BerandaProductsAccountingFirma Adalah: Pengertian, Jenis, dan Syarat untuk Mendirikannya

Firma Adalah: Pengertian, Jenis, dan Syarat untuk Mendirikannya

Dalam memulai suatu bisnis, ada beberapa jenis badan usaha yang dapat Anda pilih berdasarkan kebutuhan. Seperti perseroan terbatas (PT), perseroan komanditer (CV), firma, dan lainnya. Pemilihan badan usaha yang tepat tentunya akan sangat berpengaruh terhadap keberlanjutan finansial perusahaan Anda kedepannya. Salah satu badan usaha yang paling umum dan sering kita jumpai yaitu firma. Kata firma sendiri berasal dari bahasa Belanda, yaitu vennootschap onder. Yang artinya perserikatan dagang antara beberapa perusahaan. 

Firma adalah suatu bentuk persekutuan badan usaha untuk menjalankan usaha antara dua orang atau lebih dengan nama usaha bersama. Setiap anggotanya memiliki tanggung jawab penuh atas perusahaan kedepannya. Mengacu pada pengertian badan usaha tersebut, akan kita bahas lebih lanjut mengenai ciri-ciri, syarat, jenis badan usaha firma beserta kelebihan dan kekurangannya.

Baca juga: Struktur Organisasi Perusahaan: Faktor Kunci Keberhasilan

 

Syarat dalam Mendirikan Firma

firma addalah
Sumber: wallsheaven.com

Jika ingin mendirikan badan usaha tersebut, terdapat beberapa persyaratan yang harus Anda penuhi berdasarkan dasar hukum pendirian badan usaha. Syarat tersebut antara lain:

1. Minimal anggota yaitu dua orang 

Syarat utama untuk mendirikan badan usaha ini adalah memiliki minimal dua orang pendiri. Apabila Anda ingin mendirikan badan usaha hanya oleh satu orang saja, kami lebih merekomendasikan untuk mendirikan sebuah usaha dagang (UD).

2. Memiliki nama badan usaha yang akan didaftarkan menjadi firma

Firma tidak dapat diputuskan oleh hanya satu orang dalam suatu perusahaan. Jadi, harus ada kesepakatan antara beberapa orang yang berada dalam persekutuan. Bila perlu, lakukan diskusi dan ambil keputusan terbuka terkait nama firma yang tepat. 

3. Terdapat badan pengurus dan anggota yang aktif terlibat

Dalam menjalankannya, pengurus harus memiliki divisi serta tugas dan tanggung jawabnya masing-masing. Hal ini agar kegiatan operasional serta manajemen badan usaha dapat berjalan lebih baik dan terstruktur. 

4. Memiliki tujuan usaha yang jelas dan spesifik

Saat mendirikannya, tentunya Anda perlu memikirkan tujuan yang jelas akan perusahaan tersebut. Tanpa adanya tujuan, perusahaan tidak dapat berjalan dan berkembang.

5. Lokasi domisili perusahaan telah ditentukan

Lokasi domisili perusahaan atau tempat usaha sudah harus Anda tentukan sebelum pendirian badan usaha tersebut. Sebab, domisili tersebut akan menjadi alamat tempat usaha yang akan Anda daftarkan pada akta pendirian badan usaha nantinya. 

 

Ciri-ciri Badan Usaha Firma

Badan usaha ini dapat kita pahami lebih lanjut dengan melihat ciri-cirinya. Adapun ciri-ciri yang menunjukkan badan usaha tersebut berbentuk firma yaitu sebagai berikut:

1. Menggunakan nama yang disetujui bersama

Karena badan usaha ini terdiri dari banyak anggota yang saling berpengaruh, maka nama dalam setiap kegiatan harus berasal dari nama yang telah anggota setujui bersama. 

2. Anggota aktif dalam mengelola perusahaan

Badan usaha ini umumnya memiliki anggota yang aktif dalam mengelola perusahaan. Hal ini karena setiap anggota memiliki tanggung jawab penuh terhadap perusahaan. 

3. Tanggungjawab kewajiban tidak terbatas

Jika perusahaan memiliki utang yang harus segera dibayar, maka anggotanya harus siap mengeluarkan dana pribadinya untuk membayar utang tersebut. 

4. Memiliki jangka waktu yang terbatas

Pendirian badan usaha ini umumnya memiliki umur yang terbatas. Artinya, firma akan bubar secara hukum apabila terdapat anggota yang keluar. Namun, badan usaha tersebut dinyatakan masih beroperasi apabila ada anggota baru yang bergabung.

5. Laba dan rugi terbagi atas jumlah partisipasi

Seluruh keuntungan maupun kerugian terbagi secara proporsional sesuai keaktifan anggota. Setiap anggota berhak memperoleh pembagian laba persekutuan firma. Maka, seluruh ketentuan pembagian laba dan rugi ini harus tercantum secara rinci dalam akta pendirian badan usaha. 

 

Jenis-jenis Badan Usaha Firma

1. Dagang (Trading partnership)

Firma dagang bergerak untuk menjalankan usaha pada industri perdagangan. Kegiatan utamanya yaitu pembelian dan penjualan barang. Contohnya seperti perusahaan Nike, Diadora, Crocs, dan lain sebagainya.

2. Non-dagang (Jasa)

Firma non-dagang bergerak untuk menjalankan usaha pada industri jasa dan fokus pada penjualan jasa berdasarkan keahlian. Contohnya seperti firma hukum (konsultan hukum) dan akuntansi (kantor akuntan publik).

3. Umum (General partnership)

Dalam jenis badan usaha ini, seluruh anggota memiliki kekuasaan yang tak terbatas. Mereka bertanggung jawab atas operasional serta utang piutang perusahaan.

4. Terbatas (Limited partnership)

Berbeda dengan firma umum, seluruh anggota dalam firma terbatas ini tidak memiliki kekuasaan yang bebas. Sehingga, tanggung jawab dan kewajiban anggotanya terbatas.

 

Kelebihan Badan Usaha Firma

Seperti halnya dengan bentuk badan usaha yang lain, pendirian badan usaha ini juga memiliki kelebihan dan kekurangan. Berikut ini adalah kelebihannya:

  1. Prosedur pendirian badan usaha yang cenderung tidak sulit.
  2. Modal awal terbilang besar karena berasal dari gabungan setiap anggota yang tergabung dalam badan usaha ini.
  3. Pembagian keuntungan berdasarkan modal awal yang disetor sehingga sistemnya menyerupai penanaman saham. Perbedaannya, setiap anggota yang menanamkan modal berhak aktif untuk mengelola jalannya perusahaan.
  4. Pengelolaan manajemen badan usaha lebih efektif karena adanya pembagian tugas yang jelas pada setiap struktur organisasinya.
  5. Kemudahan untuk mendapatkan pinjaman modal yang besar karena adanya akta notaris 

 

Kekurangan Badan Usaha Firma

  1. Seluruh anggota badan usaha bertanggung jawab terhadap utang perusahaan.
  2. Tidak terdapat pemisahan antara hak kepemilikan dengan aset perusahaan.
  3. Kemungkinan timbulnya konflik lebih tinggi karena dijalankan oleh lebih dari satu orang.
  4. Jika mengalami kebangkrutan, maka kekayaan dan aset pribadi bisa menjadi barang sitaan untuk menjamin kerugian perusahaan.
  5. Apabila ada anggota yang mengalami kerugian atau terseret masalah hukum, maka semua anggota lain harus menanggungnya.

 

Kesimpulan

Firma merupakan badan usaha yang terdiri dari beberapa orang. Walaupun wewenang setiap anggota yang terlibat tak terbatas, namun terdapat risiko yang tidak kalah besar. Untuk itu, Anda perlu memahami secara lebih dalam jika ingin mendirikan firma atau badan usaha tertentu. 

Dalam pembentukan suatu usaha apapun, Anda pastinya perlu membuat laporan keuangan yang baik. Dengan begitu, operasional perusahaan Anda akan berjalan lebih efektif dan efisien. Jika perusahaan Anda sering mengalami kesulitan dalam pembuatan laporan keuangan secara manual, Anda dapat menggunakan bantuan Sistem Akuntansi dari Hashmicro. Dengan begitu, profitabilitas perusahaan Anda akan lebih meningkat karena penghitungan budget yang lebih tepat dan akurat.

Artikel terkait:

Tertarik Mendapatkan Tips Cerdas Untuk Meningkatkan Efisiensi Bisnis Anda?

Vania Marsha Kristiani
A Junior Content Writer at HashMicro who Interested in Digital and Growth. Also a life-time learner who always strive to learn and grow.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Butuh Software untuk Bisnis Anda?

Konsultasikan kebutuhan Anda dengan mengisi form ini dan dapatkan demo GRATIS!

Ingin respon lebih cepat?

Hubungi kami lewat Whatsapp

Nadia

Nadia
Balasan dalam 1 menit

Novia
Ingin Demo Gratis?

Hubungi kami via WhatsApp, dan sampaikan kebutuhan perusahaan Anda dengan tim ahli kami
+6287888000015
×
Jadwalkan Demo Via WA