5 Tips Manajemen Aset Paling Efektif untuk Meningkatkan Efisiensi Bisnis

Kanya Anindita
5 Tips Manajemen Aset Paling Efektif untuk Meningkatkan Efisiensi Bisnis

Tidak peduli jenis aset yang perusahaan Anda miliki, mengelola aset bukan tugas yang mudah. Apalagi jika Anda memiliki aset dalam jumlah banyak dan Anda menjualnya ke konsumen. Meskipun ada berbagai tantangan yang mau tidak mau harus Anda hadapi dalam pengelolaan aset perusahaan, sangatlah mungkin untuk membuatnya menjadi lebih mudah dan sederhana. Dalam artikel ini, kami merangkum lima cara yang bisa Anda gunakan untuk menyederhanakan manajemen aset Anda sehingga Anda dapat mengoptimalkan efisiensi bisnis Anda.

1. Tentukan Penanggung Jawab Aset yang Andal & Terpercaya

Anda mungkin memiliki banyak hal dalam bisnis Anda yang harus dipikirkan. Anda tidak bisa mengontrol seluruh elemen bisnis Anda, termasuk manajemen aset Anda. Oleh karena itu, sebaiknya Anda menentukan karyawan yang bisa Anda percaya dan andalkan sebagai penanggung jawab aset perusahaan.

Jika bisnis Anda berskala kecil, maka satu atau dua orang saja cukup untuk bertanggung jawab terhadap manajemen aset bisnis Anda. Akan tetapi, jika Anda memiliki perusahaan yang besar, maka Anda perlu memiliki tim yang memang difokuskan untuk mengelola dan menjaga aset perusahaan Anda.

2. Pahami Siklus Hidup Aset Anda

Anda perlu mengetahui siklus hidup aset Anda, mulai dari ketika Anda membelinya hingga ketika aset sudah tidak dapat digunakan lagi. Prediksi berapa lama masa penggunaan masing-masing aset Anda. Ini akan memudahkan Anda menentukan kapan Anda harus melakukan maintenance. Dengan mengestimasi siklus hidup aset Anda, Anda juga dapat melakukan pembelian dengan lebih bijak. Misalnya, Anda dapat memilih komputer yang masa penggunaannya lebih lama (awet).

3. Lakukan Aset Tracking Secara Berkala

Tanpa pengecekan aset secara rutin, perusahaan Anda dapat mengalami kerugian secara finansial. Sebab, Anda bisa dibebankan pada pembayaran pajak, asuransi, pembelian, dan pemeliharaan aset yang sebenarnya tidak diperlukan. Anda bisa saja membayar pajak untuk aset-aset yang sudah terdepresiasi atau tidak lagi Anda miliki. Anda juga akan kerepotan ketika jumlah aset Anda ternyata tidak cukup untuk memenuhi permintaan pelanggan atau klien Anda. Oleh karena itu, sangatlah penting untuk mengetahui jumlah aset yang sebenarnya Anda miliki dan jumlah aset yang tertera di pembukuan Anda.

4. Ketahui Depresiasi Aset Anda dengan Baik

Penting sekali bagi Anda untuk mengetahui penyusutan atau depresiasi aset perusahaan Anda. Ketahui aset mana saja yang sudah tidak layak digunakan, kemudian cari tahu penyebabnya. Mungkin saja selama ini Anda tidak tahu bahwa ada banyak barang yang telah usang, namun tetap digunakan oleh karyawan Anda yang tentunya menghambat produktivitas mereka. Oleh karena itu, sebaiknya lakukan penghitungan depresiasi secara rutin agar Anda tahu mana barang yang seharusnya sudah tidak boleh digunakan lagi serta kapan waktu terbaik untuk membeli barang-barang baru,

5. Gunakan Solusi Manajemen Aset Otomatis

Mengelola aset secara manual hanya akan menghabiskan banyak waktu, tenaga, dan biaya tanpa mendapatkan hasil yang sepadan. Untuk mengoptimalkan manajemen aset perusahaan Anda, Anda sebaiknya menggunakan solusi manajemen aset otomatis. Perangkat lunak ini mengotomatiskan proses manajemen aset Anda, yang terdiri dari pemantauan aset, pengecekkan depresiasi, penjadwalan pemeliharaan, pengelolaan kontrak, analisis biaya, dan pembuatan laporan aset yang lengkap dan akurat. Mengotomatiskan tugas-tugas pengelolaan aset yang kompleks tentunya akan membantu Anda meningkatkan efisiensi, efektivitas, dan produktivitas bisnis Anda.