5 Trend Terbaru dalam Bisnis Makanan & Minuman

Kanya Anindita

Menurut data dari Kementerian Perindustrian, sektor makanan dan minuman meningkat sebanyak 9,23 persen pada tahun ini dan diperkirakan akan terus tumbuh di tahun berikutnya. Ini menunjukkan prospek yang bagus bagi Anda yang berkecimpung di dalam bisnis ini.

Akan tetapi, untuk memenangkan persaingan yang begitu tinggi dalam industri makanan dan minuman, Anda harus mampu mengikuti segala perubahan trend yang terjadi, baik yang berhubungan dengan permintaan konsumen atau teknologi. Berikut ini adalah beberapa trend terbaru dalam industri F&B yang wajib Anda ketahui.

1. Menu Makanan yang Lebih Sehat

Permintaan konsumen untuk produk makanan dan minuman dengan kandungan yang lebih sehat dan cita rasa unik semakin meningkat. Banyak restoran dan gerai makanan yang memasukkan makanan berkalori rendah dan minuman rendah gula ke dalam menu mereka. Restoran poke bowl dan gerai smoothie semakin menjamur di mana-mana.

5 Trend Terbaru dalam Bisnis Makanan dan Minuman
Poke Bowl (Sumber: madeleineshaw.com)

Dengan meningkatnya permintaan konsumen untuk makanan dan minuman yang lebih sehat, kini juga banyak restoran yang mengizinkan konsumen untuk mempersonalisasi bahan-bahan makanan dan minuman mereka sendiri sesuai dengan diet yang mereka jalani, misalnya bebas gula, vegan, Paleo, gluten free, dan lain-lain. Banyak juga restoran yang menawarkan konsep BYOM (Build Your Own Menu), seperti yang dilakukan oleh Chipotle.

  1. 2. Produk yang Instagrammable

Kini tidak hanya restoran dan kafe saja yang harus terlihat menarik, tetapi juga berbagai menu makanan dan minuman. Konsumen tidak hanya membeli makanan dan minuman berdasarkan rasa dan kualitasnya, tetapi juga presentasinya.

5 Trend Terbaru dalam Bisnis Makanan dan Minuman
Makanan dan minuman dengan presentasi menarik (sumber: narcity.com)

Kebanyakan generasi millennial memfoto makanan dan minuman yang mereka pesan dan kemudian mengunggahnya ke Instagram sebelum mengonsumsinya. Ini tidak hanya berlaku di restoran dan kafe, tetapi juga makanan dan minuman on-the-go atau yang dijual di food truck.

3. Pemesanan dengan Tablet Menu

Trend lain yang bisa Anda temukan di industri makanan dan minuman saat ini adalah customer experience yang unik. Pelanggan tidak hanya datang ke restoran untuk makan dan minum, tetapi juga untuk mendapatkan pengalaman dine-in yang menyenangkan, salah satunya melalui teknologi self-service seperti e-menu.

Saat ini sudah semakin banyak restoran yang menyediakan digital tablet menu untuk pelanggannya sehingga mempermudah pelanggan dalam memilih menu, melakukan pemesanan ke dapur, memanggil pramusaji, dan meminta tagihan. Di Indonesia sendiri, konsep ini sudah digunakan oleh restoran Korea, Mujigae dan restoran Jepang, Genki Sushi.

4. Aplikasi Kasir Berbasis Cloud

Hampir seluruh restoran yang ada saat ini sudah menggunakan sistem POS untuk mempercepat proses pembayaran, akan tetapi sebagian sistem POS yang digunakan masih mengandalkan mesin kasir dan masih rentan terhadap berbagai masalah.

Sistem POS berbasis Cloud memungkinkan restoran untuk mengelola pembayaran menggunakan mobile device sehingga transaksi dapat tetap berjalan meskipun mesin kasir sedang bermasalah. Seluruh informasi penting pelanggan seperti data kartu kredit disimpan dengan lebih aman di dalam Cloud.

5 Trend Terbaru dalam Bisnis Makanan dan Minuman
Sistem POS berbasis Cloud dari HashMicro

Ketika listrik sedang padam, Cloud POS dapat tetap memungkinkan transaksi untuk berjalan dan seluruh data diperbarui setelah sistem kembali terhubung dengan internet. Sistem POS yang canggih juga dapat diintegrasikan dengan berbagai sistem lain termasuk e-menu sehingga pembayaran dapat langsung dilakukan di setiap meja.

5. E-Commerce & Marketplace

Seperti halnya ritel, industri makanan dan minuman juga telah bertransformasi ke digital.

Tahun ini, permintaan konsumen terhadap mobile ordering semakin meningkat sehingga membuat banyak gerai makanan dan minuman yang akhirnya membuka toko online atau situs e-commerce mereka. Bahkan, banyak juga restoran yang menyediakan aplikasi mereka sendiri untuk memudahkan pelanggan mereka melakukan pemesanan dan mendapatkan berbagai update dari mereka.

Selain memiliki situs e-commerce, berbagai bisnis makanan dan minuman juga menjual produk mereka di marketplace. Kini konsumen dapat dengan mudah menemukan berbagai toko grosir online di marketplace terkenal seperti Lazada dan Shopee.

Catatan:

Jika Anda ingin menjual produk makanan dan minuman Anda di beberapa marketplace, maka pertimbangkan untuk menggunakan omnichannel platform untuk memungkinkan Anda mengelola pesanan, memperbarui daftar harga dan produk, melacak pengiriman, dan melihat data penjualan dari seluruh marketplace melalui satu sistem.

 

Dapatkan Free ERP
Hosting Server &
Maintenance
Selama 1 tahun,
GRATIS!

You may like

Dapatkan Update Gratis dari Kami

Bergabunglah dengan 97,768 subscribers kami yang telah menerima newsletters gratis mengenai tips, trik, dan strategi peningkatan efisiensi & efektivitas bisnis.