Perusahaan distribusi hidup dari kecepatan putar stok dan ketepatan pemenuhan order, tapi kenyataannya data sering tercecer di banyak tempat. Sales pegang angka sendiri, gudang beda hitungan, finance baru tahu saat jatuh tempo. Saat software ERP distributor belum terpusat, masalah kecil seperti salah stok, salah harga, atau salah limit kredit bisa berubah jadi order batal dan margin habis.
Tantangan distribusi juga banyak. Salah satunya SKU banyak, gudang lebih dari satu, supplier beda lead time, pelanggan punya price list dan diskon bertingkat, pengiriman bisa parsial, lalu muncul retur, claim, atau backorder.
ERP khusus distribusi bekerja sebagai sistem operasional harian yang menyambungkan pembelian–gudang–penjualan–pengiriman–piutang–laba dalam satu alur. Berikut 15 softrware ERP distributor di Indonesia, dengan fokus pada fitur fill rate, perputaran stok, dan cashflow.
Key Takeaways
|
Daftar Isi:
Apa Itu Software ERP Distributor?
Di perusahaan distribusi, ERP dipakai untuk memastikan order yang masuk bisa dipenuhi dengan stok yang benar, harga yang benar, dan arus kas yang aman. Sistemnya mengikat proses dari sales order, pengecekan stok lintas gudang, picking–packing, delivery order, invoice, sampai pencatatan piutang dan laba per pelanggan/produk.
Bedanya dengan ERP generik adalah, distributor butuh pengaturan harga bertingkat, promo/diskon, limit kredit, pengiriman parsial, backorder, hingga retur dan claim yang tercatat rapi. Untuk bisnis yang main batch/expiry atau serial number, ERP juga harus sanggup mendukung FEFO, traceability, dan audit pergerakan barang.
Menurut lembaga riset terkemuka seperti Gartner, penggunaan ERP yang spesifik industri dapat meningkatkan adopsi pengguna dan memberikan ROI yang lebih cepat.
15 Software ERP Distributor Terbaik di Indonesia
Kami sudah menilai puluhan vendor dan merangkum 15 software ERP yang paling relevan untuk bisnis distribusi. Penilaiannya fokus ke fitur lapangan seperti multi-gudang, order management, kontrol harga & kredit, plus skalabilitas, support, dan ulasan pengguna. Tujuannya agar Anda punya acuan praktis sebelum memutuskan investasi sistem.
| Vendor | Ideal untuk | Skala Bisnis | Fitur Utama | Harga |
|---|---|---|---|---|
| HashMicro ERP for Distribution | Distributor multi-gudang dengan alur kerja custom | Menengah–besar | Multi-warehouse, procurement–sales terintegrasi, approval flow, dashboard KPI distribusi, forecasting stok, integrasi akuntansi | Custom (penawaran sesuai kebutuhan) |
| SAP Business One | Distributor menengah yang butuh ERP stabil & terstruktur | Menengah–besar | Inventory & sales order, purchasing, basic warehouse control, reporting & analytics, integrasi ekosistem SAP | US$38–US$91/user/bulan (≈ Rp636.120–Rp1.522.340/user/bulan) |
| Oracle NetSuite | Distributor yang butuh ERP cloud dan skalabilitas cepat | Menengah–enterprise/multinasional | Order-to-cash, multi-entity & multi-currency, inventory & demand planning, reporting real-time | Mulai US$999/bulan + ±US$99/user/bulan (≈ Rp16.723.260/bulan + Rp1.657.260/user/bulan) |
| Acumatica | Distributor dengan banyak user (sales/gudang) yang butuh cloud fleksibel | Menengah–besar | Order management, inventory & warehouse, purchasing, pricing rules, akses cloud, reporting & automation | Mulai <US$1.500/bulan (≈ <Rp25.110.000/bulan), umum US$1.800–US$2.900/bulan (≈ Rp30.132.000–Rp48.546.000/bulan) |
| Epicor Prophet 21 | Distributor grosir teknikal (wholesale) | Menengah–besar | Pricing & rebate, inventory kompleks, purchasing, B2B order workflow | ±US$200/user/bulan (≈ Rp3.348.000/user/bulan) |
| Infor Distribution | Distributor besar dengan supply chain & logistik kompleks | Enterprise | Demand planning, warehouse & supply chain visibility, analytics lanjutan | Hubungi vendor (harga tidak dipublikasikan) |
| Microsoft Dynamics 365 Supply Chain | Distributor yang sudah kuat di ekosistem Microsoft | Menengah–enterprise | Warehouse & logistics, supply planning, integrasi Power BI/Teams, automation workflow | US$210/user/bulan (≈ Rp3.515.400/user/bulan); Premium US$300/user/bulan (≈ Rp5.022.000/user/bulan) |
| Odoo | Distributor yang ingin modular & implement bertahap | Kecil–menengah (bisa naik skala dengan partner) | Sales–purchase–inventory modular, multi-warehouse, barcode (opsional), workflow automation | One App Free (1 app); Standard ±US$24,90–US$31,10/user/bulan (≈ Rp416.826–Rp520.614/user/bulan) |
| SYSPRO | Distributor yang terkait manufaktur/assembly ringan | Menengah–besar | Lot/serial tracking, inventory & order management, planning (opsional), QC (opsional) | ±US$150/user/bulan (≈ Rp2.511.000/user/bulan) |
| Sage X3 | Distributor yang butuh multi-entity & multi-country | Menengah–besar | Supply chain & inventory, purchasing, sales order, multi-currency, reporting | ±US$1.500–US$4.000/user/tahun (≈ Rp25.110.000–Rp66.960.000/user/tahun) |
| Brightpearl | Distributor/wholesale omnichannel (e-commerce/marketplace) | Menengah | Order management omnichannel, inventory real-time, automation fulfilment | Mulai ±US$375/bulan (≈ Rp6.277.500/bulan) (paket biasanya tailored) |
| Fishbowl | Distributor kecil–menengah yang butuh inventory kuat (seringnya terkait QuickBooks) | Kecil–menengah | Inventory & warehouse, barcode, order management, integrasi QuickBooks | Mulai ±US$199/bulan (≈ Rp3.331.260/bulan) (tergantung paket/user) |
| Ramco Logistics Suite | Distributor dengan logistik/armada & transport management intensif | Menengah–enterprise | Transport & route planning, fleet tracking, kolaborasi 3PL, visibility logistik | Mulai ±US$120/bulan (≈ Rp2.008.800/bulan) (umumnya by request/kontrak) |
| IFS | Distributor padat aset (sparepart/heavy equipment) | Enterprise | ERP + asset/service management, traceability, lifecycle asset | Mulai US$10,99–US$25/user/bulan (≈ Rp183.973–Rp418.500/user/bulan) |
| Jurnal by Mekari | Distributor kecil yang fokus akuntansi + invoice + stok dasar | Kecil–menengah | Invoice, AR/AP, laporan keuangan, stok dasar, rekonsiliasi bank | Mulai Rp399.000/bulan (≈ US$24,44/bulan) |
1. HashMicro ERP for Distribution
HashMicro adalah salah satu software ERP yang bisa di-custom karena fleksibilitas kustomisasinya untuk kebutuhan distributor di Indonesia, terutama yang prosesnya tidak bisa copy-paste dari template ERP umum.
Sistemnya mengikat alur kerja harian dari pembelian–gudang–penjualan–pengiriman–keuangan dalam satu platform, jadi tim tidak perlu bolak-balik spreadsheet untuk memastikan stok, harga, dan tagihan sinkron.
Dukungan teknis lokal juga membantu saat perusahaan perlu menyesuaikan flow seperti approval diskon, batas kredit pelanggan, retur/claim, atau integrasi dengan proses operasional internal.
Fitur HashMicro:
- Multi-warehouse & multi-cabang: visibilitas stok lintas gudang, transfer antar gudang, dan kontrol stok available vs reserved.
- Order-to-cash end-to-end: sales order, picking/packing, delivery order, invoice, sampai piutang terhubung.
- Kontrol harga & diskon: price list per segmen pelanggan, diskon bertingkat, dan approval untuk transaksi berisiko margin tipis.
- Forecasting & replenishment: membantu menekan stockout/overstock lewat perencanaan stok dan rekomendasi pembelian.
- Integrasi akuntansi: pencatatan transaksi otomatis agar margin dan cashflow bisa dipantau lebih cepat.
Akses & deployment:
- Berbasis web untuk operasional harian lintas divisi, cocok untuk banyak cabang dan role akses yang berbeda.
- Opsi mobile (terutama untuk aktivitas lapangan/gudang) bisa jadi nilai tambah jika dibutuhkan.
Yang perlu Anda konsultasikan saat demo:
- Pengiriman parsial/split shipment: efeknya ke Delivery Order, invoice, dan piutang.
- Price list & diskon per segmen pelanggan: termasuk pengecualian harga untuk key account.
- Kredit pelanggan: credit limit, blok order saat overdue, dan approval pengecualian.
- Multi-gudang & reservasi stok: alokasi stok lintas gudang dan backorder.
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
| Kustomisasi sangat fleksibel sesuai kebutuhan bisnis distribusi. | Implementasi untuk kustomisasi yang sangat detail memerlukan waktu. |
| Lisensi unlimited user tanpa biaya tambahan per pengguna. | Mungkin terlalu komprehensif untuk bisnis skala sangat kecil. |
| Dukungan purnajual lokal yang responsif dan profesional. | Tidak ada opsi gratis atau versi trial yang bisa langsung dicoba. |
HashMicro: Solusi ERP komprehensif dengan kustomisasi mendalam, cocok untuk bisnis distribusi skala menengah hingga besar di Indonesia.
Website: https://www.hashmicro.com/id/
2. SAP Business One
SAP Business One cocok untuk perusahaan distribusi yang membutuhkan kontrol transaksi yang rapi, terutama saat volume sales order, pengiriman, dan penagihan mulai tinggi. Sistem ini biasanya dipilih ketika perusahaan ingin memastikan alur SO–DO–invoice–piutang berjalan konsisten dan mudah diaudit.
Kekuatan SAP B1 bagi sistem distribusi ada pada disiplin proses dan pengendalian data master (pelanggan, harga, item, gudang). Ini membantu saat perusahaan mengelola harga berbeda per pelanggan, diskon bertingkat, dan batas kredit tanpa bergantung pada file terpisah.
Fitur SAP Business One:
- Kontrol alur dokumen end-to-end: quotation → sales order → delivery → A/R invoice, sehingga status order dan penagihan lebih mudah dilacak.
- Inventory & inventory costing: membantu distributor yang sensitif margin lewat perhitungan biaya persediaan yang konsisten dan transparan.
- Manajemen purchasing & supplier: PO, penerimaan barang, dan kontrol dokumen pembelian yang rapi untuk mengurangi mismatch.
- Reporting & analytics: cocok untuk kebutuhan laporan periodik manajemen (penjualan, stok, profitabilitas dasar).
- Integrasi ekosistem SAP: jadi nilai tambah bila perusahaan sudah punya rencana integrasi ke solusi SAP lain.
Catatan untuk distributor:
Pastikan skenario yang dites di demo mencakup multi-gudang, aturan diskon bertingkat, dan kontrol limit kredit.
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
| Analitik dan pelaporan yang sangat kuat. | Biaya implementasi dan lisensi yang relatif tinggi. |
| Ekosistem yang luas dan terintegrasi dengan baik. | Membutuhkan kurva belajar yang lebih curam bagi pengguna baru. |
| Merek yang sangat terpercaya dan diakui secara global. | Kustomisasi seringkali lebih kaku dan mahal. |
SAP Business One: ERP yang andal dengan analitik canggih, ideal untuk perusahaan yang membutuhkan integrasi kuat dalam ekosistem SAP.
Website: https://www.sap.com/indonesia/
3. Oracle NetSuite
Oracle NetSuite cocok untuk distributor yang ingin ERP cloud dengan visibilitas lintas lokasi dan pertumbuhan yang cepat. Biasanya relevan untuk perusahaan yang mulai mengelola banyak gudang/cabang, banyak pengguna, serta butuh pelaporan yang dapat ditarik per unit bisnis.
Dalam operasional distribusi, NetSuite sering kuat pada keterhubungan data dari order–fulfillment–invoice–piutang dan pelaporan real-time. Jika perusahaan memerlukan konfigurasi yang lebih dalam (misalnya aturan alokasi stok atau proses khusus), penentunya ada pada desain proses dan konfigurasi sejak awal.
Fitur NetSuite:
- Multi-location inventory: pemantauan stok lintas gudang, termasuk ketersediaan stok yang siap dijanjikan untuk order.
- Order management & fulfillment: kontrol status order, pengiriman, dan penagihan dalam satu alur.
- Aturan alokasi stok: membantu saat stok terbatas dan perusahaan perlu prioritas pemenuhan order (misalnya key account).
- Dashboard & reporting: KPI distribusi seperti inventory aging, perputaran stok, margin per item/pelanggan, dan AR aging.
- Skalabilitas cloud: lebih mudah menambah user dan memperluas cakupan operasional tanpa fokus pada infrastruktur server.
Yang perlu diuji saat demo:
- Pengiriman parsial, split shipment, dan dampaknya ke invoice serta piutang.
- Price list per segmen pelanggan dan pengecualian harga untuk pelanggan tertentu.
- Batch/expiry dan alur retur/claim jika bisnis menyentuh FMCG, farmasi, atau barang sensitif masa simpan.
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
| Platform cloud-native yang sangat skalabel. | Biaya langganan bisa menjadi signifikan seiring waktu. |
| Integrasi ERP, CRM, dan e-commerce dalam satu sistem. | Kustomisasi mendalam bisa memerlukan bantuan developer khusus. |
| Pembaruan otomatis tanpa downtime. | Dukungan pelanggan terkadang dilaporkan kurang responsif. |
Oracle NetSuite: Solusi cloud ERP terintegrasi yang sangat skalabel, cocok untuk bisnis distribusi yang berkembang pesat.
Website: https://www.netsuite.com/portal/id/
4. Acumatica
Acumatica relevan untuk perusahaan distribusi yang membutuhkan ERP berbasis cloud dan akses luas untuk banyak peran kerja (sales, admin order, gudang, keuangan). Model lisensinya umumnya tidak bertumpu pada jumlah pengguna, sehingga cocok saat tim bertambah dan akses sistem perlu diperluas.
Acumatica biasanya dicari saat perusahaan ingin memastikan data stok, order, dan pengiriman terlihat konsisten lintas gudang dan tim sales. Ini membantu ketika perusahaan menangani banyak SKU, permintaan cepat, dan kebutuhan untuk memproses sales order hingga invoice
Namun, jangkauan mitra lokal di Indonesia mungkin belum seluas pemain besar lainnya, sehingga penting untuk memastikan ketersediaan dukungan implementasi di wilayah Anda.
Fitur Acumatica:
- Order management end-to-end: sales order, pengiriman, penagihan, dan status order yang jelas.
- Multi-warehouse: visibilitas stok lintas gudang dan kontrol pergerakan stok.
- Aturan harga & diskon: skema harga per pelanggan dan aturan diskon yang dibakukan.
- Workflow & approval: persetujuan untuk transaksi sensitif (misalnya diskon tertentu).
- Integrasi & API: mendukung integrasi dengan sistem lain bila diperlukan.
Yang perlu diuji saat demo:
- Pengiriman parsial/split shipment dan dampaknya ke invoice serta piutang.
- Price list per segmen pelanggan, diskon bertingkat, dan pengecualian harga.
- Multi-gudang, reservasi stok untuk SO, transfer antar gudang, dan backorder.
- Kebutuhan dokumen dan pajak lokal, termasuk integrasi yang dibutuhkan.
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
| Model lisensi tidak berdasarkan jumlah pengguna. | Ekosistem mitra di beberapa negara mungkin masih terbatas. |
| Antarmuka yang modern dan user-friendly. | Beberapa fitur canggih memerlukan modul tambahan. |
| Fleksibilitas deployment (cloud publik, privat, atau on-premise). | Biaya bisa meningkat berdasarkan volume transaksi. |
Acumatica: Cloud ERP dengan model lisensi fleksibel, ideal untuk distributor yang memprioritaskan kemudahan akses bagi banyak pengguna.
Website: https://www.acumatica.com/
5. Epicor Prophet 21
Epicor Prophet 21 dikenal sebagai ERP yang memang dirancang untuk distributor grosir dengan kebutuhan transaksi padat dan aturan komersial yang rumit. Solusi ini biasanya relevan ketika perusahaan mengelola banyak SKU, banyak customer account, dan membutuhkan kontrol yang konsisten dari order hingga penagihan.
Pada bisnis distribusi, Prophet 21 sering dipakai untuk skenario yang kompleks, seperti harga kontrak per pelanggan, diskon bertingkat, rebate, dan kontrol margin per item.
Sistemnya membantu memastikan tim sales, gudang, dan finance bekerja pada aturan yang sama, sehingga keputusan pemenuhan order tidak merusak margin atau menumpuk piutang berisiko.
Fitur Epicor Prophet 21:
- Contract pricing, discount, rebate: aturan harga dan insentif yang lebih detail untuk distributor grosir.
- Order-to-cash: sales order → pengiriman → invoice → piutang dalam satu alur.
- Backorder & fulfilment control: pemantauan status pemenuhan saat stok terbatas.
- Purchasing & replenishment: kontrol kebutuhan pembelian berdasarkan pergerakan stok.
- Laporan kinerja distribusi: penjualan per item/pelanggan, margin, dan piutang.
Yang perlu diuji saat demo:
- Simulasikan harga kontrak, diskon bertingkat, dan rebate untuk memastikan aturan margin berjalan otomatis.
- Minta contoh pengiriman parsial dan backorder sampai terbentuk invoice serta piutang tanpa duplikasi.
- Verifikasi alokasi stok dan reservasi SO saat stok terbatas di beberapa gudang.
- Tanyakan alur retur/claim hingga credit memo dan status barang kembali tercatat jelas.
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
| Fitur yang sangat spesifik untuk industri distribusi grosir. | Kurang fleksibel untuk bisnis di luar industri targetnya. |
| Manajemen penetapan harga dan rabat yang canggih. | Antarmuka pengguna bisa terasa kurang modern. |
| Kemampuan e-commerce B2B yang kuat. | Implementasi bisa menjadi kompleks dan mahal. |
Epicor Prophet 21: ERP spesialis untuk distributor grosir di industri teknis yang membutuhkan fitur-fitur industri yang mendalam.
Website: https://www.epicor.com/
6. Infor Distribution
Infor Distribution adalah software ERP distribusi untuk volume transaksi tinggi dan operasional kompleks. Maka, ia cocok bagi perusahaan dengan banyak gudang, variasi lead time pemasok, dan ketersediaan stok sampai status pengiriman.
Nilainya muncul ketika perusahaan perlu menyatukan proses lintas fungsi untuk mengejar target layanan seperti OTIF dan menekan biaya operasional gudang.
Infor juga lebih sering dipilih jika perusahaan punya kebutuhan integrasi yang lebih serius (misalnya pertukaran dokumen, status pengiriman dari mitra logistik, atau alur pemenuhan yang kompleks).
Fitur Infor Distribution:
- Skala operasional besar: cocok untuk order harian tinggi dan struktur gudang yang kompleks.
- Visibilitas supply chain: status stok, order, dan pengiriman dapat dipantau lebih dekat ke real-time.
- Perencanaan permintaan & replenishment: membantu menjaga ketersediaan barang sekaligus menekan overstock.
- Kesiapan integrasi operasional: lebih relevan untuk perusahaan yang bergantung pada sistem eksternal (logistik/mitra bisnis).
Yang perlu diuji saat demo:
- Uji pemenuhan multi-gudang agar terlihat aturan prioritas, split pemenuhan, dan dampaknya ke lead time.
- Minta demo picking–packing untuk order padat supaya jelas bagaimana sistem menangani beban gudang.
- Pastikan kesiapan integrasi 3PL/pertukaran dokumen jika pengiriman atau order tidak murni manual.
- Tanyakan alur retur dan claim agar dampaknya ke stok dan laporan biaya tidak samar.
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
| Dirancang untuk rantai pasok yang kompleks dan skala besar. | Biaya implementasi dan lisensi yang tinggi. |
| Analitik berbasis AI (Coleman AI) untuk optimasi. | Terlalu kompleks untuk perusahaan skala kecil atau menengah. |
| Antarmuka modern dengan pengalaman pengguna yang baik. | Membutuhkan sumber daya internal yang signifikan untuk mengelola. |
Infor Distribution: Solusi ERP yang kuat untuk perusahaan distribusi besar dengan kebutuhan logistik dan rantai pasok yang kompleks.
Website: https://www.infor.com/
7. Microsoft Dynamics 365 SCM
Microsoft Dynamics 365 SCM sering dipilih distributor yang butuh kontrol gudang dan pemenuhan order yang ketat, terutama saat gudang lebih dari satu dan transaksi harian sudah padat. Sistem ini kuat untuk memastikan data stok, picking, pengiriman, dan penagihan tidak berjalan sendiri-sendiri.
Di operasional distribusi, Dynamics 365 biasanya dipakai saat perusahaan ingin menata proses gudang sampai level yang lebih detail, misalnya penerimaan barang, put-away, lokasi rak/bin, picking per gelombang, sampai pengiriman. Cocok juga untuk perusahaan yang ingin laporan operasional cepat lewat ekosistem Microsoft (misalnya Power BI) tanpa rekap manual.
Fitur Microsoft 365:
- Manajemen gudang detail: lokasi/bin, receiving, put-away, picking/packing, dan kontrol selisih stok.
- Pengiriman & pemenuhan: dukungan pengiriman parsial, split shipment, dan status order yang jelas.
- Perencanaan stok: aturan reorder dan perencanaan kebutuhan stok untuk mengurangi barang kosong dan penumpukan.
- Integrasi Microsoft: data operasional lebih mudah ditarik ke Power BI dan kolaborasi tim bisa ditopang Teams.
Yang perlu diuji saat demo:
- Minta contoh split shipment dan pastikan invoice serta piutang mengikuti barang yang benar-benar terkirim.
- Jalankan skenario multi-gudang untuk melihat cara sistem memilih gudang, memindahkan stok, dan membuat backorder.
- Peragakan picking–packing dengan lokasi/bin supaya terlihat alur kerja gudang tidak membingungkan operator.
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
| Integrasi sempurna dengan ekosistem Microsoft (Office 365, Power BI). | Struktur lisensi bisa menjadi rumit dan mahal. |
| Kemampuan CRM dan SCM yang terintegrasi kuat. | Memerlukan keahlian khusus untuk kustomisasi dan implementasi. |
| Fitur AI dan IoT yang canggih untuk gudang dan logistik. | Biaya dapat meningkat dengan cepat saat menambah modul atau pengguna. |
Microsoft Dynamics 365 SCM: Pilihan ideal untuk bisnis yang terintegrasi dengan ekosistem Microsoft dan membutuhkan fungsionalitas CRM yang kuat.
Website: https://dynamics.microsoft.com/
8. Odoo
Odoo cocok untuk distributor yang ingin ERP modular dan bertahap, misalnya mulai dari Sales–Purchase–Inventory, lalu menambah fitur sesuai kebutuhan. Banyak distributor memakai Odoo ketika butuh sistem yang “cukup lengkap” untuk proses order dan gudang, tetapi masih ingin fleksibilitas konfigurasi.
Pada kasus distribusi, Odoo biasanya terasa pas kalau alurnya masih bisa distandarkan: order masuk, cek stok, picking, kirim, lalu invoice. Namun, jika perusahaan punya aturan yang rumit seperti diskon berlapis, approval khusus, atau integrasi logistik yang spesifik, hasil akhirnya sangat bergantung pada pemilihan modul dan kualitas implementasinya.
Fitur Odoo:
- Inventory modular: multi-gudang, transfer antar gudang, dan aturan reorder yang bisa dikonfigurasi.
- Order-to-delivery: sales order sampai delivery berjalan rapi untuk alur distribusi dasar.
- Barcode (opsional): membantu aktivitas picking dan stock opname jika gudang membutuhkannya.
- Ekosistem modul: banyak opsi add-on untuk kebutuhan tambahan (pengiriman, akuntansi, integrasi).
Yang perlu diuji saat demo:
- Coba pengiriman parsial dan lihat apakah sisa order tercatat jelas tanpa bikin order baru.
- Uji aturan harga per segmen pelanggan agar pengecualian harga tidak berubah jadi pekerjaan manual.
- Simulasikan multi-gudang untuk memastikan reservasi stok dan perpindahan barang tidak rawan salah.
- Tanyakan skenario retur sampai barang masuk kembali ke stok dan dokumen koreksi terbentuk rapi.
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
| Model modular dan open-source yang sangat fleksibel. | Membutuhkan dukungan teknis yang kuat untuk kustomisasi. |
| Biaya awal yang lebih rendah dibandingkan ERP tradisional. | Kualitas modul dari pihak ketiga bisa bervariasi. |
| Komunitas pengguna yang besar dan aktif. | Skalabilitas untuk perusahaan sangat besar mungkin menjadi tantangan. |
Odoo: Solusi ERP open-source yang modular dan hemat biaya, cocok untuk UKM hingga perusahaan menengah.
Website: https://www.odoo.com/
9. SYSPRO
SYSPRO sering dipakai distributor yang alurnya terambung ke proses produksi ringan, seperti repacking, bundling, labeling, atau kitting sebelum barang dikirim ke pelanggan. Jadi bukan sekadar ambil barang dari rak lalu kirim, tetapi ada tahap tambahan yang perlu dicatat supaya stok dan biaya tidak berantakan.
Di distribusi, SYSPRO terasa pas ketika perusahaan butuh pelacakan barang yang lebih rapi. Misalnya lot/batch, kontrol kualitas dasar, atau pencatatan hasil repack yang mengubah kuantitas dan kemasan.
Alhasil, SYSPRO membantu tim gudang dan finance melihat pergerakan stok yang sebenarnya, termasuk ketika barang berpindah bentuk (misalnya dari karton besar ke paket kecil).
Fitur SYSPRO:
- Kitting/repack/bundling: cocok untuk distributor yang sering menyusun paket atau mengubah kemasan sebelum dikirim.
- Lot/batch tracking: memudahkan pelacakan barang untuk kategori sensitif (misalnya makanan, bahan kimia, atau komponen tertentu).
- Kontrol stok & perpindahan: mutasi antar gudang dan pencatatan pergerakan barang lebih tertib.
- Keterhubungan biaya: perubahan stok akibat repack tetap tercatat ke biaya, jadi margin tidak menghilang.
Yang perlu diuji saat demo:
- Minta contoh repack atau kitting dan pastikan stok barang asal serta hasilnya tercatat otomatis.
- Uji lot/batch tracking jika ada kebutuhan pelacakan, termasuk saat terjadi retur atau penarikan barang.
- Jalankan skenario transfer antar gudang untuk memastikan pencatatan kuantitas dan lokasi tidak rancu.
- Peragakan pengiriman parsial agar dokumen pengiriman dan penagihan mengikuti barang yang benar-benar keluar.
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
| Sangat kuat untuk industri manufaktur dan distribusi. | Kurang cocok untuk bisnis di luar sektor industri. |
| Fitur kontrol kualitas dan pelacakan inventaris yang mendalam. | Antarmuka mungkin terasa kurang modern bagi sebagian pengguna. |
| Fokus pada kebutuhan spesifik industri. | Komunitas pengguna tidak sebesar pemain ERP lainnya. |
SYSPRO: Pilihan tepat untuk distributor di sektor manufaktur yang membutuhkan kontrol produksi dan kualitas yang ketat.
Website: https://www.syspro.com/
10. Sage X3
Sage X3 adalah software ERP distribusi yang cocok untuk distributor dengan struktur perusahaan lebih kompleks, misalnya lebih dari satu entitas, lebih dari satu negara, atau transaksi multi-mata uang. Sistem ini sering dipilih saat perusahaan butuh pengelolaan distribusi yang tetap rapi walau gudang dan operasionalnya tersebar.
Di operasional distribusi, Sage X3 kuat untuk menyatukan proses pembelian, persediaan, penjualan, dan keuangan agar laporan tidak pecah per departemen. Hasilnya berguna jika perusahaan harus memantau kinerja per cabang/entitas, menjaga konsistensi aturan transaksi, dan menutup laporan keuangan tanpa rekap manual yang panjang.
Fitur Sage X3:
- Multi-entity & multi-currency: cocok untuk distributor yang mengelola beberapa perusahaan atau operasional lintas negara.
- Kontrol stok lintas lokasi: pengelolaan gudang dan pergerakan stok untuk jaringan distribusi yang menyebar.
- Proses purchasing–sales terhubung: PO, penerimaan, SO, pengiriman, invoice, sampai piutang berjalan dalam satu alur.
- Pelaporan manajemen: memudahkan melihat performa per entitas, per gudang, dan per lini produk.
Yang perlu diuji saat demo:
- Coba skenario multi-entity untuk memastikan laporan dan transaksi tidak tercampur antar entitas.
- Uji multi-mata uang jika ada transaksi impor atau cabang luar negeri, termasuk dampaknya ke laporan.
- Simulasikan multi-gudang agar alokasi stok dan pemenuhan order bisa diatur tanpa kerja manual.
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
| Kuat dalam manajemen multi-negara dan multi-mata uang. | Biaya bisa menjadi pertimbangan bagi bisnis kecil. |
| Lebih cepat diimplementasikan daripada ERP tier-1. | Antarmuka pengguna bisa ditingkatkan. |
| Fleksibel untuk distribusi, manufaktur, dan layanan. | Beberapa modul canggih mungkin memerlukan add-on. |
Sage X3: Solusi ERP yang solid untuk perusahaan distribusi skala menengah dengan operasional multi-negara.
Website: https://www.sage.com/
11. Brightpearl
Brightpearl cocok untuk bisnis distribusi yang banyak bermain di kanal ritel dan online, misalnya punya penjualan lewat website, marketplace, dan beberapa gudang yang harus tetap sinkron.
Sistem ini biasanya dipakai ketika tantangan utamanya bukan sekadar membuat sales order, tetapi mengatur arus order yang datang dari berbagai kanal tanpa membuat stok “berantakan” atau pengiriman terlambat.
Dalam praktik distribusi, Brightpearl terasa kuat untuk tim operasional yang perlu memproses order cepat: order masuk, barang dipicking, dikemas, lalu dikirim, sambil stok tetap terbarui. Jika bisnis lebih dominan B2B grosir dengan aturan harga kontrak dan kredit yang sangat rumit, biasanya perlu memastikan dulu batas kemampuannya di sesi demo.
Fitur Brightpearl:
- Penggabungan order dari banyak sumber: order dari web/marketplace/toko masuk ke satu daftar kerja operasional.
- Alokasi stok per gudang: sistem memilih gudang pemenuhan dan mengurangi stok sesuai pengiriman yang terjadi.
- Proses gudang cepat: picking list, packing, dan status pengiriman dibuat jelas per order.
- Retur operasional: pencatatan retur, keputusan restock, dan koreksi dokumen penjualan lebih tertib.
Yang perlu diuji saat demo:
- Minta simulasi order dari marketplace + website agar stok tidak ikut terjual ganda.
- Peragakan split shipment untuk satu order yang dipenuhi dari dua gudang.
- Uji aturan alokasi stok saat barang hanya tersedia sebagian dan sisanya backorder.
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
| Dirancang khusus untuk ritel dan grosir omnichannel. | Kurang cocok untuk distributor B2B murni. |
| Otomatisasi alur kerja pesanan yang sangat kuat. | Fitur manufaktur atau produksi sangat terbatas. |
| Integrasi dengan platform e-commerce dan marketplace. | Pelaporan terkadang dianggap kurang fleksibel. |
Brightpearl: Platform operasional yang ideal untuk distributor ritel dan grosir dengan fokus pada penjualan omnichannel.
Website: https://www.brightpearl.com/
12. Fishbowl Inventory
Fishbowl lebih tepat diposisikan sebagai solusi inventory dan gudang untuk distributor kecil–menengah yang ingin menguatkan operasional tanpa langsung memakai ERP. Biasanya dipakai saat masalah utamanya ada di gudang, yakni selisih stok, salah ambil barang, perpindahan antar lokasi tidak tercatat, dan stock opname memakan waktu.
Di bisnis distribusi, Fishbowl berguna ketika perusahaan butuh kontrol sampai level lokasi rak/bin, dukungan barcode, serta aturan reorder point agar pembelian tidak terlambat. Jika akuntansi sudah berjalan di sistem lain (misalnya QuickBooks), Fishbowl sering dipakai untuk mencatat biaya barang yang terjual sesuai pergerakan.
Fitur Fishbowl:
- Bin location + barcode: picking dan stock opname lebih akurat karena barang diambil sesuai lokasi.
- Multi-gudang & transfer: perpindahan stok antar gudang tercatat rapi dan bisa ditelusuri.
- Lot/serial tracking: cocok untuk distributor sparepart atau barang yang perlu nomor seri/batch.
- Reorder point & purchasing dasar: sistem memicu kebutuhan pembelian saat stok melewati batas minimum.
Yang perlu diuji saat demo:
- Jalankan picking dengan barcode untuk memastikan salah ambil barang bisa dicegah.
- Tunjukkan transfer antar gudang sampai stok di kedua lokasi berubah tanpa input ganda.
- Simulasikan reorder point agar sistem benar-benar memberi sinyal pembelian di waktu yang tepat.
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
| Integrasi yang sangat baik dengan QuickBooks. | Tergantung pada QuickBooks untuk fungsionalitas akuntansi. |
| Fitur manajemen inventaris yang kuat untuk UKM. | Bukan solusi ERP all-in-one yang mandiri. |
| Harga yang lebih terjangkau dibandingkan ERP penuh. | Dukungan pelanggan mendapatkan ulasan yang beragam. |
Fishbowl Inventory: Solusi manajemen inventaris yang canggih untuk UKM pengguna QuickBooks.
Website: https://www.fishbowlinventory.com/
13. Ramco Logistics Suite
Ramco Logistics Suite sebenarnya lebih dikenal sebagai platform logistik untuk perusahaan yang mengelola pengiriman secara serius, terutama bisnis 3PL, freight forwarder, dan kurir.
Jadi, Ramco paling masuk untuk distributor yang punya armada sendiri, volume pengiriman tinggi, atau operasionalnya mirip perusahaan logistik.
Ramco biasanya dipakai agar tim bisa mengatur shipment, armada, gudang, tarif, dan billing logistik dalam satu alur kerja, sehingga biaya pengiriman dan status pengiriman tidak dicatat terpisah di file berbeda.
Fitur Ramco:
- TMS + WMS dalam satu suite untuk alur order → gudang → pengiriman.
- Fleet management untuk perusahaan yang mengelola kendaraan dan jadwal pengiriman sendiri.
- Rating & billing logistik untuk menghitung tarif per rute/layanan lalu ditagihkan.
- Cocok untuk LSP (3PL/forwarder/kurir) sehingga fiturnya banyak mengarah ke operasi pengiriman.
Yang perlu diuji saat demo:
- Minta contoh perhitungan tarif dan pastikan billing mengikuti rute, berat/volume, serta layanan pengiriman yang dipilih.
- Peragakan pengiriman parsial agar status shipment dan dokumen penagihan tidak loncat-loncat.
- Pastikan update milestone pengiriman bisa dicatat sampai level yang dibutuhkan tim CS dan operasional.
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
| Sangat kuat dalam manajemen logistik dan transportasi. | Mungkin terlalu kompleks untuk distributor dengan logistik sederhana. |
| Fitur manajemen armada dan optimasi rute yang canggih. | Fokus utama bukan pada modul ERP tradisional seperti keuangan. |
| Dukungan untuk operasi logistik yang kompleks. | Implementasi memerlukan keahlian khusus di bidang logistik. |
Ramco Logistics Suite: Solusi ideal untuk perusahaan distribusi dengan operasional logistik dan manajemen armada yang intensif.
Website: https://www.ramco.com/
14. IFS
IFS adalah penyedia ERP yang menargetkan industri padat aset (asset-intensive) seperti aviasi, energi, konstruksi, dan manufaktur.
Bagi distributor yang beroperasi di sektor ini, misalnya sebagai penyedia suku cadang atau peralatan berat, IFS menawarkan solusi terintegrasi yang mencakup manajemen aset (EAM), layanan lapangan (FSM), dan ERP dalam satu platform.
IFS lebih tepat untuk distributor yang berada di industri padat aset atau spare parts, misalnya alat berat, energi, aviasi, atau teknisi lapangan, karena IFS memang menggabungkan ERP + EAM + FSM dalam satu ekosistem.
Fitur IFS:
- Service parts logistics & depot repair untuk alur suku cadang yang keluar–kembali–diperbaiki–keluar lagi.
- Field service management untuk penjadwalan, dispatch, dan kerja teknisi yang memakai parts.
- Enterprise asset management untuk perusahaan yang melacak aset dan riwayatnya bersama kebutuhan parts.
- Cocok untuk distribusi berbasis proyek/servis yang butuh kontrol suku cadang dan layanan purnajual.
Yang perlu Anda uji ketika demo:
- Jalankan skenario spare parts untuk pekerjaan teknisi.
- Minta alur depot repair/return.
- Peragakan reservasi parts untuk pekerjaan terjadwal agar stok tidak dipakai order lain.
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
| Unggul di industri padat aset dan layanan lapangan. | Tidak ideal untuk bisnis distribusi ritel atau FMCG. |
| Menggabungkan ERP, EAM, dan FSM dalam satu platform. | Implementasi yang kompleks dan membutuhkan investasi besar. |
| Antarmuka pengguna yang modern dan fungsional. | Memerlukan keahlian industri yang spesifik untuk implementasi. |
IFS: Solusi ERP terintegrasi untuk distributor di industri padat aset seperti energi, aviasi, dan konstruksi.
Website: https://www.ifs.com/
15. Jurnal by Mekari
Mekari Jurnal adalah software akuntansi online yang juga punya fitur stok/persediaan, sehingga cocok untuk distributor kecil–menengah yang butuh pencatatan penjualan, pembelian, dan stok lebih rapi tanpa masuk ke ERP enterprise.
Untuk distribusi, Jurnal biasanya dipilih saat fokusnya adalah invoice, piutang, hutang, pencatatan stok dasar, dan kebutuhan pajak. Untuk kebutuhan gudang yang detail (bin location, wave picking, multi-gudang kompleks), biasanya perlu solusi yang lebih khusus.
Fitur Mekari Jurnal:
- Akuntansi + stok barang untuk distributor yang ingin penjualan dan persediaan tersambung.
- Invoice dan piutang untuk menertibkan tagihan ke pelanggan.
- Fitur pajak untuk menerapkan pajak pada transaksi invoice sesuai kebutuhan.
- Integrasi ekosistem pajak lewat integrasi Jurnal–Klikpajak untuk alur akuntansi dan pelaporan pajak yang lebih praktis.
Yang perlu diuji saat demo:
- Tanyakan batasan multi-gudang bila perusahaan menyimpan stok di lebih dari satu lokasi.
- Periksa alur retur penjualan agar stok dan koreksi nilai transaksi tidak perlu input ganda.
- Minta contoh penerapan pajak pada invoice supaya format transaksi sesuai kebutuhan perusahaan.
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
| Sangat mudah digunakan untuk UKM. | Bukan solusi ERP distributor yang komprehensif. |
| Harga terjangkau dengan pemahaman regulasi lokal. | Fitur manajemen rantai pasok dan gudang terbatas. |
| Ekosistem produk Mekari yang terintegrasi. | Kurang skalabel untuk perusahaan besar. |
Jurnal by Mekari: Solusi akuntansi dan inventaris yang mudah digunakan untuk bisnis distribusi kecil hingga menengah di Indonesia.
Website: https://jurnal.id/
Hasil yang Paling Dicari Distributor dari ERP
ERP distributor biasanya dicari untuk menutup titik rugi yang paling sering muncul: stok tidak akurat, harga tidak konsisten, pengiriman bertahap berantakan, retur menggantung, serta piutang sulit dikendalikan.
Hasil yang paling sering dicari adalah:
- Order tetap tertib saat stok kurang. Sistem membuat backorder per item tanpa perlu tim membuat order baru manual.
- Pengiriman bertahap tidak merusak penagihan. Satu sales order bisa menjadi beberapa delivery, dan invoice mengikuti jumlah yang benar-benar terkirim.
- Harga pelanggan konsisten. Price list per segmen dan pengecualian untuk key account berjalan otomatis, sehingga harga tidak berubah-ubah di lapangan.
- Angka stok tidak menipu. Stok dipisahkan jelas antara available, reserved (untuk SO), dan in-transit, jadi janji kirim tidak memakai angka stok total.
- Retur/claim bisa ditutup sampai selesai. Retur membentuk dokumen koreksi (misalnya credit memo) dan status barang jelas, apakah restock, scrap, atau replace.
- Piutang lebih terkendali sejak awal. Sistem menerapkan credit limit dan hold order saat overdue, sehingga penjualan baru tidak menambah risiko.
Checklist Evaluasi ERP Distributor: Jangan Lewatkan 6 Area Ini
Gunakan checklist solusi ERP Indonesia untuk perusahaan distribusi ini saat seleksi vendor dan sesi demo, karena setiap poin memiliki uji yang bisa langsung dipraktikkan.
1. Harga & diskon per pelanggan
- Minta vendor membuat 3 segmen pelanggan (ritel, grosir, key account) dengan price list berbeda.
- Uji pengecualian harga untuk 1 pelanggan tertentu, lalu aktifkan approval jika diskon melewati batas.
2. Multi-gudang & alokasi stok
- Buat contoh stok: WH-JKT = 6, WH-SBY = 4, lalu input SO = 8.
- Pastikan sistem mampu split pemenuhan dan tetap membuat dokumen gudang per lokasi secara benar.
3. Pengiriman parsial dan dampaknya ke invoice/piutang
- Kirim 5 unit hari ini dan 3 unit minggu depan dari sales order yang sama.
- Pastikan invoice pertama hanya untuk 5 unit, piutang terbentuk sesuai, dan sisa order tetap open tanpa duplikasi.
4. Operasional gudang untuk kerja harian
- Minta demo alur receiving → put-away → picking → packing, termasuk pembatalan/ubah qty saat picking.
- Pastikan ada jejak perubahan (audit trail) agar selisih stok bisa ditelusuri dengan jelas.
5. Retur & claim
- Uji retur karena barang rusak/salah kirim, lalu pilih hasilnya: restock / replace / scrap.
- Pastikan sistem membentuk dokumen koreksi dan stok bergerak mengikuti keputusan retur.
6. Kontrol kredit & piutang
- Set credit limit (misalnya Rp100 juta) dan buat 1 invoice yang dibuat overdue.
- Pastikan Sales Order baru otomatis tertahan sampai ada approval, dan laporan umur piutang siap dipakai tim penagihan.
Kesimpulan
Tantangan bisnis distribusi seperti margin yang ketat, persaingan yang padat, dan tuntutan layanan yang cepat, membuat perusahaan perlu sistem kerja yang rapi dari penjualan, gudang, pembelian, hingga keuangan.
Karena itu, software ERP distributor berperan sebagai fondasi operasional agar order, stok, pengiriman bertahap, retur, dan piutang dapat terkendali dalam satu alur.
Agar keputusan tidak meleset, lakukan konsultasi gratis dan minta demo berdasarkan skenario distribusi yang paling sering terjadi di perusahaan Anda, seperti split shipment, aturan harga per pelanggan, serta retur/claim.
Pertanyaan Seputar Software ERP Distributor
-
Berapa biaya implementasi software ERP distributor?
Biaya implementasi sangat bervariasi, tergantung pada kompleksitas bisnis, jumlah pengguna, tingkat kustomisasi, dan vendor yang dipilih. Biayanya bisa berkisar dari puluhan juta untuk solusi UKM hingga miliaran rupiah untuk implementasi skala enterprise.
-
Apa perbedaan antara ERP cloud dan on-premise untuk distributor?
ERP Cloud di-hosting oleh penyedia layanan dan diakses melalui internet dengan model langganan, menawarkan skalabilitas dan biaya awal yang lebih rendah. ERP On-premise diinstal di server internal perusahaan, memberikan kontrol penuh atas data namun memerlukan investasi awal yang besar untuk perangkat keras dan pemeliharaan.
-
Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk implementasi ERP?
Waktu implementasi bisa berkisar dari beberapa minggu hingga lebih dari satu tahun. Faktor yang memengaruhi termasuk kompleksitas proses bisnis, kustomisasi yang diperlukan, migrasi data, dan kesiapan tim internal Anda.
-
Apakah software ERP bisa diintegrasikan dengan sistem lain seperti e-commerce?
Ya, sebagian besar software ERP modern dirancang untuk dapat diintegrasikan dengan sistem lain. Integrasi dengan platform e-commerce, CRM, atau sistem logistik pihak ketiga adalah hal yang umum untuk menciptakan ekosistem bisnis yang terhubung.
-
Bagaimana cara memilih software ERP yang paling tepat untuk bisnis saya?
Mulailah dengan mengidentifikasi masalah utama dan kebutuhan spesifik bisnis Anda. Buat daftar fitur wajib, tentukan anggaran, dan minta demo dari beberapa vendor teratas. Libatkan tim dari berbagai departemen untuk memastikan solusi yang dipilih dapat diadopsi dengan baik oleh semua pengguna.





















