CNBC Awards
×

Kerja Lebih Tenang di Bulan Ramadan!

Diskon 20% untuk Semua Modul!*

Manfaatkan promo spesial ini dan pastikan bisnis tetap lancar selama Ramadan!

Sisa Waktu --:--:--

*hanya untuk 100 klaim pertama

Asset Tagging untuk Menjaga Data Aset Tetap Akurat

Diterbitkan:

“Data yang baik bukan hanya soal dicatat, tetapi soal bisa dikenali kembali dengan mudah.”

Dalam pengelolaan aset, pernyataan ini sering terasa nyata di lapangan. Aset bisa saja tercatat lengkap di dokumen, tetapi ketika fisiknya berpindah lokasi atau pengguna, keterkaitan antara data dan asetnya mulai kabur. Di sinilah akurasi data aset sering diuji.

Asset tagging berkaitan langsung dengan bagaimana perusahaan menjaga keterhubungan tersebut. Dengan penanda yang melekat pada aset, identitas aset tidak hanya tersimpan di sistem, tetapi juga hadir secara fisik atau digital pada objeknya. Hal ini membuat informasi aset lebih mudah dilacak dari waktu ke waktu.

Pendekatan ini membantu perusahaan menjaga konsistensi data aset, baik untuk kebutuhan operasional harian maupun pencatatan yang lebih formal. Ketika identitas aset jelas, proses pengelolaan aset pun berjalan dengan acuan yang sama di seluruh tim.

Key Takeaways

Daftar Isi:

    Daftar Isi

      Bagaimana Asset Tagging Membantu Menjaga Identitas Aset?

      Dalam praktik pengelolaan aset, asset tagging digunakan untuk memberi identitas yang konsisten pada setiap aset, baik yang bersifat tetap maupun bergerak. Identitas ini melekat langsung pada aset sehingga dapat dikenali dan ditelusuri sepanjang masa penggunaannya.

      Penandaan aset tidak sekadar soal label fisik, tetapi tentang menjaga keterhubungan antara aset dan data yang menyertainya. Saat aset berpindah lokasi, pengguna, atau fungsi, identitas tersebut tetap mengikuti asetnya tanpa bergantung pada catatan terpisah.

      Dengan identitas yang jelas, proses pengecekan aset menjadi lebih terarah. Audit, verifikasi fisik, hingga penelusuran riwayat aset dapat dilakukan menggunakan acuan yang sama, sehingga risiko selisih data atau kehilangan aset dapat diminimalkan.

      Jenis-Jenis Teknologi Asset Tagging: Mana yang Tepat untuk Bisnis Anda?

      Tidak ada solusi “satu ukuran untuk semua” dalam pemilihan teknologi penandaan aset perusahaan. Setiap jenis tag memiliki karakteristik biaya, ketahanan fisik, dan metode pemindaian yang berbeda-beda. Anda perlu menyesuaikannya dengan kebutuhan spesifik operasional dan anggaran yang tersedia.

      Selain teknologi data, pemilihan material label juga memegang peranan vital dalam keberhasilan implementasi. Penggunaan material seperti poliester atau aluminium sangat disarankan untuk aset yang terpapar kondisi lingkungan ekstrem. Berikut adalah perbandingan teknologi yang umum digunakan dalam industri.

      1. Barcode dan QR code

      Teknologi ini adalah pilihan paling populer karena biaya implementasinya yang sangat terjangkau dan mudah dibuat. QR Code memiliki keunggulan dibandingkan barcode batang karena mampu menyimpan data lebih banyak dan dapat dipindai menggunakan kamera smartphone. Fitur QR Code Scanning memudahkan karyawan untuk mengakses data aset tanpa memerlukan alat khusus yang mahal.

      2. Radio Frequency Identification (RFID)

      RFID menggunakan gelombang radio untuk mengirimkan data dari label ke alat pembaca atau reader. Keunggulan utamanya adalah kemampuan memindai ratusan aset sekaligus tanpa memerlukan garis pandang langsung (line of sight). Teknologi ini sangat ideal untuk manajemen gudang besar atau ritel yang membutuhkan kecepatan tinggi.

      3. GPS tracker dan IoT tags

      Untuk aset bergerak bernilai tinggi seperti alat berat pertambangan atau armada logistik, GPS tracker adalah solusi terbaik. Teknologi ini memungkinkan pemantauan lokasi geografis secara real-time di area yang luas. Fitur Asset GPS Tracking bahkan dapat memantau penggunaan bahan bakar dan jam operasional mesin.

      4. NFC (Near Field Communication)

      NFC memungkinkan pertukaran data jarak dekat yang aman antara tag dan perangkat pembaca. Teknologi ini sering digunakan untuk aset IT atau peralatan medis yang membutuhkan verifikasi keamanan tinggi. Proses pemindaian cukup dengan mendekatkan perangkat seluler ke label aset.

      Menata Asset Tagging agar Bisa Dipakai Jangka Panjangasset tagging

      Menempelkan label pada aset hanyalah langkah awal, yang lebih penting adalah memastikan sistem penandaan tersebut benar-benar dipakai dan dirawat dalam jangka panjang. Tanpa struktur data dan kebiasaan pencatatan yang jelas sejak awal, label bisa terpasang dengan rapi, tetapi informasinya perlahan kehilangan nilai.

      1. Kategorisasi dan standarisasi penomoran aset

      Buatlah format kode unik (Asset ID) yang informatif namun tetap mudah dibaca oleh manusia dan mesin. Hindari penggunaan nomor urut sederhana tanpa kode kategori, karena akan menyulitkan identifikasi jenis aset. Konsistensi dalam penomoran adalah kunci agar data mudah dianalisis di kemudian hari.

      2. Pemilihan material label yang tahan lama

      Pilihlah material label yang sesuai dengan paparan lingkungan tempat aset tersebut berada. Untuk mesin pabrik yang panas, label berbahan logam atau keramik lebih disarankan daripada kertas atau plastik biasa. Gunakan label tamper-evident untuk aset IT guna mencegah upaya penukaran atau pelepasan label secara paksa.

      3. Pemetaan lokasi dan assignment user

      Saat label pertama kali dipasang, catatlah lokasi awal dan siapa penanggung jawab (custodian) aset tersebut. Data ini akan menjadi dasar untuk fitur Asset Location Tracking dalam memantau pergerakan aset. Disiplin dalam pencatatan awal ini akan sangat memudahkan proses audit di masa depan.

      Hal yang Sering Terjadi saat Asset Tagging Diterapkan

      Dalam praktiknya, asset tagging jarang langsung berjalan mulus. Kendala biasanya muncul dari hal-hal sederhana di lapangan, seperti kondisi label, cara pemasangan, hingga kebiasaan tim dalam melakukan pencatatan dan pemindaian. Jika tidak diperhatikan sejak awal, masalah kecil ini bisa berdampak ke akurasi data aset.

      1. Ketika label tidak bertahan lama

      Label yang mudah pudar, terkelupas, atau hilang sering menjadi sumber masalah. Pemilihan material yang tidak sesuai dengan lingkungan aset membuat identitas aset cepat rusak dan sulit diverifikasi saat pengecekan rutin.

      2. Saat data tidak konsisten tercatat

      Kesalahan input masih sering terjadi ketika pencatatan dilakukan secara manual atau tidak disiplin. Tanpa proses pemindaian yang konsisten, data aset bisa berbeda antara catatan dan kondisi di lapangan.

      3. Menjaga kedisiplinan proses di lapangan

      Selain aspek teknis, faktor kebiasaan tim juga berpengaruh besar. Audit label secara berkala dan penggunaan alat bantu pemindaian membantu memastikan proses asset tagging tetap berjalan sesuai standar yang ditetapkan.

      Menyatukan Asset Tagging dengan Sistem Pengelolaan Aset

      Asset tagging akan lebih bermakna ketika terhubung dengan sistem yang mampu mengolah data hasil pemindaian secara konsisten. Tanpa dukungan sistem, informasi dari label aset cenderung berhenti sebagai data mentah yang sulit ditarik menjadi gambaran operasional atau keuangan.

      1. Otomatisasi perhitungan dan pelaporan aset

      Sistem pengelolaan aset terintegrasi membantu menghitung penyusutan dan pembaruan nilai aset secara berkelanjutan. Hal ini memudahkan tim keuangan menjaga konsistensi data aset dengan laporan keuangan tanpa rekonsiliasi manual yang berulang.

      2. Pemantauan siklus hidup aset

      Integrasi memungkinkan aset dilacak sejak pengadaan hingga akhir masa pakainya. Setiap perpindahan lokasi atau perubahan status dapat tercatat melalui pemindaian, sehingga riwayat aset tetap terdokumentasi dengan rapi.

      3. Pelaporan kondisi aset yang lebih cepat

      Melalui pemindaian label, kondisi aset dapat dilaporkan langsung dari lapangan. Pendekatan ini membantu mempercepat respons pemeliharaan dan mengurangi waktu aset tidak dapat digunakan.

      Konteks Bisnis yang Paling Merasakan Dampak Asset Tagging

      Konteks Bisnis yang Paling Merasakan Dampak Asset Tagging

      Infografis di atas menggambarkan konteks bisnis di mana asset tagging biasanya memberikan dampak paling terasa. Lingkungan kerja dengan aset yang tersebar di banyak lokasi, alur persetujuan lintas level, serta aktivitas operasional yang berjalan paralel membutuhkan identitas aset yang jelas dan konsisten.

      Dalam kondisi tersebut, asset tagging membantu perusahaan menjaga keterhubungan antara aset fisik dan data pencatatannya. Dengan penanda yang seragam, proses konsolidasi data, pemantauan biaya, dan pengendalian aset dapat dilakukan lebih terarah tanpa bergantung pada catatan yang terpisah-pisah.

      download skema harga software erp
      download skema harga software erp

      Kesimpulan

      Asset tagging memiliki peran penting dalam menjaga keakuratan dan keterlacakan data aset, khususnya pada lingkungan kerja dengan mobilitas aset yang tinggi. Identifikasi aset yang jelas membantu perusahaan mempertahankan konsistensi informasi sepanjang siklus penggunaan aset.

      Penerapan asset tagging yang terstruktur mendukung proses pemantauan dan pengendalian aset secara lebih sistematis. Dengan data aset yang tertata, perusahaan dapat meningkatkan efisiensi operasional serta meminimalkan risiko kesalahan pencatatan.

      Secara keseluruhan, asset tagging merupakan bagian dari praktik pengelolaan aset yang berkelanjutan. Pendekatan ini membantu perusahaan menjaga transparansi aset dan mendukung pengambilan keputusan yang lebih tepat dalam jangka panjang.

      AssetManagement

      Pertanyaan Seputar Asset Tagging

      • Apa perbedaan utama antara Barcode dan RFID dalam asset tagging?

        Perbedaan utama antara Barcode dan RFID dalam asset tagging terletak pada cara pembacaan dan kecepatan identifikasinya. Barcode harus dipindai secara manual dan membutuhkan garis pandang langsung, sedangkan RFID dapat dibaca otomatis tanpa perlu kontak visual, memungkinkan pelacakan lebih cepat dan efisien dalam jumlah besar.

      • Apakah asset tagging bisa diterapkan untuk aset digital?

        Ya, asset tagging bisa diterapkan untuk aset digital. Tagging dilakukan dengan memberi identitas unik pada file, perangkat lunak, atau lisensi digital sehingga perusahaan dapat memantau penggunaan, kepemilikan, dan masa berlakunya secara lebih terstruktur.

      • Bagaimana cara asset tagging membantu proses audit laporan keuangan?

        Asset tagging membantu proses audit laporan keuangan dengan menyediakan identitas unik dan data aset yang akurat sehingga auditor dapat memverifikasi keberadaan dan kondisi aset dengan cepat. Selain itu, pencatatan yang terstandar meminimalkan selisih data antara laporan dan aset fisik, sehingga hasil audit menjadi lebih valid dan transparan.

      Ana Kristiani

      Content Writer

      Ana adalah asset management specialist dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di bidang manajemen aset dan keuangan perusahaan. Fokus menulis tentang manajemen siklus hidup aset, inventarisasi dan pelacakan aset, dan integrasi sistem digital untuk monitoring aset, sehingga membantu bisnis mencapai kinerja maksimal.

      Anandia adalah seorang praktisi dengan gelar Master of Business Administration dari Universitas Bina Nusantara, serta memiliki kemampuan kuat dalam strategi bisnis dan manajemen pemasaran. Pengalaman lebih dari lima tahun di bidang marketing telah membentuk keahliannya dalam pengembangan strategi pemasaran, analisis pasar, dan pengelolaan tim lintas wilayah. Perjalanan karirnya di industri teknologi dan software enterprise memperkuat kemampuannya dalam memahami kebutuhan pelanggan B2B, mengelola kampanye pemasaran digital, serta mengoptimalkan performa tim untuk mencapai target pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.



      HashMicro berpegang pada standar editorial yang ketat dan menggunakan sumber utama seperti regulasi pemerintah, pedoman industri, serta publikasi terpercaya untuk memastikan konten yang akurat dan relevan. Pelajari lebih lanjut tentang cara kami menjaga ketepatan, kelengkapan, dan objektivitas konten dengan membaca Panduan Editorial kami.


      TINGGALKAN KOMENTAR

      Silakan masukkan komentar anda!
      Silakan masukkan nama Anda di sini

      Nadia

      Nadia
      Balasan dalam 1 menit

      Nadia
      Perlu bantuan atau mau lihat demo singkat dari kami? 😊

      Chat di sini, akan langsung terhubung ke WhatsApp tim kami.
      6281222846776
      ×

      Chapter Selanjutnya