Nadia

Nadia
Balasan dalam 1 menit

Nadia
Ingin Demo Gratis?

Hubungi kami via WhatsApp, dan sampaikan kebutuhan perusahaan Anda dengan tim ahli kami
6281222846776
×

Nadia

Active Now

Nadia

Active Now

Lihat Artikel Lainnya

Daftar Isi:

    Chapter Berikutnya:

      ×

      Penawaran Eksklusif: Diskon 35% untuk Bundling 5 Modul Sistem ERP

      Sisa Waktu --:--:--

      Panduan Memilih Vendor ERP Terbaik untuk Bisnis Anda

      Pencarian software ERP yang tepat untuk bisnis Anda bisa jadi mengasyikkan – meski tak jarang berujung rumit dan menegangkan!

      Pemilihan vendor ERP yang tepat seringkali jadi tantangan besar bagi banyak perusahaan. Taruhannya tidak main-main, ratusan juta hingga miliaran rupiah bisa terbuang begitu saja ketika Anda memilih vendor yang tidak tepat! Kerugiannya terhadap perusahaan tidak hanya dalam bentuk uang, namun juga investasi waktu dan produktivitas karyawan.

      Buat Anda yang sedang galau dalam memilih vendor ERP, kami hadirkan artikel yang secara khusus mengeksplorasi masalah yang sering dialami perusahaan saat menentukan vendor ERP. Tak hanya itu saja, kami juga akan menghadirkan langkah-langkah tepat untuk mengatasinya!

      Key Takeaways

      DemoGratis

      Daftar Isi:

        Masalah umum dalam memilih vendor ERP

        Contoh vendor ERP adalah perusahaan atau penyedia jasa yang menyediakan software Enterprise Resource Planning (ERP) yang perusahaan gunakan untuk mengintegrasikan semua aspek operasional bisnis.

        Namun pada faktanya di lapangan, mengintegrasikan aspek-aspek operasional bisnis ini tidaklah semudah membalikkan telapak tangan. Ini dia beberapa masalah yang sering ditemukan di setiap industri saat menentukan ERP developer terbaik. 

        Fitur solusi ERP dari vendor tidak kompatibel dengan kebutuhan bisnis

        Perusahaan sering kali melakukan audit menyeluruh atas business process management. Kasus yang sering terjadi adalah pemilik bisnis memilih solusi ERP yang tidak bisa dikustomisasi, terbatas fiturnya, dengan alasan dana. 

        Pada akhirnya, bukan software ERP yang mengikuti proses bisnis, namun sebaliknya, bisnis Anda yang harus merombak proses yang dijalankan agar sesuai dengan sistem yang dipilih.

        Selain itu, ternyata ada lagi yang lebih parah. Yakni pemilik bisnis itu sendiri tidak memiliki gambaran yang jelas tentang apa yang mereka butuhkan dari sistem ERP.

        Akibatnya, keputusan yang diambil jadi tidak tepat saat memilih vendor. Maka dari itu, dahulukan untuk berkomunikasi dengan berbagai departemen dalam perusahaan untuk memahami kebutuhan mereka masing-masing dan merinci kebutuhan tersebut dengan tepat.

        Vendor yang bermasalah

        Dukungan dari konsultan ERP vendor di proses pra penjualan hingga implementasi software ERP selesai adalah salah satu aspek yang harus dipertimbangkan saat memilih vendor ERP. 

        Ketika respon yang diberikan oleh vendor, terutama di proses pra penjualan saja sudah lamban, bagaimana Anda bisa mengandalkan mereka saat implementasi sudah selesai nanti?

        vendor yang bermasalah

        Jangan sampai masalah ini terjadi di perusahaan Anda! Pastikan untuk mengevaluasi kelancaran komunikasi di awal, saat implementasi, dan setelah softwarenya berjalan nanti. Cari tahu juga dukungan seperti apa saja yang didapatkan dari vendor sebelum Anda mengambil keputusan. 

        Seiring dengan waktu, sistem ERP pastinya akan memerlukan pembaruan dan perbaikan. Masalah bisa timbul jika vendor tidak menyediakan pembaruan sistem yang tepat waktu atau jika vendor tersebut memiliki masalah dalam menyediakan dukungan pelanggan yang memadai.

        Jika vendor memiliki masalah dengan dukungan pelanggan dan pembaruan, perusahaan bisa mengalami gangguan operasional bisnis dan meningkatkan risiko masalah keamanan dan kinerja yang tidak optimal. Hal ini pastinya akan merugikan perusahaan dari segi berbagai hal, termasuk finansial, karena adanya potensi downtime.

        Anggaran yang tidak sesuai dengan biaya implementasi

        Tak bisa dipungkiri, anggaran adalah faktor terpenting dalam pemilihan vendor ERP. Tidak sedikit perusahaan yang kaget saat mendengar biaya implementasi yang diajukan karena jauh lebih tinggi dibandingkan perkiraan awal.

        Maka dari itu, Anda perlu membuat rencana anggaran yang cermat dan perhitungkan setiap detail biaya yang terkait dengan implementasi. 

        Pastikan budget yang disediakan sesuai dengan kebutuhan perusahaan, seperti biaya pembelian softwarenya itu sendiri, pelatihan, konsultasi, dan budget untuk dukungan dari pihak vendor saat implementasi sudah selesai.

        Kesulitan integrasi dengan sistem yang sudah dan akan digunakan ke depannya 

        Jika perusahaan sudah menggunakan sistem, integrasi dengan ERP yang baru bisa menghadirkan masalah yang kompleks. Integrasi yang buruk atau tidak efisien dapat berakibat pada terganggunya operasional bisnis dan kerugian finansial.

        Maka dari itu, pertimbangkan dengan matang bagaimana sistem ERP yang baru nantinya bisa berinteraksi tanpa adanya gangguan dengan sistem yang sudah ada. Lakukan analisis mendalam tentang bagaimana integrasi akan berlangsung, identifikasi titik-titik integrasi yang diperlukan, dan pahami bagaimana data akan mengalir di antara sistem-sistem tersebut.

        Fakta Unik

        Pastikan bahwa sistem ERP tersebut memiliki kapabilitas untuk integrasi dan kustomisasi ke depannya. Sebelum implementasi penuh, lakukan uji integrasi secara menyeluruh. Hal ini akan membantu mengidentifikasi dan mengatasi potensi masalah sebelum menjadi lebih besar.

        Anda dapat membaca artikel mengenai pentingnya menerapkan software ERP yang terintegrasi di bisnis travel.

        Integrasi bukanlah pekerjaan yang cukup dilakukan sekali saja. Buat rencana pemantauan dan pemeliharaan untuk memastikan bahwa sistem ERP yang baru dan sistem yang sudah digunakan perusahaan tetap berjalan dengan lancar seiring waktu.

        download skema harga software erp
        download skema harga software erp

        Langkah-langkah memilih vendor ERP yang tepat

        Ada sejumlah langkah yang bisa kami usulkan untuk mengatasi masalah-masalah tersebut dan membantu Anda memilih vendor ERP yang tepat:

        Bentuk tim pemilihan ERP

        Bentuk tim khusus yang terdiri dari berbagai departemen dalam perusahaan Anda, seperti keuangan, produksi, logistik, dan TI. Tim ini yang nantinya akan memastikan semua kebutuhan bisnis bisa terpenuhi.

        Evaluasi kebutuhan bisnis dengan jelas

        Lakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap proses bisnis perusahaan Anda. Identifikasi kebutuhan bisnis yang spesifik dan dokumentasikan kebutuhan yang harus dipenuhi oleh solusi yang disediakan vendor ERP pilihan Anda, seperti proses migrasi data. Pastikan semua pemangku kepentingan dan tim pemilihan ERP terlibat dalam proses ini.

        RFP (Request for Proposal) yang komprehensif

        Buat dokumen RFP yang detail dan komprehensif. RFP ini akan digunakan untuk meminta penawaran dari berbagai vendor ERP. Pastikan RFP yang dibuat mencakup informasi tentang kebutuhan strategi bisnis, persyaratan teknis, jadwal implementasi, dan anggaran yang sudah disediakan oleh perusahaan.

        Evaluasi vendor

        Tinjau pengalaman vendor dalam menangani industri Anda dan periksa sejarah mereka dalam hal implementasi ERP. Pilihlah devops (developers and operations) yang memiliki banyak pengalaman implementasi di industri serupa. 

        Demo produk

        Minta vendor untuk melakukan demo produk. Hal ini akan membantu Anda memahami lebih baik bagaimana sistem ERP mereka bekerja dan bagaimana software tersebut bisa memenuhi kebutuhan bisnis Anda.

        demo produk vendor ERP

        Negosiasi kontrak yang matang

        Saat Anda sudah memilih vendor ERP yang sesuai dengan kebutuhan, pastikan untuk menjalani proses negosiasi kontrak yang cermat. Pastikan kontrak sudah mencakup semua persyaratan, biaya, dan dukungan yang diharapkan, serta jadwal implementasi yang realistis.

        Penilaian risiko

        Pahami risiko apa saja yang mungkin muncul selama implementasi ERP dan buat rencana mitigasi untuk setiap risiko tersebut. Jangan lupa libatkan vendor ERP dalam pembuatan rencana mitigasi untuk membantu Anda menghadapi masalah yang mungkin timbul kemudian hari dengan lebih baik.

        Kesimpulan

        Contoh vendor ERP yang tepat adalah yang mampu memberikan solusi atas kebutuhan yang dimiliki perusahaan. Dan memilih vendon ERP yang benar adalah salah satu keputusan strategis yang dapat memengaruhi kesuksesan bisnis Anda.

        Dengan memahami masalah-masalah apa saja yang kerap dialami perusahaan dan mengikuti langkah-langkah yang tepat pemilihan vendor, Anda dapat meningkatkan peluang keberhasilan dalam implementasi ERP yang sesuai dengan kebutuhan bisnis Anda.

        Ingatlah bahwa pemilihan vendor ERP yang baik dapat membantu perusahaan Anda berkembang dan meningkatkan daya saing di pasar. Dalam perjalanan mencari solusi ERP yang sesuai dengan kebutuhan bisnis Anda, HashMicro bisa dijadikan sebagai pilihan yang patut dipertimbangkan.

        ERP

        HashMicro sudah membuktikan diri sebagai mitra yang dapat diandalkan dalam menyediakan solusi ERP  terbaik yang inovatif dan sesuai dengan kebutuhan unik perusahaan Anda. Kaya akan pengalaman di berbagai industri, HashMicro memahami bahwa setiap bisnis memiliki kebutuhan yang berbeda-beda, dan kami berkomitmen untuk menyediakan solusi yang tepat untuk setiap pelanggan. Coba demo gratis software HashMicro dan rasakan sendiri manfaatnya sekarang!


        Konten ini merupakan bagian dari rangkaian artikel yang membahas Sistem ERP secara mendalam.

        Lanjutkan ke pembahasan berikutnya yakni: Strategi Implementasi ERP yang Efisien Bagi Bisnis Anda

        Pertanyaan Seputar Vendor ERP

        • Bagaimana cara memilih vendor ERP yang tepat untuk perusahaan?

          Memilih vendor ERP yang tepat memerlukan evaluasi mendalam terhadap kebutuhan bisnis Anda. Faktor-faktor seperti kecocokan fitur dengan kebutuhan bisnis, reputasi vendor, skala implementasi, kemampuan dukungan, serta biaya dan fleksibilitas kontrak harus dipertimbangkan. Melakukan evaluasi komprehensif terhadap beberapa vendor adalah langkah penting untuk memastikan kesesuaian yang optimal.

        • Apakah penting memilih vendor ERP yang berskala besar atau vendor spesialis?

          Pemilihan antara vendor berskala besar atau spesialis tergantung pada kebutuhan spesifik perusahaan. Vendor berskala besar mungkin menawarkan paket yang lebih luas dengan integrasi yang lebih baik antara modul, sementara vendor spesialis mungkin memiliki fokus yang lebih dalam pada industri tertentu atau fitur tertentu. Evaluasi cermat terhadap kebutuhan dan kemampuan masing-masing vendor dapat membantu dalam pengambilan keputusan.

        • Bagaimana peran dukungan pelanggan dalam pemilihan vendor ERP?

          Dukungan pelanggan sangat penting dalam pemilihan vendor ERP. Layanan purna jual yang baik, termasuk dukungan teknis, pembaruan perangkat lunak, dan bantuan dalam implementasi serta pelatihan, akan berkontribusi pada kesuksesan penggunaan sistem. Pastikan vendor memiliki rekam jejak yang baik dalam memberikan dukungan yang memadai kepada klien mereka.

        • Apakah integrasi dengan sistem yang sudah ada menjadi pertimbangan penting?

          Integrasi dengan sistem yang sudah ada dalam perusahaan bisa menjadi faktor kunci dalam memilih vendor ERP. Sebagian besar perusahaan sudah memiliki sistem yang berfungsi dengan baik; oleh karena itu, kemampuan integrasi yang lancar dengan sistem yang sudah ada akan mengurangi gangguan operasional dan biaya tambahan untuk memperbarui infrastruktur IT.

        • Bagaimana perusahaan dapat memastikan keamanan data dengan vendor ERP?

          Keamanan data harus menjadi prioritas utama dalam pemilihan vendor ERP. Evaluasi kebijakan keamanan vendor, praktik enkripsi, pengelolaan akses pengguna, dan kepatuhan terhadap regulasi industri adalah langkah-langkah yang harus dipertimbangkan. Pastikan vendor memiliki standar keamanan yang ketat serta proses pemulihan data yang andal dalam kasus bencana atau kerusakan.

        Apakah artikel Ini bermanfaat?
        YaTidak
        ERP
        Fun Fact