01.
Apa itu HashMicro
02.
ERP itu cocok untuk perusahaan seperti apa
03.
Kenali Produk HashMicro
04.
Keunggulan HashMicro
05.
Proses Implementasi
06.
Apakah demo nya gratis?
0:00 / 0:00
BerandaMost ViewedAccountingKetahui Beragam Jenis Retur dan Contohnya!

Ketahui Beragam Jenis Retur dan Contohnya!

Masyarakat di era digital saat ini cenderung memilih berbelanja secara online melalui e-commerce favoritnya. Pada transaksi yang berlangsung, tidak jarang masyarakat sebagai pembeli merasa tidak puas dengan barang yang mereka beli. Karena hal ini, pembeli biasanya melakukan pengembalian barang kepada penjual. Pengembalian barang ini familiar dengan istilah retur. 

Dengan adanya pengembalian barang ini transaksi pembelian akan berubah. Penjual akan mencatat dan memproses pengembalian barang dari pembeli. Semua proses transaksi penjualan ini dapat dipermudah dengan menggunakan sistem Point of Sale (POS). Dengan sistem ini proses pengembalian barang dan laporan transaksi akan berkerja secara otomatis, sehingga proses retur berjalan dengan baik. Sebelum itu, simak artikel berikut ini untuk mengetahui beragam jenis dan transaksi dari retur.

Apa itu Retur Pembelian dan Penjualan?

retur adalah
Sumber: Rawpixel.com

Sebelum mengetahui jenis dan transaksinya, ada baiknya Anda untuk mengetahui terlebih dahulu pengertian dari retur pembelian dan penjualan. Sehingga Anda dapat dengan mudah memahaminya.

Retur pembelian

Retur pembelian merupakan pengembalian barang yang penjual lakukan kepada pemasok (supplier) karena barang tidak sesuai dengan permintaan. Dengan retur pembelian, maka utang pembeli kepada penjual akan mengalami pengurangan. Dalam jurnal keuangan, posisi utang dagang berada pada kolom debit, sementara untuk akun retur pembelian berada pada kolom kredit.

Untuk mengurangi ketidakpuasan pembelian dari pemasok, Anda dapat mengukur kinerja supplier berdasarkan kualitas, layanan, harga, dan lain sebagainya. Otomatiskan pengajuan pembelian dan dapatkan penawaran terbaik dari supplier dengan sistem procurement.

Retur penjualan

Berbeda dengan yang sebelumnya, retur penjualan adalah penerimaan barang oleh penjual atas pengembalian barang yang pembeli lakukan. Penyebab terjadinya pengembalian barang adalah ketidaksesuaian barang dengan yang permintaan. Dengan adanya pengembalian barang oleh penjual, piutang dagang penjual kepada pembeli akan berkurang. Dalam jurnal keuangan, posisi akun retur penjualan berada pada kolom debit, sedangkan piutang dagang berada pada kolom kredit.

Baca juga: Apa itu ERP Software dan Apa Kegunaanya bagi Bisnis Anda?

Perbedaan antara Retur Pembelian dan Penjualan

Berbicara mengenai perbedaan, kedua jenis ini memiliki beberapa perbedaan. Secara pengertian, retur pembelian merupakan kondisi saat penjual melakukan pengembalian barang kepada pihak pemasok atau supplier karena spesifikasi barang tidak sesuai. Sementara itu retur penjualan merupakan kondisi saat pembeli ingin melakukan pengembalian barang kepada penjual. 

Perbedaan selanjutnya dapat terlihat dari pihak yang terlibat. Jika dalam retur pembelian, pihak yang terlibat adalah pihak pemasok (supplier) dengan penjual. Sementara jika dalam retur penjualan, pihak yang terlibat adalah pembeli serta penjual.

Jenis Transaksi Retur Pembelian

Pada pengembalian barang oleh pembeli, terdapat dua jenis transaksi. Berikut ini merupakan penjelasan dari kedua jenis transaksi tersebut:

Secara kredit

Jenis ini merupakan pengembalian barang yang telah terjual secara kredit atau angsuran antara pihak pembeli dan pihak penjual akan menjadi lunas apabila sesuai dengan jatuh tempo yang kedua belah pihak sepakati.

Secara tunai

Jenis ini merupakan pengembalian barang yang telah dibeli oleh pembeli secara tunai kepada pihak penjual dengan catatan pada kas bahwa barang dapat dikembalikan atau ditukar apabila terdapat kerusakan pada barang tersebut.

Jenis Transaksi Retur Penjualan

Transaksi dalam pengembalian barang oleh penjual terbagi menjadi tiga jenis. Berikut ini merupakan jenis dari transaksi tersebut:

  1. Mengurangi piutang pembeli.
  2. Melakukan pengembalian atas pembayaran pembeli.
  3. Membutuhkan penggantian barang rusak dari penjual (klaim).

Contoh Jurnal Retur Pembelian dan Penjualan

Dalam transaksi pembelian dan penjualan, penting untuk melakukan pencatatan secara rinci. Dengan adanya pencatatan ini, penjual akan mudah dalam mengetahui transaksi yang terjadi. Sehingga dapat mencegah terjadinya kerugian dalam penjualan. Simak contohnya berikut ini:

Jurnal retur pembelian

  1. 17 Juli 2016, PT Abadi Sejahtera melakukan pembelian barang dagang secara tunai sebesar Rp25.000.000,00.
  2. 19 Juli 2016, PT Abadi Sejahtera melakukan pembelian sejumlah barang dagang sebesar Rp20.000.000,00 dengan syarat 2/10, n/30 dan nomor faktur 2710.
  3. 21 Juli 2016, pengembalian barang dagang yang dibeli pada tanggal 19 Juli seharga Rp5.000.000,00 karena barang mengalami kerusakan.
  4. 25 Juli 2016, pengembalian barang dagang yang dibeli pada tanggal 17 Juli sebesar Rp2.500.000,00.
  5. 28 Juli 2016, dibayar pelunasan utang untuk pembelian barang dagang pada tanggal 19 Juli 2016.

jurnal pengembalian barang pembelian

Adapun transaksi tersebut akan dicatat dalam jurnal seperti berikut:

  1. Pada tanggal 21 terjadi pengembalian pembelian barang dagang yang telah dibeli secara kredit sehingga terjadi pengurangan utang sebesar Rp5.000.000,00.
  2. Pada tanggal 25 terjadi transaksi retur pembelian atas pembelian secara tunai sehingga terjadi penambahan jumlah kas sebesar Rp2.500.000,00.
  • Perusahaan mendapatkan potongan sebesar 2% dari sisa hutang dagang atas pelunasan pada 28 Juli.
  • Nilai utang dagang sebesar Rp20.000.000,00.
  • Retur pembelian serta potongan harga sebesar Rp5.000.000,00.
  • Sisa hutang dagang sebesar Rp15.000.000,00.
  • Potongan pembelian 2% sebesar Rp300.000,00.
  • Nilai utang dagang yang harus dibayar sebesar Rp14.700.000,00.

Apabila pelunasan terjadi setelah tanggal 28 Juli, contohnya pada tanggal 1 Agustus, maka transaksi akan tercatat sebagai berikut:

retur adalah

Jurnal retur penjualan

PT Berkah Sentosa Unggul adalah perusahaan yang bergerak di bidang penjualan barang eceran. Ketika menjual barangnya, dalam faktur tercantum bahwa pengembalian barang dalam waktu 30 hari.

Transaksi tersebut telah menghasilkan penjualan sebesar Rp50.000.000,00 untuk bulan Agustus 2019, dan telah menjual sebesar 60% secara tunai. Sementara untuk sisanya secara kredit. PT Berkah Sentosa Unggul mempunyai Rp31.000.000,00 dalam bentuk piutang serta Rp2.500.000,00 dalam bentuk tunai di akhir neraca Agustus 2019.

Harga pokok penjualan adalah Rp40.000.000,00. Sementara persediaan penutupan menunjukkan saldo sebesar Rp22.000.000,00. Adapun 5% dari barang yang terjual mengalami pengembalian akibat adanya kerusakan pada produk. Kemudian, PT Berkah Sentosa Unggul memperoleh margin kotor sebesar 20% dari penjualan.

Berdasarkan dengan informasi di atas, Anda harus melakukan entri jurnal retur penjualan serta taksiran saldo yang akan tetap ada dalam penjualan, piutang, kas, inventaris, serta harga pokok penjualan. 

Adapun penyelesaiannya sebagai berikut:

  • Melakukan perhitungan atas jumlah pengembalian penjualan, yaitu 5% dari penjualan sebesar Rp50.000.000, yaitu sama dengan Rp2.500.000,00.
  • Asumsikan bahwa rasio 60% kembali dalam bentuk tunai, sementara sisanya pada piutang.
  • Kreditkan akun kas sejumlah 60% dari jumlah Rp2.500.000,00 menjadi Rp1.500.000,00. Lalu kreditkan akun piutang sejumlah 40% dari Rp2.500.000,00 menjadi Rp1.000.000,00.
  • Persediaan dikurangi Rp2.500.000,00 kurang dari 20% margin, yang menjadi Rp2.500.000,00 lalu dilakukan pengurangan sebesar Rp500.000,00 menjadi Rp2.000.000,00. Kemudian akan dilakukan penambahan persediaan serta pengurangan harga pokok penjualan yang sama.

jurnal penerimaan barang oleh penjual atas pengembalian barang yang dibeli

Entri yang akan terposting

entri jurnal pengembalian penjualan

download skema harga software erp
download skema harga software erp

Baca juga: Tips Menentukan Software Accounting Terbaik

Kesimpulan

Retur adalah hal yang seringkali terjadi pada transaksi penjualan dan pembelian ketika barang yang pembeli tidak sesuai atau mengalami kerusakan. Penjual nantinya akan mengirimkan barang yang tidak sesuai tersebut kepada pihak pemasok (supplier). Retur terbagi menjadi dua, yaitu penjualan dan pembelian.

retur adalah

Terjadinya pengembalian barang akibat ketidaksesuaian barang membuat pihak penjual melakukan pencatatan secara rinci agar memudahkannya dalam mengetahui transaksi pengembalian barang yang terjadi. HashMicro sebagai penyedia layanan Software ERP terbaik di Indonesia menghadirkan solusi bagi perusahaan bisnis Anda dalam melakukan pencatatan transaksi secara komprehensif dan terkomputerisasi menggunakan Sistem AkuntansiSegera hubungi kami untuk mendapatkan penawaran terbaik dan demo gratis.

Tertarik Mendapatkan Tips Cerdas Untuk Meningkatkan Efisiensi Bisnis Anda?

Muhammad Ezra Ambiar Ganesha
Muhammad Ezra Ambiar Ganesha
A Junior Content Writer that willing to learn new thing.

Coba Gratis Software HashMicro

Diskusikan kebutuhan bisnis Anda dengan konsultan ahli kami dan DAPATKAN DEMO GRATISNYA!

Ingin respon lebih cepat?

Hubungi kami lewat Whatsapp

Nadia

Nadia
Balasan dalam 1 menit

Nadia
Ingin Demo Gratis?

Hubungi kami via WhatsApp, dan sampaikan kebutuhan perusahaan Anda dengan tim ahli kami
628111961171
×
Dapatkan Demo Gratis!