Tiga Cara Manajemen Keuangan Saat Krisis Melanda

Dias Marendra
manajemen keuangan

Meluasnya penyebaran virus corona kini tak hanya berdampak pada sektor kesehatan, namun juga berpengaruh pada aspek keuangan. Banyak perusahaan yang berujung mem-PHK karyawannya karena arus kas berujung negatif karena minimnya pemasukan. Buat Anda yang masih mencoba bertahan di tengah krisis, kami coba hadirkan tiga tips manajemen keuangan untuk perusahaan Anda.

Tetap tenang namun waspada adalah langkah terbaik untuk membuat roda perusahaan Anda tetap bergerak di masa prihatin ini. Buat perencanaan keuangan dengan hati-hati. Pertimbangkan lagi apa saja keuntungan dan kerugian yang mungkin timbul dari pengeluaran yang dilakukan. Simak tips manajemen keuangan kami berikut ini:

Tips manajemen keuangan #1: perketat approval

Approval berlapis untuk setiap permintaan pembelian atau purchase order memang penting. Namun di saat krisis seperti sekarang ini, meningkatkan lapisan approval adalah langkah yang tepat untuk menghemat pengeluaran perusahaan. Jika dirasa perlu, libatkan CFO hingga CEO untuk pengambilan keputusan saat pembelian barang.

Dengan meningkatkan jumlah approval, Anda bisa mengurangi pembelian barang yang kurang diperlukan, paling tidak sampai krisis ini berakhir nanti. Untuk kemudahan proses approval, Anda bisa menggunakan software procurement management. Dengan fitur cloud server, pelacakan purchase order dan approval bisa dilakukan dari mana saja dan kapan saja.

Tips #2: revisi budget perusahaan

Di saat krisis melanda seperti sekarang, tak ada salahnya Anda merevisi semua perencanaan keuangan perusahaan Anda. Lihat lagi mana pembelanjaan yang bisa ditangguhkan atau dibatalkan. Turunnya pendapatan bisnis mengharuskan Anda untuk mengencangkan ikat pinggang.

Pantau lagi mana divisi atau cabang yang mampu mendatangkan profit dan mana yang tidak. Gunakan software akuntansi untuk memudahkan Anda memantau profit/loss di tiap cabang. Software akuntansi juga bisa digunakan untuk menghasilkan laporan keuangan lengkap dalam beberapa klik saja.

Tips manajemen keuangan #3: proses yang transparan

Pemberlakuan work from home membuat pemantauan kinerja karyawan mustahil dilakukan secara manual. Oleh karena itu, perusahaan haruslah mencari cara untuk membuat kinerja karyawan, termasuk divisi procurement, terpantau dengan jelas. Di sinilah perusahaan membutuhkan software procurement.

Tak hanya mengeliminasi penggunaan kertas, setiap pembuatan purchase order menjadi terpantau dengan jelas oleh pihak manajer. Notifikasi otomatis saat sebuah purchase order terbuat membuat pihak manajemen bisa mengontrol pengeluaran perusahaan secara transparan.

Kesimpulan

Cobaan yang teramat berat memang sedang melanda negeri ini. Tak hanya kesehatan, namun aspek ekonomi dan bisnis pun ikut terdampak akibat meluasnya penyebaran virus mematikan. Namun tak berarti akal kita harus ikut mati dan menyerah dengan keadaan.

Di saat pelik, menghemat pengeluaran perusahaan dengan manajemen keuangan yang cerdas adalah cara yang tepat. Gunakan software untuk membantu Anda mengelola keuangan perusahaan secara otomatis. Konsultasikan kebutuhan software Anda dengan isi form di bawah ini.

Dapatkan

Konsultasi Software ERP

GRATIS via WhatsApp

related articles