langsung membuatkan nota. Dibandingkan pencatatan manual, tentunya sistem POS akan jauh lebih baik dan aman.

      4. Perbedaan stok dan penjualan

      Data stok di sistem seringkali tidak mencerminkan kondisi nyata di gudang atau etalase. Produk di laporan masih tersedia, tetapi fisiknya habis. Ini dapat terjadi akibat update stok barang tidak real-time atau lupa dicatat.

      Ini akan berpengaruh pada kepuasan pelanggan karena ketika ada pelanggan yang ingin membeli barang A dan masih tersedia di sistem kasir namun ternyata stok barang kosong, maka pelanggan akan kecewa dan kemungkinan tidak datang kembali.

      Sistem POS menjadi solusi untuk masalah ini karena bisa diintegrasikan dengan sistem inventory atau warehouse perusahaan. Nantinya, setiap kali kasir melakukan penjualan, stok barang di inventory atau gudang akan langsung berkurang dan ter-update dengan otomatis. Ini juga akan memudahkan tim procurement untuk melakukan pengadaan barang dengan lebih terjadwal.

      5. Sulit mengelola meja dan waiting list

      Pada bisnis restoran, sistem kasir terbatas dalam pengelolaan meja dan juga daftar tunggu.

      Status meja tidak terdata dengan baik dan antrian pelanggan harus dicatat manual. Akibatnya meja kosong tidak cepat terisi, pelanggan menunggu lebih lama, dan potensi penjualan hilang.

      Sistem POS mampu menjawab masalah ini karena memiliki 3D layout restoran lengkap dengan nomor meja dan juga sistem pendataan waiting list otomatis. Melalui menu ini, karyawan bisa dengan mudah memantau status meja, memindahkan meja atau bahkan menggabungkan meja, serta mengelola pelanggan yang sedang antri menunggu ketersediaan meja. 

      6. Data tiap cabang terpisah

      Masalah ini sangat dirasakan oleh pemilik bisnis, di mana data penjualan harian antara satu cabang dengan cabang lainnya tidak bisa dipantau dalam satu dashboard yang sama. Adanya batasan ini membuat pemilik bisnis tidak mendapat update omzet harian hingga perhitungan laba.

      Masalah ini bisa diatasi dengan mengombinasikan sistem kasir dengan sistem POS. POS sudah berbasis cloud dengan database terpusat, di mana semua transaksi penjualan bisa dipantau secara real-time melalui satu dashboard.

      Integrasikan Sistem Kasir dengan Sistem POS Sebagai Solusi

      Semua masalah umum pada sistem kasir di atas dapat diatasi dengan mudah menggunakan sistem kasir yang terintegrasi dengan sistem POS. Sistem POS akan memberikan Anda keleluasaan dalam manajemen cash flow melalui dashboard terpusat. Anda bisa memantau pemasukan dalam satu hari pada banyak cabang sekaligus.

      Baca Juga: 8 Keunggulan Sistem Kasir dengan Sistem POS: Aman Hingga Efisien

      Jika Anda seorang pemilik bisnis dan ingin memiliki sistem pembayaran yang minim kecurangan, efisien, serta memudahkan alur bisnis, Anda sebaiknya memanfaatkan sistem POS. POS mampu menjawab semua batasan-batasan yang dimiliki sistem kasir biasa. Integrasikan sistem kasir dengan sistem POS untuk mengontrol operasional, keamanan, dan pertumbuhan bisnis yang lebih baik.

      Frequently Asked Question

      Selisih uang di kasir umumnya disebabkan oleh kesalahan manusia (human error) saat menghitung kembalian, kesalahan input nominal transaksi, pencurian internal (fraud), atau kegagalan sistem dalam mencatat transaksi yang dibatalkan (void) dengan benar.

      Gunakan sistem POS yang memiliki fitur mode hybrid atau offline-first. Fitur ini memungkinkan data tersimpan secara lokal di perangkat saat internet mati dan akan melakukan sinkronisasi otomatis ke cloud begitu koneksi kembali stabil, mencegah kehilangan data.

      'Sweethearting' adalah bentuk kecurangan di mana kasir memberikan diskon tidak sah, tidak memindai barang, atau memberikan barang gratis kepada teman atau keluarga mereka yang berbelanja, yang merugikan pendapatan toko.

      Perbedaan stok sering terjadi akibat kesalahan input kode barang (salah SKU) saat penjualan, proses retur barang yang tidak dicatat kembali ke sistem, pencurian barang (shrinkage), atau keterlambatan sinkronisasi data pada bisnis yang memiliki banyak saluran penjualan.

      Sangat penting. SOP yang jelas mengatur batasan wewenang (seperti siapa yang boleh melakukan void), prosedur penanganan uang tunai, dan langkah mitigasi saat terjadi error, sehingga meminimalkan peluang kesalahan dan kecurangan.

      Oscar Renatha

      Content Writer

      Berpengalaman selama 3 tahun dalam industri SaaS khususnya bidang POS, Oscar berfokus pada penulisan artikel terkait integrasi POS dengan modul lain, manajemen transaksi penjualan, multi-store management, dan strategi penjualan yang dapat membantu para pelaku bisnis meningkatkan pertumbuhan bisnis mereka.

      Chelsea adalah seorang pakar yang memiliki gelar Bachelor of Accounting dari Victoria University of Wellington, dengan latar belakang analisis bisnis dan manajemen keuangan. alam analisis bisnis dan manajemen keuangan. Latar belakang akuntansi ini membentuk pendekatan analisisnya dalam memahami dinamika bisnis dan strategi pertumbuhan perusahaan. Selama lima tahun terakhir, Chelsea mulai berkecimpung dalam dunia business development di HashMicro, yang memperkuat keahliannya dalam sales strategy, negosiasi, pembangunan kemitraan strategis, serta pengelolaan pipeline penjualan untuk mendorong pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.



      HashMicro berpegang pada standar editorial yang ketat dan menggunakan sumber utama seperti regulasi pemerintah, pedoman industri, serta publikasi terpercaya untuk memastikan konten yang akurat dan relevan. Pelajari lebih lanjut tentang cara kami menjaga ketepatan, kelengkapan, dan objektivitas konten dengan membaca Panduan Editorial kami.


      TINGGALKAN KOMENTAR

      Silakan masukkan komentar anda!
      Silakan masukkan nama Anda di sini

      Nadia

      Nadia
      Balasan dalam 1 menit

      Nadia
      Perlu bantuan atau mau lihat demo singkat dari kami? 😊

      Chat di sini, akan langsung terhubung ke WhatsApp tim kami.
      6281222846776
      ×

      Chapter Selanjutnya