5 Tips Menghemat Biaya Operasional untuk Perusahaan Manufaktur

Kanya Anindita
5 Tips Menghemat Biaya Operasional untuk Perusahaan Manufaktur Sumber: ankaa-pmo.com

Menghemat biaya operasional merupakan salah satu keinginan terbesar dari setiap perusahaan, terutama perusahaan manufaktur yang memakan banyak biaya dalam proses produksinya. Sebagai produsen, Anda tentunya berharap untuk bisa mengurangi biaya pengeluaran tanpa harus mengurangi kuantitas dan kualitas produk Anda. Anda tidak boleh tergesa-gesa ketika Anda ingin berhemat, sebab langkah yang Anda ambil justru bisa menjerumuskan bisnis Anda. Berikut ini adalah lima cara yang bisa Anda lakukan untuk menghemat biaya operasional manufaktur Anda.

1. Kurangi Biaya Material

Cara yang paling sederhana yang bisa Anda lakukan untuk menghemat biaya operasional perusahaan manufaktur Anda adalah dengan memangkas biaya material. Ini bisa dilakukan dengan mengubah desain produk Anda menjadi lebih simple dan dengan memanfaatkan seluruh sumber daya yang Anda miliki. Coba Anda ingat apakah  dulu Anda memilih desain produk Anda tanpa memahami implikasi biayanya dengan baik. Pilih desain yang lebih sederhana dan sebisa mungkin gunakan bahan baku yang hanya menyisakan sedikit limbah. Jangan buang sisa karton, kertas, dan logam dari perakitan produk Anda. Alih-alih mengirim limbah Anda ke pusat daur ulang, pikirkan cara untuk menjual semua itu kembali atau menggunakannya untuk membuat produk lain.

2. Kontrol Persediaan dan Pembelian Stok Anda

Semakin lama Anda menyimpan stok, maka semakin banyak Anda membutuhkan biaya. Oleh karena itu, sangatlah penting untuk mengetahui kapan Anda harus melakukan pengisian ulang stok dan memastikan bahwa stok Anda tidak kurang atau berlebihan. Kurangnya persediaan akan membutuhkan Anda untuk menyuplainya kembali, sehingga ini akan menambah biaya pengiriman dari supplier Anda. Stok yang berlebihan bisa menyebabkan pembusukan atau kontaminasi (jika Anda menyimpan bahan makanan atau produk yang mudah rusak), dan tentunya membutuhkan lebih banyak biaya seperti biaya pemeliharaan dan asuransi.

Berinvestasi pada sistem manajemen inventaris atau sistem manajemen pembelian akan sangat membantu Anda dalam menghemat biaya operasional. Sistem manajemen inventaris membantu Anda mengotomatiskan pemantauan stok barang Anda sehingga Anda bisa mengetahui kondisi dan tingkat stok Anda secara lebih cepat. Sistem manajemen pembelian membantu Anda mengelola pembelian dan pengadaan stok barang secara lebih efisien. Sistem ini memudahkan Anda berkomunikasi dengan supplier, mengotomatiskan pesanan dan permintaan pembelian serta permintaan untuk penawaran, dan juga mengizinkan Anda untuk membuat blanket order sehingga Anda bisa memesan stok untuk jangka waktu tertentu secara berulang.

3. Optimalkan Kinerja Karyawan Anda

Karyawan manufaktur harus mampu bekerja cepat demi memastikan pemenuhan kebutuhan konsumen secara tepat waktu. Sebagai pemilik bisnis, sangatlah penting bagi Anda untuk bisa memberikan pelatihan karyawan sehingga mereka dapat meningkatkan kualitas kinerja mereka dan bekerja lebih produktif di lantai produksi.  Memiliki karyawan yang berkualitas akan meminimalisir kemungkinan untuk merekrut karyawan baru, sehingga ini akan membantu Anda mengurangi biaya tenaga kerja.

4. Bekerja Lebih Cerdas dengan Bantuan Solusi Otomatis

Di tengah persaingan yang ketat dalam industri manufaktur, seharusnya Anda bisa memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas, mempercepat pembuatan produk, dan menghemat biaya operasional perusahaan Anda. Anda mungkin bimbang karena penggunaan teknologi seperti solusi otomatis membutuhkan biaya investasi yang cukup besar. Akan tetapi, penggunaan solusi otomatis sebenarnya akan membantu Anda menghemat biaya operasional Anda untuk jangka panjang.

Solusi ERP untuk manufaktur membantu Anda menganalisis alur kerja Anda, mengidentifikasi hambatan dalam produksi, dan mengotomatiskan seluruh proses kompleks dalam bisnis manufaktur Anda. Mulai dari pemantauan inventaris, manajemen karyawan, pengelolaan supplier, pengendalian pembelian barang, hingga pengaturan keuangan, semuanya dapat ditangani secara otomatis oleh sistem.

5. Negosiasi dengan Vendor atau Supplier Anda

Cara lain yang bisa Anda lakukan demi menghemat biaya operasional Anda adalah dengan meminta supplier Anda untuk mengurangi harga yang mereka tawarkan. Sebelum Anda memutuskan untuk bernegosiasi dengan supplier, pastikan bahwa Anda selalu membayar tagihan Anda tepat waktu (sehingga proses negosiasi akan lebih lancar). Pastikan juga bahwa permintaan pengurangan harga Anda jatuh di angka yang realistis.

Untuk memperbesar kemungkinan Anda untuk mendapatkan harga diskon, cobalah untuk menawarkan deposit yang lebih besar pada supplier Anda. Beri tahu mereka bahwa Anda sedang mempertimbangkan beberapa penawaran bagus dari supplier lain. Jika supplier Anda tetap tidak setuju untuk mengurangi harga komponen mereka, maka tidak ada salahnya bila Anda mempertimbangkan supplier lain yang memberikan penawaran lebih menarik.

Dengan menerapkan beberapa gagasan penghematan biaya yang diuraikan di atas, Anda tidak hanya dapat menghemat biaya operasional, tetapi juga meningkatkan profitabilitas perusahaan Anda. Meskipun sangat penting bagi Anda untuk berhemat, namun Anda sebaiknya tidak mengorbankan kualitas bisnis Anda. Pastikan penghematan biaya ini tidak mengurangi kualitas produk yang Anda hasilkan.