Banyak orang mengira “equipment” itu sama saja dengan perlengkapan kantor karena sama-sama dipakai untuk operasional. Padahal, dalam konteks akuntansi, perbedaannya tidak sekadar istilah, tapi juga cara pencatatan dan perlakuan biayanya.
Secara sederhana, equipment adalah peralatan yang digunakan perusahaan untuk menunjang pekerjaan dan umumnya dipakai dalam jangka panjang. Karena masa pakainya lebih lama dibanding office supplies, equipment biasanya memiliki penyusutan dan dampaknya ikut muncul di laporan keuangan.
Jika perusahaan Anda memiliki banyak peralatan yang tersebar di gudang, pabrik, atau beberapa lokasi, pencatatannya bisa cepat berantakan jika tidak rapi sejak awal. Pembahasan ini akan melihat cara membedakan equipment dan supplies danbagaimana mencatatnya agar lebih jelas dan mudah dipantau.
Key Takeaways
|
Daftar Isi:
Equipment Besar

Selain itu, peralatan besar ini dapat dimasukkan dalam saldo aset tetap jika pembelian memerlukan depresiasi. Dengan demikian, contoh nyata dari peralatan besar yaitu berupa laptop, bangunan, gudang, kendaraan, mesin produksi, furniture kantor, dan lain sebagainya.
Equipment Kecil

Gunting, penangan kertas, obeng, kotak penyimpanan, mouse, staples, dan klip kertas adalah contoh peralatan kecil. Seperti halnya peralatan besar, ketika peralatan kecil dibeli, itu termasuk dalam aktiva tetap, yang nantinya akan mengalami proses depresiasi.
Nilai Barang
Harap Anda ingat bahwa pada dasarnya peralatan tidak memiliki nilai material tertentu dari dalam maupun barang itu sendiri.
Secara keseluruhan, ini menunjukkan bahwa tidak ada nilai material yang terkandung dalam semua peralatan. Karena itu, peralatan pada manajemen akuntansi perusahaan masuk dalam kategori biaya.
Fungsi Barang
Untuk memudahkan dalam menentukan apakah suatu item dapat dimasukkan pada equipment atau tidak, maka dapat Anda tentukan berdasarkan fungsi dari barang tersebut. Pada umumnya, peralatan memiliki karakteristiknya sendiri, yang tanpanya peralatan tidak dapat secara langsung menghasilkan barang atau jasa.
Salah satu nilai karakteristiknya yaitu memberikan manfaat barang. Namun, peralatan tersebut memerlukan bantuan peralatan lain, karena hanya berfungsi sebagai penunjang untuk memperlancar kegiatan perusahaan.
Umur Ekonomis
Anda harus menggarisbawahi bahwa sebagian besar peralatan memiliki umur ekonomis yang terbatas atau jangka waktu yang tidak dapat melebihi satu tahun atau lebih. Jika peralatan memiliki umur hidup kurang dari satu tahun, tentu saja termasuk dalam kategori biaya.
Sebaliknya, jika peralatan tersebut bertahan lebih dari satu tahun, maka secara otomatis akan masuk ke dalam klasifikasi sebagai properti atau aset perusahaan.
Kesimpulan
Equipment memegang peran penting dalam operasional perusahaan karena termasuk aset yang digunakan dalam jangka panjang. Dengan memahami definisi equipment dan perlakuannya, mulai dari pemakaian hingga pencatatan, perusahaan dapat menjaga akurasi laporan serta mengurangi risiko kesalahan dalam pengelolaan aset.
Dalam praktiknya, pengelolaan equipment yang rapi akan memudahkan perusahaan menata kebutuhan operasional harian secara lebih terstruktur. Beberapa perusahaan seperti SMS Finance juga telah menggunakan HashMicro untuk membantu proses ini berjalan lebih terkontrol.
Jika Anda ingin melihat bagaimana pencatatan dan pengelolaan equipment bisa dibuat lebih tertib dan mudah dipantau, Anda dapat menjadwalkan sesi demo untuk memahami alur sistemnya secara langsung sesuai kebutuhan bisnis.






