BerandaMost ViewedAccountingFraud Adalah Bentuk Kecurangan dalam Akuntansi

Fraud Adalah Bentuk Kecurangan dalam Akuntansi

Akuntansi merupakan dunia yang sangat rentan dengan terjadinya kekeliruan maupun kecurangan. Dalam akuntansi, kekeliruan sering disebut sebagai error dan kecurangan sering disebut sebagai fraud. Sebenarnya keduanya hampir mirip, namun ada suatu hal kecil yang membedakan keduanya,yang mana error merupakan suatu kesalahan yang terjadi secara tidak sengaja. Sedangkan fraud adalah kesalahan atau kecurangan yang sengaja oknum lakukan untuk menguntungkan satu pihak, baik perseorangan, perusahaan, maupun institusi lain. Kecurangan merupakan tindakan tidak adil atau melanggar hukum yang mengakibatkan pihak lain mengalami kerugian.

 

Faktor-faktor Terjadinya Fraud

Fraud atau kecurangan tidak terjadi begitu saja. Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi seseorang ataupun satu pihak untuk melakukan fraud, di antaranya:

Kesempatan

Mungkin “mencari kesempatan dalam kesempitan” merupakan ungkapan yang cocok untuk pihak yang melakukan kecurangan saat adanya kesempatan. Kesempatan menjadi salah satu faktor yang membuka peluang terjadinya kecurangan. Kurang atau lemahnya pengawasan internal dapat menjadi ruang terjadinya kesempatan. Kesempatan ini bisa datang kapan, dari mana, dan kepada siapa saja, terlepas dari kedudukannya di dalam perusahaan.

Adanya sifat buruk

Pandangan hidup, moral, dan sifat seseorang juga mempengaruhi terjadinya fraud di dalam perusahaan. Orang yang memang memiliki sifat tamak, serakah, dan hanya mementingkan hidupnya sendiri akan mencari celah dan kesempatan untuk melakukan tindak kecurangan dan kriminal. Mereka tidak peduli meskipun tahu bahwa kecurangan adalah tindak kriminal, asalkan mereka mendapatkan hasil yang mereka idam-idamkan.

Evaluasi kepribadian dan kinerja karyawan dengan sangat mudah berdasarkan KPI masing-masing karyawan dengan sistem HRM terbaik dari HashMicro!

Tuntutan ekonomi

Tingginya kebutuhan ekonomi juga tidak jarang menjadi faktor yang membuat seseorang melakukan kecurangan. Kebutuhan hidup yang mendesak dan beban ekonomi yang harus segera terpenuhi sering membuat orang menjadi nekat untuk mengambil jalan pintas dengan cara melakukan fraud, walaupun mereka tahu kalau itu adalah tindakan ilegal dan melanggar hukum.

Lemahnya tindakan hukum

Orang-orang yang berniat untuk melakukan kecurangan kadang menyepelekan sanksi hukum yang kemungkinan akan mereka terima karena hukum yang berlaku lemah, tidak memberatkan  dan tidak memberikan efek jera. Apabila ketahuan, pelaku mungkin hanya akan terjerat hukum perdata, dan pengadilan akan menuntut pelaku untuk denda ataupun mengembalikan uang yang ia ambil. Ini akan sangat menguntungkan pelaku kecurangan yang memiliki jabatan yang tinggi, karena mereka bahkan bisa saja kebal dari hukum yang berlaku. 

 

Jenis-jenis Fraud

Secara garis besar, kita dapat membedakan fraud menjadi dua jenis, yaitu berdasarkan pelaku yang melakukan kecurangan dan berdasarkan tindak kecurangannya.

Berdasarkan pelaku fraud

Kecurangan yang dilakukan pegawai

Kecurangan yang dilakukan oleh pegawai dalam perusahaan biasa disebut sebagai employee fraud

Fraud oleh manajemen

Sedangkan kecurangan yang pelakunya adalah jajaran manajemen dalam perusahaan disebut sebagai management fraud. Kecurangan ini biasanya terjadi pada laporan atau transaksi keuangan untuk mencurangi stakeholders.

Berdasarkan jenis tindakan fraud

Kecurangan terhadap aset

Kecurangan terhadap aset atau assets misappropriation adalah penyalahgunaan atau bahkan pencurian aset dan harta perusahaan secara sengaja untuk kepentingan pribadi. Assets misappropriation merupakan bentuk fraud yang paling mudah untuk terdeteksi karena sifatnya yang dapat dihitung/ukur. Beberapa contoh dari kecurangan aset di antaranya: penggelapan kas, penyalahgunaan fasilitas kantor untuk keperluan pribadi, dan lain-lain. Cegah terjadinya kecurangan terhadap aset dengan sistem manajemen aset untuk kemudahan pengelolaan aset terbaik bagi enterprise di Indonesia!

Kecurangan terhadap laporan keuangan

Kecurangan terhadap laporan keuangan atau fraudulent of financial reporting merupakan kesalahan dalam penyajian data, pengabaian jumlah, dan pengungkapan yang sengaja tujuannya untuk menipu pengguna laporan keuangan tersebut. Fraud jenis ini biasanya sering dilakukan oleh manajemen perusahaan. Beberapa contoh dari fraudulent of financial reporting adalah overstating assets dan understating liabilities.

Pernyataan palsu

Biasanya, kecurangan terhadap laporan keuangan dimulai dengan pernyataan palsu atau fraudulent statement yang dilakukan oleh manajemen, pejabat, atau eksekutif perusahaan untuk menutupi kondisi keuangan perusahaan yang sebenarnya. Oknum yang melakukan kecurangan ini biasanya akan merekayasa keuangan dalam penyajian laporan keuangan, yang tujuannya untuk mengelabui investor, bank, dan pajak.

Korupsi

Korupsi juga merupakan salah satu jenis kecurangan karena di dalamnya termasuk penyalahgunaan kekuasaan, penyuapan, hingga pemerasan secara ekonomi. Jenis fraud yang satu ini sulit terdeteksi karena kecurangan ini menyangkut kerja sama dengan pihak lain. 

Pencurian atau penjualan data

Pencurian atau penjualan data konsumen secara sengaja oleh oknum dalam perusahaan kepada pihak lain termasuk ke dalam salah satu bentuk fraud. Data pribadi konsumen seperti nama, alamat, nomor telepon, data finansial, dan lain sebagainya merupakan data rahasia yang seharusnya disimpan perusahaan dengan baik. Namun tak jarang data-data tersebut bocor,  tercuri, dan lebih parahnya, terjual kepada pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Hal ini akan menyebabkan kebocoran data konsumen dan bukan tidak mungkin mengancam konsumen itu sendiri. 

 

Cara Mencegah Terjadinya Fraud

Sosialisasi SOP dan anti-korupsi 

Setiap perusahaan tentunya memiliki SOP atau standar operasional prosedur yang mengatur mengenai salah satunya tindakan kecurangan atau fraud. Perusahaan perlu menggalakkan sosialisasi mengenai isi dari SOP yang mengatur kinerja serta kegiatan anti korupsi bagi para karyawan. Bukan hanya itu, perusahaan juga perlu menyampaikan sanksi dan hukuman tegas apabila melakukan tindak kecurangan, tanpa peduli siapa yang melanggar.

Perusahaan pun harus memberikan sanksi yang tegas dan tidak berhenti hanya pemecatan yang bersangkutan saja, melainkan termasuk tuntutan ke ranah hukum untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. Dengan ini, akan meminimalisir atau bahkan meniadakan terjadinya tindak kecurangan di dalam perusahaan.

Analisa keuangan dengan baik

Menganalisa keuangan dengan baik merupakan salah satu cara untuk mencegah tindak kecurangan. Analisa keuangan yang baik dan teliti dapat meminimalisir terjadinya kecurangan dan juga sebagai bentuk antisipasi dan menutup kesempatan karyawan untuk melakukan fraud. 

Gunakan sistem akuntansi

Menggunakan sistem akuntansi yang terintegrasi akan menghasilkan laporan keuangan secara otomatis tanpa campur tangan dari banyak pihak dan meminimalisir human error. Sehingga akan menghasilkan laporan keuangan yang transparan, faktual, dan apa adanya. Sistem akuntansi yang terintegrasi akan mencegah terciptanya peluang untuk melakukan kecurangan terhadap laporan keuangan. 

Hashmicro menyediakan Software Akuntansi terbaik untuk enterprise di Indonesia untuk otomatiskan penyusunan laporan keuangan perusahaan Anda. Monitor kondisi keuangan bisnis anda secara aktual dan menyeluruh, kelola budget management sesuai dengan data yang ada, merekonsiliasi seluruh transaksi bank, hingga buat laporan keuangan yang akurat dalam hitungan detik dalam satu sistem aman yang terintegrasi.

 

Artikel Terkait

Tertarik Mendapatkan Tips Cerdas Untuk Meningkatkan Efisiensi Bisnis Anda?

Anak Agung Istri Karlita Aprilianti
Junior Creative Content Writer at Hashmicro.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Butuh Software untuk Bisnis Anda?

Konsultasikan kebutuhan Anda dengan mengisi form ini dan dapatkan demo GRATIS!

Ingin respon lebih cepat?

Hubungi kami lewat Whatsapp

Nadia

Nadia
Balasan dalam 1 menit

Novia
Ingin Demo Gratis?

Hubungi kami via WhatsApp, dan sampaikan kebutuhan perusahaan Anda dengan tim ahli kami
+6287888000015
×
Jadwalkan Demo Via WA