01.
Apa itu HashMicro
02.
ERP itu cocok untuk perusahaan seperti apa
03.
Kenali Produk HashMicro
04.
Keunggulan HashMicro
05.
Proses Implementasi
06.
Apakah demo nya gratis?
0:00 / 0:00
BerandaMost ViewedAccountingMengenal Cash Flow dan Cara Membuatnya untuk Perhitungan Bisnis Anda

Mengenal Cash Flow dan Cara Membuatnya untuk Perhitungan Bisnis Anda

Dalam menjalankan sebuah bisnis, pengelolaan keuangan sangatlah penting, sebab dapat mempengaruhi perkembangan usaha tersebut. Untuk itu, sangat penting bagi perusahaan untuk memperhatikan arus kas atau cash flow yang masuk dan keluar dalam kas mereka. Dengan memperhatikan cash flow, perusahaan dapat mempertimbangkan keputusan terbaik dalam pengelolaan bisnisnya. Oleh sebab itu, perusahaan membutuhkan Sistem Akuntansi yang akan membantu mereka untuk mengetahui laporan keuangan secara tepat dan akurat. 

Penggunaan Sistem Akuntansi juga akan membantu perusahaan dalam memaksimalkan pengelolaan keuangan. Sehingga akan memudahkan mereka dalam menentukan keputusan terbaik bagi perkembangan bisnisnya. Untuk itu, perusahaan perlu memilih Software Akuntansi terbaik yang dapat mengoptimalkan pengelolaan keuangan mereka.

Baca Juga: Kemudahan Pencatatan dengan Software Akuntansi Keuangan

Apa itu Cash Flow pada Bisnis?

Istilah cash flow mungkin sudah tidak asing lagi bagi sebagian orang. Berdasarkan pengertiannya, cash flow atau arus kas adalah suatu jenis laporan keuangan yang menampilkan informasi yang relevan terkait arus kas perusahaan, baik yang masuk maupun keluar. Laporan kas tersebut dapat bersumber dari berbagai kegiatan, mulai dari operasional, investasi, pendanaan, dan lain sebagainya. Melalui laporan ini, Anda dapat mengetahui secara real seberapa pengeluaran serta penerimaan kas, sehingga akan memudahkan mereka dalam menganalisis potensi kas selanjutnya. Adapun laporan tersebut dapat tersusun dengan metode langsung maupun tidak langsung. 

Jenis Pemasukan dan Pengeluaran pada Cash flow

Jenis Cash Flow
Getty Images/ ktasimarr

Dalam penggunaannya, cash flow dapat terbagi menjadi beberapa jenis. Berdasarkan sumbernya, cash flow dapat berasal dari pemasukan maupun pengeluaran. Berikut beberapa jenis pemasukan serta pengeluaran pada cash flow, antara lain: 

Pemasukan pada cash flow

Cash flow dapat berasal dari pemasukan atau dapat disebut sebagai cash inflow. Laporan ini mencatat berbagai transaksi yang masuk ke rekening, sehingga jumlahnya bisa saja mengalami peningkatan. Melalui laporan ini, Anda dapat mengetahui sumber pemasukan secara transparan. Adapun pemasukan tersebut dapat berasal dari berbagai transaksi, antara lain: 

  • Penghasilan yang aktif

Cash flow dapat berasal dari penghasilan aktif. Dalam bisnis, penghasilan ini disebut juga sebagai pendapatan utama yang akan perusahaan Anda peroleh secara rutin. Adapun contoh penghasilan aktif adalah profit bisnis. 

  • Penghasilan dari hasil investasi

Selain dari penghasilan tetap, cash flow juga dapat berasal dari hasil investasi. Penghasilan ini adalah hasil keuntungan dari investasi atau penanaman modal yang pernah perusahaan Anda lakukan sebelumnya. Dalam hal ini, penghasilan tersebut dapat berasal dari bunga deposito, penjualan saham, kupon obligasi, dan lain sebagainya. 

  • Pendapatan yang pasif

Passive income atau pendapatan pasif adalah penghasilan yang berasal dari aset yang dimiliki. Penghasilan ini mirip seperti investasi, di mana aset yang akan bekerja untuk Anda. Adapun contoh pendapatan pasif, antara lain dari hasil penyewaan rumah, royalti musik, dan lain sebagainya. 

Pengeluaran pada cash flow

Selain pemasukan, laporan kas juga perlu mencatat mengenai pengeluaran atau cash outflow. Pencatatan ini sangat penting, sebab dapat membantu mengantisipasi pengeluaran yang berlebihan. Bagi perusahaan, pencatatan ini dilakukan untuk mengoptimalkan pengeluaran kas, sehingga dapat membantu menghindari kerugian. Adapun beberapa contoh pengeluaran, antara lain: 

  • Pengeluaran yang tidak bisa terhindarkan

Jenis pengeluaran ini sangat penting dan Anda butuhkan untuk menjalankan kehidupan sehari-hari. Sebagai contoh pengeluaran untuk kebutuhan pokok, uang transportasi, biaya air, biaya listrik, dan lainnya. Dengan mencatat pengeluaran ini, Anda dapat mengatur pembelian atas setiap kebutuhan, sehingga tidak terjadi pemborosan di kemudian hari. 

  • Pengeluaran dari tambahan

Contoh pengeluaran lain yang dapat dicatat dalam laporan keuangan adalah pengeluaran tambahan. Jenis pengeluaran ini meliputi biaya yang Anda keluarkan untuk hal-hal konsumtif, seperti untuk membeli snack maupun fasilitas game di kantor. Adapun pengeluaran ini dapat mendorong perusahaan pada tindakan impulsif yang akan merugikan perusahaan. Untuk itu sangat penting membuat laporan keuangan yang dapat mengontrol perusahaan dari pengeluaran yang berlebihan. 

  • Pengeluaran utama

Selain beberapa jenis di atas, terdapat pengeluaran lain yang tak kalah penting, yakni pengeluaran utama. Jenis pengeluaran ini adalah kewajiban yang harus dibayarkan dan tidak bisa perusahaan Anda hindari. Terdapat beberapa contoh pengeluaran utama, antara lain pajak, cicilan, asuransi, biaya pendidikan, dan lain sebagainya. Dengan mencatat pengeluaran ini, Anda dapat mengatur keuangan perusahaan secara lebih maksimal, sehingga dapat lebih terkelola dengan baik. 

Baca Juga: Hindari 4 Kesalahan Umum Berikut dalam Manajemen Arus Kas

download skema harga software erp
download skema harga software erp

Cara Agar Cash Flow Bisnis Anda Lebih Baik

Pencatatan cash flow sangat penting dalam mengoptimalkan keuangan perusahaan. Untuk itu, perusahaan adanya arus keuangan yang baik, sehingga uang yang masuk dan keluar dapat terpantau dengan baik. Berikut cara yang dapat dilakukan agar cash flow bisnis menjadi lebih baik: 

Tentukan saldo awal Anda

Ketika membuat laporan keuangan, menentukan saldo awal sangatlah penting. Saldo awal terletak di urutan teratas pada setiap periode pelaporan. Untuk menentukan saldo awal, Anda perlu memisahkan antara pencatatan keuangan pribadi dan bisnis. Hal ini akan memudahkan penghitungan arus kas secara menyeluruh.

Menghitung arus kas operasional

Aliran kas operasional adalah aliran uang kas yang masuk dan keluar dari berbagai kegiatan operasional bisnis. Untuk mengetahuinya, Anda dapat menghitungnya dengan menggunakan metode langsung maupun tidak langsung. Adapun penggunaan metode langsung dapat melalui berbagai sumber kas yang masuk dan keluar, misalnya pendapatan dan pembayaran gaji. Sedangkan untuk metode tidak langsung, Anda dapat membagi arus kas menjadi tiga komponen, yakni arus kas operasional, investasi dan juga pendanaan. 

Menghitung arus kas investasi

Setelah menghitung arus kas operasional, selanjutnya Anda dapat menyusun keuangan dari aktivitas investasi, seperti dari pembelian properti. Arus kas ini ditujukan untuk keperluan investasi jangka panjang, dengan mengharapkan pendapatan yang lebih besar di masa mendatang. Untuk menghitung arus kas ini, Anda dapat memasukan penambahan dan pengurangan kas yang bersumber dari kewajiban jangka panjang maupun ekuitas bisnis Anda. 

Menghitung arus kas pendanaan

Cara selanjutnya adalah menghitung arus kas pendanaan. Anda dapat mengkalkulasikan seluruh pendanaan, seperti hutang dan pembiayaan ekuitas, untuk membayar hutang ke bank maupun investor. Adapun yang termasuk ke dalam arus kas aktivitas pendanaan, antara lain: pinjaman bank, penerbitan saham, penerbitan obligasi, dan lain sebagainya. 

Menentukan saldo kas akhir

Terakhir, Anda dapat menghitung saldo akhir dan nominal akhir yang akan menunjukkan jumlah arus kas keuangan yang positif atau negatif. Hal ini akan memudahkan Anda dalam mengatur strategi perencanaan yang sesuai untuk pengelolaan keuangan bisnis kedepannya. Adapun kondisi bisnis juga dapat terlihat secara cepat dengan melihat arus keuangan yang positif maupun negatif. 

Baca Juga: Tips Mudah Analisis Laporan Keuangan Perusahaan dengan Otomatis

Kesimpulan

Cash Flow sangat penting bagi perusahaan dan dapat mempengaruhi perkembangan usaha tersebut. Dengan memperhitungkan cash flow, perusahaan dapat mempertimbangkan keputusan terbaik dalam mengembangkan bisnisnya. Untuk mengoptimalkan pengelolaan keuangan tersebut, penggunaan Software Akuntansi dapat menjadi solusi terbaik yang dapat digunakan oleh perusahaan. 

Sebagai salah satu penyedia layanan Software Akuntansi terbaik, HashMicro menyediakan Software Akuntansi yang dapat memudahkan perusahaan Anda dalam mengelola laporan keuangan. Melalui Software Akuntansi HashMicro, Anda dapat lebih menghemat waktu dalam membuat laporan keuangan dengan tingkat akurasi yang tinggi. Dengan demikian, Anda dapat meningkatkan profitabilitas, sebab perhitungan yang tepat akan memudahkan keputusan bisnis Anda. Dapatkan konsultasi lebih lanjut terkait Software Akuntansi dengan menjadwalkan demo gratis bersama kami. 

Tertarik Mendapatkan Tips Cerdas Untuk Meningkatkan Efisiensi Bisnis Anda?

Mega Suri Risanda
Mega Suri Risanda
As a content writer, I have to be able to write different kinds of articles that include certain keywords.

Coba Gratis Software HashMicro

Diskusikan kebutuhan bisnis Anda dengan konsultan ahli kami dan DAPATKAN DEMO GRATISNYA!

Ingin respon lebih cepat?

Hubungi kami lewat Whatsapp

Nadia

Nadia
Balasan dalam 1 menit

Nadia
Ingin Demo Gratis?

Hubungi kami via WhatsApp, dan sampaikan kebutuhan perusahaan Anda dengan tim ahli kami
628111961171
×
Dapatkan Demo Gratis!