Tingkatkan Penjualan dengan WhatsApp Marketing

Dias Marendra
WhatsApp Marketing

Setiap bulannya, WhatsApp digunakan oleh lebih dari 1 miliar pengguna. Tak salah jika WhatsApp disebut sebagai media sosial dengan pengguna terbanyak di seluruh dunia. Inilah yang mendorong banyak perusahaan memanfaatkan platform chatting ini untuk memasarkan produk mereka lewat WhatsApp marketing.

Ada dua kunci utama yang menjadikan WhatsApp marketing berbeda jika dibandingkan dengan platform media sosial lainnya. WhatsApp terasa lebih personal dan pesan yang disampaikan terlihat autentik. Selain itu, pertumbuhan jumlah penggunanya dari waktu ke waktu membuat WhatsApp marketing menarik untuk dicoba.

Meski demikian, WhatsApp memiliki keterbatasan. Yang pertama, WhatsApp tak punya fitur iklan, namun punya fitur akun bisnis. Untuk menggaet calon pelanggan untuk bisa menghubungi anda lewat WhatsApp, kreatifitas tinggi jelas diperlukan. Yang kedua, fitur broadcast di WhatsApp punya keterbatasan jumlah penerima. Jika anda ingin menjalankan marketing besar-besaran, maka WhatsApp bukan pilihan yang tepat untuk anda.

Maka dari itu, untuk meningkatkan penjualan dengan WhatsApp marketing, anda butuh strategi khusus. Berikut ini beberapa di antaranya:

Strategi WhatsApp Marketing

Peningkatan layanan pelanggan

WhatsApp adalah platform yang paling tepat untuk meningkatkan conversion rate. Menurut survey yang diadakan oleh Nielsen, lebih dari 67 persen responden lebih memilih untuk berkomunikasi lewat chat saat menjalankan bisnis. Selain itu, 53 persen responden lebih senang berbelanja dengan toko online yang menanggapi komunikasi lewat chat.

Data ini adalah bukti bahwa chatting sangat membantu anda meningkatkan penjualan dan memberikan layanan pelanggan yang lebih baik. Tak hanya itu, fitur WhatsApp seperti chat, voice chat dan video call berguna untuk melayani pelanggan anda yang sedang membutuhkan bantuan.

Kini WhatsApp pun bisa digunakan di laptop atau komputer menggunakan WhatsApp Web. Dengan WhatsApp Web, anda bisa memberikan layanan yang lebih baik dan lebih cepat kepada pelanggan anda.

Manfaatkan fitur-fitur WhatsApp

WhatsApp memiliki segudang fitur yang bisa anda manfaatkan untuk meningkatkan penjualan anda. Misalnya, platform chat ini punya fitur status yang bisa anda manfaatkan untuk memposting pengumuman seputar bisnis anda. Anda bisa update status untuk mengumumkan promosi yang sedang berjalan, atau meminta pelanggan anda mengambil screenshot QR code yang anda posting di status untuk ditunjukkan ke toko anda dan mendapatkan diskon.

Fitur lainnya yang bisa anda manfaatkan adalah sharing location. Jika salah satu pelanggan anda bertanya di mana toko atau bisnis anda berada, anda bisa membagikan lokasi anda ke pelanggan melalui WhatsApp. Setelah itu, pelanggan anda tinggal membuka pesan tersebut dan Google Map akan mengarahkan mereka ke lokasi anda.

Buat pesan yang menarik

Keunggulan utama dari WhatsApp marketing adalah sifatnya yang personal dan autentik. Namun untuk menggaet pelanggan, anda butuh kreatifitas dalam meracik pesan yang ingin dikirim. Untungnya, WhatsApp punya keunikan yang tak bisa ditemukan di platform chat lainnya.

Anda bisa memformat kata-kata di pesan WhatsApp anda dalam bentuk bold, italic, atau strike through untuk memberikan penekanan pada sejumlah kata. Untuk menebalkan, anda bisa mengapit kata yang ingin di-bold dengan tanda bintang (contoh: *bold*). Sedangkan untuk italic, apit kata yang ingin dicetak miring dengan underscore (contoh: _italic_).

Tak hanya itu, anda bisa mengirim pesan video, GIF, dan gambar bersama pesan utama anda. Ini membuat pesan anda akan terlihat lebih menarik di mata pelanggan. Namun hindari mengirim pesan berkali-kali atau spamming. Bagi pesan anda dalam paragraf untuk kemudahan membaca dibanding membaginya dengan mengirim dua hingga tiga pesan. Usahakan pesan anda singkat namun tetap menarik dibaca.

Tips-tips WhatsApp marketing

Kumpulkan kontak sebanyak-banyaknya

Ada banyak cara yang bisa anda tempuh untuk mencari kontak pelanggan. Anda bisa menggelar seminar atau pameran dan pastikan peserta seminar anda mengisi data identitas diri lengkap dengan nomor telpon. Acara seminar/pameran anda mungkin tidak mendatangkan penjualan, namun nomor WhatsApp yang terkumpul bisa digunakan untuk follow-up di kemudian hari.

Anda juga bisa mengumpulkan kontak menggunakan media sosial seperti Facebook dan Instagram. Jalankan promosi di media sosial yang mengharuskan mereka yang menggunakan promosinya untuk mengisi formulir data diri, lengkap dengan nomor telpon/WhatsApp.

Minta pelanggan menyimpan kontak anda

Tujuan dari langkah ini adalah memastikan mereka yang sudah mengisi formulir bisa menerima pesan broadcast anda. Temani peserta seminar/pameran anda saat mengisi formulir dan ingatkan mereka untuk segera menyimpan kontak anda di ponsel mereka masing-masing.

Kirim pesan broadcast secara teratur

Ingat, jangan sampai calon pelanggan anda menjadi terganggu dengan pesan broadcast yang anda kirim. Atur waktu pengiriman sedemikian rupa sehingga sang penerima tak memblokir anda karena terlalu sering mengirimkan broadcast dan terkesan spamming.

Buat pesan yang singkat, namun tetap menarik untuk dibaca. Sesuaikan isi pesan dengan demografi calon pelanggan anda. Semisal pelanggan anda rata-rata siswa SMA hingga mahasiswa, gunakan gambar, GIF, atau sticker yang menarik dan relevan.

Kesimpulan

Memanfaatkan media sosial sebagai sarana pemasaran adalah cara yang efektif untuk mendongkrak angka penjualan. WhatsApp sebagai salah satu platform chat dan media sosial paling tenar di dunia bisa turut dimanfaatkan oleh pelaku bisnis untuk memasarkan produk dan layanan mereka.

Untuk meningkatkan layanan pelanggan, ada juga yang mengintegrasikan layanan WhatsApp dengan software yang digunakan di perusahaan tersebut. Sebagai contoh, mengintegrasikan WhatsApp dengan sistem CRM atau sistem Helpdesk untuk memudahkan komunikasi dengan pelanggan.

Konsultasikan kebutuhan software anda dengan tim kami, isi formulir di bawah ini dan tim kami akan menghubungi anda.

Dapatkan

Konsultasi Software ERP

GRATIS via WhatsApp

related articles