BerandaProductsCloud ERPPentingnya Teknologi Cloud Computing untuk Kembangkan Bisnis Anda!

Pentingnya Teknologi Cloud Computing untuk Kembangkan Bisnis Anda!

Seiring dengan perkembangan teknologi yang semakin canggih. Istilah cloud computing sering kali terdengar oleh sebagian masyarakat.  Dengan demikian, cloud computing adalah komputasi teknologi yang harus dimulai semua orang manfaatkan. Hal ini menyebabkan, para pelaku bisnis perlu mengetahui definisi Cloud Computing karena berfungsi untuk mendorong perkembangan kinerja bisnis dalam sebuah perusahaan besar. Software ERP berbasis cloud yang dapat diandalkan tentunya harus Anda pikirkan demi berkembangnya bisnis Anda. Solusi otomasi untuk proses operasional perusahaan yang lebih efisien. Tingkatkan akurasi optimasi bisnis dengan software ERP berbasis cloud terbaik di Indonesia.

Download: Skema perhitungan harga Software ERP berbasis cloud

Anda dapat dengan mudah meningkatkan produktivitas kerja tanpa perlu menginstal aplikasi terlebih dahulu pada device Anda. Anda juga dapat melakukan berbagai macam hal seperti menyimpan dan membuat sebuah dokumen atau hanya sekedar mengetes sebuah aplikasi hanya dengan berbekal browser pada device dan koneksi internet. HashMicro hadir sebagai solusi otomasi untuk proses operasional  perusahaan yang lebih efisien. Hash CORE ERP menghadirkan jejeran fitur terbaik untuk mengotomatiskan berbagai proses bisnis, sehingga perusahaan terhindar dari human-error yang merugikan. Unduh skema harganya segera untuk mendapatkan gambarannya secara detail.

cloud computing

Pengertian Cloud Computing

software
Sumber: www.canva.com

Secara konseptual, cloud Computing merupakan proses penyimpanan, dan pengaksesan data serta program melalui internet dari lokasi yang berbeda atau menggunakan komputer dari hard drive komputer kita miliki. Syarat utama konsep dari Cloud Computing adalah kehadiran internet  yang sangat membantu untuk mengakses data. Namun secara harfiyah, definisi dari cloud computing adalah kumpulan perangkat teknologi yang biasanya membentuk lingkungan cloud.

Umumnya, konsep cloud computing semakin sering digunakan seiring dengan kebutuhan pengguna untuk melakukan pekerjaan secara online. Salah satu contoh dari cloud computing adalah layanan penyimpanan file seperti Google Drive atau aplikasi pengolah kata seperti Google Docs. Kedua layanan tersebut memungkinkan Anda untuk menyimpan dan mengakses data melalui internet.

Baca Juga: Mengapa Anda Harus Beralih ke Inventaris Cloud?

Tidak hanya itu, cloud computing juga dapat digunakan secara khusus oleh perusahaan dan organisasi untuk kebutuhan internalnya. Misalnya, untuk menyimpan dan mengolah data perusahaan yang biasanya mengandalkan sebuah data center, baik mengelolanya sendiri atau menyewa dari layanan pihak ketiga. Pengguna Cloud Computing dapat mengakses layanan dari berbagai perangkat seperti PC, laptop, bahkan smartphone tanpa perlu memiliki infrastruktur fisik lain. Pengguna hanya perlu menyewa ‚Äėinfrastruktur virtual‚Äô dari penyedia pihak ketiga.¬†

ERP cloud
Sumber: www.canva.com

Cloud Computing bukan hanya solusi yang trendi dan inovatif, namun juga model bisnis yang relatif baru yang berlaku untuk semua jenis perusahaan. Saat ini, masih banyak orang yang berpikir bahwa perangkat lunak ini hanya digunakan sebagai back-up untuk sistem yang berjalan, namun software ini sebenarnya memiliki lebih banyak fungsi untuk perusahaan. Misalnya dengan menggunakan software ERP (Enterprise Resource Planning) terlengkap dari HashMicro untuk mengintegrasikan dan mengotomatiskan berbagai aktivitas bisnis mulai dari hulu ke hilir. Aplikasi ERP yang menerapkan teknologi cloud computing dapat mempermudah penginputan data perusahaan. Unduh skema harganya segera untuk mendapatkan gambarannya secara detail.

Fungsi Cloud Computing

Beberapa fungsi dari cloud computing di bawah ini perlu Anda ketahui lengkap dengan penjelasannya secara detail: 

  1. Skalabilitas yang mudah

Cloud computing menawarkan kemudahan dalam hal  menambah penyimpanan atau meningkatkan kemampuan komputasi yang lebih praktis, tanpa harus mengganti atau menambah komponen penyimpanannya sendiri. HashMicro hadir sebagai penyedia solusi yang dapat terkonfigurasi sesuai dengan jenis, struktur, kebutuhan, dan tujuan perusahaan Anda. Bersama HashMicro, bangun masa depan bisnis yang Anda jalani dengan solusi ERP cerdas berbasis cloud. 

Download: Skema perhitungan harga Software ERP cerdas berbasis cloud

2. Kemudahan dalam akses data

salah satu permasalahan yang sering terjadi dalam pengaksesan data yaitu ketika Anda hendak melakukan presentasi, tetapi flashdisk yang Anda gunakan untuk menyimpan file presentasi tertinggal. Masalah seperti ini sangat sering terjadi. Fungsi lain dari layanan cloud computing adalah akses online dalam penyimpanan data, dengan begitu Anda akan selalu terhubung dengan file-file yang Anda butuhkan hanya cukup terkoneksi ke internet.

3. Kemudahan dalam kolaborasi

Fungsi berikutnya dari komputasi cloud adalah kemudahan dalam menyelesaikan pekerjaan dengan berkolaborasi. Salah satu contoh dalam berkolaborasi bersama tim kerja dengan menggunakan google docs, google sheets, atau google slides. Beberapa kemudahan yang ditawarkan dalam mengerjakan suatu hal bersama seperti mengedit sebuah dokumen pekerjaan yang sama dalam lokasi yang berbeda, dan perubahan yang terjadi pada saat mengedit dapat dilihat secara realtime serta tersimpan otomatis. 

4. Sarana yang tersedia selalu up to date

Pada umumnya kemampuan yang lebih baik tersedia dengan adanya hardware dan software terbaru. Salah satu contohnya, prosesor terbaru tentu akan memiliki performa yang lebih cepat dan efisien dari pendahulunya. Sayangnya, untuk memperbarui hardware dan software membutuhkan biaya yang cukup mahal. Tidak hanya itu, Anda perlu menyisihkan waktu untuk instalasinya. Hal yang berbeda terjadi jika Anda menggunakan cloud computing. Penyedia layanan komputasi cloud akan selalu memperbarui semua sarana yang dimiliki agar penggunanya  mendapatkan manfaat maksimal.

Jenis Cloud Computing

komputasi awan
Sumber: www.canva.com

Berdasarkan bentuk layanannya, cloud computing dibedakan menjadi tiga jenis. Setiap jenisnya mewakili bagian berbeda dari tumpukan komputasi cloud. Segera ambil langkah lebih awal untuk memahami lebih detail tentang jenis cloud computing, berikut di bawah ini penjelasannya secara lengkap:

SaaS

Software-as-a-Service atau yang biasa disebut SaaS adalah sebuah perangkat lunak yang digunakan sebagai sebuah pelayanan yang bersifat online. Software ini merupakan layanan yang berbasis cloud atau komputasi awan. Untuk menggunakan dan mengakses SaaS, Anda dapat menggunakan internet dan tidak memerlukan perangkat keras.

Download: Skema perhitungan harga Software RP berbasis cloud HashMicro

Dalam menggunakan SaaS, Anda tidak perlu lagi memahami hal-hal teknis seperti penyimpanan data, server, dan juga pengelolaan perangkat yang ada di dalamnya. SaaS hanya menggunakan aplikasi sehingga mudah untuk mengelolanya. Akses SaaS dapat menggunakan browser dan hanya perlu menggunakan akun yang sudah terdaftar di aplikasi tersebut. Oleh karena itu, Anda dapat memakai internet tanpa harus menginstall dahulu pada komputer atau laptop untuk menggunakan software ini.       

Baca juga: Pilih yang Mana, ERP Berbasis Cloud atau ERP Konvensional?

IaaS

Infrastructure-as-a-Service atau biasa disebut IaaS adalah rangkaian sumber daya komputasi atau server. Berbeda dengan SaaS yang menggunakan aplikasi siap pakai. IaaS hadir memberi kemudahan lain, dengan adanya IaaS dapat meminimalkan biaya dan tidak merepotkan Anda. Dalam pembuatan server secara mandiri yang akan membuang waktu dan biaya lebih banyak. Dengan penggunaan IaaS Anda dapat membuat fleksibilitas perusahaan menjadi lebih terkontrol, tidak hanya itu Anda dapat memilih sistem operasi dan jenis virtualisasi untuk server yang lebih praktis sesuai kebutuhan Anda.

PaaS

Platform-as-a-Service atau biasa disebut PaaS adalah jenis cloud computing yang menyediakan platform bagi developer untuk menciptakan dan menguji coba aplikasi secara online. Tanpa layanan PaaS, proses pembuatan dan uji coba aplikasi cukup rumit. Penyebab hal ini terjadi adalah developer harus memiliki sejumlah perangkat komputasi dengan sistem operasi yang berbeda. Oleh karena itu, kehadiran PaaS tidak perlu membuat developer memusingkan perangkat untuk pekerjaan mereka. Salah satu contoh layanan PaaS adalah Google App Engine.

Cara Kerja

Tiga komponen utama yang digunakan cloud computing adalah software, sistem operasi, dan server. Untuk akses tiga komponen utama ini harus tersambung dengan koneksi internet. Selain itu ada beberapa komponen-komponen yang komputasi awan butuhkan. Ibarat sebuah CPU, server memiliki komponen-komponen seperti harddisk, RAM, dan prosesor. ANda tidak perlu khawatir, layanan cloud computing sudah menyediakan semua komponen tersebut, sehingga Anda tidak perlu membelinya satu per satu untuk menggunakan kemampuan komputasi secara online.

Baca Juga: Mengapa Banyak Perusahaan yang Beralih Menggunakan ERP Berbasis Cloud?

Selain itu, server juga butuh sistem operasi seperti Windows dan Linux seperti pada komputer. Menariknya, Anda tidak perlu menginstal sistem operasi sendiri seperti di layanan SaaS dan PaaS. Pun demikian, pada layanan IaaS pengguna bisa menginstal sistem operasi yang sesuai kebutuhannya sendiri. Cara kerja cloud computing yang paling sederhana adalah pada Saas, di mana penyedia layanan sudah mengatur semua infrastruktur termasuk software yang digunakan. Seperti fitur-fitur yang Google sediakan. Ketahuin besar pengeluaran yang harus Anda siapkan untuk mendapatkan software ERP berbasis cloud terbaik di Indonesia, download skema perhitungan harganya segera.

Kelebihan dan Kelemahan Cloud Computing

cloud computing
Sumber: www.canva.com

Berdasarkan penjelasan di atas, Apa saja kelebihan dan kelemahan dari computing awan? Simak penjelasannya di bawah ini agar Anda lebih memahami langkah  mana yang akan segera Anda ambil.

Kelebihan

Di bawah ini adalah kelebihan dari computing awan yang dapat Anda manfaatkan, diantaranya yaitu:

  • Back up data yang lebih mudah
  • Memungkinkan kolaborasi pekerjaan dari manapun dan kapanpun
  • Hemat biaya, ruang, dan waktu
  • Akses ke teknologi terbaru
  • Skalabilitas yang lebih mudah

Kelemahan

Di bawah  ini adalah kelemahan dari computing awan yang akan Anda temui, diantaranya yaitu:

  • Harus selalu terhubung ke internet
  • Kendala yang terjadi saat downtime
  • Ancaman keamanan data
  • Kesulitan dalam migrasi data

Kesimpulan

Dapat disimpulkan bahwa cloud computing adalah teknologi yang memungkinkan penyimpanan, pengolahan, dan akses data secara online. Teknologi tersebut tidak hanya menawarkan penyimpanan data berkapasitas besar dan sistem terbaru, tetapi juga kemudahan untuk bekerja dari manapun hanya dengan bantuan koneksi internet.

cloud computing

Unduh skema perhitungan harga Software ERP terunggul di Indonesia

HashMicro merupakan salah penyedia layanan cloud computing terpercaya yang menghadirkan sistem ERP berbasis cloud terunggul di Indonesia berstandar internasional untuk meningkatkan bisnis Anda ke level tertinggi. Jika Anda ikuti dan cermati, tips untuk memilih solusi ERP berbasis cloud yang tepat ini akan memberi dampak besar dan juga menentukan arah kesuksesan bisnis Anda. Jadikan keputusan tersebut menghasilkan kesuksesan dengan memilih partner penyedia solusi ERP berbasis cloud yang dapat diandalkan. 

Tertarik Mendapatkan Tips Cerdas Untuk Meningkatkan Efisiensi Bisnis Anda?

Syahrul Chotamy AZ
Syahrul Chotamy AZ
Creative Content Writer at PT HashMicro Solusi Indonesia. Write interesting, unique, and informative articles for the readers! For business inquiries: [email protected]

Coba Gratis Software HashMicro

Diskusikan kebutuhan bisnis Anda dengan konsultan ahli kami dan DAPATKAN DEMO GRATISNYA!

Ingin respon lebih cepat?

Hubungi kami lewat Whatsapp

Nadia

Nadia
Balasan dalam 1 menit

Novia
Ingin Demo Gratis?

Hubungi kami via WhatsApp, dan sampaikan kebutuhan perusahaan Anda dengan tim ahli kami
+6287888000015
√ó
Jadwalkan Demo Via WA