BerandaProductsAccountingAnggaran: Kunci untuk Meningkatkan Profit Perusahaan

Anggaran: Kunci untuk Meningkatkan Profit Perusahaan

Anggaran adalah estimasi pendapatan dan pengeluaran selama periode tertentu yang biasanya disusun dan dievaluasi secara berkala. Anggaran merupakan konsep ekonomi mikro yang menunjukkan trade-off yang terjadi ketika suatu barang ditukar dengan barang yang lain. Pada akhir periode penganggaran, Anda bisa mengetahui kondisi finansial perusahaan Anda, yaitu surplus (pendapatan lebih besar daripada pengeluaran), berimbang (pendapatan sama dengan  pengeluaran), atau defisit (pendapatan lebih kecil daripada pengeluaran).

Agar Anda mampu mengelola pengeluaran rutin dengan baik, mempersiapkan perusahaan untuk menghadapi peristiwa yang tidak terduga, serta membeli barang mahal tanpa harus berhutang, maka Anda perlu menyusun anggaran. Bukan berarti Anda menjadi tidak bisa membeli barang yang Anda inginkan, tetapi Anda memiliki kendali yang lebih besar atas keuangan perusahaan. Anda dapat menggunakan Software ERP Keuangan untuk melakukan pengawasan secara menyeluruh atas kondisi finansial bisnis Anda.

anggaran

Daftar Isi

Jenis-jenis Anggaran

Berdasarkan sifatnya, ada dua tipe anggaran, yaitu statis dan fleksibel. Anggaran statis tidak akan berubah selama masa berlakunya. Terlepas dari berbagai kejadian selama periode penganggaran, semua akun dan angka yang telah dihitung akan tetap sama. Sementara itu, anggaran fleksibel bergantung kepada variabel-variabel tertentu. Jumlah uang yang tertera dapat berubah berdasarkan tingkat penjualan, tingkat produksi, atau faktor ekonomi lainnya. Kedua jenis tersebut sama pentingnya untuk manajemen. Jenis statis mengevaluasi efektivitas proses penganggaran, sedangkan jenis fleksibel memberikan insight yang lebih dalam tentang aktivitas bisnis.

Berdasarkan fungsinya, terdapat tiga kategori, yaitu:

1. Anggaran operasional

Jenis ini menunjukkan proyeksi pendapatan perusahaan dan segala biaya terkait untuk periode mendatang, biasanya satu tahun ke depannya, dalam format laporan laba rugi. Pada umumnya, perusahaan mulai membuat estimasi pemasukan dan pengeluaran sebelum awal tahun dan melakukan pembaruan setiap bulannya.

Dalam anggaran operasional, terdapat pendapatan dan pengeluaran beserta jenis-jenisnya. Ini termasuk biaya variabel atau biaya yang bergantung pada penjualan, contohnya biaya bahan baku dan tenaga kerja produksi, serta biaya tetap, contohnya sewa tahunan gedung kantor. Selain itu, terdapat biaya operasional lain, seperti bunga pinjaman usaha dan biaya nontunai. Seluruh pendapatan dan pengeluaran tersebut memungkinkan perusahaan untuk menghitung proyeksi penghasilan dan persentase laba bersih.

2. Anggaran modal

Proses untuk mengevaluasi proyek atau investasi besar yang potensial dinamakan anggaran modal. Sebagai bagian dari penganggaran modal, perusahaan menilai arus kas untuk menentukan apakah pengembalian yang didapatkan akan memenuhi target atau tidak. Idealnya, bisnis akan mengejar semua proyek dan kesempatan yang berpotensi meningkatkan keuntungan dan nilai pemegang saham. Namun, jumlah modal atau uang yang tersedia untuk proyek baru tentunya terbatas sehingga perusahaan harus menggunakan anggaran modal untuk menentukan proyek yang akan memberikan pengembalian tertinggi di periode tertentu.

Beberapa metode penganggaran modal adalah arus kas terdiskonto, analisis payback, dan analisis throughput. Contoh proyek yang membutuhkan anggaran modal sebelum persetujuan adalah pembangunan pabrik baru atau investasi besar di luar ranah bisnis Anda.

3. Anggaran kas

Anggaran kas adalah estimasi arus kas suatu bisnis pada periode tertentu, bisa mingguan, bulanan, triwulanan, atau tahunan. Fungsinya adalah menentukan apakah perusahaan memiliki uang yang cukup untuk beroperasi selama jangka waktu tertentu. Jika tidak memiliki likuiditas yang cukup untuk beroperasi, maka perusahaan harus meningkatkan modal dengan menerbitkan saham atau berhutang. Anggaran kas juga memberikan insight tentang kebutuhan dan keuntungan perusahaan yang akan membantunya dalam mengalokasikan uang secara efisien. Perusahaan menggunakan prakiraan penjualan dan produksi untuk membuat anggaran kas beserta asumsi tentang pengeluaran penting dan penagihan piutang.

Jenis anggaran ini biasanya terbagi menjadi jangka pendek dan jangka panjang. Jangka pendek tersusun dari tagihan utilitas, sewa, gaji, pembayaran kepada pemasok, dan biaya operasional lainnya, serta investasi. Sementara itu, jangka panjang fokus kepada pembayaran pajak triwulanan dan tahunan, proyek pengeluaran modal, dan investasi jangka panjang.

Manfaat Anggaran

1. Menganalisis keuntungan

Di tengah kesibukan pengelolaan perusahaan, Anda bisa tenggelam di urusan sehari-hari sampai lupa dengan hal penting, yaitu mengetahui bagian bisnis yang menghasilkan profit paling tinggi. Anggaran yang tersusun dengan baik menunjukkan aspek bisnis yang memberikan banyak keuntungan atau kerugian. Hal ini membantu Anda dalam mempertimbangkan mana yang harus dikembangkan atau dihentikan. Untuk mempermudah analisis keuangan, Software ERP yang dilengkapi dengan fitur business intelligence merupakan pilihan terbaik.

2. Mengevaluasi kinerja karyawan

Anda dapat menetapkan beberapa tujuan yang harus dicapai karyawan selama periode penganggaran dengan jaminan bonus atau insentif lain. Kemudian, Anda bisa membuat anggaran yang dibandingkan dengan keadaan aktualnya untuk memberikan umpan balik kepada karyawan mengenai progres mereka menuju tujuan tersebut. Pendekatan ini biasanya untuk tujuan keuangan, tetapi tidak jarang juga untuk tujuan operasional. Sistem evaluasi ini bernama responsibility accounting.

3. Merencanakan pendanaan

Anggaran yang terstruktur dengan baik terdiri dari jumlah uang yang akan di-spin off atau dibutuhkan untuk mendukung kegiatan operasional. Informasi ini berguna untuk bagian keuangan dalam merencanakan kebutuhan pendanaan perusahaan. Informasi ini juga bermanfaat untuk perencanaan investasi sehingga bagian keuangan dapat memutuskan apakah akan mengalokasikan uang untuk instrumen investasi jangka pendek atau panjang.

Baca juga: Apa Itu ERP Software dan Apa Kegunaannya bagi Bisnis Anda?

Tips Membuat Anggaran Perusahaan

1. Mulai dengan budget alignment

Idealnya, proses penganggaran dimulai dengan tujuan dan strategi yang jelas. Tanpa kedua hal itu, Anda akan kesulitan untuk memastikan anggaran sudah memenuhi kebutuhan perusahaan beserta sumber daya yang tepat untuk memfasilitasi program dan karyawan. Jadi, selaraskan anggaran dengan tujuan, strategi, dan key performance indicator (KPI) bisnis Anda.

2. Hubungkan dengan data

Data yang berlainan dan tidak berhubungan merupakan salah satu tantangan bagi tim keuangan dalam proses penganggaran. Data memungkinkan Anda untuk memahami hal yang sudah terbukti dapat mendorong kinerja dan berkontribusi kepada pertumbuhan perusahaan. Dengan bantuan data, Anda dapat menyempurnakan anggaran, memprediksi keberhasilannya di masa depan, dan membuat penyesuaian berdasarkan kondisi pasar dan industri saat ini.

3. Pertimbangkan masa lalu

Gunakan data historis dan kinerja yang sudah lalu sebagai titik awal untuk merancang anggaran yang terbaru. Data historis juga penting untuk memperkirakan kebutuhan perusahaan ke depannya dan memahami faktor yang mendukung pertumbuhan bisnis.

Membandingkan kinerja aktual dan masa lalu memungkinkan Anda untuk memprediksi performa perusahaan ke depannya, sama seperti membandingkan rencana jangka pendek dengan rencana jangka panjang untuk mengetahui bagian yang harus Anda perbaiki demi tercapainya tujuan.

4. Pahami KPI dan penggerak bisnis Anda

Memahami faktor yang berkontribusi paling banyak kepada pertumbuhan perusahan akan membuat Anda tahu cara yang paling tepat untuk mengalokasikan sumber daya. Hal ini juga mempermudah pembuatan model skenario untuk memahami efeknya terhadap kinerja di masa mendatang sehingga Anda dapat memfokuskan anggaran untuk hasil yang terbaik. Selain itu, Anda harus memperhatikan metrik finansial dan nonfinansial serta KPI yang berperan penting dalam menjaga penganggaran berjalan lancar.

5. Terapkan agility

Agility atau kelincahan adalah kemampuan untuk mengubah arah dengan cepat dan tepat tanpa kehilangan keseimbangan. Walaupun pada umumnya anggaran bersifat tetap, ada kalanya perubahan tidak bisa Anda hindari. Menerapkan agility dalam penganggaran akan mempermudah Anda untuk melakukan penyesuaian ketika dibutuhkan dan memastikan sumber daya selalu tersedia.

Artikel terkait: Hal-Hal yang Harus Dipertimbangkan dalam Menyusun Anggaran Keuangan Akhir Tahun

Kesimpulan

Anggaran merupakan salah satu kunci agar bisnis Anda mendapat keuntungan maksimal. Dengan anggaran, Anda bisa mengendalikan pengeluaran dan menghemat uang. Selain itu, Anda dapat membuat keputusan finansial yang lebih tepat, bersiap untuk keadaan darurat, terhindar dari hutang, dan tetap fokus pada tujuan keuangan jangka panjang.

anggaran Penyusunan anggaran serta pemantauan transaksi akan lebih mudah dengan bantuan Software Akuntansi dari HashMicro. Sistem kami terdiri dari fitur-fitur seperti dasbor terintegrasi, perhitungan akrual dan amortisasi, serta prakiraan arus kas, software akuntansi kami dapat membantu Anda dalam mengelola keuangan dan meningkatkan keuntungan.

Tertarik Mendapatkan Tips Cerdas Untuk Meningkatkan Efisiensi Bisnis Anda?

Viandita Shaquina Arlan
A learner who is passionate about exploring new things and meeting new people. Currently working as Junior Content Writer at HashMicro.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Butuh Software untuk Bisnis Anda?

Konsultasikan kebutuhan Anda dengan mengisi form ini dan dapatkan demo GRATIS!

Ingin respon lebih cepat?

Hubungi kami lewat Whatsapp

Nadia

Nadia
Balasan dalam 1 menit

Novia
Ingin Demo Gratis?

Hubungi kami via WhatsApp, dan sampaikan kebutuhan perusahaan Anda dengan tim ahli kami
+6287888000015
×
Jadwalkan Demo Via WA