Batch picking adalah metode pengambilan barang yang menggabungkan beberapa pesanan dalam satu tugas sehingga proses picking menjadi lebih cepat dan terstruktur. Pendekatan ini membantu gudang bekerja lebih efisien tanpa harus bolak-balik mengambil item untuk setiap order secara terpisah.
Metode ini sangat bermanfaat untuk gudang dengan volume pesanan tinggi dan variasi produk yang beragam. Dengan pengelolaan yang tepat, staf dapat meningkatkan jumlah pengambilan per jam sekaligus menjaga akurasi pengecekan barang.
Dalam praktiknya, batch picking biasanya dilakukan dengan dua cara: pick by line, yaitu mengambil barang per pesanan, dan pick to zero, yaitu mengambil total item yang dibutuhkan kemudian membaginya sesuai order pelanggan.
Penerapan metode ini juga membantu menekan biaya operasional, termasuk saat proses cross-docking. Selain mempercepat pengiriman dan pengambilan barang, pendekatan ini mendukung proses perakitan produk yang lebih cepat di sektor manufaktur.
Key Takeaways
|
Daftar Isi:
Apa Itu Batch Picking?
Batch picking adalah metode pengambilan barang di gudang dengan menggabungkan beberapa pesanan sekaligus dalam satu siklus kerja. Teknik ini dirancang untuk mengurangi pergerakan tidak perlu, sehingga staf dapat mengambil item lebih cepat tanpa harus kembali ke lokasi yang sama berkali-kali.
Dalam operasional gudang, batch picking biasanya diterapkan ketika volume pesanan tinggi dan jenis produk sangat beragam. Dengan mengelompokkan pesanan, proses pengambilan menjadi lebih efisien, akurasi tetap terjaga, dan waktu pemenuhan order bisa dipersingkat.
Metode ini sendiri umumnya dilakukan melalui dua pendekatan utama: pick by line, yaitu mengambil barang sesuai kebutuhan tiap order, dan pick to zero, yaitu mengambil total item yang tepat lalu membaginya ke setiap pesanan pelanggan. Kedua pendekatan ini membantu memperlancar aliran kerja picking sesuai kebutuhan gudang.
Cara Kerja Batch Picking
Untuk memahami bagaimana metode ini membantu meningkatkan efisiensi pengambilan barang di gudang, berikut adalah cara kerja batch picking yang perlu diperhatikan:
1. Mengelompokkan pesanan
Sistem akan menggabungkan beberapa order yang memiliki item serupa atau lokasi penyimpanan yang berdekatan untuk mengurangi rute perjalanan picker.
2. Membuat daftar pengambilan
Setelah pesanan terkumpul dalam satu batch, sistem menghasilkan daftar item yang harus diambil sekaligus beserta rute yang sudah dioptimalkan.
3. Pengambilan barang di area penyimpanan
Picker mengikuti rute yang telah ditentukan dan mengumpulkan semua item yang masuk dalam batch tersebut dalam satu kali perjalanan.
4. Proses sortir berdasarkan pesanan
Setelah semua item terkumpul, barang dipisahkan kembali sesuai pesanan masing-masing agar jumlah dan jenisnya tetap akurat sebelum dikemas.
5. Persiapan pengiriman atau packing
Order yang sudah lengkap kemudian masuk ke tahap pengepakan atau langsung ke proses pengiriman jika alur kerja gudang memungkinkan.
Alat dan Teknologi dalam Batch Picking
Untuk mendukung proses batch picking agar lebih cepat dan akurat, beberapa alat dan teknologi berikut biasanya digunakan di operasional gudang:
- Warehouse Management System (WMS)
Sistem ini membantu menyusun daftar pengambilan, mengarahkan picker ke lokasi yang tepat, serta melacak inventaris secara real-time agar proses picking lebih terkontrol dan minim kesalahan. - Barcode dan RFID
Barcode memudahkan identifikasi barang melalui pemindaian cepat, sementara RFID memungkinkan pembacaan data otomatis tanpa kontak langsung, sehingga alur pengambilan dapat berlangsung lebih efisien. - Conveyor System
Perangkat ini mempercepat perpindahan barang antar area kerja, mengurangi pekerjaan manual, dan membantu menyederhanakan aliran proses batch picking. - Robot Picking
Robot dapat mengambil item secara otomatis dan konsisten, menjadikannya solusi ideal untuk gudang dengan volume tinggi atau struktur penyimpanan yang kompleks.
Manfaat Menggunakan Teknik Batch Picking
Penggunaan teknik batch picking dalam manajemen gudang memiliki banyak manfaat. Pertama, batch picking dapat mengurangi waktu perjalanan di lantai gudang dengan menggabungkan beberapa pesanan dalam satu siklus pengambilan barang.
Dengan melakukan pengambilan barang sekaligus, jarak yang harus ditempuh oleh picker akan berkurang secara signifikan, menghemat waktu dan energi yang diperlukan untuk mengambil pesanan secara terpisah. Dengan begitu, efisiensi operasional gudang dapat meningkat.
Selain itu, batch picking juga memiliki manfaat dalam meningkatkan kepercayaan diri karyawan. Dengan menggunakan teknik ini, karyawan dapat menyelesaikan lebih banyak pesanan dalam waktu yang lebih singkat. Hal ini akan memberikan rasa kepuasan dan kepercayaan diri kepada karyawan karena mereka dapat bekerja lebih efisien dan efektif dalam menyelesaikan tugas mereka.
Implementasi Batch Picking dalam Berbagai Industri
Untuk melihat bagaimana metode ini diterapkan di lapangan, berikut beberapa contoh implementasi batch picking dalam berbagai industri:
1. E-Commerce
Batch picking digunakan untuk menggabungkan beberapa pesanan pelanggan sekaligus sehingga proses pengambilan barang berlangsung lebih cepat dan efisien, terutama saat volume order tinggi.
2. Logistik dan distribusi
Metode ini membantu mempercepat proses pengiriman dengan mengelompokkan pesanan dalam satu kali pengambilan, sehingga rute picker lebih singkat dan waktu pemenuhan pesanan lebih terkontrol.
3. Manufaktur
Batch picking mempermudah pengumpulan komponen yang dibutuhkan dalam satu siklus, sehingga proses perakitan produk dapat berlangsung lebih cepat dan minim hambatan.
Kesimpulan
Batch picking merupakan metode pengambilan barang yang mampu meningkatkan efisiensi operasional gudang dengan cara menggabungkan beberapa pesanan dalam satu siklus kerja. Pendekatan ini membantu mempercepat proses picking sekaligus mengurangi pergerakan yang tidak perlu.
Dengan dukungan teknologi seperti WMS, barcode, RFID, dan otomatisasi, batch picking dapat diterapkan di berbagai industri mulai dari e-commerce hingga manufaktur. Solusi terintegrasi seperti HashMicro Warehouse Management System juga membantu mengoptimalkan proses ini melalui fitur perencanaan rute, alokasi picking, dan kontrol inventaris yang lebih akurat.
Bagi bisnis yang ingin melihat bagaimana sistem otomatis dapat meningkatkan kecepatan dan ketelitian proses picking, Anda bisa mencoba demo gratis HashMicro. Melalui uji coba langsung, Anda dapat memahami manfaatnya sebelum melakukan implementasi penuh.
Pertanyaan Seputar Batch Picking
-
Apa perbedaan batch picking dengan single picking?
Batch picking menggabungkan beberapa pesanan untuk diambil sekaligus, sedangkan single picking mengambil barang untuk satu pesanan saja dalam satu siklus.
-
Kapan batch picking cocok digunakan?
Metode ini ideal untuk gudang dengan volume pesanan tinggi, variasi produk luas, dan lokasi penyimpanan yang saling berdekatan.
-
Apakah batch picking perlu sistem pendukung khusus?
Tidak wajib, tetapi penggunaan WMS dan teknologi seperti barcode atau RFID sangat membantu meningkatkan akurasi dan efisiensi prosesnya.







