BerandaProductsMarketing Automation6 Teknologi Canggih untuk Memajukan Bisnis Agrikultur

6 Teknologi Canggih untuk Memajukan Bisnis Agrikultur

Agrikultur merupakan salah satu sektor yang penting bagi perekonomian Indonesia karena industri ini meningkatkan perekonomian. Agrikultur membuat pangan pada pertanian dengan menanam tanaman dan menernak hewan. Sektor pada agrikultur terbagi menjadi lima yakni tanaman pangan, perkebunan, kehutanan, peternakan, dan perikanan. Dalam prosesnya, kelima sektor ini membutuhkan tenaga manusia dan proses budidayanya.

teknologi agrikultur

Download Sekarang: Skema Harga Software Marketing HashMicro

Penggunaan teknologi pada agrikultur sangatlah membantu para petani untuk bercocok tanam. Dengan adanya teknologi, proses bercocok tanam dapat lebih cepat ketimbang dengan cara manual. Apabila proses bercocok tanam berjalan dengan efektif, maka pendistribusian dan pemasaran juga dapat berjalan lebih cepat jika memakai software marketing automation terunggul. Untuk memasarkan produk agrikultur Anda, gunakan software marketing automation terbaik agar prospek penjualan sesuai target, dan bangun hubungan yang lebih baik dengan klien. Ketahui besaran yang harus Anda siapkan untuk mendapatkan sebuah software marketing automation yang canggih tersebut, unduh kalkulasi skema harga software-software HashMicro sesuai dengan kebutuhan bisnis Anda. Untuk mengetahui contoh-contoh dari teknologi agrikultur yang dapat membantu proses produksi, simak artikel berikut ini!

1. Transplanter

teknologi agrikultur
Sumber: bppm.lampung

Transplanter adalah salah satu teknologi agrikultur yang berfungsi untuk menanam bibit dengan jumlah, kedalaman, jarak dan kondisi penanaman yang seragam. Transplanter memiliki dua jenis mesin, yang membedakannya adalah cara penanaman dan persiapan bibit padinya. Mesin jenis pertama memakai bibit yang telah disemai/ditanam di lahan (washed root seedling) sedangkan mesin jenis kedua adalah mesin tanam yang memakai bibit yang secara khusus disemai pada kotak khusus. Kedua mesin tersebut memiliki plus minusnya, pada mesin jenis pertama dapat menggunakannya tanpa harus mengubah cara penyemaian bibit yang biasa dilakukan secara tradisional sebelumnya. Akan tetapi, pada mesin jenis pertama waktu yang dibutuhkan untuk mengambil bibit cukup lama sehingga kapasitas kerja total mesin menjadi kecil. Pada mesin jenis kedua mensyaratkan perubahan total dalam pembuatan bibitnya.    

Teknologi transplanter ini memberikan jarak yang pas antar padi yang ditanamnya. Produksi padi meningkat hingga 30% menggunakan teknologi transplanter ini. Dengan jarak yang tepat antar padinya mempermudah petani dalam merawatnya. Mesin ini telah dilengkapi dengan pengapung sehingga ketika kita gunakan untuk menanam padi, mesin tidak akan tenggelam di lumpur sawah. Transplanter tidak menyulitkan petani karena telah dirancang seringan mungkin.   

2. Indo Combine Harvester

teknologi agrikultur indo combine harventeer
Sumber: litbang.pertanian.co.id

Indo combine harvester adalah sebuah teknologi agrikultur yang berguna untuk memudahkan urusan memanen secara mekanis dalam satu proses. Mulai dari pemotongan, pengangkutan, perontokan, pembersihan, sortasi, hingga pengantongan. Mesin ini hanya membutuhkan tiga orang untuk mengoperasikannya, sehingga tidak memerlukan banyak orang untuk memanen padi. Kapasitas kerja mesin ini dapat mencapai empat sampai enam jam per hektar. Jika digunakan di lahan yang basah, teknologi ini akan semakin baik performanya. Gaya tekan ke permukaan tanah Indo combine transplanter adalah 0.13kg/cm2 sehingga memperkecil terperosok dalam tanah. Tingkat kebersihan pada gabah pun mencapai 99.5% dengan mesin ini.

Baca juga: Agrikultur Adalah: Pengertian, Produk, dan Jenisnya

3. Mesin Pemilah Bibit Unggul

Mesin pemilah bibit unggul
Sumber: balai.daripetani.com

Mesin pemilah bibit unggul membuat para petani dapat menentukan bibit mana yang akan menghasilkan tumbuhan terbaik. Kini para petani tidak perlu risau akan kualitas bibit yang buruk ketika sedang menanam. Dengan bibit yang unggul, kualitas tanaman yang dihasilkan pun akan berkualitas. Contohnya ketika memilih bibit jagung hibrida, bibit jagung ini mempunyai kualitas terbaik yang akan menghasilkan jagung dengan kualitas tonggol unggul dan biji jagung yang semakin banyak. Biasanya, perusahaan penyedia bibit menggunakan mesin pemilah bibit unggul. 

4. Alat Pengering Kedelai

 

mesin pengering kedelai teknologi agrikultur
Sumber: grahamesin.com

Proses pengeringan yang terlambat dapat membuat kualitas kedelai menurun. Alat pengering kedelai hadir untuk mencegah hal itu terjadi. Umumnya mengeringkan kedelai memakan waktu sampai delapan hari, namun dengan alat pengering kedelai, proses pengeringan dapat selesai dalam waktu satu hari saja. Mesin pengering kedelai tidak hanya dapat mempersingkat tetapi juga meningkatkan daya tumbuh benih hingga 90.3%

Baca juga: Marketing Automation | Ini Cara Kerja, Manfaat, dan Fiturnya

5. Instalasi Pengolah Limbah

instalasi pengolah limbah
Sumber: wikipedia.com

Limbah ternak seringkali diabaikan oleh para petani, padahal keberadaan limbah tidak selalu buruk apabila kita dapat mengelolanya. Limbah ternak yang tidak dikelola dapat mencemari lingkungan. Oleh karena itu, sebaiknya kita ubah limbah tersebut agar bermanfaat dengan mengubahnya menjadi pupuk organik. Untuk mengubah limbah ternak menjadi sebuah pupuk, dapat memanfaatkan instalasi pengolah limbah. Dengan menggunakan instalasi pengolah limbah, Anda dapat mengubah limbah menjadi pupuk organik dan biogas dengan cepat.  

6. Penggunaan Software Marketing Automation Untuk Pemasaran

Bisnis ini mempunyai potensi yang sangat besar karena semua sektornya dibutuhkan oleh manusia demi keberlangsungan hidup. Oleh karena itu, penting untuk memasarkan bisnis agrikultur dengan benar agar mendapatkan banyak pelanggan. Selain itu, bahan-bahan pangan yang terbuat secara alami seperti tanaman pangan dapat mengalami kebusukan apabila lama menyimpan dan mengelolanya. HashMicro Marketing Automation teknologi hadir untuk membantu Anda memasarkan produk bisnis Anda. Dengan berbagai fitur yang tersedia, pemasaran produk akan jauh lebih mudah dan efektif. 

Download Sekarang: Skema Harga Software Marketing HashMicro

Software Marketing Automation dapat menyesuaikan segmentasi prospek atau klien sehingga tepat pada sasaran. Anda dapat mengkostumisasi campaign sesuai dengan preferensi, permintaan, dan jenis bisnis penerima. Setelah melakukan campaign, ketahui jenis campaign yang paling efektif dengan software marketing automation. Software marketing automation dari HashMicro yang terintegrasi dengan sistem lainnya membuat software marketing automation ini lebih unggul apabila membandingkan dengan software lainnya. Sistem CRM leads memudahkan segmentasi prospek yang akan dikirimi marketing campaign.   

Kesimpulan

teknologi agrikultur

Dengan banyaknya sektor yang ada pada dunia agrikultur menjadikan industri agrikultur sebuah bisnis yang rumit. Untuk memenuhi berbagai permintaan dari pelanggan, kehadiran solusi Marketing Automation handal dapat menjadi sebuah jawaban. Pebisnis di dunia agrikultur dapat mengandalkan fitur WhatsApp integration yang ada pada Hash Marketing Automation untuk menyebarkan informasi mengenai campaign bisnis Anda dengan lebih mudah. Anda juga bisa memantau peningkatan yang ada pada campaign Anda dengan menggunakan fitur in-depth campaign reporting. Ketahui skema perhitungan harga software Marketing Automation melalui link berikut ini.

Download Sekarang: Skema Harga Software Marketing HashMicro

Tertarik Mendapatkan Tips Cerdas Untuk Meningkatkan Efisiensi Bisnis Anda?

Gita Mutia Ramadhanti
Gita Mutia Ramadhanti
A junior content writer at HashMicro.

Coba Gratis Software HashMicro

Diskusikan kebutuhan bisnis Anda dengan konsultan ahli kami dan DAPATKAN DEMO GRATISNYA!

Ingin respon lebih cepat?

Hubungi kami lewat Whatsapp

Nadia

Nadia
Balasan dalam 1 menit

Novia
Ingin Demo Gratis?

Hubungi kami via WhatsApp, dan sampaikan kebutuhan perusahaan Anda dengan tim ahli kami
+6287888000015
×
Jadwalkan Demo Via WA