Seiring berkembangnya zaman tentunya setiap perusahaan memiliki berbagai macam kebutuhan dan hambatan yang berbeda. Demi terciptanya kinerja perusahaan yang kondusif tentunya perusahaan menginginkan pekerjaan yang efektif, efisien, dan saling terintegrasi sehingga semuanya terpusat. Untuk merealisasikan hal tersebut, perusahaan dapat menggunakan bantuan Software Cloud ERP unggulan dari HashMicro yang cocok untuk segala jenis bisnis Anda.
Namun, saat ini masih banyak perusahaan yang belum mengenal Sistem ERP modern, padahal dengan adanya Software ini tersebut dapat membantu mengoptimalkan kinerja operasional bisnis mereka. Segala hambatan operasional dapat terotomatisasi sehingga pekerjaan dapat lebih cepat selesai, efisien, dan akurat. Software ERP dari HashMicro dapat menjadi salah satu solusi terbaik untuk bisnis Anda. Untuk itu, pahami lebih dalam pengertian, konsep, fitur-fitur Cloud ERP, beserta skema perhitungan harga Software ERP nya!
Daftar Isi
- Pengertian Cloud ERP
- Konsep Cloud ERP
- Fitur-Fitur Cloud ERP
- Bagaimana Strategi dalam Implementasi Cloud ERP
- Bagaimana Agar Implementasi Cloud ERP Bisa Sukses
- Kesimpulan
Pengertian Cloud ERP
Mari kita bahas mengenai Enterprise Resource Planning (ERP), yaitu suatu disiplin ilmu sejak tahun 1990-an berupa sebuah software untuk mengotomasi proses operasional suatu perusahaan. Pada saat itu, sistem ERP di pasang pada server milik perusahaan dengan menggunakan database milik mereka sendiri. Lalu apa itu Cloud ERP? Cloud ERP adalah sebuah sistem perencanaan sumber daya perusahaan yang mencakup aktivitas operasional bisnis secara terintegrasi menggunakan suatu aplikasi cloud vendor (bukan jaringan lokal) yang memudahkan perusahaan dapat mengakses dengan internet.
Cloud ERP memiliki hosting dan dikelola oleh vendor ERP sehingga perusahaan tidak perlu memikirkan masalah yang berhubungan dengan teknis. Vendor ERP bertanggung jawab terhadap aplikasi, penyimpanan data, sistem operasi, server, dan update keamanan dan upgrade fitur. Software ERP solutions ini sangat cocok diterapkan pada perusahaan kecil dan menengah karena tidak membutuhkan biaya yang besar di awal sehingga perusahaan kecil pun dapat merasakan manfaat dari Sistem ERP itu sendiri.
Konsep Cloud ERP
Selain meningkatnya efisiensi operasional perusahaan, ERP juga dapat menghemat biaya, menjaga keamanan data, dan dapat membuat prakiraan bisnis secara akurat. Maka sangat penting bagi Anda untuk memahami beberapa konsep dasar yang berkaitan dengan sistem sebelum memilih Cloud ERP yang tepat untuk perusahaan Anda.
Strategi deployment
Istilah ‘Deployment’ bukanlah merupakan hal yang asing dalam dunia software engineering. Deployment adalah kegiatan yang bertujuan untuk menyebarkan aplikasi yang telah dibuat oleh para pengembang dengan berbagai cara tergantung dari jenis aplikasinya. Software ERP memiliki fungsionalitas cloud yang dapat diterapkan dengan cepat, namun perusahaan perlu meluangkan waktu untuk perencanaan, pemindahan data, kustomisasi software, konfigurasi, serta training user.
Cloud ERP
Seperti yang telah kami jelaskan sebelumnya, Cloud ERP adalah sebuah sistem perencanaan sumber daya perusahaan yang mencakup aktivitas operasional bisnis secara terintegrasi menggunakan suatu aplikasi cloud vendor (bukan jaringan lokal) yang memudahkan perusahaan dapat mengakses dengan internet. Karena memiliki hosting dan dikelola oleh vendor ERP maka, perusahaan tidak perlu memikirkan masalah yang berhubungan dengan teknis.
ERP on-premises
Server lokal (pribadi maupun server kantor) melakukan pemasangan, pemeliharaan, dan pengelolaan software resource planning. Sistem ERP on-premise biasanya membutuhkan biaya yang cukup besar dan investasi berlanjut karena memerlukan maintenance dari ahli IT. Enterprise Resource Planning on-premises dapat Anda kustomisasi namun tergantung pada software deployment yang digunakan.
ERP hosting
Enterprise Resouce Planning Hosting adalah layanan pihak ketiga untuk membantu bisnis memindahkan perangkat lunak ERP mereka ke cloud sebagai solusi perangkat lunak berkemampuan web. Perusahaan pengguna membeli dan memiliki perangkat lunak, tetapi alih-alih memasang perangkat lunak langsung di server in-house, perangkat lunak yang terpasang pada server jarak jauh dikelola oleh penyedia layanan hosting dengan biaya berlangganan bulanan.
End-to-end security
End-to-end (E2E) security adalah sebuah protokol dan mekanisme yang fokus untuk melindungi titik akhir dari koneksi. Endpoints atau titik akhir koneksi ini biasa disebut sebagai klien atau server. Perusahaan wajib membayar biaya langganan utnuk menggunakan software ERP. Biaya tersebut meliputi semua maintenance dan upgrade software.
Baca juga: 7 Keuntungan Menggunakan Cloud ERP Software
Fitur-Fitur Cloud ERP
Ada begitu banyak perusahaan penyedia ERP yang ada di dunia ini. Salah satunya yaitu HashMicro. Adapun beberapa modul ERP dari HashMicro yang dapat memudahkan bisnis Anda, sebagai berikut:
1. CRM-Leads
Customer Relationship Management (CRM) bekerja dengan cara memudahkan Anda mengidentifikasi prospek terbaik, mengestimasi pendapatan, memonitor status prospek, dan lain-lain. CRM juga akan memudahkan Anda untuk menemukan solusi terbaik untuk lead dan memberikan informasi yang sangat penting untuk mencapai kesuksesan penjualan dengan lead tersebut.
2. CRM-Sales
Customer Relationship Management (CRM) disini bekerja dengan cara meningkatkan pelayanan pelanggan dalam pembuatan sales order dan quotation, mengatur harga, dan penghitungan komisi secara otomatis. CRM Sales ini merupakan strategi penjualan yang berfokus pada manajemen hubungan pelanggan.
3. Accounting
Modul akuntansi merupakan hal yang sangat penting dalam sebuah bisnis karena hampir setiap perusahaan tentunya mengelola keuangan mereka. Dengan modul ini maka Anda dapat dengan mudah mengestimasi biaya pengeluaran dan keuntungan dari transaksi barang atau jasa dengan otomatisasi pengelolaan arus kas, pembuatan laporan keuangan, rekonsiliasi bank, jurnal penyesuaian, pembuatan faktur, dan lain-lainnya dengan akurat.
4. Inventory
Melalui fitur inventaris, Anda dapat mengoptimalkan tingkat persediaan, memantau proses stock transfer, estimasi kebutuhan inventaris, dan efektifkan pengelolaan stok pada setiap lokasi dengan Inventory Management System. Modul inventory ERP dari HashMicro memungkinkan Anda untuk mengelola secara terintegrasi stok barang pada beberapa gudang atau toko yang tersebar. Sebelum menentukan software inventori mana yang relevan dengan kebutuhan bisnis Anda, unduh skema perhitungan harga Software Inventori dari HashMicro untuk mengetahui gambaran harganya dan menjadi pertimbangkan untuk mengelola bisnis Anda kedepannya.
5. Procurement
Dengan modul ini maka kegiatan pengadaan barang atau jasa secara elektronik yang difasilitasi oleh software atau web dan koneksi internet, dengan memanfaatkan teknologi komunikasi dan informasi. Modul ini membantu perusahaan Anda untuk mengelola pembelian barang ke pemasok sehingga pengeluaran dapat lebih terkontrol dan transaksi barang akan selalu sesuai dengan permintaan pelanggan.
6. Supply Chain Management (SCM)
Desain dari Software Supply Chain Management akan membuat Anda dapat melihat visibilitas dan analisis pengelolaan produk dan material secara akurat dan mengikuti cepatnya pergantian pasar. Terdapat beberapa fitur yang dapat Anda temukan dalam modul SCM antara lain yakni manajemen inventaris, manajemen pesanan, manajemen pengadaan, pelacakan logistik dan pengiriman barang, perencanaan dan prakiraan, manajemen pemasok, dan manajemen pengembalian barang.
7. Human Resource Management (HRM)
Modul ini bekerja dengan cara mengefisiensikan pekerjaan departemen HR dalam mengelola SDM perusahaan. Beberapa fitur yang terdapat pada modul ini dapat mengevaluasi kinerja, kehadiran, pengelolaan pajak karyawan, rekrutmen, lembur, cuti dan lainnya dapat secara otomatis dan terintegrasi dengan sistem penggajian karyawan.
Baca juga: Cloud ERP Saas dan Manfaat Pengunaannya untuk Bisnis Anda
Strategi Dalam Implementasi Cloud ERP
Sebelum mengimplementasikan Sistem Cloud ERP, perlu Anda ingat bahwa tidak semua sistem tersebut sama dalam proses implementasinya. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk memahami setiap model software ERP Cloud yang tersedia. Berikut ini beberapa model implementasi software ERP Cloud yang perlu Anda pertimbangkan:
1. Multi-Tenant SaaS
Mayoritas sistem cloud itu adalah multi-tenant SaaS. Multi-tenant ini berarti satu software yang infrastukturnya banyak perusahaan gunakan. Jadi satu software dihosting oleh satu server yang sama. Meskipun begitu, Anda tidak perlu khawatir dengan data perusahan Anda. Data setiap perusahaan tidak dapat perusahaan lain akses.
2. Single-Tenant SaaS
Single-Tenant SaaS adalah model Software as a Service (SaaS) yang hanya digunakan oleh satu perusahaan atau organisasi saja. Dalam hal ini, perusahaan atau organisasi tersebut memiliki sistem yang unik dan terpisah dari sistem yang digunakan oleh perusahaan atau organisasi lain. Sistem ini di-host pada server pribadi yang dikelola oleh perusahaan atau organisasi tersebut.
3. Public Cloud
Public Cloud ini berarti beberapa perusahaan yang menggunakan software ini berbagi layanan cloud computing yang vendor miliki. Hal sama dengan yang Amazon Web Service dan Google Cloud lakukan.
4. Private Cloud
Ini adalah model cloud computing yang perusahaan gunakan untuk mengelola dan mengoperasikan infrastruktur, platform, dan aplikasi mereka sendiri. Dalam hal ini, perusahaan atau organisasi memiliki kontrol penuh atas infrastruktur dan data yang Anda gunakan, serta tidak berbagi layanan dengan pihak manapun.
5. Cloud Hybrid
Model ini mampu menggabungkan Software on-premise dengan cloud private atau publik. Dalam hal ini, perusahaan atau organisasi dapat menggunakan infrastruktur, platform, dan aplikasi yang terdapat pada on-premise, serta menggabungkannya dengan layanan cloud private atau publik.
Bagaimana Cara Agar Implementasi Cloud ERP Bisa Sukses
Dalam keberhasilan implementasi Software Cloud ERP sangat bergantung kepada pemilihan vendor. Hendaknya Anda dapat memilih vendor yang sesuai dengan persyaratan serta hendahnya memiliki pengalaman dalam melakukan implementasi ERP yang sukses. Pilihlah vendor yang dapat bekerja sama dengan tim dari customer selama proses implementasi berlangsung.
Tidak hanya itu, kunci dari kesuksesan implementasi cloud ERP lainnya adalah adanya kolaborasi yang baik antara vendor penyedia jasa ERP, vendor data center, dan perusahaan itu sendiri. Keberhasilan implementasi ERP membutuhkan proses. Selama implementasi itu pihak vendor ERP dan Anda selaku pihak perusahaan harus saling terbuka dan transparan. Karena hal ini berkaitan dengan pengelolaan semua hal yang ada dalam perusahaan Anda. Jika ada masalah, cepatlah Anda berkomunikasi dengan pihak vendor yang terlibat untuk segera mencari solusinya.
Baca juga: 6 Kelebihan Menerapkan Sistem ERP pada Bisnis Anda
Kesimpulan
Cloud ERP adalah sebuah sistem perencanaan sumber daya perusahaan yang mencakup aktivitas operasional bisnis secara terintegrasi menggunakan suatu aplikasi cloud vendor (bukan jaringan lokal) yang memudahkan perusahaan dapat mengakses dengan internet. Keberhasilan Cloud ERP sebenarnya sudah dapat terlihat ketika Anda memilih vendor yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan Anda. Untuk mendapat implementasi yang maksimal maka, vendor ERP dan perusahaan harus saling terbuka dan transparan.
Anda dapat bekerja sama dengan HashMicro untuk mempermudah pekerjaan operasional perusahaan Anda. HashMicro merupakan salah satu perusahaan penyedia cloud ERP yang menyediakan berbagai macam solusi operasional harian bisnis Anda. Dengan Software ERP dari HashMicro maka segala kegiatan bisnis Anda dapat terintegrasi dan mudah terpantau. Anda dapat mengunduh skema perhitungan harga Untuk memperkirakan rincian harga software ERP dari Hashmicro sebelum mengimplementasikannya pada perusahaan Anda. Dapatkan juga free demo!