BerandaProductsCRMChurn Rate Adalah dan Penjelasan Lengkapnya

Churn Rate Adalah dan Penjelasan Lengkapnya

Pengertian churn rate adalah tindakan seseorang yang meninggalkan sebuah kelompok dalam rentang waktu tertentu. Jadi, churn rate dapat berlaku pada karyawan atau pelanggan yang berhenti berlangganan sebuah layanan, misalnya. Dalam mengetahui hal tersebut perusahaan biasanya menggunakan sistem manajemen hubungan pelanggan.

Artikel ini secara khusus akan membahas churn rate dalam konteks penjualan. Dimulai dari pengertian, pentingnya kalkulasi churn, formula perhitungan, faktor penyebab churn, serta pencegahannya.

Daftar Isi

  • Pengertian Churn Rate
  • Mengapa Kalkulasi Churn Rate Penting?
  • Formula Churn Rate
  • Mengapa Pelanggan Berhenti?
  • Cara Mengurangi Churn Rate
  • Simpulan
  • Pengertian Churn Rate

    Definisi churn berangkat dari perhitungan presentase akun atau pelanggan yang tidak memperbarui langganannya. Churn biasanya terhitung berdasarkan rentang waktu yang spesifik seperti setiap bulan, kuartal, bahkan tahunan. Jadi, churn rate merupakan salah satu metrik terpenting perusahaan-perusahaan seperti perusahaan SaaS atau berbasis langganan. 

    Ada dua variasi churn rate pelanggan yaitu: churn yang disengaja (voluntary churn) dan churn yang tidak disengaja (involuntary churn). Involuntary churn mengindikasikan jumlah pelanggan yang berhenti berlangganan karena keputusan mereka sendiri. Misalnya tidak puas dengan pelayanan perusahaan. 

    Sementara itu, churn yang tidak disengaja adalah jumlah pelanggan yang berhenti berlangganan karena situasi yang tidak bisa mereka hindari, misalnya berpindah lokasi. Biasanya perusahaan hanya fokus pada voluntary churn karena inilah yang berpengaruh pada operasi bisnis mereka. Perusahaan biasanya menggunakan aplikasi timesheet untuk dapat mengetahui dan menganalisa waktu pelanggan.

    Mengapa Kalkulasi Churn Rate Penting?

    Kesuksesan perusahaan dengan model berlangganan bergantung pada aspek ini. Misalnya, churn rate yang tinggi dan konsisten dapat berpengaruh buruk pada keuntungan dan perkembangan perusahaan. Oleh karena itu, prediksi churn rate yang mendekati akurat sangatlah penting agar perusahaan bisa mengambil tindakan preventif yang tepat.  

    Biasanya, untuk mengurangi tingkatannya, perusahaan harus membenahi retensi pelanggan dan meningkatkan kepuasan pelanggan. Cara tersebut bisa Anda lakukan dengan membangun komunikasi yang baik, kemudahan pemberian feedback, dan meningkatkan operasi bisnis perusahaan. 

    Formula Churn Rate

    Churn rate dapat Anda ketahui dengan membagi jumlah pelanggan yang berhenti berlangganan dengan sisa pelanggan aktif di akhir periode. 

    Sekilas tampak sederhana. Tapi, ada beberapa hal yang harus menjadi pertimbangan seperti bagaimana cara mendefinisikan pengguna aktif di periode yang ingin Anda lihat. Misalnya, bagaimana jika ada pengguna yang berhenti berlangganan karena masa berlangganannya habis. Padahal, mereka akan melanjutkan penggunaan setelah beberapa saat dari jumlah yang ingin untuk Anda audit. Namun demikian, formula di atas bisa menjadi awal yang tepat. 

    Churn rate yang ideal harus berada di angka 5-7% per tahun dan 4% per bulan. Tapi, biasanya di perusahaan startup angkanya bisa  bisa lebih besar. 

    Mengapa Pelanggan Berhenti?

    Meskipun tidak ada jawaban pasti untuk pertanyaan ini, penyebab churn dapat dirangkum sebagai berikut:

    • Pelanggan tidak tertarik lagi dengan produk atau layanan
    • Faktor yang mendukung pembelian jasa atau produk sudah tidak ada (masalah pelanggan terselesaikan)
    • Pelanggan kecewa dengan penggunaan produk atau jasa yang tidak memiliki fitur lengkap atau susah untuk mereka gunakan
    • Produk tidak memiliki fungsi yang pelanggan butuhkan
    • ROI yang pelanggan terima tidak sebanding dengan pengeluaran
    • Pelanggan telah menemukan solusi alternatif dari kompetitor 
    • Reputasi produk rusak karena masalah tertentu

    Baca juga: Return on Investment adalah: Pengertian dan Cara Menghitung ROI

    Cara Mengurangi Churn Rate

    Churn dapat bisnis kurangi dengan meningkatkan nilai tawar produk ke pelanggan yang ada. Ada beberapa cara yang dapat Anda lakukan, seperti:

    • Memastikan pelanggan mengetahui fitur-fitur yang tersedia dan memudahkan user journey mereka
    • Menargetkan pelanggan yang tepat agar sesuai dengan fungsi dan harga produk yang Anda tawarkan
    • Memberikan harga yang sepadan dengan produk
    • Terus meningkatkan kualitas produk dengan menambah fitur-fitur yang lebih canggih
    • Berupaya meningkatkan retensi pelanggan dengan pelayanan pelanggan yang baik dan menjalin komunikasi yang rutin. 

    Simpulan

    Mustahil untuk tidak memiliki churn rate sama sekali. Tetapi, satu hal yang pasti, perusahaan selalu bisa meningkatkan engagement dengan pengguna. Untuk itu, Anda tidak bisa hanya mengandalkan sistem manual saja. Gunakan software CRM (Customer Relationship Management) untuk pengelolaan pelanggan yang lebih mudah. Melalui fitur-fiturnya, Anda dapat menganalisis data histori interaksi pelanggan. Oleh karena itu, Anda dapat mempertahankan hubungan baik dengan pelanggan dan menciptakan kepuasan terhadap produk yang Anda tawarkan.

     

    Memahami pelanggan Anda dengan baik adalah kunci meningkatkan pertumbuhan perusahaan dan mengurangi pengeluaran. 

    Baca juga: Strategi Business Development yang Efektif untuk Kemajuan Bisnis

Tertarik Mendapatkan Tips Cerdas Untuk Meningkatkan Efisiensi Bisnis Anda?

Syifa Fadiyah
Syifa Fadiyah
Syifa is a full-time writer at BusinessTech who focuses on business management improvement and solution.

Coba Gratis Software HashMicro

Diskusikan kebutuhan bisnis Anda dengan konsultan ahli kami dan DAPATKAN DEMO GRATISNYA!

Ingin respon lebih cepat?

Hubungi kami lewat Whatsapp

Nadia

Nadia
Balasan dalam 1 menit

Novia
Ingin Demo Gratis?

Hubungi kami via WhatsApp, dan sampaikan kebutuhan perusahaan Anda dengan tim ahli kami
+6287888000015
×
Jadwalkan Demo Via WA