5 Cara Efektif Menangani Produk yang Tidak Laku

Kanya Anindita
5 Cara Efektif Menangani Produk yang Tidak Laku

Produk yang tidak laku merupakan mimpi buruk yang sering dialami oleh retailer. Inventaris yang bergerak lambat (atau tidak sama sekali) tidak hanya menghabiskan ruangan di toko Anda, tetapi juga mengikat modal Anda sehingga Anda hanya memiliki sedikit dana untuk berinvestasi dalam bisnis Anda.

Akan tetapi, Anda tidak perlu terlalu khawatir, karena Anda masih bisa menghilangkan produk yang tidak laku dari tempat penyimpanan stok Anda dan mendapatkan penghasilan darinya. Berikut ini adalah lima cara efektif yang dapat Anda lakukan untuk menangani produk yang tidak laku.

1. Optimalkan Strategi Marketing Anda

Langkah pertama yang harus Anda ambil adalah mengevaluasi strategi pemasaran yang selama ini sudah Anda lakukan. Cari tahu strategi mana yang efektif dan mana yang tidak. Mungkin saja selama ini Anda masih belum memasarkan produk Anda kepada target yang tepat atau mungkin tampilan produk Anda di situs e-commerce Anda masih kurang menarik.

Cek kembali target audience Anda dan cari tahu apakah Anda sudah menjual produk Anda pada orang-orang yang tepat. Telusuri gambar-gambar produk Anda di situs web Anda. Mungkin Anda perlu memperbarui gambar-gambar produk Anda agar terlihat lebih menarik bagi calon pembeli.

Jika Anda sudah mempercantik gambar-gambar produk Anda, Anda bisa memasarkannya kembali di media sosial, melalui email marketing atau Google Display Network. Targetkan kembali mereka yang pernah melihat produk-produk Anda yang belum terjual dengan menggunakan pesan yang kreatif.

5 Cara Efektif Menangani Produk yang Tidak Laku
Perbarui gambar-gambar produk Anda untuk menarik calon pembeli.

Untuk membantu Anda mengoptimalkan strategi pemasaran Anda, pertimbangkan untuk menggunakan sistem otomasi pemasaran. Dengan sistem ini, Anda bisa dengan mudah mendesain email template Anda, mempersonalisasi campaign Anda untuk target audience yang berbeda, menjadwalkan email marketing Anda, dan masih banyak lagi.

2. Gunakan Beberapa Taktik Penjualan

Cara yang paling jelas untuk mengatasi produk yang tidak laku adalah dengan mendiskonkannya. Jika Anda memiliki produk yang tidak laku dalam jumlah banyak, Anda mungkin harus rela memberikan harga diskon sekitar 35 – 70%. Tetapi ada beberapa taktik penjualan yang bisa Anda lakukan agar Anda tidak perlu mendiskonkan produk-produk Anda terlalu sering sepanjang tahun.

Clearance Sales

Anda bisa melakukan clearance sale dua kali setahun untuk mengobral produk-produk yang tidak laku dalam 3 – 6 bulan terakhir. Manfaatkan media sosial untuk memberitahu khalayak tentang diskon besar-besaran ini. Jangan lupa juga mengingatkan pelanggan Anda untuk datang dengan mengirimkan mereka email atau SMS.

Flash Sales

5 Cara Efektif Menangani Produk yang Tidak Laku
Berikan batas waktu untuk flash sale Anda untuk membuat pembeli Anda merasa takut untuk ketinggalan.

Flash Sale atau penjualan cepat dapat memberikan efek FOMO (the fear of missing out) yang serius pada konsumen. Beri tahu khalayak mengenai flash sale yang akan Anda adakan beberapa hari sebelumnya. Pasang juga banner di situs web Anda untuk mengingatkan pengunjung akan hari khusus tersebut lengkap dengan batas waktu penjualan yang Anda tentukan.

Seasonal Sales

Musim liburan dan hari raya merupakan momen yang paling pas bagi Anda untuk menjual produk-produk Anda yang tidak laku kepada para pencari diskon. Kemas produk-produk Anda semenarik mungkin sesuai dengan musimnya. Misalnya, jika Anda akan menjual produk Anda pada malam Natal, maka Anda bisa menghias produk-produk Anda dengan pita berwarna merah.

3. Ubah Display Toko Anda

5 Cara Efektif Menangani Produk yang Tidak Laku
Taruh produk-produk yang tidak laku di rak bagian depan agar tamu toko Anda mudah menemukannya.

Mengubah tata letak produk Anda di toko bisa membantu konsumen untuk lebih memperhatikan produk Anda. Mungkin saja selama ini mereka belum menyadari produk Anda, karena tata letaknya yang tidak strategis. Anda bisa menaruh produk-produk yang tidak laku di dekat kasir dan di rak bagian depan, atau di tempat-tempat yang pasti dilihat dan dilalui oleh pelanggan.

4. Gabungkan Produk yang Tidak Laku dengan yang Laku

5 Cara Efektif Menangani Produk yang Tidak Laku
Product bundles terlihat menarik bagi konsumen, karena mereka bisa mendapatkan harga yang lebih murah untuk beberapa produk.

Cara efektif lain yang dapat dilakukan untuk membuat produk yang tidak laku menjadi laris manis adalah dengan menggabungkannya dengan produk yang laku. Pelanggan akan tertarik untuk membeli product bundle, sebab mereka menganggapnya sebagai penawaran yang lebih menarik daripada produk yang dijual terpisah.

Pertimbangkan juga untuk menggabungkan produk dengan margin yang lebih tinggi dengan produk yang marginnya lebih rendah. Atau jika Anda memiliki banyak barang yang sama tetapi tidak laku, maka Anda bisa menggabungkannya menjadi satu dan menjualnya dengan harga diskon.

5. Identifikasi Produk yang Tidak Laku Lebih Awal

Anda tentu tidak mau terus menerus menyimpan banyak produk yang tidak laku di toko Anda. Apabila produk yang tidak laku berada terlalu lama di toko, maka produk tersebut bisa menjadi rusak sehingga membuatnya menjadi tidak layak dijual. Jadi, pengecekan inventaris secara berkala sangat penting untuk dilakukan, agar Anda bisa melakukan tindakan langsung untuk menangani produk-produk yang tidak laku.

5 Cara Efektif Menangani Produk yang Tidak Laku
Pengecekan inventory secara berkala harus dilakukan untuk membantu mengidentifikasi slow moving product lebih awal.

Dengan bantuan software manajemen inventaris, Anda dapat dengan mudah mengetahui produk-produk mana saja yang paling laku dan yang tidak di seluruh toko Anda. Software ini juga dapat membantu Anda untuk memprediksi permintaan pelanggan Anda di masa depan, sehingga Anda dapat mengontrol persediaan dan menghindari pengadaan inventaris yang tidak memberikan keuntungan bagi bisnis Anda.

Dapatkan Free ERP
Hosting Server &
Maintenance
Selama 1 tahun,
GRATIS!    Learn More »

You may like