BerandaIndustryEngineeringApa itu Software Engineering? Ini Manfaat, Metode, dan Elemennya

Apa itu Software Engineering? Ini Manfaat, Metode, dan Elemennya

Dalam menunjang efisiensi bisnis, perusahaan memerlukan sebuah sistem khusus yang mampu mengotomatiskan semua prosesnya. Di sinilah peran teknologi sangat dibutuhkan. Software engineering merupakan bentuk transformasi digital di sektor industri. Dengan menerapkan sistem ERP engineering yang andal, seberapapun tingginya kompleksitas bisnis dapat Anda kelola secara mudah. Maka dari itu, pastikan bahwa Anda memilih engineering ERP software sesuai kebutuhan.

Download Skema Perhitungan Harga Software Engineering HashMicro

Lalu, bagaimana caranya menentukan ERP untuk engineering sebagai pilihan yang tepat? Mengenali modul serta manfaat penggunaannya adalah langkah awal yang perlu Anda lakukan. Dalam hal ini, Software ERP Engineering terbaik dari HashMicro merupakan solusi dalam memenuhi kebutuhan unik pada bisnis kelas enterprise. Untuk memperoleh gambaran biaya yang perlu Anda siapkan, Anda dapat mengunduh skema perhitungan harga software ERP engineering HashMicro.

Artikel ini memberikan penjelasan mengenai gambaran software engineering, manfaat, lima metode, dan elemen di dalamnya. Ketahui lebih lanjut pembahasannya di bawah ini!

software engineering

Daftar Isi

Pengertian Software Engineering

Apa itu software engineering? Software ini erat kaitannya dengan rekayasa perangkat lunak. Secara definisi, software engineering adalah bagian dari gabungan ilmu komputer dan informatika. Pembahasan keduanya mencakup pembuatan serta pengembangan suatu sistem di dalam perangkat keras, baik berupa komputer, maupun jenis device lainnya.

Dalam membangun software, seorang engineer atau developer perlu mengandalkan pemahaman bahasa pemrograman yang baik. Tujuannya tentu agar data yang terinput dapat diolah dengan akurat. Terdapat berbagai jenis bahasa pemrograman yang mungkin tidak asing bagi Anda. Misalnya kita populer dengan C, C++, C#, Java, Python, Visual basic, PHP, dan lain-lain.

Baca juga: Software Manufaktur HashMicro untuk Tingkatkan Kinerja Pabrik Tekstil Anda

Mengenal Apa Itu Software Engineering

Software engineering berperan dalam pengembangan software
Software engineering berperan dalam pengembangan sistem

Semenjak revolusi industri 4.0 terus digaungkan, perkembangan teknologi untuk mendukung kelancaran semua sektor bisnis semakin masif di Indonesia. Hal ini terwujud dengan adanya implementasi dunia digital yang dapat menunjukkan kapabilitasnya dalam mengotomatisasi setiap operasional.

Rata-rata perusahaan kini telah memanfaatkan kecanggihan teknologi melalui integrasi software. Ada dua opsi yang dapat mereka pilih, yaitu merekrut tim IT yang akan membuat softwarenya sendiri atau membeli sistem dari perusahaan software yang sudah siap pakai. Dapat disebut juga bahwa software engineering artinya merujuk pada job desc dalam departemen IT. Oleh karena itu, mereka inilah yang bertugas untuk mengembangkan perangkat lunak sesuai dengan permintaan perusahaan.

Bidang ini memerlukan tingkat ketelitian tinggi mulai dari perencanaan, pelaksanaan yang menggunakan pendekatan teknologi secara terstruktur dan sistematis, pengembangan (coding dan testing), hingga proses pemeliharaan (maintenance). Proses tersebut penting Anda lakukan supaya fungsi dari software yang mereka buat mampu memenuhi kebutuhan user. Dengan begitu, ekspektasi pengguna dalam mengoperasionalkan sistem juga dapat tercapai.

Baca juga: 7 Tips Meningkatkan Efisiensi dan Produktivitas Perusahaan Engineering

Manfaat Software Engineering

Software Engineering memiliki manfaat dalam kontinuitas bisnis di semua sektor. Apa saja manfaat penggunaannya?

1. Mendukung kegiatan bisnis yang otomatisasi

Setiap sektor perusahaan memiliki alur kerjanya masing-masing. Namun, adanya bantuan teknologi dapat merampingkan segala aktivitas bisnis yang terotomatisasi oleh sistem. Hal ini biasa kita kenal sebagai office automation dan business automation.

Office automation berkaitan dengan monitoring kinerja karyawan atau fungsi HRM, seperti payroll, administrasi, dan absensi karyawan. Pada business automation, software ERP (Enterprise Resource Planning) sangat membantu proses procurement, inventory, produksi, CRM (Customer Relational Management), dan keuangan.

2. Membentuk financial technology

Maksud dari financial technology adalah perusahaan mampu menerapkan kecanggihan teknologi pada bidang keuangan. Secara rinci, pengelolaan cashflow dan transaksi akan terpantau lewat pencatatan sistem. Berbagai manfaat cloud engineering ERP dalam konteks keuangan akan Anda rasakan pada setiap perhitungan data.

Selain semua nominal terinput dengan baik, sistem ini menawarkan keakuratan laporan sehingga membantu Anda dalam mengawasi kondisi keuangan perusahaan. Bahkan Anda juga dapat mengontrol return of investment hingga mampu memperoleh target profit yang Anda inginkan.

3. Mendukung strategi bisnis yang tepat

Engineering ERP software memiliki peran yang esensial dalam menyusun strategi bisnis. Mengapa bisa? Jika membahas tentang strategi, tentu ada hubungannya dengan rencana dan intensi bisnis beberapa tahun ke depan. Untuk membuat perencanaan, Anda pasti perlu mengetahui bagaimana kondisi perusahaan saat ini. Pemahaman tersebut akan menentukan langkah yang Anda ambil untuk mengoptimalkan operasional kerja.

Lebih lanjut, software engineering sangat expert dalam merealisasikan strategi bisnis. Seperti pada software ERP, otomatisasi sistem untuk manajemen pengadaan barang, produksi, dan lainnya dapat mendukung pencapaian target setiap industri. Untuk mengetahui rincian biayanya, Anda dapat mengunduh skema perhitungan harga software ERP engineering HashMicro.

Download Skema Perhitungan Harga Software Engineering HashMicro

4. Mendukung kinerja tim yang efektif

Kompetensi sistem ERP engineering dalam mengefektifkan kinerja juga menjadi keunggulan yang membuat para pebisnis tertarik untuk menerapkannya. Seperti pada poin pertama, kinerja tim di semua divisi mampu Anda pantau melalui office automation. Maka, Anda dapat melakukan evaluasi KPI setiap karyawan dalam rangka memaksimalkan tugas sesuai bidang.

Sama halnya pada business automation, software engineering dirancang untuk mengotomatiskan segala mekanisme kerja. Oleh sebab itu, pekerjaan Anda akan jauh lebih efisien daripada sebelumnya.

Baca juga: KPI adalah Indikator Penilaian Kinerja Karyawan, Apa Saja Jenisnya?

Metode-Metode Software Engineer

Dalam software engineering terdapat lima metode yang dapat Anda gunakan. Masing-masing metode memiliki kemampuan untuk mengembangkan perangkat lunak. Apa saja lima metode yang digunakan oleh software engineer? Berikut uraiannya:

1. Metode sekuensial linier (linear sequential model)

Metode sekuensial linier dalam software engineering
Sumber: www.sciforma.com

Dikenal juga sebagai metode pengembangan air terjun atau waterfall development model, Jika Anda bandingkan dengan metode lainnya, model waterfall merupakan model paling tua dengan pengguna terbanyak. Seperti namanya, metode yang memiliki jumlah pengguna terbanyak mengusulkan pendekatan sistematik dan sekuensial yang dimulai dari tingkat serta kemajuan sistem pada tahap analisis, desain, kode program, pengujian, dan pemeliharaan.

Kelebihan:

  • Mudah diaplikasikan karena tahapan pengembangannya sangat sekuensial.
  • Cocok untuk produk software yang sudah jelas kebutuhannya di awal agar meminimalisir┬ákesalahan.
  • Bisa Anda gunakan untuk software berskala besar dan yang bersifat umum.
  • Dokumentasi teratur karena pengerjaan harus sistematis atau tidak bisa melangkah ke tahap selanjutnya jika tahap awal belum terselesaikan.

Kekurangan:

  • Tidak dinamis karena jika ada perubahan yang user inginkan maka prosesnya perlu diulang dari tahap awal.
  • Proses pengerjaan memakan waktu yang lama.
  • Tahap-tahap pembagian proyek tidak fleksibel.
  • Adanya kesalahan yang fatal akan memengaruhi proses pengembangan.

2. Metode RAD

Metode RAD
Sumber: https://bitlabs.id/blog

Rapid Application Development atau RAD pada software engineering adalah metode pengembangan software yang dapat Anda gunakan untuk menekan waktu pada proses desain dan implementasi sistem informasi. Oleh karena itu, dengan pendekatan yang berorientasi untuk pemegang sistem, Anda akan memperoleh siklus pengembangan yang sangat pendek, yaitu sekitar 60-90 hari.

Kelebihan:

  • Singkatnya proses pengembangan sehingga Anda dapat menghemat waktu.
  • Biaya proyek lebih murah karena RAD mampu mengurangi kebutuhan pengerjaan.
  • Desain sistem dapat berubah lebih cepat.
  • Memperkecil adanya error.

Kekurangan:

  • Dapat Anda terapkan pada proyek yang waktunya singkat, namun tidak cocok untuk proyek skala besar.
  • Membutuhkan tim (programmer dan analyst) yang ahli dalam system development.
  • Hanya cocok untuk pengembangan sistem secara modular.

3. Metode prototype

Metode Prototype
Sumber: https://medium.com/

Metode prototype merupakan metode yang siklusnya didasarkan pada konsep working model. Tujuan dari pengembangan metode ini adalah mengembangkan working model menjadi sistem final. Adanya pengembangan tersebut, proses pengerjaan akan lebih cepat dengan biaya lebih murah. Tahapan metode prototype adalah requirements gathering and analysis, quick design, build prototype, user evaluation, refining prototype, dan implement product and maintain.

Kelebihan:

  • Komunikasi antara developer, klien, dan user terjalin dengan baik.
  • Deteksi kesalahan lebih cepat.
  • Developer mampu menentukan kebutuhan yang tepat bagi user.
  • Proses pengembangan lebih hemat waktu dan biaya.
  • User memiliki peran aktif dalam memberi masukan terhadap sistem.
  • Cocok untuk sistem kecil yang penerapannya hanya pada ruang lingkup tertentu.

Kekurangan:

  • Untuk menghemat waktu, developer hanya menggunakan bahasa pemrograman dan algoritma sederhana sehingga sistem keamanan┬ácenderung rentan.
  • Meningkatnya kompleksitas dalam pengembangan karena klien terus menambah requirement.
  • Metode ini tidak cocok untuk sistem dalam skala besar dan global.

Baca juga: Mengenal Lebih Jauh Mengenai Programmer dan Profesi Lain pada Bidang IT

4. Metode spiral

Metode spiral
Sumber: https://sis.binus.ac.id/

Berbeda dengan metode lainnya, metode spiral memiliki proses evolusioner. Karakteristik metode ini mengadaptasi dari gabungan dua model, yaitu sifat iteratif dari model prototype dan sistematis dari model waterfall. Hingga kemudian gabungan tersebut menghasilkan metode spiral yang menekankan pada analisis risiko pada setiap tahapannya. Oleh sebab itu, metode spiral sangat berguna untuk melakukan pembangunan proyek dalam skala besar dan prosesnya memperhatikan risiko sehingga akan memperoleh hasil yang sesuai kebutuhan user.

Kelebihan:

  • Implementasi cocok untuk pengembangan skala besar
  • Analisis┬árisiko dan produksi software lebih mudah dan cepat
  • Menggunakan prototype dengan tahapan yang sistematis

Kekurangan:

  • Membutuhkan tenaga ahli lantaran risiko tahap perencanaan cukup besar
  • Tidak cocok untuk project┬áskala kecil
  • Belum terbukti efisien dalam penggunaannya

5. Metode 4GT

Metode 4GT
Sumber: https://sites.google.com/a/student.unsika.ac.id

Metode 4GT (Fourth Generation Techniques) pada software engineering adalah metode yang berfungsi untuk membantu dan mempermudah developer dalam mengaplikasikan karakteristik software. Proses tersebut akan menghasilkan source code dan object code sesuai spesifikasi yang developer buat.

Kelebihan:

  • Pengurangan waktu serta peningkatan produktivitas developer
  • Dapat menghasilkan sebuah sistem yang berasal dari CASE tools sebagai solusi banyak masalah

Kekurangan:

  • Untuk usaha yang besar dibutuhkan pengembangan strategi desain walaupun menggunakan bahasa 4GL
  • Tanpa perencanaan yang baik, penggunaan 4GT akan menyebabkan kesulitan yang sama dengan metode konvensional
  • Tidak efisiensinya penggunaan tools daripada dengan bahasa pemrograman dan kode sumber yang dihasilkannya

Baca juga: Tips Memilih Software untuk Pabrik Elektronik yang Paling Efektif!

Elemen Software Engineering

software engineering
Source: freepik.com

Pada proses pengembangan software, terdapat tiga elemen sebagai kunci utama dalam software engineering. Apa saja?

1. Metode

Maksud dari elemen metode pada sistem ERP engineering yang perlu Anda pahami di sini adalah langkah-langkah dalam mengembangkan software dari proses awal hingga user siap menggunakannya. Metode tersebut terdiri dari:

  • Perencanaan dan estimasi pelaksanaan proyek
  • Analisis kebutuhan sistem dan software
  • Desain struktur data
  • Arsitektur program
  • Proses algoritma
  • Pembuatan bahasa pemrograman (coding)
  • Testing
  • Pemeliharaan program (maintenance)

2. Peralatan

Peralatan atau tools yang Anda gunakan memberikan dukungan dalam pengembangan software. Masing-masing peralatan memiliki fungsi yang berbeda, antara lain:

  • CASE (Case Aided Software Engineering), yaitu software yang menghubungkan software, hardware, dan database.
  • Database adalah kumpulan data dalam suatu sistem yang berisi informasi penting program.
  • CAD (Computer Aided Design), yaitu software yang berfungsi untuk menggambar suatu produk dalam bentuk 2Dimensi atau 3Dimensi.
  • CAE (Computer Aided Engineering), yaitu software untuk membantu tugas analisis teknik.
  • CAM (Computer Aided Manufacturing), yaitu software untuk mengontrol alat dan mesin yang berhubungan dengan proses permesinan.

3. Prosedur

Dalam membuat software, developer akan menjalankan prosedur khusus yang sistematis. Prosedur tersebut meliputi empat hal, yaitu:

  • Pengurutan implementasi metode.
  • Pembuatan dokumen, formulir, dan laporan.
  • Quality control software.
  • Koordinasi perubahan yang terjadi pada software.

Baca juga: Algoritma adalah: Pengertian, Fungsi, dan Perannya bagi Pemrograman

Kesimpulan

Software engineering adalah bagian dari gabungan ilmu komputer dan informatika yang berperan dalam pembuatan serta pengembangan suatu sistem. Penerapan software engineering sangat bermanfaat bagi semua sektor bisnis dalam menyederhanakan operasional proyeknya. Melalui keunggulan masing-masing metode, Anda dapat menjalankannya sesuai kebutuhan.

software engineering

Untuk mengatur efektivitas proyek yang kompleks, Anda dapat menggunakan Software ERP Engineering terintegrasi dari HashMicro sebagai solusi masa kini. Software kami menyediakan modul-modul yang mampu memenuhi kebutuhan unik perusahaan. Dengan demikian, semua proses akan terotomatisasi sehingga manajemen perusahaan terkontrol secara akurat. Oleh karena itu, Anda dapat mengunduh skema perhitungan harga software engineering dari HashMicro untuk mengetahui kalkulasi biayanya. Jadwalkan demo gratis untuk konsultasikan bisnis Anda sekarang juga!

Download Skema Perhitungan Harga Software Engineering HashMicro

Tertarik Mendapatkan Tips Cerdas Untuk Meningkatkan Efisiensi Bisnis Anda?

Maydi Hanivirgine
Maydi Hanivirgine
Junior Creative Content Writer Marketing ([email protected])

Coba Gratis Software HashMicro

Diskusikan kebutuhan bisnis Anda dengan konsultan ahli kami dan DAPATKAN DEMO GRATISNYA!

Ingin respon lebih cepat?

Hubungi kami lewat Whatsapp

Nadia

Nadia
Balasan dalam 1 menit

Novia
Ingin Demo Gratis?

Hubungi kami via WhatsApp, dan sampaikan kebutuhan perusahaan Anda dengan tim ahli kami
+6287888000015
├Ś
Jadwalkan Demo Via WA