Lihat Artikel Lainnya

BerandaProductsAccounting4 Fungsi dan Contoh Revenue Streams bagi Perusahaan Anda

4 Fungsi dan Contoh Revenue Streams bagi Perusahaan Anda

Revenue streams adalah sumber pendapatan yang diperoleh oleh suatu perusahaan dari berbagai sumber. Revenue streams tentunya terdiri dari berbagai sumber, seperti penjualan produk atau jasa, royalti. dll. Penggunaan revenue streams di perusahaan bertujuan untuk meningkatkan pendapatan perusahaan dengan cara menambah sumber pendapatan yang tersedia. Dengan memiliki banyak sumber pendapatan, perusahaan dapat lebih stabil dan tidak bergantung pada sumber pendapatan tunggal.

Software Akuntansi dari HashMicro dapat memudahkan perusahaan melakukan revenue streams melalui fitur-fitur yang tersedia. Fitur financial dashboard dapat memantau kondisi keuangan perusahaan secara menyeluruh seperti pendapatan saldo kas. simak artikel di bawah ini mengenai 4 fungsi secara detail dan kemudian dapat Anda gunakan dalam proses pengambilan keputusan bisnis.

DemoGratis

Daftar Isi

Apa itu Revenue Streams?

Dalam dunia bisnis, revenue streams adalah entitas bisnis yang menghasilkan pemasukan perusahaan. Jika diistilahkan ke dalam bahasa Indonesia, revenue streams dapat disebut dengan aliran pendapatan. Di sini, pendapatan pada perusahaan tidak hanya muncul dari satu sumber, melainkan lebih dari satu sumber yang nantinya menghasilkan uang kas perusahaan. Pendapatan tersebut bisa didapatkan secara langsung melalui penjualan pada produk maupun jasa atau secara tidak langsung seperti dari investasi, franchise, lisensi, menjual dan menyewakan aset perusahaan, serta sebagian lainnya.

Oleh karena itu, penting bagi perusahaan untuk selalu mendata dengan baik sumber-sumber pendapatan pada perusahaan, supaya dapat menyeimbangkan revenue streams yang dicapai. Tentunya, perusahaan juga memiliki beberapa sumber pendapatan yang saling melengkapi. Ini bertujuan jika terjadinya pendapatan yang bermasalah, maka tidak akan berdampak pada aliran pendapatan perusahaan secara umum karena sumber lain yang dapat menutupinya.

Fungsi dari Revenue Streams

Setelah Anda mengetahui mengenai definisi dari revenue streams serta peran pentingnya bagi sebuah bisnis atau perusahaan. Penting juga untuk Anda mengetahui beberapa fungsi serta kegunaan yang menguntungkan dari revenue streams, antara lain yaitu:

1. Memancing perhatian dari calon investor

Dengan melakukan manajemen bisnis yang baik, tentunya akan membuat bisnis atau perusahaan yang dikelola menjadi berkembang dan maju. Dari kemajuan tersebutlah yang nantinya memancing perhatian investor tertarik untuk menginvestasikan modal mereka pada perusahaan atau bisnis yang ada. Revenue streams memiliki fungsi bagi para investor untuk memantau atau melihat sumber-sumber perusahaan yang bagi mereka menghasilkan keuntungan.聽

Para investor tentunya lebih tertarik untuk menginvestasikan modal mereka kepada perusahaan yang memiliki aliran dana yang baik. Oleh sebab itu, semakin banyak revenue streams akan membuat jumlah investor makin tertarik untuk menanamkan modal pada bisnis atau perusahaan Anda.

2. Lebih aman dalam menjalankan perusahaan

Setelah memahami konsep aliran dana yang baik serta dapat mengimplementasikannya secara optimal, tentu hal tersebut akan membuat perusahaan Anda berjalan dengan aman dan berkelanjutan. Hal ini karena, kinerja keuangan perusahaan menjadi lebih baik berkat aliran dana dari berbagai sumber pendapatan. Pengurus atau pemilik perusahaan juga akan berhati-hati dalam menentukan kebijakan seperti penjualan aset, penyewaan aset, pemberian lisensi serta berbagai tindakan lainnya yang bertujuan mendapatkan aliran dana.

3. Dapat membantu memprediksi omset serta profit perusahaan

Fungsi selanjutnya, revenue juga dapat membantu untuk memprediksi omset serta profit yang akan bisnis atau perusahaan Anda dapatkan. Karena, Anda dapat mengetahui sumber serta upaya mana saja yang dapat Anda maksimalkan untuk mendapatkan profit. Contohnya, bila perusahaan Anda memiliki aset berupa gedung atau ruko. Anda dapat menyewakannya dengan tujuan mendapatkan dana yang jelas serta berkelanjutan yang nantinya dapat berdampak positif untuk arus keuangan perusahaan.

4. Dapat menjadi strategi bisnis

Revenue streams juga dapat berfungsi menjadi strategi perusahaan yang baik dalam mengembangkan bisnis. Tentunya, mendapatkan sumber dana berkelanjutan merupakan tujuan utama dari aliran dana. Aliran dana tersebutlah yang nantinya perusahaan gunakan untuk melakukan pengembangan bisnis sekaligus pula mengatasi permasalahan yang terjadi dalam dunia usaha. Motivasi memperoleh pendapatan dana dari sumber lain ini yang mampu membuat motivasi dari berbagai divisi dalam perusahaan mampu menyusun strategi bisnis secara tepat dengan tetap memperhatikan aset yang ada.

Baca juga: Ketahui Pengertian Revenue dan Cara Menghitungnya!

Apa Saja Jenis-Jenis dari Revenue Streams?

Transaction revenue merupakan salah satu jenis dari revenue streams Setelah memahami beberapa fungsi dari revenue streams, selanjutnya Anda juga perlu mengenali beberapa jenis revenue streams. Ada dua jenis yang paling umum yaitu:

1.Transaction revenue

Transaction revenue adalah aliran pendapatan yang diperoleh dari transaksi jual beli dalam metode sekali pembayaran. Pada jenis revenue yang satu ini, perusahaan atau pelaku bisnis bisa mendapatkan dana langsung dari pembeli setelah menjual jasa, aset atau layanan.

2. Recurring revenue

Jika transaction revenue dilakukan dengan metode sekali pembayaran, recurring revenue merupakan kebalikannya. Aliran pendapatan yang diterima recurring revenue diterima lebih dari sekali dan rutin berkelanjutan. Contohnya seperti langganan produk, layanan angsuran (kredit), suntikan dana rutin, penyewaan aset perusahaan serta sebagian lainnya.

download skema harga software erp
download skema harga software erp

Contoh Revenue Streams

1.Membuka mitra atau cabang baru

Contoh pertama dari revenue streams adalah membuka mitra atau cabang. Sebelum membuka mitra atau cabang baru, tentunya Anda perlu menyiapkan budget serta聽 perencanaan yang matang agar meningkatkan kemungkinan keberhasilan yang lebih besar. Dengan membuka cabang bisnis baru, cabang atau mitra baru tersebut nantinya akan memberikan sebagian dari profit penjualannya ke perusahaan utama atau induk. Omset profit dari cabang baru tersebut yang nantinya menjadi revenue streams bagi bisnis utama.

2. Berinvestasi pada bisnis lain

Contoh selanjutnya yaitu dengan berinvestasi pada bisnis lain. Pemilik modal dapat berinvestasi pada berbagai bisnis lain yang tidak sejalan dengan bisnis yang sedang dijalankan. Misalkan, perusahaan pertanian mempunyai budget modal besar yang menginginkan aliran dana tambahan. Maka, perusahaan tersebut dapat berinvestasi ke bidang sektor pariwisata dengan membeli saham pada perusahaan yang bergerak di bidang terkait.

3. Lisensi

LIsensi merupakan HAKI (Hak Atas Kekayaan Intelektual) yang berbentuk paten seperti franchise atau hak cipta. Singkatnya, lisensi merupakan hak istimewa yang bersifat komersial serta terlindungi secara ekonomis berdasarkan hukum yang berlaku. Kelebihannya, pemberi lisensi nantinya akan mendapatkan royaltiyang telah disepakati dengan jumlah yang akan dibayarkan. Lisensi juga termasuk dalam jenis recurring revenue, karena perusahaan tidak perlu untuk memproduksi produk atau aset untuk konsumen berulang kali. Perusahaan hanya perlu memproduksi produk sekali, lalu produk tersebut dapat perusahaan manfaatkan berulang kali untuk menghasilkan profit.

4. Menjual atau menyewakan aset yang perusahaan miliki

Contoh keempat dari penerapan cara mendapatkan aliran dana adalah menjual atau menyewakan aset yang sudah perusahaan tidak gunakan lagi. Penjualan atau penyewaan aset perusahaan ini tentunya dilakukan dalam kondisi tertentu saja. Contohnya seperti saat perusahaan sedang kekurangan dana, perusahaan diambang kebangkrutan, atau penggantian aset. Nantinya, hasil pendapatan dari penjualan atau penyewaan tersebut harus perusahaan gunakan secara tepat guna mengembangkan perusahaan menjadi lebih baik lagi.

Mengatur Revenue Streams Lebih Mudah dengan Software Accounting

Semakin tingginya revenue streams tentunya diiringi dengan tingginya penjualan serta pendapatan. Semakin tingginya revenue streams tentunya diiringi dengan tingginya penjualan serta pendapatan. Tetapi, terkadang hal tersebut tidak semuanya berjalan dengan lancar. Perusahaan masih tetap harus berupaya semaksimal mungkin untuk mendapatkan pendapatan yang maksimal. Masih banyak perusahaan yang menghitung pendapatan serta keuntungan pada perusahaannya dengan cara yang masih konvensional. Tentunya, hal tersebut merupakan cara yang melelahkan, rentan terhadap human error serta kurang efektif untuk dilakukan. Oleh karena itu, kebanyakan dari perusahaan saat ini sudah mulai beralih menggunakan Sistem Akuntansi. Dengan mengimplementasikan sistem akuntansi perusahaan tentu akan mempermudah kinerja akuntan dalam membuat laporan keuangan perusahaan menjadi lebih akurat dan cepat.

Baca juga: Software Akuntansi untuk Kelola Pembayaran Digital pada Bisnis Anda!

Kesimpulan

Dapat disimpulkan bahwa, revenue streams merupakan sumber pemasukan perusahaan yang diperoleh dari penjualan produk atau jasa, investasi, franchise, lisensi, penjualan dan penyewaan aset. Fungsi dari revenue streams sendiri yaitu sebagai acuan bagi para investor untuk memantau sumber pemasukan perusahaan, sebagai alat perencanaan bagi perusahaan untuk menetapkan target keuangan, serta sebagai alat evaluasi bagi perusahaan untuk menilai kemajuan bisnis.聽

Setelah mengetahui secara menyeluruh mengenai fungsi serta contoh dari revenue streams, maka sudah saatnya perusahaan Anda beralih kepada solusi digital yang menguntungkan. Dengan menggunakan Software Akuntansi dari HashMicro, perusahaan Anda dapat mengotomatiskan pencatatan transaksi, meningkatkan keamanan data perusahaan, serta memudahkan akuntan pada perusahaan Anda dalam melakukan pembukuan keuangan. Bila tertarik Anda dapat mengunduh skema perhitungan harga untuk mengetahui lebih detail mengenai Software Akuntansi kami. Segera daftar dan dapatkan demo gratis dari HashMicro.

Accounting

Apakah artikel Ini bermanfaat?
YaTidak

Tertarik Mendapatkan Tips Cerdas Untuk Meningkatkan Efisiensi Bisnis Anda?

Jessica Wijaya
Jessica Wijayahttps://www.hashmicro.com/id/
Jessica Wijaya adalah seorang content writer berpengalaman yang telah membangun reputasi dalam industri penulisan artikel mengenai software manajemen persediaan (inventory management software). Artikel-artikel Jessica mencakup berbagai aspek, mulai dari pengenalan dasar tentang manajemen stok hingga panduan implementasi perangkat lunak manajemen persediaan yang canggih.

Highlight

Artikel Populer

Nadia

Nadia
Balasan dalam 1 menit

Nadia
Ingin Demo Gratis?

Hubungi kami via WhatsApp, dan sampaikan kebutuhan perusahaan Anda dengan tim ahli kami
6281222846776
Hubungi Tim Sales