01.
Apa itu HashMicro
02.
ERP itu cocok untuk perusahaan seperti apa
03.
Kenali Produk HashMicro
04.
Keunggulan HashMicro
05.
Proses Implementasi
06.
Apakah demo nya gratis?
0:00 / 0:00
BerandaIndustryManufacturingFungsi Sistem Manufaktur Bagi Perusahaan Anda

Fungsi Sistem Manufaktur Bagi Perusahaan Anda

Perkembangan teknologi membawa begitu banyak perubahan pada berbagai sektor industri, termasuk sektor manufaktur. Secara singkat, manufaktur adalah serangkaian proses untuk mengubah bahan baku menjadi sebuah produk. Awalnya proses manufaktur hanya melibatkan pekerjaan secara manual menggunakan tangan. Namun, seiring berjalannya waktu, sekarang proses tersebut sering dikaitkan dengan penggunaan mesin yang diatur oleh sistem, salah satunya sistem ERP manufaktur berbasis web.

Salah satu fungsi sistem manufaktur yang terintegrasi yaitu dapat mengotomatiskan kegiatan operasional bisnis perusahaan manufaktur. Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai sistem manufaktur, dapatkan skema perhitungan harga software manufaktur berikut ini.

Proses manufaktur mencakup banyak hal penting, terutama dalam proses perancangan dan pembuatan produk. Oleh karena itu, perusahaan memerlukan sistem manajemen manufaktur yang tepat untuk mengontrol proses manufaktur tersebut. Artikel ini akan membahas lebih lanjut mengenai fungsi sistem manufaktur dengan fitur terlengkap, ruang lingkup, manfaat hingga model sistem manufaktur. Simak artikel berikut untuk pembahasan lengkapnya!

Baca juga: Industri Manufaktur adalah: Pengertian, Jenis, Proses, dan Aplikasinya

fungsi sistem manufaktur

Fungsi Sistem Manufaktur: Pengertian Manufaktur

Dalam pengertian yang luas, manufaktur adalah serangkaian proses yang perusahaan lakukan untuk mengubah bahan baku, bahan mentah, komponen, atau bagian lainnya menjadi suatu produk yang dapat memenuhi kebutuhan konsumen. Istilah manufaktur seringkali digunakan untuk bidang industri yang memproduksi barang jadi dalam jumlah yang besar untuk kemudian mereka jual agar bisa mendapatkan keuntungan.

Secara umum, manufaktur melalui berbagai kegiatan yang kompleks dan melibatkan beragam variasi sumber daya dalam perancangan produknya, mulai dari merancang produk, memilih material produk hingga proses pembuatan produk tersebut. Tidak berhenti sampai di situ, proses manufaktur juga meliputi penjualan, production control, pengiriman material, support service hingga customer service. Sederhananya, manufaktur terdiri dari kegiatan input, proses, dan juga output.

Fungsi Sistem Manufaktur

Fungsi sistem manufaktur
Sumber: freepik.com

Agar bisa menyelesaikan proses yang cukup kompleks dengan efisien dan efektif, perusahaan membutuhkan sistem manufaktur. Sistem informasi manufaktur adalah suatu sistem berbasis komputer yang bisa menghubungkan data secara bersamaan dengan sistem informasi fungsional lainnya yang ada di perusahaan. Sistem ini dapat mendukung manajemen perusahaan dalam memecahkan masalah yang berhubungan dengan manufaktur produk perusahaan.Ā Ā 

Fungsi sistem informasi manufaktur yang utama adalah untuk mendukung fungsi proses produksi yang meliputi seluruh kegiatan terkait perencanaan dan pengendalian proses produksi produk, baik itu barang ataupun jasa. Dengan adanya sistem informasi manufaktur yang beroperasi secara real time dan menyediakan data yang akurat, manajer fasilitas dapat memantau kondisi produksi secara lengkap dan mengambil keputusan yang tepat untuk peningkatan output.Ā 

Sistem informasi manufaktur dapat menyajikan data yang relevan selama proses produksi. Hal ini akan memudahkan perusahaan dalam mengoptimalkan proses dan meningkatkan efisiensi untuk mengurangi kesalahan. Selain itu, sistem manufaktur yang sudah terintegrasi dengan sistem akuntansi unggulan juga akan memudahkan dokumentasi dan penyimpanan catatan di berbagai sektor, seperti sektor farmasi dan sektor food & beverage karena memerlukan catatan barang atau stok yang akurat. Untuk mendapatkan gambaran harga sistem akuntansi, unduh skema perhitungan software akuntansi disini.

Baca juga: Apa Saja Cara Efektif Meningkatkan Produktivitas Manufaktur

Ruang Lingkup Sistem Manufaktur

Pada proses manufaktur, teknologi informasi memiliki peran penting dalam otomatisasi dan memastikan proses berjalan dengan urutan yang tepat, mulai dari perencanaan hingga produksi. Proses tersebut tentu melibatkan berbagai sistem lain di dalamnya. Ruang lingkup sistem informasi manufaktur meliputi sistem perencanaan manufaktur, rencana produksi, rencana tenaga kerja, rencana kebutuhan bahan baku dan sistem pengendalian manufaktur.

Manfaat Sistem Informasi Manufaktur

Manfaat sistem manufaktur
Sumber: freepik.com

Setelah mengetahui berbagai fungsi sistem manufaktur, sekarang saatnya Anda memahami lebih lanjut mengenai manfaat sistem informasi manufaktur untuk perusahaan Anda. Adapun beberapa manfaatnya sebagai berikut:

1. Agar Lebih Efisien

Manfaat utama dari sistem informasi manufaktur adalah untuk mendukung kelancaran proses produksi dan menghasilkan proses produksi yang lebih akurat, cepat, dan tepat waktu. Dengan adanya sistem yang memanfaatkan teknologi komputer untuk menyediakan data yang akurat, proses produksi juga akan berjalan dengan lebih efisien.

2. Mempermudah Perusahaan

Sistem informasi manufaktur memudahkan perusahaan dalam membagikan informasi. Dalam hal ini, sistem mampu memproses pengolahan data menjadi suatu informasi yang sangat berguna untuk departemen lainnya. Dengan begitu, perusahaan bisa mempercepat proses produksi dan meraih keuntungan dengan cepat.Ā 

3. Pengarsipan Lebih Terstruktur

Manfaat selanjutnya dari sistem informasi manufaktur adalah sistem dapat memudahkan perusahaan terkait pengaturan arsip data perusahaan agar lebih terstruktur. Hal ini karena data akan disimpan dalam satu sistem database yang dapat semua perusahaan akses sesuai dengan kepentingannya.Ā 

4. Mempercepat Proses Produksi

Sistem informasi manufaktur yang berbentuk robotik fisik dapat membuat proses produksi perusahaan terlaksana dengan cepat, tepat, dan bahkan bisa meminimalisir jumlah bahan baku yang tidak digunakan. Dengan begitu, biaya pengeluaran perusahaan semakin kecil. Hal ini karena seluruh kegiatan produksi akan sistem atur secara otomatis.

Model Sistem Informasi Manufaktur

Model sistem informasi manufaktur ini terbagi menjadi dua subsistem utama, yakni subsistem input dan subsistem output. Masing-masing model mempunyai subsistem lain lagi di dalamnya. Berikut ini merupakan gambaran model sistem informasi manufaktur:

1. Subsistem Input

Sistem Informasi Akuntansi (SIA)

SIA atau sistem informasi akuntansi adalah suatu sistem yang mengumpulkan data internal. Data ini mencakup data operasi manufaktur dan juga data lingkungan yang menjelaskan transaksi perusahaan dengan pihak pemasok. Sebagai contoh, media dokumen dalam bentuk barcode yang dapat mesin baca secara optik. Buat barcode secara otomatis dengan sistem barcode terlengkap yang dapat mempermudah perusahaan dan pemasok dalam mengakses transaksi.Ā 

Subsistem Industrial Engineering (IE)

Sistem industrial engineering atau IE adalah suatu sistem analisis khusus yang mempelajari kegiatan manufaktur dan membuat saran-saran perbaikan. Sistem industrial engineering akan mencakup data-data internal perusahaan yang dapat perusahaan manfaatkan untuk menetapkan berapa lama waktu yang mereka butuhkan untuk suatu kegiatan produksi.

Subsistem Intelijen Manufaktur

Subsistem intelijen manufaktur adalah suatu sistem yang berfungsi untuk mengetahui perkembangan terakhir terkait sumberā€sumber pekerja, material dan mesin dalam proses produksi. Sistem intelijen manufaktur meliputi berbagai kegiatan, seperti pengumpulan data dari lingkungan, pengujian data, pemeliharaan data, pengamanan data, dan pengambilan data untuk memudahkan pengolahan data.

2. Subsistem Output

Subsistem Produksi

Setiap departemen akan terlibat dalam mengukur data terkait kegiatan produksi. Dalam hal ini, Subsistem mempunyai keterkaitan yang erat dengan proses tersebut. Subsistem akan mengukur waktu dan arus kerja kegiatan produksi, dari satu tahap ke tahap berikutnya. Hal ini perusahaan perlukan agar proses produksi dapat terkontrol dan berjalan secara lebih efisien.

Subsistem Persediaan

Untuk memberikan data otentik, seperti jumlah stok, holding cost, safety stock, dan berbagai hal lainnya, perusahaan memerlukan subsistem persediaan. Hasil dari pengolahan data input tersebut diperlukan agar dapat membantu perusahaan mengukur tingkat kegiatan produksi dan persediaan dari bahan baku menjadi barang yang sudah jadi.

Subsistem Kualitas

Subsistem kualitas adalah suatu sistem yang berhubungan dengan kualitas, baik dari waktu, biaya, performa kerja, hingga pemilihan pemasok. Fungsi dari subsistem ini adalah agar perusahaan dapat mengukur kualitas material saat diubah. Selain itu, terdapat hal lain yang rasanya perlu masuk ke dalam unsur kualitas seperti proses kontrol, perawatan, dan spesifikasi, baik dalam bentuk produk maupun material. Kelola produk dan material secara akurat menggunakan sistem SCM terbaik untuk mengikuti cepatnya perubahan pasar. Dapatkan skema perhitungan harga software SCM disini untuk mengetahui gambaran harganya.

Subsistem Biaya

Fungsi utama dari subsistem biaya adalah agar perusahaan dapat mengukur biaya yang keluar selama terjadi kegiatan produksi. Dengan begitu, perusahaan juga dapat mengetahuiĀ  keuntungan dari hasil penjualannya. Terdapat dua unsur pengendalian biaya, yaitu standar kerja yang baik dan sistem untuk melaporkan kegiatan secara lebih detail. Selain itu, subsistem biaya mencakup biaya pemeliharaan dan biaya pembelian. Sekarang, Anda dapat mengontrol biayaĀ procurement menjadi lebih efisien dengan mengelola setiap pengajuan pembelian dari setiap cabang hanya dalam satu sistem yaitu e-procurement.

download skema harga software erp
download skema harga software erp

Fungsi Sistem Manufaktur: Komputer Sebagai Bagian dari Sistem Fisik

Sistem informasi manufaktur merupakan sistem yang menggunakan komputer baik secara konseptual maupun sebagai bagian dari sistem produksi fisik. AdapunĀ  yangĀ  termasukĀ  dalamĀ  komputer sebagai bagian dari sistem fisik adalah:

1. Computer Aided Design (CAD)

CAD merupakan program komputer untuk menggambar suatu produk dalam bentuk garisā€garis maupun simbolā€simbol yang memiliki makna tertentu. Computer Aided Design bisa berupa gambar 2 dimensi dan gambar 3 dimensi. CAD melibatkan penggunaan komputer untuk membantu rancangan produk yang melalui proses manufaktur.Ā 

Dalam hal ini, CAD akan dimanfaatkan untuk merancang struktur rumit seperti bangunan dan jembatan, hingga memperbaiki gambar dengan menghaluskan garis. Setelah rancangan sudah masuk ke dalam komputer, maka engineer dapat menempatkan rancangan itu pada berbagai pengujian untuk mendeteksi titikā€titik lemah dan melakukan simulasi.

Selanjutnya, perangkat lunak CAD dapat mempersiapkan spesifikasi rinci yang engineer perlukan untuk memproduksi produk yang tersimpanĀ  dalam database rancangan. CAD telah terintegrasi dengan perangkat lunak CAE yang memungkinkan perangkat lunak untuk memvisualisasikan komponen dan rancangan yang sudah dibuat secara realistik dan mempunyai properti seperti massa, volume, pusat gravitasi , luas permukaan, dan lainnya.

2. Computer Aided Manufacturing (CAM)

Untuk menghasilkan produk yang sesuai dengan spesifikasi database rancangan, perusahan memerlukan penerapan mesin komputer dalam proses produksinya agar mesin produksi seperti bor dan mesin bubut dapat bekerja dengan maksimal. Teknologi CAM menjadi salah satu teknologi yang perusahaan manfaatkan untuk otomatisasi karena produksi dapat berlangsung dengan lebih cepat dibandingkan dengan menggunakan tenaga manusia.Ā  Biasanya, CAM digunakan oleh para insinyur dan arsitek dalam penerapannya.

3. Robotik (Industrial Robots/IR)

Penerapan teknologi robotik industrial dapat membantu perusahaan untuk menghemat biaya pengeluaran dan mencapai tingkat kualitas yang tinggi. Dalam hal ini, alat robotik industrial akan membantu menjalankan tugas-tugas tertentu secara otomatis, seperti pekerjaan yang mengandung resiko tinggi, misalnya pekerjaan di tempat yang bertemperatur tinggi sehingga mengakibatkan kinerja dan keefektifan robot kurang maksimal.

Baca juga: 5 Tips Mengoptimalkan Penjualan Manufaktur

Fungsi Sistem Manufaktur: Komputer Sebagai Sistem Informasi

Teknologi komputer tidak hanya berperan dalam proses produksi secara fisik, tetapi juga berguna untuk menyediakan sistem informasi yang dapat mendukung kinerja produksi. AdapunĀ  yangĀ  termasukĀ  dalamĀ  komputer sebagai bagian dari sistem informasi adalah:

1. Sistem Pemesanan Kembali (ReĀ­Order Point/ROP)

Setelah teknologi komputer berhasil perusahaan terapkan dalam area akuntansi, komputer mulai diberikan tugas lain, khususnya dalam pengendalian persediaan. Dalam hal ini, komputer akan mendeteksi stok barang yang berfungsi sebagai pemicu yang biasa disebut sebagai titik pemesanan kembali (reorder point/ROP).

Biasanya, perusahaan akan melakukan pemesanan sebelum stok habis sama sekali, agar kegiatan perusahaan juga tetap dapat berjalan dengan lancar sambil menunggu pengiriman dari pemasok yang belum datang. Dengan pengukuran yang teliti oleh sistem POS dengan teknologi komputer, maka perusahaan akan mempunyai safety stock dan kegiatan produksi dapat berjalan dengan lancar.

2. Material Requirement Planning (MRP)

MRP adalah suatu strategi material proaktif yang akan membantu perusahaan dalam mengidentifikasi material, jumlah dan tanggal material yang mereka butuhkan. Sistem MRP meliputi penjadwalan produksi, penguraian tagihan material, perencanaan kebutuhan kapasitas bekerja, seperti menghasilkan output, melaporkan dan merencanakan jadwal pemesanan, serta meliputi pelepasan pesanan yang menghasilkan laporan untuk lantai kerja dan pembelian.Ā 

Sistem MRP juga mempunyai berbagai manfaat bagi perusahaan, yaitu dengan membantu perusahaan dalam mengelola materialnya secara lebih efisien dan menghindari kehabisan persediaan barang. Selain itu, perusahaan juga dapat memprediksi kebutuhan material di masa depan dan merundingkan perjanjian pembeli dengan pemasok.

3. Manufacturing Resource Planning (MRP II)

MRP II merupakan sebuah sistem yang mengintegrasikan semua proses di dalam manufaktur yang berhubungan dengan manajemen material. MRP II memiliki berbagai manfaat bagi perusahaan, mulai dari penggunaan sumber daya yang lebih efisien, perencanaan prioritas lebih baik seperti mengatur jadwal produksi agar lebih fleksibel namun tetap efisien, meningkatkan pelayanan pelanggan, meningkatkan moral dan semangat pekerja hingga menyediakan informasi manajemen yang lebih baik.

4. Pendekatan Just in Time (JIT)

JIT merupakan teknik untuk menjaga arus bahan ke pabrik agar sampai ā€just in timeā€ (tepat waktu). JIT akan berusaha untuk meminimalkan biaya inventarisasi dengan cara memproduksi dalam jumlah yang lebih kecil. Dalam sistem JIT, satu unit lot size yang idealĀ  akan bergerak dari satu Ā workstation ke workstation berikutnya sampai produksi selesai.Ā 

Berbanding terbalik dengan MRP yang menekankan perencanaan jangka panjang dan membutuhkan penggunaan komputer, maka JIT menekankan pengaturan waktu dan penggunaan tanda non komputer karena cukup menggunakan kartu, Sistem JIT sendiri bertujuan untuk meminimalkan biaya keamanan dan asuransi.

Baca juga: 6 Cara Efektif Mengelola Persediaan Barang di Pabrik Manufaktur

Kesimpulan

Melalui artikel di atas, Anda telah memahami lebih lanjutĀ  mengenai fungsi sistem manufaktur, ruang lingkup, manfaat hingga model sistem manufaktur. Manufaktur mencakup beberapa proses penting di dalamnya. Oleh karena itu, perusahaan memerlukan sistem berbasis teknologi yang terkomputerisasi untuk membantu proses pembuatan produk, baik secara fisik maupun hanya untuk menyediakan informasi.

fungsi sistem manufaktur

Gunakan Hash Manufacturing Software terlengkap dari Hashmicro untuk meningkatkan produktivitas dan profitabilitas bisnis manufaktur Anda dengan sistem manufaktur terlengkap di Indonesia. Hashmicro menyediakan solusi untuk menyederhanakan semua pekerjaan dalam perusahaan Manufaktur Anda untuk hasil yang cepat dan akurat. Dengan menggunakan software ini, Anda akan mendapatkan up to date system, penjadwalan sistem, dan kontrol biaya.Ā 

Baca juga: 6 Tren Industri Manufaktur Tahun 2022 yang Harus Diketahui agar Tetap Kompetitif

Tertarik Mendapatkan Tips Cerdas Untuk Meningkatkan Efisiensi Bisnis Anda?

Sheren Nathalie
Sheren Nathalie
Hi there! I'm Sheren. Currently I'm working as a Junior Content Writer at HashMicro. Looking forward to give you lot of new insights! For business inquiries, you can contact me through [email protected]

Coba Gratis Software HashMicro

Diskusikan kebutuhan bisnis Anda dengan konsultan ahli kami dan DAPATKAN DEMO GRATISNYA!

Ingin respon lebih cepat?

Hubungi kami lewat Whatsapp

Nadia

Nadia
Balasan dalam 1 menit

Nadia
Ingin Demo Gratis?

Hubungi kami via WhatsApp, dan sampaikan kebutuhan perusahaan Anda dengan tim ahli kami
628111961171
Ɨ
Dapatkan Demo Gratis!