BerandaProductsSupply Chain ManagementTips Mengatasi Permasalahan Rantai Pasok pada Industri Sawit 

Tips Mengatasi Permasalahan Rantai Pasok pada Industri Sawit 

Minyak kelapa sawit merupakan salah satu komoditas unggulan perekonomian Indonesia dan sekaligus menyumbang devisa terbesar pada sektor non-migas. Minyak sawit juga menjadi komoditas ekspor penting bagi Indonesia. Hingga kini, Indonesia dan Malaysia menyumbang hingga 85-95% total produksi minyak sawit di dunia. Hingga tahun 2021, produksi minyak sawit mentah (crude palm oil) Indonesia menurut Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) mencapai 46,88 juta ton dan diprediksi naik pada tahun 2022. 

Download skema perhitungan harga software Supply Chain Management!

Namun demikian, masih terdapat berbagai masalah pada kebun sawit yang menyebabkan terganggunya rantai pasok industri sawit. Adapun salah satu dari penyebab permasalahan itu yakni kebijakan pemerintah yang melarang ekspor untuk minyak sawit mentah sebagai tindak lanjut dari kelangkaan minyak goreng yang terjadi pada tahun 2022. Kebijakan tersebut selanjutnya berdampak pada tidak efektifnya rantai pasokan sawit karena produksinya tidak terserap dengan baik. 

Menanggapi permasalahan tersebut, salah satu solusi yang dapat perusahaan implementasikan yaitu dengan menggunakan software supply chain management HashMicro. Penggunaan software SCM tersebut membantu perusahaan sawit Anda dalam mengelola stok dan rantai pasokan sehingga berjalan dengan lebih efisien. Untuk memahami lebih lanjut mengenai permasalahan pada industri sawit dan solusinya, Anda dapat membaca artikel berikut.

industri sawit

Mengidentifikasi Masalah Rantai Pasok pada Industri Sawit

Kelangkaan minyak goreng yang terjadi di Indonesia pada awal tahun 2022 menyebabkan harga minyak goreng menjadi naik secara signifikan. Hal itu selanjutnya berpengaruh terhadap daya beli masyarakat dan perusahaan sawit yang memproduksi bahan baku dari minyak goreng. Menanggapi permasalahan tersebut, Presiden Joko Widodo mengeluarkan kebijakan larangan ekspor minyak sawit mentah (CPO)

industri sawit

Namun, kebijakan tersebut masih kurang tepat karena berdampak buruk terhadap pelaku industri sawit. Adapun permasalahan yang terjadi karena adanya kebijakan larangan ekspor minyak sawit mentah terhadap industri sawit yaitu terganggunya rantai pasok industri sawit. Hal tersebut karena pada dasarnya sebagian besar produksi CPO Indonesia ditujukan untuk ekspor. 

Adanya larangan ekspor menyebabkan produksi tandan buah segar milik petani sawit tidak terserap dengan baik. Selain itu, tangki penyimpanan minyak sawit mentah menjadi penuh dan stok menjadi menumpuk tidak tertampung. Lebih lanjut, menumpuknya stok minyak sawit mentah tersebut mempengaruhi proses produksi dan kualitas minyak. Lambat laun tentu akan merugikan industri sawit di Indonesia. 

Penggunaan Software SCM Sebagai Solusi Masalah Rantai Pasok pada Industri Sawit

Permasalahan rantai pasok pada industri sawit merupakan hal yang serius. Jika rantai pasokan tidak terkelola dengan baik, maka akan terjadi penumpukan stok sawit pada gudang. Hal tersebut kemudian berdampak pada menurunnya kualitas minyak sawit dan terganggunya proses produksi yang lebih jauh akan menyebabkan kerugian pada perusahaan. 

Download skema perhitungan harga software Supply Chain Management!

Oleh karena itu, untuk mengelola permasalahan mengenai stok minyak sawit dan rantai pasok tersebut, salah satu yang dapat perusahaan pilih yaitu dengan mengimplementasikan Software Supply Chain Management yang terintegrasi dari HashMicro. Software tersebut menyediakan berbagai fitur canggih yang memudahkan pengelolaan stok pada bisnis Anda. Adapun berbagai manfaat dari penggunaan software SCM HashMicro tersebut yaitu meliputi:

  • Meningkatkan Efisiensi

Dengan menggunakan Software Supply Chain Management HashMicro, kendala rantai pasok pada industri sawit Anda akan berkurang secara signifikan. Hal tersebut karena berbagai kegiatan akan berjalan secara online dan otomatis. Misalnya,saat persediaan pada gudang sudah menipis atau melebihi yang seharusnya, maka Anda akan secara otomatis menerima notifikasi untuk kemudian melakukan tindak lanjut sehingga tidak terjadi penumpukan stok atau kekurangan stok. 

  • Manajemen Gudang Terkendali

manajemen gudang

Rantai suplai pada gudang sawit Anda akan lebih terkendali dengan penggunaan software SCM. Hal tersebut karena terdapat fitur inventory management yang dapat melacak ketersediaan barang secara otomatis dan melakukan penyesuaian inventaris sehingga dapat terkontrol dengan human-error yang berkurang.

  • Pengiriman Tepat Waktu

Penggunaan software SCM pada industri sawit juga memungkinkan pengiriman berjalan secara tepat waktu. Seluruh siklus mulai dari pemesanan hingga pengiriman barang kini dapat Anda atur secara otomatis agar tepat waktu. Anda juga dapat melacak lokasi kurir melalui shipment tracking sehingga pengiriman dapat perusahaan pantau secara real-time. 

  • Prediksi Penjualan

Dengan sistem SCM yang terintegrasi, penjualan minyak sawit Anda dapat diprediksi penjualannya. Hal tersebut karena Sistem SCM HashMicro memiliki fitur planning and forecasting management yang memungkinkan perusahaan Anda untuk mengetahui jumlah stok yang akurat pada masa yang akan datang. Adapun prediksi tersebut diperoleh melalui analisis data yang telah ada sebelumnya sehingga penjualan juga dapat terprediksi dengan baik. 

Kesimpulan

Indonesia merupakan salah satu penyumbang sebagian besar dari total minyak sawit di dunia. Namun, akhir-akhir ini terdapat kebijakan larangan ekspor sawit mentah yang dikeluarkan oleh pemerintah. Hal tersebut kemudian menyebabkan pelaku bisnis Sawit mengalami kesulitan karena rantai pasoknya menjadi terganggu dan stok sawit menjadi menumpuk. Melihat permasalahan tersebut, salah satu solusi yang dapat Anda pilih sebagai pemilik bisnis sawit untuk mengatasi permasalahan dalam pengelolaan stok yang berlebih yaitu dengan mengimplementasikan software Supply Chain Management yang terintegrasi dari HashMicro

industri sawit

Download skema perhitungan harga software Supply Chain Management!

Berbagai manfaat dan fitur yang terdapat di dalam software tersebut dapat membantu Anda dalam mengoptimalkan pengelolaan stok sawit sehingga dapat lebih baik. Pengelolaan stok yang baik kemudian akan berdampak positif pada keuntungan perusahaan. Namun, sebelum Anda mengimplementasikan software SCM terlengkap tersebut, Anda sebaiknya mengunduh skema perhitungan harga Software Supply Chain Management HashMicro terlebih dahulu sehingga dapat mengetahui perkiraan biaya yang akan perusahaan Anda keluarkan. 

Tertarik Mendapatkan Tips Cerdas Untuk Meningkatkan Efisiensi Bisnis Anda?

Siti Amalia
Siti Amalia
A Creative Content Writer at HashMicro Indonesia

Coba Gratis Software HashMicro

Diskusikan kebutuhan bisnis Anda dengan konsultan ahli kami dan DAPATKAN DEMO GRATISNYA!

Ingin respon lebih cepat?

Hubungi kami lewat Whatsapp

Nadia

Nadia
Balasan dalam 1 menit

Novia
Ingin Demo Gratis?

Hubungi kami via WhatsApp, dan sampaikan kebutuhan perusahaan Anda dengan tim ahli kami
+6287888000015
×
Jadwalkan Demo Via WA