5 Tips Meningkatkan Produktivitas Karyawan di Perusahaan Manufaktur

Kanya Anindita
5 Tips Meningkatkan Produktivitas Karyawan di Perusahaan Manufaktur

Produktivitas karyawan sangat penting untuk keberhasilan setiap bisnis manufaktur. Produsen biasanya menerapkan strategi lean manufacturing untuk meningkatkan produktivitas karyawan mereka, tetapi mengandalkan itu saja tidak cukup.

Tidak dapat dipungkiri lagi bahwa produsen memerlukan peran teknologi untuk membantu menjalankan proses bisnis mereka. Kombinasi dari perangkat lunak dan perangkat keras juga terbukti mampu meningkatkan produktivitas karyawan secara signifikan.

Berikut ini adalah beberapa hal yang dapat dilakukan produsen untuk membuat karyawan mereka menjadi lebih termotivasi dan produktif.

1. Tingkatkan Komunikasi & Pelatihan Karyawan

Sebelum karyawan Anda memulai tugas tertentu yang Anda berikan, Anda perlu terlebih dahulu mengomunikasikan tujuan dan ekspektasi Anda. Karyawan Anda harus mengetahui tujuan perusahaan secara keseluruhan.

Sebagai pemimpin, Anda juga harus membantu karyawan Anda mencapai tujuan perusahaan serta meningkatkan perkembangan diri mereka. Oleh karena itu, penting juga untuk menyediakan pelatihan karyawan secara reguler. Tanpa pelatihan yang memadai dan kejelasan peran pekerjaan, karyawan cenderung kehilangan motivasi untuk meningkatkan produktivitas mereka.

2. Lakukan Penilaian Secara Reguler

Lakukan penilaian kinerja karyawan secara berkala, misalnya satu kali dalam setiap trimester atau sekali dalam setiap semester. Minta manajer human resource Anda untuk membuat formulir penilaian karyawan dan minta seluruh karyawan Anda untuk mengisinya.

Penilaian karyawan dapat memiliki efek langsung dan berkelanjutan pada produktivitas karyawan. Mengakui aspek positif dari kinerja karyawan dapat mengoptimalkan produktivitas mereka. Dalam hal menangani aspek negatif dari kinerja karyawan, Anda dapat bekerja sama dengan karyawan untuk mengambil tindakan korektif dan mencari solusi untuk meningkatkan kinerja mereka.

Beberapa jenis penilaian karyawan yang dapat Anda lakukan di antaranya yakni:

  • Penilaian secara numerik: ini biasanya melibatkan penilaian individu pada skala 1 hingga 5 atau 1 hingga 10 terhadap kinerja, keterampilan komunikasi, dan keandalan karyawan
  • Penilaian objektif: cara yang praktis untuk memantau keberhasilan karyawan secara keseluruhan dengan menilai keberhasilan karyawan berdasarkan target-target yang telah mereka capai
  • Penilaian 360 derajat: ini merupakan penilaian karyawan yang melibatkan umpan balik dari banyak pihak seperti seperti manajer, junior, rekan kerja, dan bahkan klien
  • Penilaian berdasarkan insiden kritis: Sebuah metode penilaian kinerja yang melibatkan penggambaran tentang peristiwa (atau insiden) tertentu di mana karyawan melakukan sesuatu dengan sangat baik atau sesuatu yang membutuhkan perbaikan

Gunakan sistem HRM dari HashMicro untuk memudahkan manajer SDM Anda melakukan penilaian dan survei serta menyimpan seluruh data kemampuan karyawan untuk mencocokannya dengan pekerjaan yang tepat.

Baca juga artikel terkait: 7 Tips untuk Meningkatkan Efisiensi di Pabrik Manufaktur Anda

3. Tingkatkan Produktivitas Karyawan dengan Bantuan Software

Peningkatan produktivitas karyawan akan sulit dicapai ketika karyawan Anda masih harus melakukan berbagai proses harian secara manual, misalnya dengan menggunakan kertas atau spreadsheet saat melacak persediaan atau menerima instruksi kerja.

Saat ini sudah banyak produsen yang meninggalkan cara lama dan beralih ke sistem ERP. Jika kompetitor Anda sudah mengotomatiskan proses bisnis mereka, Anda pun sebaiknya juga. Sistem ERP menghilangkan berbagai proses manual yang paling menghabiskan banyak waktu dan tenaga, menjadikannya lebih cepat selesai, sehingga mengizinkan karyawan Anda untuk berfokus pada tugas-tugas yang lebih menghasilkan keuntungan bagi bisnis Anda.

4. Manfaatkan Internet of Things

Selain mengimplementasikan perangkat lunak, Anda juga sebaiknya mempertimbangkan untuk menggunakan Internet of Things (IoT). Saat ini, IoT sedang menjadi perbincangan hangat dalam industri manufaktur, sebab IoT terbukti dapat membantu meningkatkan produktivitas karyawan dan pabrik manufaktur secara drastis.

IoT pada dasarnya adalah jaringan perangkat fisik yang dipasang dengan elektronik, perangkat lunak, sensor, aktuator, dan konektivitas yang memungkinkan semuanya untuk menghubungkan, mengumpulkan, dan berbagi data. IoT melibatkan perluasan konektivitas Internet di luar perangkat standar, seperti desktop, laptop, smartphone, dan tablet, ke berbagai perangkat fisik atau benda sehari-hari yang terlihat mustahil untuk dihubungkan dengan internet.

Saat ini sudah banyak produsen yang bertransisi menggunakan IoT. Sama seperti ERP, IoT dapat membantu perusahaan manufaktur meningkatkan produktivitas karyawan mereka, sebab berbagai proses berulang dan melelahkan dapat diotomatiskan. IoT bahkan terbukti dapat mengoptimalkan fungsi dari perangkat lunak yang digunakan oleh produsen, terutama ERP.

5. Kelola Jadwal Shift Karyawan dengan Baik

Meskipun perusahaan manufaktur dikenal dengan jam kerja karyawannya yang panjang, namun jadwal kerja sebenarnya dapat dibuat menjadi lebih nyaman dan fleksibel bagi karyawan.

Dengan penjadwalan kerja yang lebih sistematis, waktu lembur yang tidak terduga sebenarnya dapat dihindari dan pembagian tugas dapat menjadi lebih efektif. Software manajemen penjadwalan dapat membantu Anda mengatur jadwal shift, memonitor penggunaan waktu, dan menghitung gaji karyawan Anda berdasarkan jam kerja mereka (ini akan sangat membantu terutama jika Anda mempekerjakan karyawan paruh waktu.

 

Dapatkan Free ERP
Hosting Server &
Maintenance
Selama 1 tahun,
GRATIS!    Learn More »

You may like

Dapatkan Update Gratis dari Kami

Bergabunglah dengan 97,768 subscribers kami yang telah menerima newsletters gratis mengenai tips, trik, dan strategi peningkatan efisiensi & efektivitas bisnis.