BerandaMost ViewedAccountingDebt to Equity Ratio (DER) adalah: Ketahui Cara Menghitungnya!

Debt to Equity Ratio (DER) adalah: Ketahui Cara Menghitungnya!

Untuk mendukung berjalannya kegiatan operasional perusahaan secara lancar, sering kali perusahaan menggunakan utang untuk mencapai hal tersebut. Dalam akuntansi, terdapat sebuah rasio keuangan yang dapat mengukur komposisi utang perusahaan. Rasio keuangan ini familiar dengan istilah Debt to Equity Ratio (DER). Tanpa adanya rasio keuangan tersebut, perusahaan tidak akan mendapatkan informasi untuk bahan pertimbangan pengambilan keputusan strategis. Artikel ini akan memberikan informasi kepada para pembaca mengenai pengertian hingga cara dalam menghitung DER. Simak penjelasannya selengkapnya berikut ini!

HashMicro ERP Software

Pengertian Debt to Equity Ratio (DER)

debt to equity ratio
Sumber: Rawpixel.com

Debt to Equity Ratio (DER) adalah rasio utang terhadap ekuitas yang membandingkan antara jumlah utang dengan ekuitas. Sering kali, DER digunakan untuk operasional perusahaan dan harus mempunyai jumlah yang proporsional. DER familiar dengan sebutan ratio leverage atau rasio pengungkit. Dalam hal ini, rasio seringkali digunakan untuk melakukan pengukuran atas suatu investasi yang ada pada perusahaan.

Para ahli turut menyampaikan pendapatnya mengenai pengertian dari DER, salah satunya adalah Kasmir (2014:157) yang mengatakan bahwa DER adalah rasio yang digunakan untuk menilai utang dengan ekuitas. Rasio ini dicari dengan cara membandingkan antara seluruh utang, termasuk utang lancar dengan seluruh ekuitas.

Baca juga: Fungsi dan Komponen Surat Tagihan (+Contoh Surat Tagihan Bisnis)

Fungsi Debt to Equity Ratio (DER)

Setelah mengetahui pengertiannya, tentu Anda bertanya-tanya mengenai fungsi dari DER. DER memiliki fungsi utama sebagai metode untuk dapat mengetahui bagaimana komposisi utang dan ekuitas dari suatu perusahaan. Informasi mengenai komposisi ini sangat perusahaan butuhkan dalam mengambil keputusan. Tidak hanya itu, DER juga dapat mengidentifikasi sejauh mana kemampuan perusahaan dalam membayar tagihan atau kredit. DER juga berfungsi sebagai bahan pertimbangan atas pemberian kredit bagi kreditur serta bahan pertimbangan bagi investor ketika mengambil keputusan untuk melakukan investasi saham.

Baca juga: 5 Tips Mengoptimalkan Akurasi Sales Forecasting

Rumus DER dan Cara Menghitungnya

Rumus Debt to Equity Ratio (DER)
sumber : boedipartners.co.id

Rumus dalam menghitung debt to equity ratio yakni sebagai berikut:

DER = Total Hutang : Ekuitas x 100%

Adapun penjelasan dari rumus DER sebagai berikut:

  • Utang merupakan kewajiban yang harus perusahaan bayar kepada pemberi utang dalam jangka waktu yang telah ditetapkan. 
  • Ekuitas merupakan hak atas aset yang perusahaan miliki. Ekuitas terdiri atas modal dan sisa laba yang tertahan.

Sebagai informasi, utang berdasarkan jangka waktu pelunasannya dapat dikategorikan menjadi beberapa jenis. Adapun beberapa jenis diantaranya adalah utang lancar dan utang jangka panjang. Utang lancar merupakan kewajiban yang sifatnya jangka pendek. Contohnya adalah yang berkaitan dengan kegiatan operasional perusahaan yaitu gaji karyawan dan utang kepada pihak pemasok. Jenis utang yang kedua adalah utang jangka panjang. Dalam hal ini utang jangka panjang merupakan jenis yang harus perusahaan hindari. Hal ini karena utang jangka panjang memiliki nominal dan bunga yang besar. Contohnya adalah pinjaman dari bank. 

Contoh Perhitungan DER

PT Makmur Sejahtera pada laporan keuangan tahunan tahun 2018 mempunyai jumlah liabilitas sejumlah Rp 2.500.000.000 dan jumlah modal sebesar Rp 1.200.000.000. Adapun nilai DER dari PT Makmur Sejahtera sebagai berikut:

DER = 2.500.000.000 / 1.200.000.000 x 100%

DER = 2,083 kali atau 208,3%

Oleh karena itu, nilai DER dari PT Makmur Sejahtera adalah 2,083 kali atau 208,3%.

Baca juga: Apa itu E-commerce? Ketahui Arti dan Perkembangannya di Indonesia!

Kesimpulan

Informasi yang telah tersampaikan kami harap dapat menambah wawasan baru mengenai Debt to Equity Ratio (DER) bagi para pembaca. DER adalah rasio utang terhadap ekuitas yang membandingkan antara jumlah utang dengan ekuitas. Dengan DER, suatu perusahaan dapat mengetahui komposisi utang dan ekuitas perusahaan. Tidak hanya itu, DER berfungsi sebagai bahan pertimbangan bagi pihak kreditur untuk untuk pemberian kredit dan pihak investor dalam pengambilan keputusan investasi saham.

Berbicara mengenai akuntansi, HashMicro sebagai perusahaan penyedia Software ERP terdepan memberikan solusi untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pencatatan transaksi hingga pembuatan laporan keuangan secara akurat menggunakan Software Akuntansi. Software ini hadir dengan beragam fitur terdepan seperti financial dashboard, cash flow forecasting, hingga fast bank reconciliation. Segera hubungi kami untuk mendapatkan penawaran terbaik dan demo gratis!

Accounting Software HashMicro

Tertarik Mendapatkan Tips Cerdas Untuk Meningkatkan Efisiensi Bisnis Anda?

Muhammad Ezra Ambiar Ganesha
A Junior Content Writer that willing to learn new thing.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Butuh Software untuk Bisnis Anda?

Konsultasikan kebutuhan Anda dengan mengisi form ini dan dapatkan demo GRATIS!

Ingin respon lebih cepat?

Hubungi kami lewat Whatsapp

Nadia

Nadia
Balasan dalam 1 menit

Novia
Ingin Demo Gratis?

Hubungi kami via WhatsApp, dan sampaikan kebutuhan perusahaan Anda dengan tim ahli kami
+6287888000015
×
Jadwalkan Demo Via WA