5 Tips Mengoptimalkan Manajemen Transportasi dalam Bisnis Jasa Pengiriman

Kanya Anindita
5 Tips Mengoptimalkan Manajemen Transportasi dalam Bisnis Jasa Pengiriman

Manajemen transportasi merupakan aspek yang krusial dalam bisnis jasa pengiriman. Bisnis Anda tidak akan dapat beroperasi tanpa transportasi Anda. Mengelola transportasi bukan hanya sekedar melakukan perawatan rutin, tetapi ini juga melibatkan berbagai aspek lain seperti back office, analisis keuangan, dan penggunaan perangkat lunak. Untuk membantu mengoptimalkan pengelolaan transportasi dalam bisnis logistik Anda, berikut ini kami rangkum lima tips praktis untuk Anda!

1. Lakukan Evaluasi Secara Menyeluruh

Pertama-tama, Anda perlu mengevaluasi manajemen transportasi Anda untuk mengetahui aspek-aspek yang memerlukan peningkatan. Evaluasi kinerja kurir, kondisi kendaraan, rute pengiriman, penggunaan bahan bakar, dan sebagainya.

Evaluasi menyeluruh akan memudahkan Anda mengoptimalkan efisiensi. Cari tahu faktor apa yang membuat biaya Anda membengkak. Apakah itu dikarenakan pemilihan rute pengiriman yang tidak tepat? Apakah karena pemakaian bahan bakar yang boros? Atau sebabnya ada pada keteledoran kurir sehingga Anda harus selalu memberikan kompensasi atau ganti rugi kepada pelanggan?

Analisis kembali metode pengiriman yang Anda gunakan, apakah metode tersebut sudah benar-benar efektif dan menguntungkan atau belum. Cari tahu apa yang paling sering dikeluhkan oleh pelanggan Anda. Untuk membantu Anda memaksimalkan layanan, pertimbangkan untuk membuat survei kepuasan pelanggan. 

2. Berikan Nilai Tambah Pada Layanan Anda

Anda harus menyadari bahwa saat ini hampir seluruh bisnis jasa pengiriman berlomba-lomba meningkatkan layanan mereka demi menjadi pilihan utama bagi pelanggan. Anda perlu meluangkan waktu untuk mencari tahu nilai tambah apa yang dapat Anda berikan pada layanan Anda. Alih-alih memberikan harga promo untuk pengiriman, Anda dapat memberikan manfaat-manfaat lain, misalnya seperti pengiriman privat, prioritas pengiriman, atau pilihan jenis transportasi dan pilihan durasi pengiriman yang lebih beragam. 

Dengan memiliki nilai tambah, pelanggan Anda akan dapat memaklumi apabila Anda meningkatkan biaya pengiriman Anda. Karena dengan membayar lebih, mereka akan mendapatkan manfaat yang lebih pula. 

3. Bangun Koordinasi yang Baik Antara Back Office & Kurir

Kurir Anda bertanggung jawab untuk mengantarkan pesanan dari pengirim hingga sampai ke tujuan. Akan tetapi, back office lah yang bertugas menyampaikan informasi lengkap kepada kurir dan membantu mengatasi isu pengiriman. Jadi, back office dan kurir harus memiliki koordinasi yang baik. 

Untuk meningkatkan kolaborasi tim penjualan, pemasaran, customer service, logistik, dan pengemudi Anda, pertimbangkan untuk memiliki sistem tersentralisasi yang dapat memungkinkan seluruh tim untuk dapat saling berbagi informasi. Sistem ERP menyediakan kemudahan tersebut.

Sistem ERP memudahkan tim penjualan mendapatkan informasi lengkap mengenai klien tanpa harus menemui tim pemasaran secara langsung. Tim logistik dapat mengetahui permintaan pengiriman tanpa harus menanyakannya langsung kepada tim penjualan. Kurir Anda juga dapat langsung mengakses informasi terkait pengiriman melalui sistem. Perangkat lunak ERP juga memungkinkan back office untuk melacak keberadaan kurir sehingga berbagai isu yang menyebabkan keterlambatan dapat diketahui dan solusi dapat diberikan lebih awal. 

4. Gunakan Sistem Manajemen Transportasi Otomatis

Mengelola transportasi dalam bisnis jasa pengiriman sangatlah rumit, apalagi jika Anda masih melakukannya secara manual. Rasanya mustahil untuk melacak setiap transportasi Anda dan memastikan ketepatan waktu dan keamanan setiap pengiriman. Sistem manajemen transportasi otomatis memungkinkan Anda mewujudkan semua itu hanya dari satu tempat.

Sistem manajemen transportasi memungkinkan Anda dan tim back office melacak keberadaan kurir, menugaskan kurir, mengetahui kendaraan mana saja yang beroperasi dan yang tidak, memonitor bahan bakar serta biaya yang dihabiskan setiap kendaraan, dan melihat riwayat perjalanan dengan mudah. Semua itu dapat dilakukan dalam satu waktu dan melalui satu sistem. Anda juga dapat menghasilkan laporan analitik real-time terkait penghasilan yang Anda dapatkan dari penggunaan transportasi Anda. 

5. Lakukan Pengecekan Rutin

Manajemen transportasi tidak akan lengkap tanpa pemeliharaan. Pemeliharaan secara berkala sangat penting, karena bisnis Anda bertumpu pada setiap transportasi Anda. Jika transportasi Anda rusak, maka pengiriman barang tidak dapat dilakukan. 

Pemeliharaan secara berkala dapat mencegah terjadinya kerusakan pada transportasi Anda. Masa pemakaiannya pun akan menjadi lebih panjang. Ini juga membantu mengurangi biaya, sebab Anda membutuhkan biaya yang lebih banyak untuk memperbaiki kendaraan yang rusak atau membeli yang baru ketimbang merawatnya. 

Transportasi Anda adalah aset yang sangat berharga dalam bisnis Anda, jadi penting untuk melakukan inspeksi dan perawatan secara konsisten. Untuk memudahkan ini, pertimbangkan untuk menggunakan sistem manajemen aset. Dengan ini, Anda akan dapat menjadwalkan perawatan, melakukan pengecekan, menugaskan tim inspeksi, dan melihat riwayat kondisi seluruh transportasi Anda dengan lebih mudah.

Dapatkan

Konsultasi Software ERP

GRATIS via WhatsApp

latest articles

Dapatkan Update Gratis dari Kami