Lihat Artikel Lainnya

BerandaQuick ReadsPentingnya Menjalankan Proses Psikotes yang Efisien bagi Rekruter

Pentingnya Menjalankan Proses Psikotes yang Efisien bagi Rekruter

Rekruter pasti sudah tidak asing lagi dengan tes psikotes, karena dalam proses seleksi karyawan, psikotes merupakan salah satu tahapan penting.

Mengapa tes ini menjadi salah satu tahapan yang penting dalam proses seleksi karyawan? Hal ini menjadi momen bagi perusahaan dalam mengetahui kualitas dari calon karyawannya.

Simak pembahasan artikel ini untuk mengetahui lebih lanjut mengenai psikotes dalam proses seleksi karyawan!

Key Takeaways

  • Psikotes adalah alat efektif dalam seleksi karyawan dan manajemen sumber daya manusia.
  • Psikotes digunakan dalam seleksi karyawan untuk mengukur kecerdasan, karakteristik, dan kondisi kesehatan mental calon karyawan.
  • Beberapa jenis psikotes termasuk tes Wartegg, tes logika aritmatika, tes logika deret gambar, psikotes kemampuan verbal, tes Edwards Personal Preference Schedule (EPPS), psikotes menggambar pohon, dan tes Kraepelin (tes koran).
  • Psikotes dapat meningkatkan efisiensi perekrutan, membantu mendapatkan rekrutmen berkualitas, memungkinkan skalabilitas dalam perekrutan, dan masih banyak lagi.
  • Mengintegrasikan tes psikotes dalam proses seleksi karyawan dengan bantuan teknologi seperti software HRM dapat meningkatkan akurasi dan efisiensi dalam memilih karyawan yang sesuai.

DemoGratis

Tujuan Psikotes聽dalam Seleksi Karyawan

Psikotes

Pelaksanaan tes psikotes dalam proses seleksi karyawan tentunya dilandasi oleh beberapa tujuan yang relevan. Dengan adanya tes ini, perusahaan dapat mengukur tingkat kecerdasan seseorang, yang seringkali diidentifikasi dengan Intelligence Quotients (IQ). Namun, tes psikotes tidak hanya terbatas pada aspek kecerdasan, tetapi juga dapat mengungkap karakteristik dan kondisi kesehatan mental calon karyawan.

Selain itu, dalam konteks dunia kerja, tes psikotes dapat memberikan wawasan yang berharga tentang kualitas dan potensi pelamar kerja yang akan direkrut, serta membantu menentukan kandidat yang paling cocok untuk posisi tertentu dalam perusahaan.

Baca juga: Rekrutmen Karyawan: Tips Agar HRD Tidak Salah Pilih Karyawan

Jenis-jenis Psikotes yang Relevan untuk Seleksi Karyawan

Psikotes

Setelah memahami konsep dan tujuan dari tes psikotes dalam konteks seleksi karyawan, saatnya untuk mengeksplorasi berbagai jenis psikotes yang tersedia. Psikotes mencakup beragam jenis sebagai berikut yang dapat memberikan wawasan yang berharga tentang calon karyawan.

Tes Wartegg

Tes Wartegg adalah salah satu alat asesmen psikologis yang rekruter gunakan dalam proses rekrutmen karyawan. Pengembangan tes ini dilakukan oleh Ehrig Wartegg dan Marian Kinget. Tujuan dari tes Wartegg adalah untuk memberikan wawasan mendalam tentang karakter seseorang, termasuk aspek emosi, imajinasi, dan kemampuan pengendalian diri.

Dalam tes ini, peserta akan diberikan selembar kertas yang berisi 8 kotak kosong yang harus mereka lengkapi dengan gambar-gambar yang sesuai. Kotak-kotak tersebut akan berisi gambar-gambar berupa titik atau bentuk geometris sederhana. Selama tes, peserta diberikan waktu selama 30 menit untuk menyelesaikannya.

Tes Wartegg ini dapat membantu recruiter dalam mengevaluasi karakter dan potensi calon karyawan dengan lebih mendalam.

Tes logika aritmatika

Sering juga kita sebut dengan tes deret angka, tes logika aritmatika adalah komponen penting dalam proses seleksi karyawan. Dalam tes ini, peserta akan diberikan serangkaian angka yang membentuk sebuah deret. Tantangannya adalah untuk memahami dan menganalisis pola yang ada dalam deretan angka ini.

Pola tersebut bisa melibatkan operasi matematika seperti perkalian, pembagian, pengurangan, atau mungkin penambahan, bahkan pembentukan pecahan angka. Tes logika aritmatika ini dirancang khusus untuk mengukur kemampuan analitis seseorang dalam memahami dan menyelesaikan tugas-tugas yang melibatkan pola matematis dan logika.

Bagi para rekruter, tes ini memberikan wawasan yang berharga tentang kemampuan analitis calon karyawan dan sejauh mana mereka dapat menghadapi tugas yang memerlukan pemecahan masalah matematis.

Tes logika deret gambar (penalaran)

Tes logika deret gambar, atau tes penalaran visual, merupakan instrumen seleksi yang memiliki tujuan-tujuan penting. Selain untuk mengukur kemampuan individu dalam menganalisis permasalahan, tes ini juga memberikan wawasan mengenai kecepatan pengambilan keputusan.

Dalam tes ini, para peserta akan dihadapkan pada serangkaian gambar. Mereka diharapkan dapat mengidentifikasi dan memahami pola di balik deretan gambar tersebut. Tes ini memanfaatkan gambar dalam berbagai dimensi, mulai dari gambar dua dimensi hingga tiga dimensi, untuk menggali wawasan yang lebih dalam mengenai kandidat yang sedang diuji.

Dalam dunia seleksi karyawan, pemahaman tentang tes logika deret gambar memiliki dampak yang signifikan untuk memilih kandidat yang paling sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

Psikotes kemampuan verbal

Kemampuan verbal sangat penting dalam menilai potensi seseorang di dunia kerja. Tingkat inteligensi seseorang sering kali tercermin dalam kemampuan berbicara dan berkomunikasi. Tes kemampuan verbal dalam seleksi karyawan bertujuan untuk mengukur sejauh mana seseorang mampu berbahasa, baik secara tertulis maupun lisan.

Selain itu, tes ini juga mengukur kemampuan seseorang dalam memahami dan mengartikan informasi secara efektif. Dalam tes ini, terdapat beberapa subtes yang meliputi tes persamaan kata (sinonim), tes lawan kata (antonim), pengurutan kata, dan tes analogi.

Tes kemampuan verbal membantu perusahaan dalam mengevaluasi kemampuan komunikasi calon karyawan serta memahami sejauh mana mereka dapat berkontribusi dalam konteks pekerjaan yang memerlukan kemampuan verbal yang baik.

Tes Edwards Personal Preference Schedule (EPPS)

Dalam dunia seleksi karyawan, tes kepribadian menjadi alat yang sangat penting untuk memahami calon karyawan secara lebih mendalam. Salah satu tes kepribadian yang para rekruter gunakan adalah Tes Edwards Personal Preference Schedule (EPPS).

Dikembangkan oleh Allen L. Edward pada tahun 1938, tes EPPS bertujuan untuk mengeksplorasi dan mengukur keunikan dari kepribadian seseorang. Dalam tes ini, peserta akan dihadapkan pada dua pilihan yang mencerminkan preferensi kepribadiannya.

Tujuan dari tes ini adalah untuk memastikan bahwa semua aspek kepribadian calon karyawan terungkap, sehingga perusahaan dapat membuat keputusan yang lebih informasional dalam proses rekrutmen.

Psikotes menggambar pohon

Tes psikotes yang meminta peserta menggambar pohon seringkali menjadi salah satu komponen dalam proses rekrutmen karyawan suatu perusahaan. Dalam tes ini, peserta akan diberikan selembar kertas kosong dan diminta untuk menggambar pohon secara bebas. Namun, ada beberapa aturan yang perlu ditaati; peserta tidak diizinkan menggambar tumbuhan kecil atau pohon kelapa.

Jenis tes ini bertujuan untuk menggali lebih dalam dan mengevaluasi aspek kepribadian serta karakter dari peserta tes, memberikan wawasan berharga untuk keperluan seleksi karyawan.

Tes Kraeplin (tes koran)

Psikotes Kraepelin, yang lebih terkenal sebagai tes koran, adalah salah satu alat evaluasi yang rekruter gunakan dalam dunia seleksi karyawan. Tes ini diciptakan oleh Emilie Kraepelin, seorang psikiater terkemuka. Pelaksanaan tes ini bertujuan untuk memberikan wawasan lebih lanjut tentang karakter dan performa peserta tes, sehingga dapat membantu perusahaan dalam proses perekrutan.

Tes ini mencakup beberapa aspek penting, seperti keuletan, kemauan, dan kemampuan penyesuaian diri. Peserta hanya perlu menjumlahkan deretan angka yang disusun secara vertikal mulai dari angka 0 hingga 9.

Psikotes ini dapat menjadi salah satu alat yang berguna dalam menilai kemampuan seseorang untuk menyelesaikan tugas dengan cepat dan akurat, aspek penting dalam banyak pekerjaan di dunia kerja.

Baca juga: Manfaat Sistem Software Human Resource Management bagi Perusahaan

Mengapa Psikotes Itu Penting untuk Pemilihan Karyawan?

Psikotes

Psikotes memainkan peran penting dalam proses seleksi karyawan di berbagai perusahaan. Dalam dunia kerja yang semakin kompetitif, penggunaan tes psikologi yang efektif menjadi kunci untuk memperoleh tim yang berkualitas dan berkinerja tinggi. Mengapa demikian? Simak teks berikut!

Meningkatkan efisiensi perekrutan dengan psikotes online

Psikotes atau asesmen online mempercepat efisiensi rekrutmen dengan mengelola CV kandidat dalam waktu yang singkat. Menjadwalkan wawancara telepon biasanya memperlambat proses rekrutmen, tetapi asesmen pra-pekerjaan online mengundang peserta tes dengan mudah.

Lalu, evaluasi otomatis dari alat penilaian online mengotomatisasi tugas-tugas berulang, mengurangi waktu yang Anda perlukan dan meningkatkan transparansi. Kandidat menerima tautan tes yang sesuai dengan peran yang mereka lamar, memastikan tes yang relevan. Dengan psikotes online, proses rekrutmen menjadi lebih efisien dan efektif, memberikan manfaat baik bagi rekruter maupun kandidat.

Mendapatkan rekrutmen berkualitas

Meningkatkan kualitas rekrutmen kini lebih mudah berkat alat penilaian psikotes yang telah didukung oleh tes pra-penempatan yang terbukti keandalannya. Tim ahli industri berkolaborasi dalam merancang tes ini, memastikan bahwa setiap tes didasarkan pada prinsip ilmiah untuk secara efisien mengukur keterampilan kandidat.

Psikotes ini juga dapat dengan akurat melacak keterampilan yang sesuai dengan tuntutan pekerjaan, sehingga kandidat yang berhasil melewati tes memiliki jaminan memiliki keterampilan yang sesuai dengan tugas mereka dan cenderung menjadi pekerja yang unggul dalam pekerjaan mereka.

Skalabilitas dalam perekrutan

Skalabilitas psikotes, terutama psikotes online, dalam proses perekrutan membantu Anda memperluas kapasitas dalam proses rekrutmen. Ketika Anda melakukan wawancara fisik, terdapat batasan dalam jumlah kandidat yang dapat Anda layani. Hal ini terjadi karena keterbatasan slot wawancara dan keterbatasan ruang fisik untuk wawancara tatap muka. Namun, dengan platform penilaian online, seorang rekruter dapat dengan mudah menyaring ratusan kandidat setiap hari.

Penggunaan alat-alat ini juga membantu menghindari kelelahan para rekruter. Perangkat lunak penilaian psikotes online dapat memanfaatkan teknik penilaian kreatif, termasuk pengujian audio, video, atau pertanyaan pilihan ganda, untuk menilai berbagai jenis keterampilan kandidat.

Jika Anda ingin mengetahui berapa yang harus Anda investasikan untuk software penilaian psikotes online tersebut, Anda dapat mengunduhnya dengan menekan gambar di bawah ini.

download skema harga software erp
download skema harga software erp

Menghilangkan penilaian yang bersifat subjektif

Psikotes membantu mengeliminasi bias pribadi terhadap kandidat dan mendasarkan evaluasi pada keterampilan yang sesungguhnya. Resume sering kali dapat mencerminkan keterampilan palsu, namun, psikotes ini menyediakan cara obyektif untuk menilai keterampilan dan kepribadian kandidat.

Mereka memberikan nilai numerik yang objektif dan tidak memihak, memudahkan perbandingan kandidat dan menciptakan proses perekrutan yang lebih adil. Jadi, penggunaan psikotes pekerjaan membantu meminimalkan bias pribadi dalam perekrutan, mendorong pendekatan berbasis data, dan mendukung keanekaragaman di tempat kerja.

Memprediksi kinerja dan mengurangi pergantian karyawan

Psikotes adalah solusi bagi masalah tingginya tingkat pergantian karyawan akibat kurangnya kepuasan kinerja. Alat ini membantu memastikan bahwa perusahaan merekrut karyawan yang sesuai dengan pekerjaan mereka. Melalui analisis menyeluruh, rekruter dapat menemukan bakat terbaik yang tepat untuk pekerjaan, dan dengan karyawan yang merasa cocok dengan pekerjaannya, peluang mereka untuk meninggalkan perusahaan menjadi lebih kecil.

Tes psikometri, atau psikotes, yang didasarkan pada penelitian dan dikembangkan dengan cermat, menjadi prediktor kinerja pekerjaan yang sangat akurat. Rekrutan yang lebih tepat berarti tingkat pergantian karyawan yang lebih rendah dan penghematan biaya yang signifikan.

Memfasilitasi remote recruitment

Rekruter sekarang dapat melakukan penilaian dan merekrut secara remote dan online, terutama untuk kandidat tinggal jarak jauh atau akan bekerja jarak jauh (remote). Psikotes online ini membantu dalam menilai individu dari seluruh dunia tanpa batasan apa pun.

Namun dalam proses rekrutmen online ini, rekruter memiliki banyak kendala. Kendala utamanya adalah masalah kepercayaan. Bagaimana Anda bisa mempercayai CV dari pelamar jarak jauh? Lebih lanjut, bagaimana rekruter bisa memvalidasi keterampilan mereka?

Sebagian besar platform psikotes online juga menawarkan fitur anti-kecurangan. Dengan pengawasan lewat kamera聽webcam dan pemantauan browser, rekruter perusahaan dapat melakukan penilaian psikotes jarak jauh dan mempercayai skor kandidat.

Dapat menyediakan pelatihan yang sesuai

Tes psikometri dapat mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan kandidat, yang sangat berguna dalam proses perekrutan. Namun, yang lebih penting lagi, tes ini dapat membantu Anda mengenali kebutuhan pelatihan karyawan secara spesifik, serta merancang rencana pengembangan yang sesuai untuk meningkatkan kinerja dan keterlibatan staf.

Baca juga: 5 Cara Efektif Mempertahankan SDM Terbaik di Perusahaan

Bagaimana Cara Mengefisiensikan Psikotes untuk Memilih Karyawan yang Tepat

Psikotes

Menggabungkan psikotes dalam proses seleksi karyawan adalah langkah yang cerdas dalam dunia bisnis yang semakin kompetitif. Dengan memahami bagaimana mengoptimalkan penggunaan tes psikologi, Anda dapat meningkatkan akurasi dan efisiensi dalam memilih karyawan yang sesuai.

Salah satu cara untuk mencapai ini adalah dengan memanfaatkan teknologi modern. Software HRM seperti yang ditawarkan oleh HashMicro menawarkan fitur-fitur canggih yang dapat mendukung Anda dalam hal ini. Berikut adalah beberapa fitur utama sistem HR kami yang dapat membantu efisiensikan proses psikotes:

  1. Integrasi dengan WhatsApp dan portal pekerjaan untuk undangan psikotes yang otomatis, menghilangkan kebutuhan undangan manual.
  2. Kemampuan untuk membuat berbagai jenis tes, termasuk tes kognitif, kepribadian, dan psikologi secara otomatis.
  3. Halaman psikotes yang terintegrasi untuk memfasilitasi proses tes kognitif dan tes lainnya.

Dengan menggunakan sistem HR HashMicro, Anda dapat mempercepat proses psikotes dan memastikan efisiensi dan akurasi yang lebih baik dalam menemukan karyawan yang tepat untuk posisi yang ada.

Kesimpulan

Psikotes memainkan peran penting dalam proses perekrutan, memungkinkan rekrutmen perusahaan untuk lebih memahami karakteristik dan potensi pelamar. Setiap perusahaan menginginkan sumber daya manusia berkualitas untuk mencapai kesuksesan, dan psikotes adalah alat yang efektif dalam mencapai tujuan tersebut.

Di era digital saat ini, teknologi dapat menjadi mitra penting bagi perusahaan dalam meningkatkan efisiensi operasional mereka. HashMicro, sebagai penyedia perangkat lunak ERP terkemuka di Indonesia, hadir untuk membantu perusahaan meningkatkan efisiensi di semua aspek operasionalnya.

Untuk informasi lebih lengkapnya, dapat Anda lihat dengan meng-klik gambar di bawah ini.

HRM

Sistem Human Resource Management dari HashMicro juga memberikan alat untuk mengelola karyawan Anda secara lebih efektif. Banyak perusahaan telah beralih ke HashMicro untuk mengoptimalkan operasi mereka. Jadi, jangan ragu untuk menghubungi kami dan pelajari lebih lanjut tentang penawaran kami serta demo gratis yang dapat membantu perusahaan Anda mencapai efisiensi tertinggi.


Apakah artikel Ini bermanfaat?
YaTidak

Tertarik Mendapatkan Tips Cerdas Untuk Meningkatkan Efisiensi Bisnis Anda?

Dewi Sartika
Dewi Sartikahttps://www.hashmicro.com/id/
Dewi Sartika adalah seorang content writer berbakat dengan pengetahuan mendalam dalam bidang akuntansi. Dengan pengalaman bertahun-tahun di industri akuntansi, Dewi telah menggabungkan passion-nya dalam menulis dengan keahlian dalam dunia keuangan.

Highlight

Artikel Populer

Nadia

Nadia
Balasan dalam 1 menit

Nadia
Ingin Demo Gratis?

Hubungi kami via WhatsApp, dan sampaikan kebutuhan perusahaan Anda dengan tim ahli kami
6281222846776
Hubungi Tim Sales