BerandaProductsAccountingApa itu Cost of Revenue dan Bagaimana Cara Menghitungnya?

Apa itu Cost of Revenue dan Bagaimana Cara Menghitungnya?

Cost of Revenue, atau biaya pendapatan adalah biaya total produksi dan pengiriman suatu produk atau jasa terhadap konsumen. Informasi mengenai COR dapat perusahaan temukan pada laporan laba rugi yang tertujukan untuk mewakili biaya langsung yang terkait dengan barang dan jasa yang perusahaan sediakan. laporan laba rugi akan menjadi lebih mudah dibuat dan dievaluasi. Anda dapat menggunakan software akuntansi modern. Software akuntansi online membantu proses kalkulasi Cost of Revenue dan keuangan bisnis berjalan menjadi lebih mudah. Anda dapat mengkalkulasi skema harga software akuntansi sesuai dengan kebutuhan bisnis Anda dengan mengunduh harga skema software produk dari HashMicro.

Download Sekarang: Perhitungan Skema Harga Software Akuntansi bagi Kebutuhan Bisnis Anda

Tidak sekadar software, Anda harus menggunakan software akuntansi yang terintegrasi dengan banyak fitur-fitur sistem pelaporan, seperti laba rugi, arus kas, neraca dan masih banyak lagi. Pekerjaan divisi keuangan akan lebih mudah dan cepat bahkan keakuratan data tentunya sangat baik dengan sistem. Sehingga Anda bisa meminimalisir risiko kesalahan input data.

cost of revenue

 

Perbedaan Cost of Revenue dan Cost of Goods Sold

Cost of revenue
Sumber: freshbooks.com

Biasanya, istilah Cost of Revenue dan Cost of Goods Sold sulit terbedakan. Namun, terdapat satu perbedaan mendasar yang menjadi pembedanya. Biaya yang berkaitan dengan pemasaran dan pendistribusian tidak masuk dalam perhitungan pada harga pokok penjualan. Perbedaan utama umumnya terletak pada penggunaanya.

Sebagai contoh produsen lebih cenderung memperhitungkan COGS namun di sisi lain retailer yang lebih berorientasi pada layanan fokus untuk memperhitungkan Cost of Revenue. Hal tersebut karena mereka tidak dapat mencatat item tidak berwujud seperti jasa pada laporan laba rugi. Accounting Software Terbaik dari HashMicro dapat membuat laporan laba rugi, arus kas, neraca, perubahan modal, dan lainnya dalam hitungan detik.

COR tidak termasuk seluruh biaya yang bisnis keluarkan untuk memproses produk sampai pada kondisi jual. Elemen ini lebih umum dan mencakup harga pokok penjualan (COGS) serta berbagai biaya lain yang memungkinkan kegiatan penjualan terjadi. Otomatiskan pengelolaan arus kas, pembuatan laporan keuangan, rekonsiliasi bank, jurnal penyesuaian, pembuatan faktur, dan lain-lainnya dengan sistem akuntansi terbaik untuk Enterprise di Indonesia

Baca juga: Perhitungan HPP untuk Perusahaan Manufaktur

Jenis jenis Biaya

Setiap industri memiliki jenis Cost of Revenue yang berbeda. Berikut ini adalah jenis-jenis biaya pada perusahaan yang berorientasi ke produk

  • Bahan Langsung (Direct Material)¬†

Pembuatan produk membutuhkan berbagai komponen. Total biaya bahan yang industri gunakan dalam produksi termasuk dalam Biaya Bahan Langsung. Ini mungkin melibatkan biaya bahan mentah, bahan habis pakai, komponen setengah jadi.

  • Tenaga Kerja Langsung (Direct Labor)¬†

Setiap perusahaan memiliki tenaga kerja yang sebagian mereka alokasikan untuk produksi dan sebagian lagi untuk departemen lain seperti administrasi, keuangan, hukum. Upah yang bayarkan kepada karyawan yang terlibat langsung dalam proses produksi termasuk dalam Biaya Tenaga Kerja Langsung.

  • Direct Costs (Biaya Langsung)

Selain tenaga kerja dan material, ada biaya lain yang perusahaan keluarkan yang dapat perusahaan kaitkan hanya dengan proses produksinya. Salah satu contohnya ialah komisi yang harus perusahaan bayarkan atas pembelian bahan mentah atau barang habis pakai.

  • Distribution Costs (Biaya Distribusi)¬†

Ini adalah biaya yang keluar ketika mengirimkan produk ke pelanggan. Seperti biaya pengiriman, biaya penyimpanan, dan biaya asuransi terkait.

  • Marketing Costs (Biaya Pemasaran)¬†

Biaya yang dapat teratribusikan secara langsung ke produk untuk periode tertentu harus termasuk dalam komponen ini seperti biaya periklanan.

  • Other costs (Biaya lainnya)¬†

Merupakan biaya lain yang dapat langsung perusahaan kaitkan dengan produksi dan pendistribusian produk ke pelanggan.

Tidak seperti perusahaan manufaktur, perusahaan berorientasi layanan tidak memiliki pengeluaran terkait material, biaya utamanya adalah tenaga kerja. Berikut ini adalah jenis-jenis biaya yang termasuk dalam perusahaan berorientasi jasa:

  • Direct Labors (Tenaga Kerja Langsung)¬†

Aset utama perusahaan yang berorientasi pada layanan adalah sumber daya manusianya. Sebagai contoh ialah gaji dan dana yang perusahaan habiskan untuk merekrut orang yang tepat

  • Direct Costs (Pengeluaran Langsung)¬†

Pengeluaran langsung untuk perusahaan yang berorientasi pada layanan termasuk biaya peralatan yang terpakai untuk menyediakan layanan ini.

  • Marketing Costs (Biaya Pemasaran)¬†

Umumnya biaya pemasaran yang perusahaan keluarkan biasanya berorientasi pada layanan dan berorientasi produk sama. Meskipun target audiens mungkin berbeda, faktor lain seperti biaya agensi dan biaya iklan tetaplah sama.

  • Other cost (Biaya lainnya)¬†

Setiap biaya tambahan yang dapat berkaitan langsung dengan produksi dan pendistribusian produk ke pelanggan.

Bagaimana Menghitung Cost of Revenue?                

  1. Untuk menghitung biaya pendapatan, pilih periode penghitungan yang biasanya berkisar antara seperempat sampai satu tahun.
  2. Cari tahu seberapa banyak persediaan awal untuk periode tersebut, harga pokok produksi dan penjualan dalam jangka waktu itu dan persediaan penutupan untuk periode tersebut. Cantumkan setiap biaya yang terkait dengan produksi dan penjualan.
  3. Tentukan persediaan awal, tambahkan biaya produksi, lalu kurangi persediaan akhir , hasilnya adalah biaya perolehan untuk periode tersebut.
  4. Cost of Revenue juga termasuk dana yang Anda keluarkan saat memasarkan produk atau layanan Anda

Contoh

Pada tahun 2020, pendapatan perusahaan manufaktur A ialah Rp 3.500.000.000, biaya material langsung Rp 95.000.000, biaya tenaga kerja Rp 170.000.000, biaya riset dan pengembangan Rp 80.000.000, biaya pengiriman dan penanganan lainnya Rp 40.000.000, biaya lainnya Rp 15.000.000.

Maka, perhitungannya adalah sebagai berikut

Keterangan Bahan
Bahan Langsung Rp 95.000.000
Tenaga Kerja Langsung Rp 170.000.000
Riset dan Pengembangan Rp 80.000.000
Distribusi Rp 40.000.000
Biaya Lainnya Rp 15.000.000
Total Cost of Revenue Rp 400.000.000

Jadi, Cost of Revenue yang perusahaan A miliki ialah sebesar Rp 400.000.000

Kesimpulan

Pada masa sekarang perhitungan Cost of Revenue di berbagai industri dapat berjalan dengan lebih sederhana menggunakan software akuntansi. Software akuntansi dari HashMicro akan secara otomatis mengelola arus kas, pembuatan laporan keuangan, rekonsiliasi bank, jurnal penyesuaian, pembuatan faktur, dan lainnya. Perusahaan tidak perlu melakukan perhitungan manual atau kebingungan dalam mengkategorikan komponen. Dapatkan konsultasi kebutuhan perusahaan Anda dengan ahli bisnis kami dan dan demo software HashMicro secara cuma-cuma dengan hanya mengunduh harga skema software dari HashMicro, klik disini!

cost of revenue

Artikel terkait:

Tertarik Mendapatkan Tips Cerdas Untuk Meningkatkan Efisiensi Bisnis Anda?

Anatha Ginting
Anatha Ginting
A full-time Content Writer at HashMicro. Strive to develop my writing skill and knowledge in terms of business, technology, and other relevant issues.

Coba Gratis Software HashMicro

Diskusikan kebutuhan bisnis Anda dengan konsultan ahli kami dan DAPATKAN DEMO GRATISNYA!

Ingin respon lebih cepat?

Hubungi kami lewat Whatsapp

Nadia

Nadia
Balasan dalam 1 menit

Novia
Ingin Demo Gratis?

Hubungi kami via WhatsApp, dan sampaikan kebutuhan perusahaan Anda dengan tim ahli kami
+6287888000015
√ó
Jadwalkan Demo Via WA