Lihat Artikel Lainnya

BerandaProductsAccountingPengertian Accrued Expense serta Manfaatnya bagi Bisnis Anda

Pengertian Accrued Expense serta Manfaatnya bagi Bisnis Anda

Accrued expense atau dalam bahasa indonesia bisa orang kenal dengan beban yang masih harus dibayar. Accrued expense adalah beban yang telah perusahaan catat dalam laporan atau catatan keuangan sebelum perusahaan membayarnya. Sebuah metode akuntansi yang pengeluaran dan penerimaan telah perusahaan akui saat transaksi terjadi. Pencatatannya biasa perusahaan masukan dalam akun kewajiban lancar karena dapat menjadi beban sebagai pengganti kontrak pembayaran bagi kegiatan bisnis. Pencatatan ini bisa perusahaan otomatiskan dengan menggunakan Software Accounting. Akun ini juga membantu perusahaan untuk menganalisa atau memperkirakan nilai dari beban yang masih harus perusahaan bayar. Catatan keuangan perusahaan nantinya akan perusahaan perbarui sesuai dengan faktur yang perusahaan terima pada periode akuntansi.

Accrued expense sama seperti perkiraan karena biaya tagihannya dapat berubah dari perjanjian awal. Mengapa perusahaan melakukan pencatatan padahal belum ada tagihan yang masuk, karena untuk menghindari penumpukan tagihan atau terlupakannya tagihan. Maka dari itu untuk berjaga – jaga perusahaan mencatat beban yang ada untuk membuat perkiraan beban perusahaan yang lebih baik di masa nanti. Dari pembahasan ini dapat kita lihat bahwa mengelola accrued expense sangat penting agar tidak terjadinya kendala bagi laporan keuangan perusahaan. Untuk mempermudah pengelolaan laporan keuangan perusahaan dapat menggunakan Software Akuntansi terbaik. HashMicro menyediakan Software Akuntansi terbaik untuk mendapatkan gambaran harganya Anda dapat mengunduh skema perhitungan harga.聽

Baca juga :Mengapa Cloud Accounting Indonesia Penting bagi Perusahaan Anda?

DemoGratis

Jenis Accrued Expense

Jenis aset lancar dalam laporan keuangan

Pengertian accrued expense telah kita bahas pada bagian sebelumnya, sekarang kita beralih pada jenis-jenisnya. Beban yang masih harus dibayar memiliki banyak jenis yang mempunyai arti dan kegunaanya masing – masing. Dalam laporan keuangan jenis beban ini memiliki akun yang berbeda-beda walaupun masih dalam satu kategori yang sama yaitu accrued expense. Beban ini membantu perusahaan dalam menunjang kegiatan bisnisnya, karena perusahaan dapat menikmati manfaat atau jasa tanpa harus membayar terlebih dahulu. Ada tiga jenis beban yang akan kita bahas pada bagian ini yaitu hutang bunga, upah yang masih harus dibayar dan beban lain-lain.

Hutang Bunga

Hutang bunga atau adalah kewajiban yang masih harus perusahaan bayar, kewajiban ini biasanya perusahaan bayar dalam jangka waktu yang panjang. Jenis beban ini mengacu pada beban bunga seperti bunga pinjaman dari bank. Bunga bank tentunya akan perusahaan bayar perbulan sesuai dengan tenor yang perusahaan ambil. Dalam pencatatan laporan keuangan beban ini harus selalu perusahaan sesuaikan di masa depan karena akan selalu ada perubahan atau pengurangan di setiap bulannya karena menggunakan sistem cicilan.

Upah yang masih harus dibayar

Upah yang masih harus perusahaan berkaitan dengan upah atau pendapatan yang perusahaan berikan kepada karyawan sebagai imbalan untuk pekerjaan mereka. Setiap perusahaan pastinya memiliki karyawan untuk mereka gaji. Perusahaan memiliki sistem penggajian yang berbeda-beda mulai dari harian, mingguan dan bulanan. Perhitungan pembayaran harus perusahaan lakukan dengan memperkirakan bahwa pembayaran ini dapat berakhir sebelum periode akuntansi. Jika sebelum nya perusahaan melakukan pencatatan mengenai pengeluaran mereka, maka perusahaan dapat membayarkan gaji karyawan setelah periode akuntansi berakhir dengan syarat sebelumya perusahaan catat sebagai beban yang masih harus dibayar.

Beban lain-lain

Selanjutnya adalah beban lain – lain yang merupakan jenis accrued expense lainnya. Beban lain – lain adalah beban yang masih harus perusahaan bayar selain yang telah kita bahas di atas. Pengeluaran yang dapat menjadi beban lain-lain adalah sewa kantor, utilitas, atau pajak yang belum perusahaan bayar. Nantinya pengeluaran ini akan perusahaan bayar pada akhir periode akuntansi. Tetapi pencatatannya tetap perusahaan lakukan sebagai accrued expense karena termasuk kewajiban yang harus perusahaan lunasi di masa depan.

download skema harga software erp
download skema harga software erp

Hubungan Accrued Expense dengan Akuntansi Akrual dan Akuntansi Kas

Metode akuntansi untuk aset lancar

Accrued expense memiliki dua metode pencatatan akuntansi yang berbeda yaitu akuntansi akrual dan akuntansi kas. Metode pencatatan ini dapat perusahaan terapkan dengan mudah menggunakan Software Accounting. Yang pertama akuntansi kas adalah metode yang mencatat seluruh transaksi mulai dari biaya total keuntungan bahkan pendapatan. Pencatatn ini mencerminkan kejadian sebelum nya, saat ini, dan masa depan. Perlu kita ingat akuntansi kas hanya mencatat transaksi yang terjadi dengan pertukaran uang tunai. Metode ini mungkin menguntungkan perusahaan pada segi pengelolaan kas karena mencatat setiap detail pertukaran kas. Walau begitu ada akibat lain yang dapat perusahaan rasakan yaitu representasi yang tidak akurat dari saldo akun, pendapatan, keuntungan atau kerugian.

Sedangkan Akuntansi akrual adalah metode yang perusahaan gunakan untuk melacak keuntungan, pendapatan, dan pengeluaran perusahaan. pencatatannya perusahaan lakukan berdasarkan waktu terjadinya transaksi, bukan ketika uang perusahaan terima atau perusahaan keluarkan. Perhitungan akuntansi akrual sebenernya lebih akurat karena memperhitungkan semua beban yang masih harus perusahaan bayar serta biaya yang perusahaan bayar di muka. Metode ini merupakan kebalikan dari metode akuntansi kas karena penerimaan dan pengeluaran perusahaan baru perusahaan akui dalam pembukuan setelah uang benar-benar berpindah tangan. Hal ini menjadikan akuntansi akrual dapat membuat perusahaan lebih memahami kesehatan keuangannya serta dapat memprediksi status keuangan di masa depan melalui pemahaman transaksi masa lalu.

Baca juga : Financial Accounting: Panduan Lengkap & Sederhana

Contoh Accrued Expense

Selain jenis dan juga perbedaan metode accrued expense pada artikel ini kita akan membahas contoh accrued expense. Contoh yang akan kita bahas membantu Anda membayangkan bagaimana accrued expense akan perusahaan catat dan cantumkan pada laporan keuangan perusahaan. Dua metode yang telah kita bahas sebelumnya akan dijelaskan juga bagaimana penerapannya dalam pencatatan. Berikut beberapa contoh accrued expense dan penerapannya:

Contoh accrued expense yang terdaftar sebagai kewajiban lancar

Sebuah perusahaan bernama PT Abadi menyewa jasa tukang air untuk memperbaiki keran di dapur kantor pada tanggal 8 juli. Namun tukang air akan menyelesaikan dan mengirim faktur ke PT Abadi pada tanggal 30 juli sebesar Rp.500.000 Karena faktur tukang air kirim setelah periode akuntansi berakhir maka perusahaan perlu menambah beban dan kewajiban lancar terkait dalam pembukuan keuangannya sebelum periode berakhir.

Kewajiban ini akan perusahaan catat dalam jurnal sebagai beban perbaikan pada beban yang masih harus dibayar dengan nominal masing-masing sebesar Rp.500.000. Beban yang masih harus dibayar kemudian dapat disesuaikan ketika perusahaan menerima faktur yang sebenarnya, dan itu bisa mencerminkan nilai yang lebih rendah atau lebih tinggi dari perkiraan beban.

Contoh accrued expense yang terdaftar sebagai aset lancar

PT Abadi memperoleh bunga atas investasi yang telah PT Abadi lalukan dalam Surat Utang Negara (SUN) sebesar Rp.10.000.000. Bunga yang PT Abadi peroleh akan PT Abadi terima pada tanggal 30 juni. Akan tetapi PT Abadi mengharapkan menerima bunga tersebut pada bulan september. PT Abadi聽 perlu menyiapkan laporan keuangan triwulanannya, maka聽 bunga yang ada akan PT Abadi peroleh dan mencerminkannya sebagai aset lancar sebelum menyelesaikan laporan keuangan triwulanannya. Pada jurnal akan PT Abadi catat sebagai piutang bunga pada pendapatan investasi dengan nominal masing-masing Rp.10.000.000.

Contoh accrued expense dicatat menggunakan akuntansi akrual

Sebuah kantor akuntan memiliki saldo Rp.100.000.000 dalam beban yang masih harus dibayar dalam bentuk upah dan pembayaran kredit bangunan. Karena perusahaan mengharapkan untuk melakukan pembayaran atas beban ini di masa depan, akuntan perusahaan dapat memilih untuk merinci biaya ini dalam pembukuan keuangan perusahaan.

Accrued expense ini belum perusahaan bayar, mereka masih akan memperhitungkan beban perusahaan saat menghitung laba dan pendapatan. Akuntan perusahaan juga dapat menyesuaikan jumlah Rp.100.000.000 ke dalam beban bulanan perusahaan di masa depan untuk mencerminkan bagaimana beban yang masih harus dibayar akan perusahaan pecah. Setelah pembayaran perusahaan lakukan, akuntan juga dapat menyesuaikan jumlah untuk mencerminkan pembayaran aktual yang perusahaan lakukan terhadap beban yang masih harus perusahaan bayar.

Contoh accrued expense dicatat menggunakan akuntansi berbasis kas

Kantor akuntan yang sama menimbulkan beban sebesar Rp.100.000.000 mungkin juga menggunakan akuntansi berbasis kas untuk melacak transaksi aktual yang menghasilkan pembayaran. Akuntan perusahaan dapat mencatat setiap transaksi sebagai pembayaran aktual yang perusahaan lakukan, yang dapat mencerminkan jumlah yang berbeda dari beban awal Rp.100.000.000, karena akuntan hanya mencatat transaksi di mana pertukaran uang perusahaan lakukan, daripada memperkirakan pembayaran di masa depan. Hasilnya mungkin menunjukkan pengeluaran perusahaan kurang dari Rp100.000.000 karena pembayaran yang perusahaan lakukan dan mungkin tidak mempertimbangkan pembayaran di masa depan ketika akuntan menyiapkan laporan keuangan kantor akuntan..

Baca juga :聽Tips Menentukan Software Accounting Terbaik

Kesimpulan

Dapat kita simpulkan dari pembahasan di atas bahwa accrued expense adalah kewajiban yang akan perusahaan bayar di masa depan tetapi manfaatnya dapat perusahaan rasakan sekarang atau sebelum transaksi tunai terjadi. Jenis-Jenis accrued expense dapat membedakan kegunaan dan manfaat apa saja yang dapat perusahaan terima. Telah kita bahas juga contoh penerapan accrued expense agar lebih dapat pembaca pahami karena mendapatkan ilustrasi lewat pencontohan soal.聽

Software Accounting hadir untuk memudahkan Anda dalam mencatat semua beban dan biaya dalam bisnis. Software ini dapat menyederhanakan pembuatan jenis laporan keuangan hanya dengan beberapa klik saja. Tentunya kesalahan dari pembuatan manual dapat terhindari dengan menggunakan Software Accounting. Untuk itu HashMicro menyediakan Software Accounting terbaik yang dapat membantu jalannya operasional perusahaan. Dapatkan demo gratis software ERP HashMicro untuk ketahui lebih lanjut bagaimana solusi kami bisa membantu bisnis Anda.

Accounting

 

Apakah artikel Ini bermanfaat?
YaTidak

Tertarik Mendapatkan Tips Cerdas Untuk Meningkatkan Efisiensi Bisnis Anda?

Jonathan Kurniawan
Jonathan Kurniawanhttps://www.hashmicro.com/id/
Dengan pengetahuan mendalam dan pengalaman bertahun-tahun dalam manajemen pengadaan, artikel-artikel Jonathan mencakup berbagai aspek pengadaan, termasuk strategi pengadaan efisien, evaluasi vendor, teknologi terkini dalam pengadaan, serta aspek hukum dan kepatuhan. Jonathan selalu berkomitmen untuk menjaga kualitas kontennya dan selalu mengikuti perkembangan terbaru dalam dunia pengadaan.
spot_img
spot_img

Highlight

Artikel Populer

Nadia

Nadia
Balasan dalam 1 menit

Nadia
Ingin Demo Gratis?

Hubungi kami via WhatsApp, dan sampaikan kebutuhan perusahaan Anda dengan tim ahli kami
6281222846776
Hubungi Tim Sales