5 Tips Kelola Budget Perusahaan Menjelang New Normal

Kanya Anindita
5 Tips Kelola Budget Perusahaan Menjelang New Normal

Budgeting adalah salah satu proses paling penting yang tidak boleh terlewatkan saat Anda membuka bisnis Anda kembali setelah PSBB. Jika perusahaan Anda mengalami penurunan omzet yang signifikan akibat COVID-19, maka Anda perlu mengelola budget Anda secara benar untuk memulihkan kondisi keuangan bisnis Anda. Berikut ini adalah lima tips sederhana yang dapat membantu Anda mengatur budget perusahaan menjelang new normal.

1. Pahami dampak akibat COVID-19

Sebelum mengatur budget, Anda harus memahami seberapa parah dampak COVID-19 dan PSBB pada perusahaan Anda. Dengan mengetahui tingkat keparahan dampaknya, Anda akan dapat membuat rencana finansial yang lebih tepat. 

Perusahaan yang yang mengalami sedikit penurunan penjualan mungkin hanya perlu melakukan perubahan kecil pada pengelolaan budget nya. Sementara, perusahaan yang terkena dampak parah perlu membenahi seluruh struktur biayanya.

2. Buat rencana keuangan bersama tim

Selanjutnya, Anda perlu melibatkan beberapa tim untuk bersama-sama mengatur rencana keuangan. Selain tim keuangan, penting juga untuk melibatkan tim penjualan dan supply chain. Mereka mungkin dapat membantu menjelaskan tentang perubahan perilaku konsumen, tren pasar dan keuangan saat ini, serta upaya yang dibutuhkan untuk menstimulasi pendapatan.

Anda dapat mengandalkan laporan keuangan perusahaan pada bulan Januari 2020 untuk membandingkan kondisi keuangan sebelum dan pasca COVID-19. Prediksi keuangan dan alokasi budget Anda tentu akan berubah, karena harus menyesuaikan dengan kondisi saat ini. Untuk dapat menghasilkan laporan keuangan yang akurat secara real time, gunakan aplikasi keuangan berbasis web

3. Evaluasi arus kas untuk tekan budget

Nah, sekarang waktunya mengevaluasi arus kas Anda. Cek utang dan piutang perusahaan untuk memastikan bahwa keduanya tidak mengakibatkan permasalahan arus kas. Dari sini Anda juga dapat mengetahui secara detail tentang biaya pengeluaran perusahaan selama pandemi. Selanjutnya Anda dapat mencatat biaya apa saja yang bisa Anda tekan.

Selain menekan budget, mengevaluasi arus kas juga dapat memudahkan Anda menemukan upaya untuk menggenjot kembali pendapatan perusahaan. Gunakan software akuntansi dari HashMicro untuk memudahkan Anda memantau arus kas perusahaan di manapun Anda berada. 

4. Atur prioritas pembelanjaan perusahaan

Anda semestinya sudah memiliki dana darurat. Nah, sekarang penting untuk mengatur bagaimana Anda akan menggunakan dana darurat tersebut. Sebelum COVID-19, Anda mungkin sudah berencana menggunakan uang perusahaan untuk berbagai hal, misalnya event perusahaan. Sekarang waktunya untuk mengubah rencana tersebut dan mengatur ulang prioritas Anda.

Prioritaskan dana darurat Anda untuk hal-hal yang lebih esensial dan bernilai bagi bisnis Anda. Tunda dulu investasi dan rencana ekspansi hingga Anda kembali memiliki modal yang cukup. Tinjau permintaan untuk pengadaan barang atau jasa dari setiap divisi atau cabang bisnis. Untuk membantu mengontrol biaya pengadaan perusahaan, gunakan procurement software HashMicro yang ramah pengguna. 

5. Kelola budget dengan bantuan software

Pemakaian software akuntansi atau aplikasi keuangan dapat sangat membantu mengelola budget dan mengurangi biaya. Alat ini membantu mengotomatiskan proses-proses akuntansi sehingga Anda dapat menghemat jasa akuntan tambahan. 

Sistem Akuntansi dari HashMicro menyediakan fitur budget management yang terhubung dengan Sistem Pembelian. Fitur ini memungkinkan Anda untuk mengatur matriks persetujuan untuk setiap pengajuan pembelian barang atau jasa dari setiap divisi atau cabang perusahaan Anda.

Dapatkan

Konsultasi Software ERP

GRATIS via WhatsApp

related articles