Terapkan Protokol New Normal di Bisnis Anda dengan Aplikasi Barcode

Dias Marendra
aplikasi barcode

Setelah berakhirnya PSBB di berbagai daerah, satu persatu perusahaan mulai beroperasi kembali, dengan syarat menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Mulai dari pengecekan suhu tubuh, hingga lebih sering membersihkan sejumlah area adalah beberapa protokol yang kesehatan yang dimaksud. Namun di sejumlah mal, ada protokol tambahan lainnya yang harus diterapkan, yakni mengimplementasikan aplikasi barcode.

Beberapa mal di Jakarta sudah terlihat menggunakan sistem ini. Bisa diamati dari pengunjung yang berbaris saat hendak masuk ke mal tersebut. Selain pengecekan suhu tubuh, mereka yang hendak masuk ke mal harus melakukan scan QR code menggunakan ponsel masing-masing. Setelah itu, barulah pengunjung dipersilahkan untuk masuk ke mal.

Lalu, seperti apa sih gunanya aplikasi barcode di masa new normal? Berikut ini beberapa fungsi dan kegunaannya.

Pembatasan jumlah pengunjung

Untuk memudahkan praktik physical distancing, membatasi jumlah pengunjung di mal adalah hal yang teramat penting. Menghitung pengunjung mal yang masuk secara manual tentu saja bukan cara yang tepat. Maka dari itu, banyak pengelola mal yang mulai menggunakan aplikasi barcode dan mengharuskan setiap pengunjung untuk men-scan QR code yang ada di pintu-pintu sebelum masuk ke mal dengan kamera ponsel masing-masing.

Setelah melakukan scan QR code, sistem akan secara otomatis mencatat siapa saja yang menscan code tersebut dan jumlah keseluruhan pengunjung mal pun bisa diketahui. Pembatasan jumlah pengunjung di perkantoran, mal, dan restoran adalah anjuran dari pemerintah daerah Ibukota Jakarta. Seperti yang diumumkan oleh Gubernur Jakarta Anis Baswedan beberapa waktu yang lalu, kapasitas maksimal jumlah orang di kantor, mal, dan restoran di masa PSBB transisi adalah 50%.

Aplikasi barcode memudahkan contact tracing

Fungsi berikutnya dari sistem barcode ini adalah kemudahan contact tracing. Aplikasi barcode ini bisa dimanfaatkan untuk melihat pergerakan pengunjung di dalam mal. Sehingga jika nantinya terjadi kasus positif COVID-19 muncul di dalam mal, pihak pengelola bisa dengan mudah menentukan mana saja orang yang termasuk ODP dan mana yang tidak.

Selain itu, kelebihan sistem ini adalah pengunjung tidak perlu mengunduh aplikasi apapun di ponsel mereka. Setelah barcode discan, ponsel akan otomatis membuka peramban yang ada di ponsel seperti Chrome atau Safari, setelah itu pengunjung bisa memasukkan data yang dibutuhkan seperti misalnya jumlah orang yang ingin berkunjung atau informasi lainnya jika diperlukan.

Kesimpulan

Menjalankan protokol kesehatan adalah hal yang harus dipatuhi oleh setiap pemilik bisnis di masa new normal ini. Dengan disiplin menjalankan protokol ini, Anda bisa mengoperasikan bisnis Anda lagi seperti biasanya, sembari menjaga keselamatan dan kenyamanan bersama untuk segenap karyawan dan pelanggan Anda. Dapatkan aplikasi barcode terbaik untuk bisnis Anda dengan klik tautan berikut ini.

Dapatkan

Konsultasi Software ERP

GRATIS via WhatsApp

related articles