5 Langkah Efektif Menghadapi Krisis Keuangan Bisnis

Kanya Anindita
5 Langkah Efektif Menghadapi Krisis Keuangan Bisnis

Krisis keuangan merupakan mimpi buruk bagi setiap pelaku bisnis. Penyebabnya bermacam-macam, bisa karena faktor internal seperti manajemen arus kas yang buruk, atau faktor eksternal seperti melemahnya perekonomian, musibah seperti bencana alam atau penyakit, dan lain-lain.  Jika pengusaha tidak segera melakukan tindakan ketika krisis keuangan melanda, maka kondisi finansial bisnisnya akan semakin parah dan kemudian berakhir pada kebangkrutan. Sebelum kondisi bertambah parah, ada beberapa langkah yang perlu dilakukan oleh pengusaha.

Identifikasi Penyebab Krisis Keuangan

Langkah pertama untuk mengatasi krisis keuangan adalah mengidentifikasi masalah utama yang menyebabkannya. Penyebabnya bisa jadi faktor internal atau faktor eksternal. Masalah keuangan umumnya merupakan indikasi masalah yang lebih besar. Oleh karena itu, dibutuhkan solusi permanen atau jangka panjang untuk mengatasi masalah keuangan ini.

Jika krisis keuangan bisnis Anda disebabkan oleh faktor eksternal seperti pandemi Covid-19 yang masih terjadi saat ini misalnya, maka perlu dipahami bahwa masalah keuangan bisnis Anda mungkin akan membaik setelah pandemi berakhir. Dan, jika Anda pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), maka Anda dapat meminta bantuan dari pemerintah melalui program kredit usaha rakyat (KUR). 

5 Langkah Efektif Menghadapi Krisis Keuangan Bisnis
Virus Corona dikhawatirkan akan menyebabkan krisis finansial secara global.

Namun, apabila krisis keuangan sudah melanda bahkan sebelum terjadinya pandemi virus Corona, dan jika Anda bukan pelaku UMKM, maka ada lebih banyak usaha yang perlu dikerahkan untuk mengembalikan stabilitas keuangan bisnis Anda. 

Penting juga bagi Anda untuk menganalisis manajemen keuangan bisnis Anda. Apakah selama ini Anda mencampur keuangan bisnis dengan keuangan pribadi Anda? Bagaimana Anda memanfaatkan pendapatan bisnis Anda selama ini? Apakah Anda selalu menerima pembayaran pelanggan tepat waktu? Menjawab pertanyaan-pertanyaan ini akan memudahkan Anda mengevaluasi cara mengelola keuangan perusahaan Anda serta menemukan mana yang efektif dan yang tidak. 

Hilangkan Biaya yang Tidak Perlu

Anda juga perlu menganalisis biaya pengeluaran bisnis Anda. Dari sini Anda dapat mengetahui di mana dan bagaimana Anda bisa berhemat. Cari tahu proses-proses bisnis yang memakan biaya paling banyak. Mungkin ada cara untuk memangkas atau mengurangi biaya-biaya tersebut. Jalin komunikasi yang baik dengan supplier Anda dan tanyakan apakah ada cara yang bisa dilakukan agar Anda mendapatkan harga diskon atau biaya pengiriman yang lebih murah (misalnya uang muka yang lebih besar).

Kurangi proses-proses manual yang memakan banyak waktu namun tidak memberikan profit bagi bisnis Anda. Misalnya, selama ini Anda menghabiskan banyak waktu dan biaya untuk melakukan tugas-tugas akuntansi seperti membuat laporan keuangan dan faktur yang menggunakan banyak kertas. Mungkin ini saatnya untuk beralih ke sistem akuntansi digital sehingga biaya pengelolaan akuntansi dapat diminimalkan. 

Anda juga harus lebih cermat dalam membuat keputusan pembelian. Mungkin selama ini Anda telah mengeluarkan banyak biaya untuk pembelian yang sebenarnya tidak perlu. Permintaan pembelian dari setiap departemen atau unit bisnis harus lebih ditinjau. Untuk memudahkan Anda memproses approval, sebaiknya Anda menggunakan procurement software yang dapat diintegrasikan dengan proses bisnis lain seperti akuntansi atau manajemen inventaris. 

Atur Anggaran dengan Lebih Teliti

Pengelolaan anggaran juga harus diperketat. Kini Anda harus benar-benar mengalokasikan anggaran yang Anda miliki pada hal-hal yang memberikan banyak manfaat bagi bisnis Anda. Tunda dulu rencana untuk mengekspansi bisnis Anda, mengadakan event besar, atau hal-hal lain yang membutuhkan modal besar. 

Untuk memudahkan Anda mengatur anggaran perusahaan, gunakan aplikasi keuangan yang terintegrasi dengan manajemen pembelian. Dengan sistem ini, approval matrix dapat disesuaikan sehingga permintaan budget dari setiap departemen atau cabang bisnis dapat dikelola dengan lebih baik. 

Ubah Strategi Penjualan

Anda perlu mengevaluasi strategi penjualan Anda selama ini untuk mengetahui apakah strategi tersebut berhasil atau tidak. Dengan begini, Anda akan memahami apa yang perlu diperbaiki atau diubah. Tinjau lagi promosi-promosi Anda. Apakah Anda benar-benar meraih untung atau justru program promosi Anda malah membuat Anda rugi?

Evaluasi lagi kualitas prospek Anda. Apakah selama ini Anda telah menghabiskan banyak waktu dan biaya pada prospek yang tidak sesuai ekspektasi Anda? Kini saatnya bagi Anda untuk fokus dan memusatkan prioritas Anda pada prospek yang lebih berkualitas sehingga proses konversi penjualan dapat dipercepat dan pemborosan dapat dihindari.

Anda mungkin juga perlu mengganti strategi pemasaran Anda dengan yang lebih efisien, misalnya selama ini Anda menghabiskan banyak uang untuk pemasangan iklan di billboard, sekarang mungkin waktunya untuk lebih fokus pada digital marketing

Monitor Arus Kas Bisnis Anda

Yang tidak kalah penting, yakni memonitor arus kas Anda secara rutin. Ini akan membantu Anda memahami pendapatan dan biaya pengeluaran bisnis Anda secara detail. Dari sini, Anda akan dapat mengetahui laba rugi Anda, apa yang menghambat arus kas Anda, dan biaya apa yang bisa Anda pangkas. 

Arus kas Anda dapat dipantau kapan pun dan di mana pun secara real time dengan bantuan aplikasi keuangan berbasis web. Aplikasi ini juga memungkinkan Anda melacak laba rugi di setiap departemen dan unit bisnis serta menghasilkan berbagai laporan keuangan dalam hitungan detik.

Pastikan juga Anda mengelola tagihan pelanggan dengan baik. Tagihan yang sering dibayar terlambat merupakan salah satu faktor yang memperburuk arus kas Anda. Dengan aplikasi e-Invoicing HashMicro, Anda dapat secara otomatis mengirimkan faktur, melacak seluruh tagihan Anda, dan mengirim payment reminder ke pelanggan sebelum tagihannya jatuh tempo.

Kesimpulan

Untuk dapat keluar dari krisis keuangan, pengusaha perlu mengerahkan usaha secara maksimal. Ini mungkin membutuhkan waktu berbulan-bulan, karena tidak dapat diselesaikan secara instan. Dengan melakukan kelima langkah di atas secara tekun dan optimis, pengusaha akan dapat melalui dan pulih dari krisis keuangan yang sedang dihadapi.

Dapatkan

Konsultasi Software ERP

GRATIS via WhatsApp

related articles