BerandaMost ViewedAccountingMemahami Neraca Lajur dalam Akuntansi

Memahami Neraca Lajur dalam Akuntansi

Proses penyusunan laporan keuangan sering kali menjadi tantangan bagi perusahaan. Apalagi jika dilakukan secara manual, sebab itu adanya software akuntansi membantu pencatatan setiap transaksi akuntansi secara efisien. Setiap akun yang tercatat dalam pembukuan akan secara otomatis terlampir dalam laporan neraca lajur sehingga memudahkan bisnis untuk mengetahui adanya kesalahan pencatatan pada transaksi bisnis.

Baca juga: Sistem Akuntansi – Pengertian, Unsur, Manfaat, Karakteristik, dan Fitur

Apa itu Neraca Lajur?

Neraca lajur adalah alat bantu dalam penyusunan laporan keuangan, untuk memastikan bahwa entri akuntansi dilakukan dengan benar. Ini juga dapat membantu untuk melacak perubahan pada akun dari satu periode ke periode berikutnya dan menyiapkan laporan akhir tahun. 

Landasan ini bukanlah laporan keuangan sebenarnya, sehingga tidak dapat menggantikan kedudukan pencatatan akuntansi. Namun, tetap diperlukan oleh pihak manajemen perusahaan untuk dapat melakukan prediksi mengenai apa yang terjadi dalam kegiatan operasional setiap hari, sehinggas pihak manajemen dapat mengontrol pengeluaran yang dibutuhkan.

Jenis neraca lajur

Terbagi ke dalam beberapa jenis yang telah dinamai sesuai dengan jumlah kolom debit dan kreditnya. Kertas kerja juga harus memuat informasi tentang nama perusahaan, neraca lajur dan periode penyusunannya yang diletakkan di bagian tengah atas. Berikut ini ialah contohnya:

  • Bentuk 6 kolom

  • Bentuk 8 kolom

  • Bentuk 10 kolom

  • Bentuk 12 kolom

Keterangan

  • Nomor akun: berguna untuk mengisi nomor-nomor rekening pada buku besar
  • Nama akun: menampung mengisi nama-nama rekening buku besar
  • Neraca saldo: isi dengan data yang sudah melalui proses penyesuaian, angka rupiah atau nilai dari rekening terkait
  • Penyesuaian: berisi ayat penyesuaian
  • Neraca saldo setelah penyesuaian: saldo buku besar yang telah sesusai dengan keadaan saat menyusun laporan keuangan
  • Rugi laba: memuat pendapatan dan beban setelah penyesuaian dan neraca saldo disesuaikan
  • Neraca: menampung seluruh akun riil dari kolom neraca saldo disesuaikan

Manfaat

Perencanaan ke depan

Neraca lajur menunjukkan kepada manajer bagaimana laporan keuangan akhir perusahaan terlihat serta menyiapkan laporan keuangan sementara. Manajer dapat menggunakan informasi tersebut untuk membuat keputusan penting terkait bisnis. Di satu sisi tetap menjunjung kepatuhan terhadap peraturan. Neraca lajur memungkinkan organisasi untuk mempersiapkan dan melaporkan data operasional yang sesuai dengan pedoman tertentu, seperti prinsip akuntansi yang diterima secara umum. 

Memeriksa perhitungan

Akuntan dapat mengkonfirmasi apakah entri akuntansi diperoleh dengan benar dengan memeriksa rumus dan perhitungan dalam spreadsheet sebelum menyiapkan laporan keuangan akhir untuk perusahaan. Neraca lajur dirancang untuk tujuan internal saja sehingga formatnya fleksibel sesuai dengan tuntutan dan kebutuhan internal. 

Media ini memuat beberapa informasi penting terkait laporan keuangan seperti saldo perkiraan sebelum jurnal penyesuaian, perkiraan jurnal penyesuaian, dan saldo perkiraan setelah jurnal penyesuaian.

Penyusunan laporan keuangan

Penyusunan laporan akuntansi adalah upaya kolektif yang membutuhkan kecerdasan finansial dan wawasan bisnis dari berbagai personel, mulai dari akuntan dan manajer keuangan hingga pengendali biaya, pengawas anggaran, dan spesialis hubungan investor.

Lembar kerja ini juga memungkinkan perusahaan menyusun laporan keuangan untuk jangka pendek seperti pada periode bulanan, triwulan, kuartalan, atau enam bulanan.

Akurasi

Membantu menyelesaikan kekhawatiran yang umumnya perusahaan hadapi, yaitu kesalahan pada data. Jika pimpinan perusahaan membuat keputusan berdasarkan informasi yang salah, bisnis dapat kehilangan uang. Terutama jika keputusan tersebut ‘mengikat’ organisasi dalam jangka panjang atau melibatkan dana dalam jumlah besar. 

Ini adalah mekanisme yang berguna untuk mengidentifikasi masalah yang mungkin terjadi dalam proses akuntansi. Karyawan akan lebih mudah untuk memvisualisasikan keseluruhan proses hingga ke tahap pembuatan laporan keuangan dan memastikan kelengkapan data.

Kesimpulan

Menggunakan neraca lajur mempermudah penyusunan laporan finansial perusahaan. Namun, dengan adanya sistem akuntansi proses tersebut juga bisa menjadi jauh lebih mudah. Anda dapat membuat laporan keuangan tanpa harus menulisnya berulang kali.

Artikel terkait:

Tertarik Mendapatkan Tips Cerdas Untuk Meningkatkan Efisiensi Bisnis Anda?

Anatha Ginting
Anatha Ginting
A full-time Content Writer at HashMicro. Strive to develop my writing skill and knowledge in terms of business, technology, and other relevant issues.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

spot_img

Butuh Software untuk Bisnis Anda?

Konsultasikan kebutuhan Anda dengan mengisi form ini dan dapatkan demo GRATIS!

Novia

Novia
Balasan dalam 1 menit

Novia
Butuh Bantuan?

Hubungi tim ahli kami untuk konsultasi gratis melalui WhatsApp.
+6287888000015
×
Butuh Bantuan?