BerandaProductsAccountingPentingnya Mengenal Biaya Langsung dan Tidak Langsung dalam Akuntansi Bisnis

Pentingnya Mengenal Biaya Langsung dan Tidak Langsung dalam Akuntansi Bisnis

Biaya langsung dan tidak langsung adalah dua jenis anggaran yang umum setiap perusahaan keluarkan. Jadi, apa saja yang termasuk di dalamnya? Biaya bisnis yang dikeluarkan biasanya dalam satuan uang. Biaya adalah aspek penting dan krusial dalam bisnis. Untuk mempertanggung jawabkannya, maka harus memasukkannya ke dalam biaya bisnis. Untuk pemilik bisnis, sangat penting untuk memahami bahwa melakukan pelacakan cost adalah komponen penting dari proses penganggaran. Software akuntansi esensial pun dapat menjadi pilihan untuk mengotomatiskan pelacakan cost tersebut. Sistem Akuntansi terintegrasi juga dapat membantu Anda mengetahui pendapatan & biaya pengeluaran, baik langsung maupun tidak langsung secara tepat dalam jangka waktu yang ditentukan

Download: Perhitungan skema harga software akuntansi dari Hashmicro

Sebagian dari Anda mungkin masih asing dengan istilah direct cost dan indirect cost. Klasifikasi biaya yang tidak tepat karena belum menggunakan software akuntansi unggulan, tidak hanya dapat berdampak negatif pada arus kas bisnis, tetapi juga dapat berdampak signifikan pada pembayaran pajak federal. Memahami dan melacak direct cost dan indirect cost sangat penting untuk menjaga kepatuhan dalam bisnis. Maka, peran sistem akuntansi terintegrasi mampu meningkatkan penghitungan budget yang lebih tepat dan akurat. Namun, sebelum mengaplikasikan software tersebut pada bisnis Anda, lebih baik cari tahu terlebih dahulu skema perhitungan harga software akuntansi yang telah disediakan oleh salah satu vendor software akuntansi terbaik yaitu HashMicro. Untuk penjelasan terkait biaya langsung dan tidak langsung lebih rinci simak artikel berikut.

Biaya-Langsung-Adalah

Biaya Langsung adalah

Biaya langsung adalah

Pengertian direct cost atau biaya langsung adalah biaya yang terkait dengan produksi barang yang dapat ditelusuri kembali ke objek tertentu. Direct cost biasanya dikendalikan oleh manajer departemen dan konstan untuk setiap unit produksi. Ini adalah biaya yang dapat langsung berkaitan dengan cost object atau produk. Dengan memanfaatkan accounting system memungkinkan staf keuangan melacak informasi cost object atau produk secara lebih cepat.

Gaji karyawan termasuk dalam direct cost yang menghasilkan suatu produk, seperti juga bahan baku untuk memproduksi barang-barang tertentu. Biaya langsung dapat mencakup tunjangan dan program karyawan, peralatan, perjalanan, dan layanan konsultasi dalam keadaan tertentu.  Penyebab satu-satunya hal tersebut terjadi adalah karena adanya sesuatu yang dibiayai. Jika item yang dibiayai tidak ada, maka direct cost tidak akan terjadi.

Berikut beberapa contohnya langsung: bahan baku, upah pekerja yang terlibat langsung dalam proses manufaktur di pabrik, iklan, dan transportasi. Misalnya, sebuah bisnis yang ingin merancang gedung baru harus mempekerjakan seorang manajer proyek untuk mengawasi pembangunan gedung tersebut. Gaji untuk manajer proyek termasuk direct cost. Selain itu, kerikil, pasir, semen, dan tenaga kerja yang terkait dengan produksi beton juga termasuk. Kelola anggaran dengan fitur Budget Management yang dapat diintegrasi dengan menggunakan sistem akuntansi.

Baca juga: Proses Penetapan Biaya dalam Dunia Bisnis dengan Variable Costing

Pengertian Biaya Tidak Langsung

Sementara direct cost mudah dihitung, indirect cost seringkali jauh lebih sederhana. indirect cost adalah biaya yang tidak dapat secara langsung dikaitkan tetapi dapat ditelusuri kembali ke objek secara akurat. Pengeluaran yang dapat Anda lacak ke objek tersebut akan meningkatkan akurasi pembebanan.

Umumnya, indirect cost mencakup listrik dan utilitas, distribusi dan penjualan, pemeliharaan gedung, dan terkait kantor lainnya. Selain itu, definisi lainnya yaitu sebagai berbagai biaya yang diperlukan untuk pengoperasian seluruh bisnis, tidak hanya terkait dengan pembuatan produk saja.

Akibatnya, indirect cost termasuk sebagai biaya bisnis yang meliputi biaya penyusutan, asuransi, listrik, dan overhead, selanjutnya terbagi lagi menjadi overhead pabrik, penjualan, serta umum dan administrasi.

Perbedaan Direct Cost dan Indirect Cost

Perbedaan dasar dari biaya langsung dan tidak langsung adalah sebagai berikut:

  • Kita bisa melacak Direct cost, sementara indirect cost tidak.
  • Direct cost menguntungkan produk ataupun suatu proyek. Sebaliknya, indirect cost menguntungkan banyak produk maupun proyek.
  • Jumlah keseluruhan dari semua direct cost menghasilkan cost prima sedangkan total hasil dari semua indirect cost dapat kita kenali sebagai biaya tambahan.

Baca juga: Biaya Overhead Pabrik: Apakah Penting Menghitung Biaya Produksi?

  • Direct cost terbagi lagi menjadi bahan langsung dan tenaga kerja langsung. Di sisi lain, indirect cost terbagi menjadi biaya produksi, administrasi, penjualan & distribusi.
  • Biaya yang mudah terbagi ke cost object tertentu kita kenal sebagai direct cost. Sedangkan indirect cost adalah cost yang tidak dapat dibebankan ke cost object tertentu.

Perbedaannya adalah bahwa biaya langsung adalah uang yang terpakai selama produksi satu unit produk, sedangkan indirect cost adalah biaya yang terpakai selama kegiatan bisnis rutin dan menguntungkan seluruh organisasi daripada satu produk atau proyek.

Fungsi Biaya Langsung dan Tidak Langsung

Direct cost berguna untuk memperkirakan production cost barang atau mengerjakan proyek untuk satu unit. Karena hanya memproduksi satu unit, Penghitungan biaya dapat terjadi sebelum produksi. Karena adanya direct cost ini, bisnis dapat mengalokasikan dana secara langsung untuk pembuatan barang atau suatu proyek. Dengan demikian, selain menentukan biaya, direct cost juga berfungsi sebagai dasar penyusunan anggaran, pencatatan keuangan, dan akuntansi perusahaan.

Sedangkan fungsi indirect cost berguna ketika perusahaan menghasilkan berbagai jenis barang yang berbeda atau melakukan berbagai jenis proyek yang berbeda. Indirect cost ini terjadi sebagai akibat dari kejadian yang tidak terduga. Melalui indirect cost ini, bisnis dapat mengalokasikan dana tambahan untuk produksi barang atau penyelesaian proyek.

Baca juga: Depresiasi adalah Biaya Penyusutan, Berikut Metode dan Cara Hitungnya

Dengan demikian, mereka siap untuk melanjutkan produksi atau proyek jika terjadi sesuatu yang tidak terduga. Indirect cost ini juga harus masuk ke dalam proses perencanaan anggaran. Karena jika kita tidak memasukkannya, kemungkinan besar kita tidak akan mampu membayar suatu kondisi yang membutuhkan tambahan dana. Akibatnya, produksi melambat secara signifikan dan kerugian berlipat ganda. Sehingga anggaran untuk biaya tidak langsung ini perlu Anda persiapkan.

Kesimpulan

Setelah Anda mengenal pengertian biaya langsung dan tidak langsung serta perbedaan dan fungsinya, langkah selanjutnya adalah memetakan berbagai kepentingan bisnis Anda. Dengan memisahkan biaya usaha tersebut, Anda bisa dengan mudah memprioritaskan rencana usaha mana yang Anda akan jalani terlebih dahulu.

Selain itu, hal yang perlu Anda lakukan untuk membuat bisnis semakin baik, Anda memerlukan laporan keuangan yang akurat. Software Akuntansi HashMicro dapat membantu Anda memiliki berbagai laporan keuangan dengan hasil yang akurat dan cepat. Unduh perhitungan skema harga software akuntansi HashMicro segera, untuk menyesuaikan dengan kebutuhan bisnis Anda.

Selain itu, aplikasi ini juga menyediakan laporan dengan bentuk grafik yang memudahkan Anda menganalisa keuangan bisnis dalam waktu yang singkat. Manfaatkan juga aplikasi invoice dan kwitansi untuk membantu pekerjaan Anda.

Accounting

Tertarik Mendapatkan Tips Cerdas Untuk Meningkatkan Efisiensi Bisnis Anda?

Thamia Farisatuddiniyah
I hope readers get value and enjoy what I write!

Coba Gratis Software HashMicro

Diskusikan kebutuhan bisnis Anda dengan konsultan ahli kami dan DAPATKAN DEMO GRATISNYA!

Ingin respon lebih cepat?

Hubungi kami lewat Whatsapp

Nadia

Nadia
Balasan dalam 1 menit

Novia
Ingin Demo Gratis?

Hubungi kami via WhatsApp, dan sampaikan kebutuhan perusahaan Anda dengan tim ahli kami
+6287888000015
×
Jadwalkan Demo Via WA